My first story
Lave 1
💡💡
Gelap.. Gelap.. Disini gelap! Aku dimana? Aku berusaha berdiri namun tak bisa, lalu aku melirik arah badanku. Betapa terkejutnya aku, badan ku mengeluarkan darah, darah yang banyak dan juga kaki? Kakiku hilang, hanya setengah sampai bagian paha!
Apa ini? Dimanakah aku sekarang?
Sebuah cahaya datang tiba-tiba membuat menyilaukan mata ku. Setelah kurasa cahayanya mulai redup aku melihat lagi arah cahaya itu
"Siapapun? Tolonglah aku" Teriakku, namun sepertinya percuma karena suara ku hanya menggema layaknya di dalam sebuah ruangan kedap suara
aku bingung dan mungkin juga kelaparan serta haus. Darah nya semakin banyak, mungkin aku harus menekannya. Aku menekan luka di perutku dan seketika ada cahaya lagi! Lebih menyilaukan dari yang tadi!! Aku menutup mata untuk menghindari silauan itu
Lalu saat aku membuka mata, aku berada di dalam air, sepertinya danau atau sungai.Aku melihat tubuhku dan luka yang tadi menghilang dan kakiku kembali normal.
Berenang, aku berenang tapi itu mungkin hanya membuatku lelah karena ku rasa kedalamannya melebihi seperti biasanya
Saat ini aku memutuskan untuk berdiam dan membuat air masuk ke dalam perutku.
Nafasku seketika berhenti, kurasa. Sakit!! Tentu sakit! Itu jelas terasa . Tiba-tiba datang lagi cahya putih menyilaukan itu , aku hanya menutup kedua mata
--
"Uhuk! Uhuk!" Aku membatukkan semua air yang ada di isi perutku, dimana lagi ini? Batinku.
Aku melihat ke Seliling, hutan dipenuhi dengan pohon lebat. Dan tanpa kusadari di sampingku ada air, namun sepertinya dangkal. Apa aku dari dalam sana? Kenapa begitu dalam? Jika di dalam nya..
Aku berjalan menyusuri hutan yang gelap, lagi-lagi kegelapan yang dahulu muncul! Suara kicauan burung, serta jangkrik pun terdengar. Aku mungkin tidak akan terlalu mengkhawatirkan itu karena hanya hewan kecil.
"Aoouu" Aku terkejut melihat seekor serigala tepat dihadapanku, aku mengambil sebuah ranting yang ada di dekat ku dan mengarahkan pada serigala itu
"Shuh! " Usirku pada serigala itu. Dengan cepat ia langsung menerkamku dan mencabik-cabik kakiku. Namun aku tak merasakan apapun baik itu sakit atau pun lainnya.
Aku hanya menutup mata lagi, dan berharap pergi dari semua kejadian ini.
••
"Adik?? " Hei!! " Suara halus terdengar, membuatku terbangun.
Aku melihat seorang laki-laki, nampaknya seumuran denganku. Lalu aku bangun dan duduk
"Kenapa dihutan seperti ini? " Tanyanya.
Namun aku hanya melirik ke Seliling ku, cahaya matahari itu kini berada di tubuhku, seketika aku merasa bahwa tubuhku panas
"Panas!! " Jerit ku
"Hei!! " Panggil orang tadi dengan menggoyangkan badanku sedikit
Lalu sebuah kilasan terjadi,
Aku seketika berdiri karena melihat diriku yang lain dengan orang tadi di lain sisi layaknya sebuah cermin
Dan semuanya tiba-tiba berubah, tidak ada bayangan ku dan orang yang tadi , namun hanya ada anak kecil laki-laki berdiri disamping pohon besar.
Aku mendekatinya da melihatnya. Dia memegang sebuah pisau dipenuhi darah kental.
"Adik! " Kataku berteriak, ternyata setelah aku melihat dia.. Dia adalah adik ku bernama Yuga
Aku mengambil pisau itu tapi tak bisa, aku seperti sebuah bayangan dan tak bisa menyentuhnya sedikitpun
"Hiks, hiks" Tangisan keluar dari adikku, aku ingin memeluknya tapi pasti tak bisa
"Sreek! " Sebuah suara nyaring dan mungkin bisa mengpeka kan telinga orang yang menrdengarnya, aku langsung menutup kedua telingaku dengan kedua tanganku
--
Tempatnya berubah lagii, batinku
Sebuah bunga berterbangan dari pohonnya, mungkin ini musim gugur?!
Aku mengambil salah satu bunga yang sudah terjatuh dan menciumnya. Mataku , rasanya seperti terbakar dan aku langsung menutup mataku sekuat tenaga dan penglihatanku semuanya benar-benar hilang.
Cerita pertama Lave 📹
Jangan lupa vote dan comment
Salam kenal ya.. Aku penghuni baru :)
Tunggu part selanjutnya ya :)