Baby Sitter?

By Nifa225

262K 18.5K 1.1K

➡Update setiap hari Senin!⬅ Ashila Lynda Everlyn , gadis berusia 17 tahun yang terkenal cepat akrab dengan an... More

Prolog
1" Kerja?
2" Bertemu
3" Mirip anak kecil
4" Mommy
5" Sekolah
6" Kejar-kejaran
7" Sms
8" Sakit
9" Lolo
10"Seniour Vs Joeniour
11"Sayang Mommy
13" Demam

12"Jesica

14.7K 1.1K 54
By Nifa225

"Mommy!! UGD!!! UGD!!!!!" Teriak Andre panik dari seberang telepon.

"Hah? Siapa yang masuk UGD?! Kak Andre gak apa-apa kan?!" Tanya Shila ikut panik.

Andre mengerenyit. "Siapa yang masuk UGD, Mom?"

"Lah tadi kak Andre bilang 'UGD!!'." Ucap Shila.

"Maksud aku bukan UGD yang ada dirumah sakit, Mommy." Andre memutar bola mata. "Maksud aku 'Urusan Gawat Darurat'."

Shila menghela nafas lega. Ia kira ada anak asuhannya yang masuk rumah sakit. "Urusan apa?" Tanya Shila.

"Ada deh. Mommy bisa kesini gak?" Ucap Andre.

"Kemana?" Tanya Shila.

"Ke ruang BK. Pacar Andre mau ketemu ibu mertuanya nih." Jawab Andre.

"Hah? Pacar kak Andre?" Ucap Shila bingung. Yang ia tahu, Andre itu masih jomblo-eh maksudnya single.

"Iya. My sweety hubby Nurul Intan yang cantiknya kebangetan." Ucap Andre, dan tak lama kemudian sebuah pena mendarat di dahinya.

"Aduhh..." Andra mengusap dahinya pelan lalu melirik ke arah sang pelaku. "Kamu jahat banget sih, yang? Sakit tau." Manja Andre, sementara Bu Nurul hanya memasang wajah datarnya.

"Mommy, cepet kesini yah. Bye!" Ucap Andre lalu memutuskan panggilan.

"Napa, la?" Tanya Agnes yang sedari tadi memperhatikan Shila.

"Kak Andre masuk BK." Jawab Shila. "Gue pergi dulu ya." Lanjutnya sambil berdiri.

"Mau ditemenin gak?" Tawar Agnes.

"Gak usah. Lo ama yang lain ke kantin aja duluan, nanti gue nyusul." Ucap Shila sambil berjalan menuju pintu kelas dan menghilang di balik dinding.

+-×÷

Tok tok tok

Shila mengetuk pintu bercat putih yang bertuliskan 'Ruang BK'.

"Masuk." Sahut Bu Nurul dari dalam ruangan. Shila membuka pintu itu perlahan dan terlihatlah Bu Nurul yang sedang duduk dan Andre yang duduk didepannya.

"Shila? Ada apa kamu kesini?" Tanya Bu Nurul setelah melihat Shila membuka pintu.

Andre yang mendengar Bu Nurul mengucapkan nama 'Shila' langsung menoleh ke arah pintu. " Mommy!!" Ucap Andre senang.

"Eh? Jadi kamu Mommy nya Andre?" Tanya Bu Nurul terkejut.

Shila menggaruk tengkuknya. "E.. iya. Kak Andre itu anak asuhan saya, Bu." Jelas Shila sambil menutup pintu.

Bu Nurul mengangguk mengerti. "Andre, bisa kamu keluar? Ada yang mau saya bicarakan dengan Mommy kamu." Ucap Bu Nurul melirik Andre.

"Cieee, mau ngebahas tentang masa depan kita, ya?" Goda Andre yang dihadiahkan tatapan membunuh oleh Bu Nurul.

"Iya iya." Andre bangkit dan berjalan menghampiri Shila yang masih berdiri di depan pintu. "Mommy, hati-hati ya. Pacar aku ini agresif." Bisik Andre keras lalu berlari keluar dari ruangan itu dengan cepat saat melihat Bu Nurul hendak melempar penanya.

❤❤❤

Andre duduk di bangku depan ruang BK dengan pandangan bosan. Sudah hampir 10 menit Shila ada di ruang BK dan masih belum keluar, sementara bel istirahat sudah berbunyi beberapa saat yang lalu.

Tak lama kemudian Shila keluar dari ruangan itu. Shila menoleh ke arah Andre, tatapannya datar. "Ayo." Ucapnya lalu berjalan.

Andre berdiri dan berjalan mengikuti Shila. "Kemana, Mom?"

"Ngasih kamu hukuman." Ucap Shila tanpa menatap Andre. Andre hanya diam dan terus mengikuti Shila. Jujur ia agak takut dan sedih melihat wajah datar Shila.

Lalu mereka pun sampai di lapangan upacara. "Berdiri didepan tiang bendera." Ucap Shila seraya menghentikan langkahnya.

"Hah?" Tanya Andre bingung.

"Berdiri di depan tiang bendera." Ulang Shila dengan tatapan mata tajam, mau tak mau Andre mengikuti apa yang diperintahkan oleh Shila dengan wajah cemberut.

"Hormat, grak!" Ucap Shila bak pemimpin upacara, Andre melakukan gerakan hormat dan mendongak menatap bendera merah putih yang berkibar di atas tiang.

Shila tersenyum senang. "Oke, terus hormat kaya gini ya kak. Sampai bel masuk." Ucap Shila dengan nada ceria yang membuat Andre cemberut kesal. Andre memperhatikan sekelilingnya, ternyata ia sudah menjadi pusat perhatian.

"Eh, itu bukannya Andre Aditama?"
"Iya bener, tumben dia mau dihukum."
"Wow, Andre Aditama bad boy sekolah ini dihukum. Eh, cepet-cepet foto. Nanti masukin di ig."
"Kya! Kak Andre lagi dihukum kok masih ganteng sih!"
"Gila, siapa tuh yang berani ngehukum si bad boy."
"Eh, liat-liat itu cewek yang berdiri dideket kak Andre. Itu bukannya si Shila, ya?"
"Cewek itu lagi, pake pelet apaan sih dia ampe cogan-cogan disekolah kita diborong semua."

Shila memutar bola mata malas mendengar ocehan-ocehan tak penting. Lalu ia melihat Bu Nurul yang sedang berjalan kearahnya.

"Gimana?" Tanya Bu Nurul pada Shila.

"Beres, Bu." Jawab Shila semangat.

Bu Nurul menoleh kearah Andre. "Gimana hukumannya? Enak gak?" Tanya Bu Nurul.

"Enak banget, yang. Rasa daging bakar." Sinis Andre dengan suara keras.

✍✍✍

Bel pulang berbunyi...

Shila dan Agnes kini sedang merapihkan buku-buku mereka.

"Nes, tadi  bener Jesica sama Lina gak kekantin bareng Lo?" Tanya Shila.

"Iya, jadi tadi gue kekantin bareng si Nadin." Jawab Agnes.

"Emang ada apa ama si Jesica dan Lina?" Tanya Shila menaruh tas dipundaknya.

"Gak tau. Kita ke kelas si Jesica aja kuy!" Ajak Agnes yang dibalas anggukan oleh Shila. Mereka pun berjalan menuju pintu kelas. Tapi langkah mereka terhenti ketika melihat Lina yang sedang berjalan kearah mereka.

"Lina? Si Jesica kemana?" Tanya Agnes.

"Galau." Jawab Lina singkat.

"Hah?" Tanya Shila dan Agnes bersamaan.

"Jesica galau." Jawab Lina dengan wajah datar.

"Oh.. sekarang dia dimana?" Tanya Shila.

"Ruang dance." Jawab Lina, lalu ia berbalik dan berjalan menjauh. Shila dan Agnes saling bertatapan sebentar lalu mereka berjalan mengikuti Lina.

❣❣❣

"Jesica!" Panggil Shila dan Agnes bersamaan saat mereka memasuki ruang dance.

Jesica menoleh sebentar lalu melanjutkan kegiatannya tadi, yaitu menyanyi.

Ku tak habis pikir
Kurangku di mana?
Kau tega melepaskan aku

Perlahan air mata Jesica membentuk sebuah sungai kecil di pipi Jesica.

Jauh ku menatap, namun terlalu jauh
Imajinasiku terberai
Terdiam aku beku tanpamu,
Di manakah letak hatimu?

Ingatannya berputar kembali ke pada masa dimana 'dia' orang yang ia percaya akan selalu ada untuknya masih ada disampingnya.

Kau putuskan tuk mendua
Dengan dia di belakangku
Padahal ku pilih kamu
Jadi cinta terakhir

Jesica terkekeh saat mengingat saat-saat 'dia' bertindak konyol agar Jesica tersenyum.

Kau putuskan tuk mendua
Dengan dia di belakangku
Padahal ku pilih kamu
Jadi cinta terakhir
Jadi cinta terakhir

Lalu ia tersenyum miris saat melihat kejadian kemarin, disaat Jesica melihat dengan mata kepalanya sendiri kekasihnya ternyata selama ini selingkuh dibelakang nya.

Kesedihannya bertambah saat tadi malam ia melihat orang tuanya bertengkar hebat hingga KDRT terjadi dan saat itu Jesica hanya bisa menutup telinganya rapat-rapat degan guling sambil meringkuk di atas kasur.

Shila menghampiri sahabatnya itu lalu memeluknya. Lalu terdengar lah isakan kecil dari Jesica. Shila menepuk pundak Jesica pelan.

Sementara itu Lina dan Agnes sedang duduk lesehan tak jauh dari Shila. Mereka menatap Jesica dalam keheningan.

Lalu tiba-tiba handphone Shila berbunyi. Shila mengambil handphonenya yang berada di dalam tasnya. Lalu mengangkat panggilan itu saat melihat yang menelponnya adalah Gio.

"Halo?" Ucap Shila.

"Mommy dimana?" Tanya Gio dari seberang telepon.

"E... Itu, mommy ada urusan dulu. Gio pulang aja duluan ya. Nanti mommy pulang sama temen mommy." Jawab Shila.

"Oh.." Ucap Gio dengan sedikit nada kecewa.

"Oh ya, bilang ke Edo. Jemput Lolo di sekolah nya sekarang, ya!" Ucap Shila.

"Iya, mom. Ya udah Gio pulang dulu. Bye!" Ucap Gio lalu memutuskan panggilan. Ia menatap layar handphone nya sedih.

'Kenapa sih setiap Gio mau deketin mommy selalu ada aja halangannya?!' batin Gio menjerit sedih.

⭐⭐⭐

E... Hai... Gimana?

Btw ini pendek ya?

Dan makasih buat yang udah nge Vote dan Comment cerita abal-abal ini. Maaf kalau alurnya kurang memuaskan, maklum lah author masih pemula.

Hanifah M.

Continue Reading

You'll Also Like

21.1K 1.4K 49
Hwang Hana remaja sma yang tiba tiba terlibat dalam semua yang berhubungan dengan Dokter tampan spesialis anak, Hal yang mustahil dan tidak pernah te...
316K 11.9K 42
"Dasar wanita kasar, berani-beraninya ia mempermalukanku di depan orang banyak. Lihat saja, kalau kita bertemu lagi, akan ku buat ia menyesal karena...
74K 1.3K 20
[SUDAH TERBIT E-BOOK DI PLAYSTORE] Tidak memaafkan menjiplakan cerita dalam bentuk apapun. ****** "Berhenti jadi pengasuh ku, kau mempersulit ku!" Tu...
Wattpad App - Unlock exclusive features