Part NC, hehe ( ͡° ͜ʖ ͡°)
_____________
Kris meneguk air liurnya kasar, ia merasa ada yang aneh dengan tubuhnya, entahlah. Dia merasa panas
Begitupun dengan Hana, wajahnya sudah memerah karena merasa panas, terlebih lagi bagian dari tubuhnya yang berada di bawah sana, rasanya ingin sekali di sentuh. Ia menahan perasaan aneh itu dan membuat kepalanya menjadi pening
"Ini pasti kerjaan Trio Bangsat"
Kris berdesis kesal, ia yakin jika trio bangsat pasti memasukan sesuatu kedalam minuman atau makanan yang ada di kulkas, ini memang salahnya karena mempercayai trio bangsat untuk membereskan apartemennya
"K-krish, a-aku akan tidur dulu, aku pusing"
Kris menatap Hana yang kini bangkit dari duduknya
Brak
Kris mendorong Hana dan membuat pinggang Hana menghantam meja makan
"K-krish ap-hmpghhh"
Kris melumat bibir Hana dengan kasar, dadanya bergemuruh hebat, ingin sekali rasanya ia menyedot bibir Hana hingga membuat bibirnya terlepas dari tempatnya
Hana sedikit terkejut dengan perlakuan Kris, namun kini ia sudah merasa nikmat dan mulai mengimbangi permainan Kris
Tapi bagaimanapun, Hana tak bisa mengimbangi permainan Kris. Kris akan selalu mendominasinya, dan Hana hanya akan berakhir dengan pasrah
Saliva keluar dari kedua bibir mereka melalui celah bibir mereka, menunjukan seberapa agresif dan panasnya permainan mereka, saliva itu mengalir menuruni leher milik Hana dan membuat lehernya basah
Begitupan Kris, salivanya turun membasahi lehernya dengan sangat menggoda dan melewati jakunnya yang menonjol dan bergerak naik turun karena permainan mereka
Ciuman yang tadinya kasar kini makin melembut, seolah-olah ciuman itu mengandung perasaan lembut dari seorang Kris Wu
Hana membuka kedua matanya, dan menatap Kris yang terlihat masih memejamkan matanya, terlihat masih menikmati pergulatan dari bibir dan lidah mereka
Kris melepaskan ciumannya, terbentuk sebuah jembatan dari air liur mereka berdua, Kris menatap kedua mata indah Hana yang sedang balas menatapnya dan itu membuat jantung Kris berdetak kencang
Mata Kris turun menatap leher jenjang dan mulus milik Hana yang terlihat basah, basah karena liur mereka yang telah bercampur
Kris mendekatkan wajahnya ke telinga Hana dan membisikan sesuatu yang membuat Hana menelan air liurnya kasar
"Ayo, kita gunakan malam ini untuk membuat little Wu"
***
Sehun, Kai dan Chanyeol menelan saliva mereka dengan kasar, matanya membulat sempurna memandang layar laptop di hadapannya
"Wah, benar-benar panas, padahal baru permulaan" Sehun mengibaskan kemejanya, ia merasakan tubuhnya mulai gerah
"Tentu saja panas, aku memasukan obatnya sedikit lebih banyak dari dosis" Chanyeol menepuk dadanya sendiri dengan bangga karena ide sintingnya itu
Kai sedaritadi hanya diam, ia terlalu serius menonton
"Yak! Kalian sedang menonton apa hah?! Kenapa wajah kalian terlihat bernafsu sekali?!"
Tiba-tiba Baekhyun masuk kedalam kamar trio bangsat dan sukses membuat trio bangsat gelagapan
Sehun sudah akan melipat laptop yang ia letakan di ranjang, namun tangan Baekhyun lebih dulu meraihnya
"YAK! KALIAN SEDANG LIVE MALAM PERTAMA KRIS GE DAN HANA?!"
Dan suara teriakan Baekhyun yang kencang dan menggema di sudut ruangan itu sukses membuat para member EXO dan ex member yang lainnya berlarian ke kamar trio bangsat
***
"Ahhhh, krishhh"
Hana mendesah merasakan geli di area lehernya, ia mendongakan kepalanya, memberi akses agar lebih mudah untuk Kris menjamah lehernya
Kris terus menjilat, menghisap dan mengigiti leher Hana layaknya vampire
Tangan Kanan Kris sudah bergerak turun untuk mengelus paha Kiri milik Hana dibalik sebuah selimut yang menutupi tubuh Hana, tangannya menjalar mulai memasuki paha dalam Hana, namun ia tidak berniat untuk menjelajah lebih jauh, ia ingin bermain pelan dan membuat Hana ketagihan dan mabuk akan sentuhannya yang lembut. Ia juga ingin membuktikan janjinya kepada Hana bahwa ia akan menjadi pria yang lembut
Kris menaikan badan Hana dan mendudukan Hana diatas meja makan, ia kembali memagut bibir Hana dengan begitu menggoda, membuat Hana merasa gemas karena dirinya sudah sangat bernafsu ingin disentuh dengan hal lebih
"Hah hah hah, krishhh"
Hana menarik nafasnya saat Kris melepas ciuman mereka yang terasa dahsyat
"Ada apa hum?"
Kris menempelkan keningnya dengan kening Hana, sesekali ia menggosokan hidung mancungnya dengan hidung Hana
"Akhu, sudah tidak tahan lagi ugh"
Kris menyeringai mendengar ucapan Hana yang tersengal, ia tahu Hana sudah sangat bernafsu untuk ia masuki
"Tidak sayang, kita akan bermain perlahan malam ini" Kris mengecup kening Hana lalu mengacak rambut Hana
Wajahnya lalu turun kepundak Hana yang tak tertutupi oleh selimut, Kris memberi banyak tanda kepemilikan di pundak Hana
Merasa terganggu dengan selimut yang menutupi tubuh Hana, Kris menarik selimut itu kebawah dan menampilkan tubuh Hana yang sangat menggoda di balik lingerie warna pink yang tembus pandang dan sukses membuat Kris menatap takjub wanita di depannya ini
Hana tersipu malu ditatap seperti itu oleh Kris, ia menutup belahan dadanya yang terekspos, namun tangan besar Kris berhasil menyingkirkan tangan Hana dari sana
"Tak usah ditutupi, aku senang melihatnya"
Kris mendekatkan wajahnya ke dada Hana dan dia mengecup belahan dada Hana yang terekspos
"Ahhh"
Hana mendesah saat bibir nakal milik Kris yang membuatnya merasa candu, mulai bergerak menyapu buah dadanya, sesekali Kris juga menjilatinya dan mengigitnya, memberi banyak tanda disana bahwa Hana adalah miliknya seorang
Tangan-tangan nakal Kris sudah merasa gatal ingin menyentuh dada Hana
"Ughh, Krishh"
Hana melenguh nikmat saat kedua tangan Kris menyentuh dan meremas dadanya dibalik bra itu
"Yah, akkhhh"
Kris menarik bra itu hingga turun ke perut Hana dan lidahnya langsung menyapa puting milik Hana
"Ochhh, Krishhh, akkkh"
Kepala Hana rasanya sangat pusing, ia sudah benar-benar bernafsu, tapi Kris bermain sangat lamban
Hana mendorong tubuh Kris menjauh darinya, ia lalu menanggalkan kain yang ada di tubuhnya
Hana kemudian melangkah mendekati Kris lalu menanggalkan pakaian yang dikenakan oleh Kris
Kini mereka berdua sudah sama-sama telanjang
"Wah, kau sungguh tak sabaran Nyonya Wu"
Kris menyeringai mendapati gadisnya yang kini sudah menjadi istrinya ini mulai bersikap agresif
"Kau bermain terlalu lamban Kris, aku benar-benar sudah tidak tahan lagi"
"Tidak tahan karena apa?"
Kris menaikan alisnya, menggoda Hana dengan bertingkah sok polos
"Anu, eunghh. Masuki aku secepatnya Kris"
"Masuki? Apa yang dimasuki oleh apa?"
Hana rasanya ingin menendang wajah Kris yang sok polos itu, ia tahu bahwa Kris sedang menggodanya
"Katakan dengan ucapan yang kotor sayang, maka aku akan menuruti kemauanmu"
Hana memejamkan matanya saat tangan besar milik Kris membelai pipinya dengan lembut
Hana membuka kedua matanya, ia menatap kedua mata Kris lalu menggigit bibir bawahnya
"Kris, masukan penismu kedalam vaginaku, aku benar-benar sudah tak tahan merasakan penismu menumbuk habis vaginaku"
Kris menyeringai senang mendengar dirty talk yang diucapkan hana, ia lalu membaringkan Hana di atas meja makan sehingga membuat orange juice yang barusan mereka minum terjatuh dan tumpah membasahi lantai
Namun, hal itu tak mengganggu kegiatan mereka berdua
"Agh, You're making me too turned on baby"
Kris mensejajarkan wajahnya dengan lubang surga milik Hana, ia mulai bermain dengan klitoris Hana
Kris menjilat Klitoris Hana dari bawah ke atas, membuat Hana menggelinjang nikmat
"Aghhh"
Hana mendesah saat benda tak bertulang dan basah milik Kris menggelitik lubangnya dan menusuk-nusuknya. Memberi rangsangan lebih kepada tubuh Hana
Lidah Kris terus menusuk lubang Hana, Ibu jarinya mengusap klitoris milik Hana, sesekali ia mencubitnya gemas membuat Hana terus mendesah
Kris menyesap lubang Hana dengan bibirnya, memancing agar cairan Hana segera keluar
"Akkkhhhhh, krrriissshhh. Akuhhh keluarkkhhhh aghh"
Hana mengeluarkan cairan dari dalam lubangnya, Kris menjilati cairan itu lalu segera berdiri, memposisikan miliknya yang akan memasuki lubang Hana
Hana mengalungkan kedua kakinya ke pinggang milik Kris
Jleb
"Akkkkhhh"
"Agggrrhh"
Kris dan Hana mengerang bersamaan saat batang milik Kris berhasil memasuki lubang Hana
Kris mulai menggerakan pinggangnya perlahan
"Ahhhh ahhhh ahhh krishhhh"
Hana mendesah nikmat menikmati permainan Kris, ia mengalungkan kedua tangannya pada leher Kris, lalu menarik tengkuk Kris dan mencium bibir suaminya itu
"Ammhhhmm eumpphh"
Hana mendesah tertahan saat bibirnya dihisap oleh Kris, mungkin setelah ini bibir Hana akan membengkak karena terlalu sering dihisap oleh Kris
"Aghh hah"
Kris melepaskan ciumannya dan menggeram saat jari-jari lentik milik Hana memelintir putingnya
Kris memejamkan matanya, menikmati pusat tubuhnya yang sedang bergerak dan menikmati permainan jari-jari lentik Hana yang sedang menggerayangi tubuhnya
"Aghh!"
Kris berteriak saat putingnya di cubit oleh Hana, ia menatap Hana yang malah terkekeh
"Kau mulai nakal sayang, rasakan ini. Ughh"
Kris semakin mempercepat gerakan tubuhnya, menghujami lubang Hana tanpa ampun
"Auhhh, ahhhh ahhhh shhhh hahh"
Hana memejamkan matanya, merasa nikmat hingga membuatnya melayang
"Ahhh aahhh"
Kris ikut mendesah saat dirasakannya dinding vagina milik Hana mulai menjepit batangnya
"Krissshhh akku samm-hmpphhh"
Kris melumat bibir Hana yang mulai membengkak, ia menyesap bibir bawah Hana, lidahnya menerobos masuk menggelitik rongga mulut Hana
Kris dapat merasakan lubang Hana yang sudah basah dan licin karena pelepasannya barusan dan itu membuat Kris semakin mudah untuk menghentakan miliknya
Ia kemudian melepaskan ciumannya saat dirasakan akan sampai
"Agghhhh"
Kris menghentakan miliknya begitu dalam dan menembakan bibitnya kedalam rahim Hana
Mereka saling menatap dengan nafas yang tersengal-sengal
Cup
Kris mengecup kening Hana lama
"Aku mencintaimu, Hana Liu"
Hana tersenyum mendengar ucapan Kris, ia lalu balas mencium kening Kris
"Aku juga mencintaimu Kris"
Kris menurunkan tubuh Hana dari atas meja ia lalu memeluk tubuh istrinya
"Bagaimana kalau kita bermain lagi?"
Kris sudah membalikan tubuh Hana agar memunggunginya, membuat gadis itu berpegangan pada meja dihadapannya
"K-Kris, YAK!! AHHHHHHH...."
Hana berteriak kencang karena Kris memasukan miliknya dengan tiba-tiba, Kris lalu mulai menggerakan tubuhnya, menghentak lagi lubang milik Hana
Mereka melanjutkan permainan panas mereka tanpa menyadari sebuah kamera yang sedang merekam kegiatan kedua pasangan pengantin baru itu
***
Semua member EXO dan ex member menelan salivanya kasar melihat layar laptop dihadapannya
Dibalik layar itu muncul sosok Kris dan Hana yang sedang melakukan aktivitas malam pertamanya, memang tubuh Hana tak terlalu terlihat karena tertutup oleh tubuh besar milik Kris, namun hal itu cukup membuat mereka panas
Niat awal Suho, ia akan memarahi si Trio Bangsat dan akan menyita laptop itu, namun hal itu tak jadi karena dirinya juga penasaran bagaimana malam pertama Kris dan Hana
Dan malam itu berakhir dengan mereka menonton dan bermain solo bersama
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tbc
Hai aku kembali, maaf membuat kalian menunggu lama
Maafin aku yah readers (ಥ﹏ಥ)
Makasih banyak buat yang masih vomment dan masih setia nungguin cerita ini^^