[BTS #01] : Andara's Wer

By musihae

4.8K 1K 509

Dia Audi, aku memanggilnya seperti itu. Audi bukanlah seorang fangirl yang mengagung-agungkan idolanya, bukan... More

1 : Farren
2 : Berjuang
3 : Rumah dan Sisi
4 : Id
5 : Caraku
6 : Sejarah
7 : JJS
8 : Peka
9 : Audi
10 : Hi
11 : Nasi Goreng
12 : Bekal
13 : Lagu
14 : Manis
15 : Rusak
16 : Nyicil
17 : Sedap
18 : Tugas
19 : Buku
20 : Mahya
21 : Makan Angin
22 : Andoli Xerbox
23 : Sepasang
25 : Jorok
26 : Haldo dan Audi
27 : Ada
28 : Buku Audi
29 : Audi Farren Andara

24 : Ibu

97 26 4
By musihae


Setelah pelajaran Fisika yang sungguh menguras emosi selesai. Aku berencana mengunjungi Audi di kelasnya.

Ketika aku baru sampai di luar kelas. Kebetulan Audi sedang ada di teras sembari menulis sesuatu, entahlah.

Aku menghampirinya. "Di," ujarku sembari memegang pundaknya.

Audi cepat-cepat menutup bukunya, menoleh padaku dan kemudian berdiri tegak menatapku tajam.

Pasti Audi akan marah-marah.

"Di, Audi!" Seseorang memanggil Audi, Mahya orangnya.

Acara marah-marah Audi dibatalkan karena kedatangan Mahya secara tiba-tiba.

"Kenapa?" tanya Audi pada Mahya.

"Ibu lo ada di kantor sekarang," timpal Mahya kemudian.

"Ya udah, gue ke kantor."

"Ikut," serobotku.

"Gak perlu," jawab Audi menoleh padaku.

"Ikut!"

"Terserah."

Aku mengikuti langkah Audi dengan semangat. Bagaimana tidak?

"Lo kenapa mau ikut sih?" tanya Audi sambil berjalan tapi juga menengok ke belakang, ke arah kuberada.

Aku menyejajarkan langkahku. "Panggilan hati," jawabku jujur seribu persen ditambah senyuman menggoda.

Audi tak menjawab. Ia memfokuskan diri pada jalan menuju kantor. Sedangkan aku memfokuskan diri pada sosok elok di sampingku ini, sosok yang berhasil membuat hatiku cenat-cenut tak menentu.

Kita berdua sampai di kantor. "Mah!" panggil Audi sembari melambaikan tangannya.

Tiba-tiba ibu berkerudung biru tua dengan baju warna abu mendekati kami. Audi menyalami ibu itu, akupun mengikuti.

Seribu duapuluh tigaratus persen aku yakin ibu yang berada di hadapanku ini ibunya Audi.

"Di, ini siapa?" tanya ibu Audi bermaksud menanyakanku.

"Siang, Ibu Camer. Perkenalkan saya Haldo, calon menantunya Ibu," ujarku penuh semangat empat lima.

Audi menyenggolku kesal. "Apaan sih!"

"Menantu ya?" tanya Ibu Audi dengan raut jenaka.

"Iya, Ibu Camer."

"Aduh, dipanggil calon mertua. Kamu bisa aja," ujar ibu Audi diujungi dengan ketawa renyah yang merdu membuatku lapar.

Ternyata ibu Audi gaul juga. Calon mertua!

"Bisa dong."

Ternyata ibunya Audi asik juga. Cantik seperti anaknya pula.

Namun yang ada di benakku adalah alasan mengapa ibu Audi sampai mengunjungi sekolah? Padahal tak ada rapat orang tua, tidak mungkin juga Audi mendapatkan surat panggilan orang tua karena sikap buruk. Jelas tidak mungkin!

Mungkin ibu Audi ingin mengenal siapa yang dekat dengan anaknya. Siapa lagi kalau bukan Haldo Raksawan?

Terima kasih.

[]

Continue Reading

You'll Also Like

189K 21.4K 57
╰┈➤ Lika-liku kehidupan enam anak kos yang dipertemukan oleh empat anak jalanan yang mengubah kehidupan mereka secara tak terduga. 𝐂𝐨𝐯𝐞𝐫 𝐛𝐲 𝐂...
1M 40.3K 57
Dirinya takut jika untuk kedua kalinya ia mati.. "Berhubung lo udah sadar, sekarang cepet kerjain tugas lo!". Chana menggeleng cepat, tidak ingin me...
430K 8K 126
MENGANDUNG UNSUR KEKERASAN DAN SEKSUAL🔞 BOCIL DI LARANG BACA, KALAU BACA GA NANGGUNG DOSA!! Baca aja!! _________________________________________ Tae...
637K 36.9K 33
Seorang remaja bernama Elias yang hidup nya tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari keluarganya, ia hidup hanya dianggap pembawa sial oleh semua o...
Wattpad App - Unlock exclusive features