Di sore hari itu haikal menduduki sebuah cafe yang tak begitu asing di sudut jalan. sambil mendengar lagu dan bermanja dengan laptopnya. Haikal adalah cowok yang sangat cuek dan mempunyai wajah yang begitu menarik. Sehingga karena itulah dia menjadi salah satu idaman di sekolah SMA Kemilau Bangsa. Pada dasarnya sifat cuek yang Haikal miliki seperti dia tidak perduli pada siapapun dan hanya orang terdekat nya saja iya mau berbicara.
Jarum jam menunjukan pukul 3 sore. Haikal melihat benda persegi petak itu di samping laptopnya. Dan seperti biasanya haikal dan laptop berwarna hitamnya itu sedang bermanja.
Haikal mengakses sosial medianya dan mendengar lagu. Tak juga dengan headset hitam itu tak lepas dari telinganya ia mendengar lagu, dan mendownload film. Haikal adalah salah satu pencinta film. Dia menyukai pertunjukan dan hobinya ialah menonton. Berbagai tipe genre juga, termasuk action, romance, bahkan horror.
Tetapi kali ini Haikal mendownload film romance. Tak lama, setelah haikal bermain laptop kemudian datang seorang gadis dengan pakaian hitam, celana hitam, dan di lengkapi dengan celemek abu abunya di dada sampai kaki. Gadis itu mendekati haikal dan membawa secangkir kopi pesanan haikal.
Dengan penuh senyuman dan begitu ramahnya Mba asri membuka pembicaraan kepada Haikal "kal, ini pesanan nya, gulanya dikit ya toh? HEHEHE"
"Mba asri emang top deh, kopinya enak ga nih mba?"
Tawa canda haikal dan berikan senyumanya kepada Mba asri.
Mba asri tertawa dan sambil memberikan sendok untuk di aduk ke kopi Haikal "kalau ga manis liat saya aja toh mas, pasti diabetes ntar"
Haikal dan Mba asri tertawa kecil. Mba asri adalah pelayan di cafe itu mereka cukup akrab lama karena haikal sering sekali ke cafe itu. Dan hampi setiap hari. Cafe itu bagaikan rumah kedua baginya. Tempat ia mengeluarkan ide atau inspirasi inspirasinya dengan secangkir kopi. Tak lama haikal berbicara dengan Mba asri tiba tiba Handphone Haikal bergetar dan berdering lalu haikal melihat kearah gadget nya ternyata Rangga menelfonya. Haikal mengangkat telfon rangga dan berkata
"Halo, Rang??"
Ucap Haikal
" elu dimana kal?" tanya rangga.
"gue di cafe Rangg, Sini aja nyusul"
Kemudian Rangga bertanya lagi
"iya iya, yodi sama lu ga kal?" tanya nya lagi. "Yodi? Hah iya, sekalian aja jemput Rang, sama tolong bawain gue kabel data ya Rang handphone gue low nih" .
"oke kal, ini gue mau Otw aja langsung" kemudin rangga langsung menghidupkan mobilnya dan menjemput yodi.
Haikal melepaskan handphone nya itu dari genggamanya dan menaruh kembali ke atas meja dan memainkan laptopnya lagi.
Dia membuka akun sosial media nya seperti instagram, facebook, twitter dan youtubenya. Haikal seorang pemusik, dia juga sering mengupload video nya ke youtube ketika Haikal bernyanyi dan bermain gitar.
Bisa dibilang Haikal mempunyai banyak fans. Dan di facebook nya banyak sekali yang ingin menjadi teman nya namun, tetap di abaikan saja olehnya. Karna sosok yang tidak perduli nya itu. Tetapi, Haikal tetap Ramah kepada para pengikut nya, setelah setengah jam Haikal bermain dengan laptopnya kemudian rangga dan yodi menghampiri cowo beralis tebal itu dan dingin itu.
Seperti pada biasanya. Rangga memakai baju hitam. Gaya nya yang stylish membuat nya terlihat tampan dan elegant.
"ini kabel lo" ucap Rangga sembari menaruh kabel ke atas meja.
Haikal mengambilnya dan mulai mengecas handphone nya di bawah sudut meja yang terdapat kontak listrik itu. Tak lama Mba asri datang dengan membawa sebuah menu
"ehh mas Rangga toh iki mas yodi jugaa, pesen opo toh mas? Dengan suara khad yang sangat medok nya. Mba asri menawarkan menu kepada Rangga dan Yodi.
Yodi membuka menu sedangkan rangga melihat kearah kopi yang di minum Haikal "emm, Aku pesen kaya Haikal aja Mba sri, elu gimana yod?" tanya rangga.
Yodi terlihat begitu sangat lapar "ni ini mba, nasi goreng satu. jumbo tapi ya mba, terus kentang goreng satu es jeruk satu sama air putihnya jangan lupa ya mba sri "
Kemudian mba asri mencatat apa yang yodi dan rangga pesan. Dan tak juga mencubit pipi tembem yodi sambil terkekeh "mas yodi iki lo maem nyaa buanyak Ndak mau kurus toh mas?"
"heh biar gendut gendut gini banyak yang naksir sama gue, emang kaya mba tuh dah tua masih jombloo aja terus" ledek yodi kepada mba sri
"yaudah yaudah, mba ulangi pesenennya capuchino latte 1, kentang goreng 1, nasi goreng jumbo nya 1, es jeruk 1 sama air putih ya mas" dengan medoknya Mba asri mengambil kembali menunya dan menoleh kebelakang menuju dapur
"eh mba sri mba sri, Sama rokok saya ya mba" mba sri menoleh ke belakang melihat rangga memanggilnya
"Oke, mas" ucap mba asri melanjutkan jalan nya ke dapur
Dengan tak lama Mba sri ke dapur mba sri balik lagi dan memberi Satu kotak rokok yang di minta rangga
"iki mas rokoknya" dengan tak lupa senyum yang sangat khas itu.
Kemudian Rangga menganggukan kepalanya seakan mengucapkan terimakasih. Rangga membuka bungkus rokok tersebut kemudian mengambil satu batang dari kotak itu dan menghisapnya.
Sambil membakar rokoknya rangga bertanya "Kal, dari jam berapa elu disini?"
Haikal menarik headset di telinganya lalu menutup laptopnya dan memasukan kedalam tas "gak, gitu lama lah dri setengah 2 gue udah disini rangg"
"Eh kal, tadi gua liat si sabhine di jalan mau kesini " dengan keponya yodi mengatakan ke Haikal
Sambil mengambil rokok di meja haikal membakar satu batang tersebut "Haha, Terus kenapa yodd?, lu kan tau gue udh ga sama dia lagi, jadi buat apa lo ngintai dia?"
"Eeeee, sok cakep banget si lo, lagian lu juga galau waktu putus sama dia" yodi tertawa dan mengejek haikal
"yang penting udah mantan, ga guna lagi kan?"
Ucap haikal kemudian tertawa
Kemudian Rangga membuka handphone nya dan memberi sebuah foto untuk diperlihatkan pada Haikal.
"dari pada bahas mantan. Nih liat gua dapet yang lebih cantik dari pada shabin, bodynya sexy, cakep, behh ori dahh pokoknya"
"Eeeeeelah, sexyan juga gue kali"
Ucap yodi Sambil memegang perut dan bodnya yang membuat rangga dan haikal tertawa.
Tak lama Mba asri datang dan membawa pesanan yodi dan rangga. Menurunkan makanan yodi ke meja dan minumanya.
Jam terus menerus berdetik tak terasa sore yang tadi penuh cahaya matahari kini sekarang sudah mulai menggelap di langit setelah bersantai santai Haikal mengajak mereka pulang. Yodi mengikuti rangga dan Haikal pulang dengan vespanya. Entah kenapa dari sekian banyak pilihan haikal malah memilih vespa, padahal banyak motor baru yang sedang tren di kalangan jaman sekarang. Tetapi dengan vespa nya itulah haikal membelinya memakai uang sendiri. Haikal membantu pamanya mengantarkan pos dan dari situ iya di beri upah oleh pamanya. Setelah vespa abu-abu hitam itu dihidupkan, Haikal menggunakan headset dan memutar lagu lalu menuju ke arah pulang.
Sampai di rumah haikal telah di sambut oleh adik perempuannya yang bernama Heska dia adalah anak kedua. Haikal hanya mempunyai satu adik di keluarganya
Ibunya sudah lama tiada. Lebih tepat nya sudah 3 tahun yang lalu. Karena sebuah penyakit leukimia ibunya tak terselamatkan oleh eumah sakit ataupun dokter. Namun haikal tak patah semangat melihat adiknya yg masih kecil saat itu iya melanjutkan keluarganya saat ini iya tinggal dengan ayahnya dan bibi nun sang pembantu rumah tangga nya.
"kak?? Heska sama bibi masak buat kakak"
Uacp heska dan Senyum manis yang keluar dari wajahnya.
Haikal tersenyum dan mengelus kepala heska "yaudah kita makan bareng sama papa ya"
➖➖➖
Kali ini cerita baru lagi semoga kalian suka sama cerita dari saya After I Fall
Jangan lupa Vote + Comment ya