Beberapa tahun terakhir ini valesya mulai mencari laki-laki yang menjadi cinta pertama nya saat masih kecil.
"Mahh aku kok kangen yaa sama El ,aku sampe sekarang masih coba cari-cari dia kata mama dia sekolah di bandung tapi aku cari daftar nama siswa di sekolah bandung gak pernah ketemu maa." curhat Valesya.
"Kamu cari dia dengan nama apa emang nya?." tanya mama.
"El doang." jawab Valesya.
"Yaampun Sya ya wajar lah gak ketemu nama El itu bejibun nak." ucap mama.
"Hehe iyaa sihh maa, emang nama panjang dia siapa sih ma terus masa mama gak tau dia sekolah dimana?" tanya Valesya.
"Emang nya kamu lupa sama muka dia?" Tanya mama.
"Yakan muka dia pasti berubah mamaku." jawab Valesya.
"Oh iya satu lagi Sya besok anak temen mama ada yang mau nginep sini dan sekolah disini jadi besok kamu bangun pake alarm ya soalnya mama mau siapin sekolah, kamar dan makanan spesial buat dia." sambung mama.
"Ok ma." jawab Valesya.
Keesokan pagi nya
"Aduh, kenapa gua bisa telat gini sih."
Ucap Valesya sambil memasukan buku-buku ke dalam tasnya.
"Aduh mama kenapa gak bangunin aku sih, aku telat nih." ucap Valesya mengendus kesal sambil menuruni anak tangga.
"Maaf sayang mama kan udah bilang tadi malem ,kalo ada anak temen mama yang mau nginep di rumah kita, jadi tadi mama siapin makanan sama kamar dulu buat dia." ucap mama yang membuat valesya semkin kesal.
"Emang mau sampe kapan dia disini sih maa? paling juga 2 hari pulang kenapa gak di suruh nginep di hotel aja jadikan kita gak repot." ucap Valesya sambil memakan roti yang sudah di siapkan mamanya.
"Tante ini sepatu Daniel dimana ya tante." ucap seorang laki-laki yang sedang berjalan menuruni anak tangga.
"Ohh disitu Daniel." menunjuk rak sepatu yang berada di bawah tangga.
"Itu siapa maa??" ucap Valesya dengan penasaran.
"Oh itu Daniel anak temen mama itu , ganteng yaa sya." ucap mama dengan senyum yang lebar.
Namun Valesya hanyaa menanggapi dengan senyum terpaksa karna dia telat karna laki-laki itu.
"Iya udah Valesya berangkat udahh telat parah maa." ucap valesya dengan wajah panik.
"Eh tunggu Daniel ikut kamu kan kalian satu sekolah." ucap mama yang membuat Valesya kaget dan tidak percaya.
"Satu sekolah mah?? yaampun maa kenapa harus sekolah aku sih." teriak Valesya kaget.
"Valesya biar berangkat nya bareng, udah sana berangkat nnti tmbh telat."
"Daniel ikut dengn Valesya yaa sayang." ucap mama Valesya yang membuat Valesya tambah kesal.
"Iyaaa tante"
Di dalam mobil sangat hening sampai terpecah karna ada suara laki- laki yaitu Daniel
"Lo bener anaknya tante Marina?"
Tanya Daniel dengan wajah polosnya.
"Yaiyalah masa anaknya tukang kebon sekolah sih." jawab Valesya yang membuat daniel tersenyum.
"Tapi nyokap lo baik dan lo jutek banget." tanya Daniel yang membuat Valesya marah.
"Udah deh dan diem aja nyetir aja nanti nabrak"
Lalu keadan hening kembali karna Daniel lebih memilih untuk diam seribu bahasa.
Sampai disekolah benar saja mereka telat dan gerbang sudah ditutup.
"Pak Tejoo tungguu!!!!" Teriak Valesya yang membuat bapak tua itu terkejut dan berhenti.
"Ehh kenapa mba Vale lari-lari."
"Yaampun pak ,yaa karna telat laah."
"Ohh gitu iya udah masuk mba pelajaran sudah dimulai dari 10 menit yang lalu."
"HAH??!!! MAMPUS GUE." Teriak Valesya kembali.
"Ehh mas nya ini siapa gak boleh masuk mas kalo bukan murid sini" sahut pak Tejo sambil melihat laki-laki yang berada di sebelah Valesya.
"Eh ini Daniel pak anak baru temen saya." jawab Valesya.
"Ohh oke mba."
"Lo duluan aja gua kebelet pipis nih." suruh Valesya.
********
Ini cerita pertama saya jadi maaf ya kalo ada yang salah atau ada yang typo dan ada yang kurang di mengerti hehe
Oh iya guys vale itu nama panggilan valesya oleh teman sekolah intinya orang yang jauh
Kalo sya itu panggilan orang terdekat valesya aja jadi jangan bingung yaa❤
"Please kasih kritik dan saran ya"