Naruto memandang wajah damai menma yang terlelap. Terlihat begitu polos dan lugu.
Naruto sedikit membuka pakaian menma di bagian perut dan tampak tanda Fuin .
"Baiklah! "
Gumam Naruto dan kemudian merapal handseal yang cukup rumit, dan kemudian meletakkan tangannya di atas perut menma tepat di atas tanda Fuin.
Pandangan Naruto di sekitarnya seketika berubah menjadi sebuah lorong yang gelap di lantai terdapat genangan air yang cukup dalam.
"Sangat mirip dengan punyamu kurama! " ucap Naruto melihat keadaan tempat dimana dia berada sekarang.
Kurama mendengus. "Salahmu menjadi Host sangat pelit sekali!"
Naruto tersenyum kecut. "Baiklah, maaf kurama. Lagipula aku juga waktu itu tidak punya waktu untuk merenovasi rumahmu ini!" Ujar Naruto mengingat saat-saat dia dan kurama baru berteman dan saat itu adalah, waktu tengah berlangsung nya perang dunia shinobi yang ke-4.
"....."
Cap... Cap... Cap...
Naruto berdiri di depan sebuah jeruji besi besar dan tinggi yang di segel dengan kertas segel bernama Shiki Fuin.
"Bahkan Fuin ini sama persis dengan milikku, kurama kau yakin kalau menma bukan anak Tou-san Minato?"
Kurama ikut memperhatikan segel di depannya, memang benar sangat mirip dengan milik Naruto.
"Aku yakin Naruto, 100 persen menma memang bukan anak Minato! "
Naruto menghela nafas, padahal dalam hati Naruto sangat berharap kalau kurama salah.
Naruto berjalan masuk kedalam penjara itu dan kemudian didepan Naruto tampak seekor bijuu rubah bereekor sembilan berwarna orange kemerahan yang tengah bergelung sambil menutup mata.
Naruto berdeham dan kemudian berkata.
"Ekhem... woi Kurama(2), mau sampai kapan kau pura-pura tidur hah? "
Setelah mendengar panggilan dari manusia di depannya yang bernama Naruto, kurama atau Kyuubi yang tersegel di dalam tubuh menma membuka mata.
Sebenarnya kurama(2) , dia merasa terkejut saat manusia yang bernama Naruto itu mengetahui nama aslinya.
"Siapa kau sebenarnya manusia, dan kenapa kau bisa mengetahui nama asliku?"
Suara berat dan dingin kurama(2) menggema di tempat itu.
Bagi seorang anak bisa selain Naruto, mungkin mereka akan tak sadarkan diri sekarang. Namun karena ini Naruto, lain lagi ceritanya .
"Oh perkenalkan, namaku Naruto . Dan kenapa aku bisa mengetahui namamu? Itu karena kurama yang memberitahuku!" Jawab Naruto dengan santai .
Kurama(2) menatap Naruto dengan tajam dan saat itulah dia merasakan cakra familiar, cakra yang sangat mirip dengan cakranya . Hanya saja cakra itu terasa lebih murni dan hangat. Berbeda dengan cakranya yang dingin dan penuh dengan cakra negatif.
Naruto menghela nafas dan kemudian memandang tepat pada mata kurama(2) yang tajam.
"Tidak perlu begitu terkejut kurama(2) , karena aku juga seorang jinchuriki. .. lihat!"
Mata kurama(2) membulat saat melihat sosok bijuu lain yang persis seperti dia .
"Yo, benar Naruto adalah jinchuriki ku!" Sapa kurama ramah.
"Tapi bagaimana bisa?"kurama(2) terkejut setengah mati melihat kenyataan yang ada di depannya.
"Bisa di bilang aku adalah menma di dunia yang berbeda, karena ini adalah kehidupan ku yang kedua setelah aku terlahir kembali menjadi seperti sekarang! "Ujar Naruto.
Kurama mengangguk menyetujui perkataan Naruto.
"Jadi kurama(2) , bisakah kau ceritakan sebenarnya tentang menma!" Pinta Naruto pada kurama(2).
"Aku masih tidak percaya kalau kau aku yang lain bisa berteman dengan manusia! "Ujar kurama(2) tanpa menjawab permintaan Naruto.
Naruto menunduk kesal karena itu.
Sedangkan itu kurama tersenyum tipis menatap kurama(2).
"Karena Naruto sudah kuanggap seperti kakek Hagoromo sendiri. Dia sangat mirip denganya, sisinya yang selalu percaya padaku walaupun aku yang telah menjadi penyebab dari penderitaan nya sejak kecil! " kata kurama dengan memandang Naruto yang menunduk.
"Sudah cukup kurama, aku tidak ingin mengingat hal itu lagi !" Kata Naruto .
"Baiklah! "
"Jadi kurama(2) bisa kau ceritakan padaku tentang menma?" Tanya Naruto lagi pada kurama(2) dengan penuh harap.
"Kenapa kau sangat ingin tahu tentang menma, bukankah kau diri lain menma?"
Naruto terdiam dan kemudian melihat kearah kurama dan kembali melihat kearah kurama(2).
"Karena ada sesuatu yang berbeda antara aku dan menma, tentang ayah biologis menma. Aku ingin tahu siapa ayah biologis menma?" Tanya Naruto lebih mendetail.
Kurama(2) terdiam dan kemudian dia menerawang jauh seakan melihat kemasa lalu.
"Kalau begitu semua itu di mulai saat..."
Flashback.
9 tahun yang lalu di konoha, tampak begitu damai dan tentram.
Tampak banyak warga yang tengah melakukan aktivitas mereka tanpa beban.
Pergi ke kedai ramen, dango dan takoyaki juga ada beberapa ibu-ibu dan anak gadisnya yang menyerbu toko pakaian dan perhiasan dan beberapa ninja yang berloncatan di atap rumah warga dan tidak ada yang mempermasalahkan hal itu karena sudah biasa.
Beralih tempat di sebuah gua yang cukup jauh dari keramaian desa konoha, gua itu di lindungi oleh sebuah kekkai yang cukup kuat dan dijaga ketat oleh pasukan ANBU.
Ternyata tempat itu merupakan saksi bisu dari awal kelahiran bayi laki-laki yang mungil dan awal dari tragedi mengerikan yang menimpa konoha.
"Aaaaaahhh.... Oooh kami-sama!!!!!" Jerit seorang wanita berambut merah darah panjang yang tengah terbaring di atas tempat tidur .
Di bantu oleh seorang wanita tua dan seorang suster membantu persalinan wanita itu.
Dan juga ada seorang pria dewasa berambut pirang cerah jabrik bermata biru memandang mata si wanita takut dan cemas.
"Biwako-sama, apakah ini baik-baik saja.... lihatlah Kushina-chan merasa sangat kesakitan! !" Ujar pria itu dengan wajah pucat dan keringat terlihat mengalir di dahinya.
"Bodoh, seorang wanita memang seperti ini saat melahirkan. Jadi dia tak akan mati karena melahirkan, kau jaga saja segel kyuubi Minato! !" Ucap wanita tua yang bernama biwako yang merupakan istri dari Hokage ketiga.
Pria yang bernama Minato akhirnya mengangguk menuruti biwako san fokus pada segel kyuubi.
Tak lama kemudian suara tangisan bayipun terdengar menggema di ruangan itu.
"Selamat kushina bayinya laki-laki." Ujar biwako.
Tampak seorang bayi mungil yang masih merah yang berambut hitam dan bermata biru menangis di pangkuan kushina.
"Bayiku, bayiku yang tampan menma!!"ucap kushina dengan raut bahagia sekaligus sedih . Karena warna rambut menma sama seperti ayahnya.
"Selamat kushina, semoga kau selalu bahagia! " ucap Minato tulus.
Kushina tersenyum kecut, namun tak lama kemudian wajah pucat kushina berubah menjadi putih seputih kapas dengan nafas memburu dan pupil mengecil.
"Haaaaarggggg....!!" Kushina meraung keras saat sebuah tanda segel kyuubi di tubuh kushina mulai menyebar di seluruh tubuhnya yang menandakan kalau kyuubi mencoba memberontak keluar.
"Kushina! " panggil Minato, dam kemudian minato merangkai segel tangan mencoba memperbaiki segel kyuubi, namun tiba-tiba sosok laki-laki bertopeng dengan cepat merebut menma di sisi kushina.
"Serahkan jinchuriki kyuubi hokage keempat, atau bayi ini akan mati!"
Ucap sosok bertopeng itu mengancam dan menma yang ada di gendongan nya menangis kencang.
"Me..menma !"desis kushina bergetar menahan sakit luar biasa yang mendera tubuhnya.
"Siapa kau, bagaiama mana kau bisa masuk kemari? "
"Serahkan jinchuriki kyuubi atau..."
Pria bertopeng itu melempar menma kelantai, namun sebelum itu dengan gerakan kilat Minato menangkap Menma.
Melihat Minato menghilang bersama dengan menma, sosok itupun membawa kushina dan menghilang dari tempat itu .
Diatas batu besar kushina berdiri dengan kedua tangan terikat tak berdaya.
"Hah...hah...hah...."nafas kushina tak beraturan karena baru saja melahirkan, melihat sosok bertopeng di depannya dengan wajah tak berdaya.
Mata kushina membulat saat orang bertopeng itu membuka segel kyuubi.
"Sekarang keluar dan mengamuklah kyuubi! !"
Setelah kyuubi keluar dari tubuh kushina, kushina ambruk di atas batu namun masih bisa bergerak.
"Orang klan uzumaki memang hebat, walaupun bijuu telah di keluarkan kau masih tetap hidup! "Ucap sosok bertopeng di depannya.
"Si.. siapa kau sebenarnya, kenapa kau ingin menghancurkan konoha! " tanya kushina terbata.
"Siapa aku itu tidak penting, dan kenapa aku menghancurkan konoha? Itu karena aku sangat membenci konoha! "
Mata kushina membulat melihat mata orang bertopeng itu Mangekyou saringgan, saringgan milik orang yang sangat dikenalnya.
"Na..Nagumo-kun?!"
BERSAMBUNG.