Kamu bagaikan pelangi
Menghias langit ketika hujan reda
Namun tidak selalu ada
Tidak selalu ada ketika penggemarmu ingin menatapnya setiap saat
Mengiris hati ini setiap saat kamu pergi
Menunggu dengan berharap agar kamu kembali
Dengan harapan agar kamu dapat menemani setiap saat
Namun,apakah mungkin?
Tidakkah kau mengerti,aku tidak ingin kamu seperti pelangi?
Aku ingin kamu seperti hembusan nafas ini
Selalu dan pasti ada untuk pemiliknya
Sampai maut memisahkan