"Kau.. ingin menyerupai Miss Armi?" Seorang siswi berkulit pucat itu bertanya kepada teman yang berada disampingnya.
Temannya itu merasa kebingungan. Dan merasa keheranan terhadap si siswi yang bertingkah tidak seperti biasanya.
"Apa maksudmu Mela? Kenapa kau mengungkit kembali tentang Miss Armi?!"
Siswi itu hanya diam dan tak menghiraukan perkataan dari temannya itu. Dia melihat keluar jendela dengan kelopak matanya yang sayu.
Seketika terdengar suara gemuruh dari jendela yang berderik membuat kaca jendela itu pecah dengan sendirinya. Serpihan dari kaca yang beterbangan, mengarah ke siswi itu. Dia mencoba untuk mengelak, tapi semua sudah terlambat. Dalam sekejap mata, serpihan kaca yang berjatuhan itu menancap di kepalanya. Matanya terbelalak dan darah keluar dari tulang tengkoraknya yang telah terbelah.
"Satu lagi Miss Army, satu lagi kau.. menambah temanku..."