You're Still my Love

By chiomaru

20.4K 462 69

Terkadang rencana dan harapan belum tentu dapat terwujud sesuai dengan apa yang kita harapkan. Tetapi tak ada... More

1. Fight For Life
2. Encounter With First love
3. Therefore My Heart is Beating Again
4. I Am In love
5. How did I Fall In love With You
6. Only You
7. Just Forget The World
9. I Love U
10. Should I Go From Your Side
11. Whether It Is Supposed To Do
12. This May Be The Best
13. All Must End
14. Four Years Later
15. Unexpected Meeting

8. Togetherness And Happiness

1K 25 1
By chiomaru

Hari ini aku terlambat bangun sehingga aku harus cepat untuk mempersiapkan diri untuk cepat sampai ke halte bis menuju tempat kerja ku " aduh aku pasti telat sampe ke kantor pagi ini mudah-mudahan bis yang ku tunggu cepat datang ".

Tadi malam aku pulang larut malam dari rumah Jongki sesampainya di rumah aku masih harus berbincang bersama Yoo Bin. akhirnya pagi ini aku kesiangan untuk berangkat kerja sedangkan Yoo Bin hari ini ada jam kuliah siang hari jadi saat ku tinggal tadi pagi dia masih tertidur pulas .

Sudah 10 menit aku di halte ini tapi bis yang ku tunggu belum juga datang sambil ku lihat jam tangan ku dan memperhatikan ke arah jalan. tak lama kemudian datang di hadapan ku sebuah  mobil yang tidak asing lagi bagi ku dan dia pun langsung membuka kaca mobilnya untuk menyapa ku " Chaewon " panggil Ii Woo pada ku sambil melambai-lambaikan tangannya kepada ku " Ii Woo shi " sapa ku padanya dia pun membalas dengan senyuman ke arah ku " masuklah ke mobil Chaewon " tanpa berpikir panjang langsung saja aku masuk ke mobil Ii Woo dan mengambil tempat duduk di sampingnya.

" Kau juga baru berangkat ke tempat kerja Ii Woo " tanya ku kepadanya " ya tadi aku ada urusan terlebih dahulu, kau juga kesiangan pagi ini " tanyanya kembali kepada ku " ya ii Woo aku kesiangan pagi ini tadi malam aku tidur sampai larut malam  " jelas ku kepada nya.

Sesampai nya kami di tempat kerja kami berpisah dan memulai pekerjaan kami masing-masing. hari ini pelanggan ramai datang ke restaurant kami sampai-sampai Hyo Joo membantu ku untuk menyiapkan menu pesanan pelanggan. saat pelanggan mulai sepi aku dan hyo Joo dapat berbincang bersama dan saling menggoda satu sama lain " aku merindukan mu cantik " dia pun membalas memelukku sambil mejawab " aku juga merindukan mu Chaewon ". 

" Chaewon lusa kau bisa datang ke acara pernikahan adiknya bos " tanyanya mengingatkan ku " ah betul Hyo Joo untung kau mengingatkan ku  hampir saja aku melupakannya, aku akan usahakan datang setelah aku selesai dari bekerja aku akan langsung bersiap untuk kesana " 

" kebetulan lusa aku libur kerja Chaewon jadi kita bertemu di sana saja ya " aku pun mengiyakan perkataan Hyo joo. saat istirahat datang aku kembali mengingat permintaan Jongki kepada ku tadi malam dan aku belum bisa menjawab pertanyaannya kepadaku karena aku masih ragu akan hubungan kami ke depannya,  aku tak pernah meragukan cinta dan kasih sayang Jongki kepada ku tapi aku masih memikirkan bagaimana reaksi keluarganya jika mengetahui tentang hubungan kami.

Sepertinya pikiran dan hati kami saling menyatu satu sama lain karena saat aku memikirkannya ponsel ku tiba-tiba berbunyi dan ku dati Jongki lah yang menelpon ku.

" Chaewon tunggu aku sebentar lagi aku sampai disana " belum sempat ku jawab sudah di tutup teleponnya akhirnya ku putuskan untuk menunggunya di depan restorant.

" Oppa " mendengar suara itu aku pun menolehkan kepalaku ke belakang untuk mengetahui asal suara, ternyata ku lihat ada seorang wanita cantik yang setengah histeris melihat Jongki dan langsung berlari untuk mengahampiri dan memeluknya. " hai Bo Young apa kabar lepaskan tangan mu nanti kekasihku salah faham kepada kita berdu " ku lihat ekspresi wajah gadis itu yang langsung berubah dan balik menatap ku " Chaewon maaf membuat mu menunggu mu lama disini " aku pun menggelengkan kepalaku kepadanya " Chaewon kenalkan ini sahabat ku Bo Young " dan aku pun langsung mengulurkan tangan ku kepadanya untuk berkenalan dengannya " maksudnya apa ini oppa, aku ini calon istri mu kenapa kau malah memperkenalkan dia sebagai kekasih mu ".

Aku pun sempat terkejut mendengar ucapannya tapi ku lihat wajah Jongki tampak santai saja dan seolah tak menanggapinya dan ku lihat wanita itu langsung pergi dari hadapan kami berdua dengan menangis dan berlari menuju mobilnya.

" Aku akan menjelaskan masalah ini kepadamu "

Melihat ini semua aku hanya bisa menatap Jongki dan menuruti nya untuk masuk ke dalam mobil, sepanjang perjalanan mulut ku terasa bisu dan hati ku rasanya sakit sekali jika mengingat kembali  kata-kata wanita itu, selama itu juga Jongki pun hanya bisa memegang erat tangan ku sambil terus mengendarai mobilnya. " kita mau kemana " tanyaku kepadanya " sebentar lagi kita akan sampai di suatu tempat nanti juga kau tahu kita akan kemana " mendengar jawabannya aku hanya bisa menatap tajam kepadanya " kau harus percaya pada ku Chaewon aku hanya mencintai mu " dan dia pun membalas tatapan tajam mataku dengan kembali menatap ku dengan wajah tampannya.

" Turun lah kita sudah sampai, inilah tempat yang ingin ku perlihatkan kepada mu indah bukan " melihat pemandangan pantai yang indah di sore hari membuat hati dan perasaan ku yang sedang berkecambuk menjadi nyaman dan damai karenanya. 

" Bo Young adalah calon isteri yang dipilih oleh ibu untukku " akhirnya ku dengar juga penjelasan dari Jongki mengenai kejadian tadi sore. " jika tadi aku tak melihat kejadian itu akankah hal itu kau ceritakan kepadaku, kenapa tak pernah kau ceritakan kepada ku tentang dia " dengan menahan air mata ku kuatkan diri ku untuk mencari jawaban darinya. " saat aku ingin mengajak mu ke tempat ini aku ingin menceritakan tentang Boo Young aku tak bermaksud menutupi hal ini dari mu lagi pula selama ini aku hanya mengganggapnya sebagai adik saja tak lebih tak sedikit pun rasa cinta yang ku punya ku bagi untuknya aku menyerahkannya hanya untuk mu karena yang ku inginkan hanya dirimu Chaewon "

Dia mendekat ke arah ku dan memeluk ku " percayalah kepada ku aku hanya mencintai mu " aku pun melepaskan diri ku dari pelukannya " sampai kapan pun cinta kita tak akan pernah bisa bersatu Jongki, aku tak sama dengan mu wanita itu yang lebih pantas bersama dan mendampingi mu " Jongki pun menghampiri ku dan menggengam tangan ku " aku akan berbicara dengan ibu tentang hubungan kita " aku hanya bisa tersenyum miris kepadanya dan air mata ku pun jatuh karenanya. " bagaimana kalau ibu mu tetap tak menyetujui hubungan kita " tanya ku dalam pelukannya " aku akan terus meyakinkannya ". 

Jongki berusaha menenangkan dan meyakinkan ku dengan memeluk erat tubuh ku, perasaan ku saat itu tak menentu satu sisi aku ingin melepaskannya tapi satu sisi perasan dan diri ku tak rela untuk melepaskannya karena aku juga sangat mencintai dan menyayanginya.

Sesampainya kami di rumah ku lihat Yoo bin sudah menunggu ku dengan senyum riang dia menyapa kami " eonni oppa kalian pulang bersama " aku pun memeluknya dan mengajak Jongki untuk masuk. ku lihat Jongki dan Yoo Bin sedang bersenda gurau bersama di ruang depan sambil ku siapkan teh hangat untuk Jongki. setelah selesai aku berjalan ke arah mereka dengan membawa minuman tiba-tiba ku rasakan kaki ku lemas dan perut ku terasa sakit seketika gelas yang ada di tangan ku jatuh dan badan ku pun ikut jatuh ke lantai karena tak kuat menahan sakit pada perut ku.

" eonni kau kenapa ? "

" Chaewon kau kenapa, apa yang kau rasakan bagian mana yang sakit ? "

" Perut ku sakit sekali " sakit di perut ku luar biasa sekali rasanya tak terasa aku menjawab pertanyaan Jongki dengan air mata jatuh di pipi ku karena tak kuat menahannya.

" Aku akan membawa mu ke rumah sakit " Jongki berkata sambil memelukku

" Eonni kau kenapa "  Yoo Bin berkata sambil menangis dan memegang erat tangan ku

Setelah itu aku pun tak ingat lagi kejadian selanjutnya karena saat aku bangun aku sudah ada di ruang ugd di sebuah rumah sakit ku lihat Jongki sedang berbincang dengan dokter di luar depan dan Yoo Bin tertidur di samping ku. saat ku coba untuk menggerakkan badan dan merasakan perut ku ternyata hal itu membuat Yoo Bin tersadar dari tidurnya.   

 " Eonni kau sudah sadar, masih terasa sakit perut mu eonni " tanya Yoo Bin kepada ku 

Aku pun hanya membalasnya dengan senyuman " sudah tidak sakit lagi perut ku " mendengar jawaban ku Yoo Bin pun langsung menghampiri Jongki dan dokter untuk memberitahukan keadaan ku kepada mereka.

" Chaewon masih sakit kah perut mu ? " tanya Jongki kepada ku sambil mencium mesra kening ku  " Dokter bilang kau kelelahan dan stres maka perut mu menjadi sakit, maaf kan aku membuat mu jadi begini " jelas nya kepada ku sambil mencium telapak tangan ku " eonni kau tenang saja kita sudah boleh pulang sekarang kita hanya sedang menunggu perawat menyiapkan obat untuk mu ".

Aku belum bisa berbicara banyak kepada mereka karena badan ku terasa lemas dan mata ku terasa berat mungkin pengaruh obat penahan sakit yang diberikan dokter untuk mengurangi rasa sakit di perut ku.

Jongki mengendong tubuh ku untuk membawa ku masuk ke dalam mobil dan Yoo Bin sibuk menyelimuti ku " maaf kan aku jadi merepotkan kalian berdua kalian tenang saja aku sudah tidak apa-apa  " mendengar perkataan ku Jongki pun menggenggam erat tangan ku " eonni kau harus menjaga kesehatan mu aku takut melihat kau kesakitan seperti tadi " Yoo Bin pun langsung memeluk ku dari kursi belakang mobil " untuk sementara waktu besok kau mengambil libur saja aku sangat mengkhawatirkan keadaan mu " pinta Jongki kepada ku.

Jongki kembali menggendong ku menuju kamar " eonni kau mau makan apa biar ku siapkan untuk mu " tanya Yoo Bin kepada ku " tidak usah sayang kau tidur saja sudah malam besok kau harus pergi kuliah tak usah khawatir ada jongki oppa disini akan menjaga ku " dan Jongki pun langsung mengelus rambut Yoo Bin dan memintanya untuk tidur.

" Maaf kan aku karena kejadian tadi sore kau jadi seperti ini " Jongki berkata sambil menatapku disamping tempat tidur ku " tidak Jongki aku sudah beberapa kali merasakan ini mungkin karena aku suka telat makan sehingga perut ku menjadi sakit " Jongki menyentuh lembut wajah ku " kau tidak boleh terlalu lelah dan tak boleh terlalu stress itu yang dokter katakan kepada ku, masalah kita akan ku bereskan secepatnya kau tak usah mengkhawatirkannya ".

" Jongki kemarilah tidur di samping ku " pinta ku kepadanya sambil mengulurkan tangan ku kepadanya, dan Jongki pun menuruti keinginan ku untuk tidur di sampingku dan meminta ku untuk mengubah posisi kepalaku untuk bersandar di dadanya dia pun memeluk tubuh ku sambil mencium rambut ku dan berkata kepada ku " aku mencintai mu Chaewon ".

" Aku juga mencintai mu Jongki " sambil ku tatap wajah nya " jika suatu hari nanti ibu mu tak merestui hubungan kita kau harus menuruti keinginannya untuk pergi dari sisi ku dan pergi ke sisi Bo Young, kau tak usah mengkhawatirkan tentang perasaan ku " mendengar perkataan ku Jongki langsung memelukku dan berkata " aku tak mau kehilangan mu Chaewon jangan pernah berkata seperti itu kepada ku ".

" Jika suatu saat aku yang pergi meninggalkan mu apa yang akan kau lakukan pada ku Jongki ? " tanya ku dengan menahan tangis dalam pelukannya " aku akan membenci mu dan tak akan pernah memaafkan mu apapun alasannya " aku pun memandang wajahnya kembali " benarkah kau akan membenci ku Jongki " bisa ku lihat Jongki pun menahan tangisnya untuk ku " jangan pernah kau lakukan itu kepada ku Chaewon aku tak tahu bagaimana kehidupan ku kedepannya  jika kau tak ada di sisi ku " jawaban yang Jongki berikan pada ku malam ini juga merupakan jawaban yang sama ku rasakan jika suatu saat nanti dia pergi meninggalkan ku. air mata yang dari tadi ku tahan akhirnya jatuh begitu juga dengan Jongki yang ku rasakan makin erat memeluk tubuh ku malam ini.

  " Aku akan mengantar kalian pagi ini "

Ku lihat Jongki sudah mempersiapkan sarapan dia pun berjalan menjemput serta memandu kami berdua untuk duduk di meja makan menyantap sarapan bersama pagi ini. 

" Oppa kau pergi saja terlebih dulu ke kantor biar aku saja yang mengantar eonni ke tempat kerja " pinta Yoo Bin kepada Jongki. 

" aku bisa pergi sendiri setelah kalian menyelesaikan sarapan kalian bisa langsung pergi untuk bekerja dan kuliah, tak usah mencemaskan keadaan ku aku sudah lebih baik hari ini percayalah pada ku"

Aku berusaha membuat mereka percaya kepadaku aku tak mau merepotkan mereka walaupun rasa sakit di perut ku sebenarnya masih ku rasakan tapi aku berusaha tak menunjukkannya kepada mereka aku tak mau membuat mereka mengkhwatirkan ku.

" Ayo kita berangkat bersama-sama, kau sudah siap Yoo Bin " tanya Jongki pada Yoo Bin sambil menarik tangan ku untuk menuruti perintahnya.

Di sepanjang perjalanan kami hanya duduk diam dan tak lama kemudian Yoo Bin pun memulai pembicaraan di antara kami  " Eonni apa nanti malam kau akan datang ke acara pernikahan adik Ii Woo oppa ".

ku lihat Jongki langsung melirik ke arah ku " kau diundang Ii Woo ke acara pernikahan adiknya Chaewon ? " tanya Jongki kepada ku dan aku menjawabnya pertanyaannya dengan menggangukkan kepalaku kepadanya.

" Kau akan datang ? " tanyanya lagi kepada ku

" Ya aku akan datang ke acara nanti malam " jawab ku sambil memainkan ponsel ku

Seketika suasana hening ada di mobil itu karena saat ku lihat ke arah Jongki dia tampak kecewa dengan jawaban yang ku berikan, ku tahu Yoo Bin pun mengetahui perubahan sikap Jongki pantas saja dia langsung pura-pura membaca koran yang ada di dalam mobil.

" Kau marah ? "

" Tidak " 

" Kenapa diam saja " 

" Aku sedang ingin diam saja memangnya tidak boleh " 

Ku genggam tangannya dan menatap wajahnya " temani aku ke acara nanti malam Jongki " 

" Kau mengajak ku kesana karena kau takut aku marah kan Chaewon ? "

" Tidak saat Ii Woo mengundang ku beberapa hari yang lalu aku sudah berpikir untuk mengajak mu tapi aku selalu lupa untuk mengatakannya kepadamu jika tadi Yoo Bin tidak bertanya kepadaku pasti aku juga sudah lupa jika diundang oleh Ii Woo "

" Kau benar ingin mengajak ku kesana ? "

" Ya aku ingin kau mendampingiku nanti malam apakah kau bersedia meluangkan waktu mu untuk mengantar ku Jongki ? " 

Dengan lembut Jongki mengelus lembut rambut ku dan mengganggukkan kepalanya tanda setuju kepada ku, dan tanpa kami sadari kami melupakan keberadaan Yoo Bin di dalam mobil.

" Apakah aku juga boleh ikut pada acara nanti malam ? " pinta Yoo Bin kepada kami

" Tentu saja sayang kami akan mengajak mu Yoo Bin, kami tak akan melupakan mu benar begitu kan sayang " jawab Jongki sambil bertanya pada ku.

" Benar aku boleh ikut eonni ? " tanya Yoo Bin kepada ku 

" Ya sayang kau juga harus ikut pada acara nanti malam "

mendengar jawaban ku Yoo Bin langsung memeluk erat tubuh ku, Jongki pun yang melihat hal itu hanya bisa tersenyum bahagia kepada kami berdua dan seketika mobil yang dikendarainya berhenti di pinggir jalan ternyata Jongki melakukan hal itu karena ingin ikut juga memeluk kami berdua jadilah kami bertiga saling berpelukan dan tertawa bahagia karena kebersamaan ini. 

Kebersamaan dan kebahagiaan ini ku rasakan dapat menjadi penyemangat bagi kami bertiga untuk mengawali pagi ini menuju tempat tujuan kami masing-masing dan dalam tawa ku terselip rasa syukur yang dalam atas segala nikmat yang diberikan Tuhan dalam hidup ku saat ini.

" Terima kasih Tuhan atas apa yang kau berikan saat ini kepada ku kebahagiaan karena telah kau pertemukan aku dengan Jongki dengan semua cinta kasihnya dan kebahagiaan karena telah memberikan aku seorang adik perempuan semanis Yoo Bin, seandainya aku boleh meminta aku ingin kebersamaan dan kebahagiaan ini dapat ku rasakan selamanya bersama mereka berdua "  

Continue Reading

You'll Also Like

14.6K 1.8K 32
Di antara mereka, mata selalu menceritakan kisah yang paling indah. Tidak perlu mencari penjelasan ketika pandangan sederhana mengungkapkan segalanya...
2K 155 8
Di dunia yang diwarnai kehancuran akibat kekuatan para Ōtsutsuki dan konflik antara dua takdir yang bertabrakan, cinta hadir di tengah bayang-bayang...
352 25 4
- Ketika bunga Lily putih yang indah berhiaskan merah dan diam hanya bisa menjadi sebuah keabadian untuk rahasia. - - ketika Aku dan Kau yang hanya p...
Wattpad App - Unlock exclusive features