Love in High School Mode On

By ririnch30__

3.6K 310 7

ini ff temen ku, tapi aku yang publish berhubung sang author gak pernah share ffnya. jangan berprasangka buru... More

Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Mianhae
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Epilogue (The End)
Behind The Dark

Part 12

132 11 0
By ririnch30__

Ruang Pesta...

Terdengar musik khas pesta. Orang-orang berpakaian formal tengah menggerombol dan bercanda tawa. Lampu pesta yang tak kalah memeriahkan suasana. Itulah yang menyambut kedatang tiga anak-anak populer itu. Tapi, sayangnya mereka tak tertarik dengan keramaian itu. Hanya satu orang yang akan menarik perhatian mereka, yaitu seorang Lee Yong Kyung yang berdiri di sebelah meja minuman dengan pakaian ala pelayan.

“Yong Kyung-ah.” Yeoja itu menoleh ke sampingnya dan tersenyum cerah. “Wah... kalian menawan sekali,” pujinya begitu melihat ketiga temannya itu. “Ya! Gwaenchanna? Apa mereka memakimu?” You Ra tak menggubris pujian Yong Kyung. “Hm... sedikit. Tapi, sudahlah. Lagi pula, mereka sudah tahu kalau aku ini bekerja. Gwaenchanna,” jawabnya seraya tersenyum manis.

“Ya! Apa yang kau lakukan pada rambutmu?” Yong Kyung hanya tersenyum sembari memegang rambut pendek berponinya. “Apa rambut ini cocok denganku?” tanyanya tanpa melepas senyuman tidak jelasnya. “Eoh. Dan, sebentar lagi mungkin akan ada ahjumma-ahjumma penjual daging yang memanggilmu layaknya bocah berumur tigabelas tahun saat kau melewati tokonya.” Yong Kyung sedikit terkekeh mendengar komentar Ho Seok.
Ketiga orang itu dapat tersenyum lega melihat sahabatnya yang sekarang sudah terlepas dari tekanannya. Setelah insiden drop out dari sekolah itu, Yong Kyung sempat merasa tertekan.

Tapi, berkat ketiga sahabatnya itu, ia sudah kembali seperti semula. Yong Kyung juga sudah kembali menjadi seorang pelajar berkat Kirin Art High School yang menerimanya.
“Ehem... boleh kami bergabung?” Baru saja Yong Kyung menghentikan tawanya, kini keempat mata itu sudah mengarah ke samping Ri Rin yang sudah berdiri tiga orang namja tampan dengan senyuman khas mereka. Kyu Hyun dan duo EunHae.

“Sedang apa kalian di sini? Bukankah seharusnya bintang tamu ada di backstage?” ucap Ho Seok dengan pandangan sinis terarah ke Kyu Hyun.
Ri Rin terkejut ketika Ho Seok yang jelas-jelas berada di sampingnya, kini sudah menariknya agar berganti posisi. Jadi, sekarang Ho Seok lah yang berhadapan dengan ketiga namja itu. “Kami juga mendapat udangan. Jadi, kami juga bisa menikmati pesta ini.” Kini, Eun Hyuk yang menjawab.

“Geurae? Kalau begitu, silahkan menikmati pesta ini.” Ho Seok langsung melangkah pergi setelah mengucapkan hal itu. Dan, entahlah apa yang membuatnya menarik Ri Rin dan membawa yeoja itu bersamanya. Ada rasa tidak suka ketika Ri Rin berdekatan dengan Kyu Hyun. Bukan. Tapi, ke semua namja. Ho Seok tidak suka Ri Rin jauh-jauh darinya. Wajar saja. Namja mana yang rela melihat yeoja yang disukainya dekat dengan namja lain?

“Hah... anak itu...,” gumam You Ra seraya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Ho Seok. “Gwaenchanna, You Ra-ah. Biarkan mereka berdua. Lebih baik kau mencari Jung Kook dan menyuruhnya menemanimu. Atau... Ji Min barangkali.” Mata cokelat milik You Ra langsung membulat dan mengarah ke Yong Kyung yang terkekeh pelan.

“Eoh? Jadi, kau yang bernama You Ra? Jeon You Ra? Ketua Club Dance di sekolah ini?” Mulut You Ra yang hendak memarahi Yong Kyung kini terhenti berkata ucapan Dong Hae. Satu pertanyaan muncul di benak yeoja itu. Apa namja ini mengenalnya? “Kau berdansa denganku, Nona.”

“M... mwo?” gumamnya kebingungan. Tapi, pada akhirnya ia menerima tawaran Dong Hae, tanpa mempedulikan banyak pasang mata yang terarah padanya. Ketiga orang itu juga mengeluarkan ekspresi mereka masing-masing ketika melihat pasangan dansa itu. Eun Hyuk terdengar sedang mengutuk Dong Hae. Kyu Hyun hanya memasang wajah datarnya. Sedangkan, Yong Kyung, yeoja itu malah kebingungan. “Apa mereka saling kenal?”

“Lalu, bagaimana denganmu? Apa kau juga mengenal Ketua Club Dance itu?” Yong Kyung menoleh ke arah Kyu Hyun, karena rasa-rasanya namja itu yang bertanya padanya. “Tentu saja. Hm... sayang sekali aku tidak satu sekolah lagi dengannya.” Ucapan Yong Kyung berhasil membuat Kyu Hyun mengkerutkan dahinya. Tanpa disuruh, mata Kyu Hyun sudah mengarah ke nametag yeoja itu dan,

“Lee Yong Kyung? Jadi, kau yang bernama Lee Yong Kyung?” Kyu Hyun terkejut dengan yeoja di depannya. Matanya memandang yeoja itu dari atas sampai bawah. “Jadi, setelah keluar dari sekolah, sekarang yeoja ini menjadi seorang pelayan? Astaga...” Kyu Hyun hanya bisa mengatakan itu secara rahasia, hanya dia dan Tuhan saja yang tahu.

“Kenapa kau terkejut seperti itu?”
“Aniyo... aniyo... hmmm... eh? Chan Yeol-ah!” Yong Kyung bertambah bingung ketika Kyu Hyun yang sudah melangkah pergi menuju tempat dimana orang yang dipanggilnya berdiri. “Dan, lagi. Memangnya dia dan model itu saling kenal?” ucap Yong Kyung dan tetap mengarahkan pandangan bingungnya pada idola itu.
“Jadi, kau yang bernama Lee Yong Kyung?”

“Jangan mengucapkan namaku. Memangnya kau mengenalku?” Baiklah. Yeoja itu benar-benar bingung sekarang, hingga ia sedikit membentak Eun Hyuk di sampingnya. Mulai dari Dong Hae yang mengenal You Ra dan tanpa ragu-ragu mengajaknya berdansa, Kyu Hyun yang entah sejak kapan terlihat akrab dengan Chan Yeol, Kyu Hyun juga entah darimana mengetahui dirinya. Bahkan, Eun Hyuk yang baru pertama kali ini bertemu dengannyapun sepertinya mengenalnya juga. Apa selama tiga hari ini ada yang ia lewatkan di sekolah lamanya, hingga ia kebingungan kenapa semuanya bisa saling kenal-mengenal?

“Dengar, Nona. Jangan tersinggung. Kemarin, anak itu bercerita tentang adanya mitos sekolah. Katanya jika ada siswa baru masuk, maka siswa lama akan keluar. Awalnya, ia tidak percaya pada mitos itu, karena semua bentuk mitos itu tidak ada yang benar. Tapi, setelah mendengar kau dikelurkan...”

“Jadi, dia berpikir aku dikeluarkan karena dia murid baru di sini. Memangnya itu masuk akal? Aku dikeluarkan karena alasan tertentu dan tidak melibatkannya. Dan, tentang mitos itu... hm... mungkin ini sebuah kebetulan, dia murid baru dan aku murid lama yang dikeluarkan. Dan, itu seperti dalam mitos itu, hanya saja ini tak ada kaitannya. Lagi pula, percaya atau tidak, mitos tidak pernah benar.”

Eun Hyuk membalas penjelasan yeoja di sampingnya itu dengan senyuman khasnya. Satu kata dibenaknnya. Yeoja ini menarik.

Di sisi lain...

“Ho Seok-ah, kenapa kita malah ke sini? You Ra pasti kesal karena sendiri.”
“You Ra pasti bersama Yong Kyung. Atau mungkin bersama temannya yang lain. Kita di sini saja. Lagi pula, aku tahu kau tidak suka keramaian. Itu terlalu berisik untukmu.” Ya. Saat ini, mereka sedang duduk di atap sekolah sembari menikmati pemandangan malam dari atas.
Sebenarnya, bukan kemauan namja itu untuk menghindarkan Ri Rin dari keramaian. Malah awalnya ia berpikir ingin menunjukkan kepada Ri Rin bahwa keramaian bukanlah hal yang buruk, seburuk yang ada di pikirannya. Tapi, ia juga tidak tahu kenapa jadi begini.

“Hm... Kau cantik malam ini.” Ri Rin tersadar dan langsung mengarahkan matanya ke sosok sahabatnya itu. “Aku cantik karena aku seorang yeoja. Tak mungkin kau mengataiku tampan.” Ho Seok hanya tersenyum tipis mendengar tanggapan Ri Rin yang berbeda dengan apa yang ia pikirkan.

“Geundae, gomawo. Kau juga sangat tampan malam ini.” Tapi, di satu sisi, Ri Rin berhasil membuat Ho Seok tersenyum cerah di antara dinginnya malam dan tanpa sadar menggenggam tangan Ri Rin. “Apa kau kedinginan? Tanganmu  dingin.” Ho Seok memudarkan senyumannya dan beralih memandang tangannya. Tidak. Dia tidak merasa dingin. Malah ia merasa sangat hangat.

“Ayo kita turun saja. Nanti kau sakit.” Ri Rin bangkit dengan posisi tangan masih menggenggam tangan Ho Seok, membuat namja itu ikut bangkit dan mengikuti yeoja di depannya. Ternyata Ri Rin membawa Ho Seok masuk ke ruang pesta. Ada rasa senang tersendiri bagi Ho Seok ketika ia dibawa ke ruangan itu. Sepertinya Ri Rin sedikit membuka dirinya untuk keramaian malam ini.

Tapi, rasa itu tak berlangsung lama ketika mendapati Ri Rin yang entah kenapa terlihat terpesona dengan segerombolan namja di depan mereka, lebih tepatnya pada seorang namja yang tengah bernyanyi merdu saat ini. Ternyata saat Ri Rin dan Ho Seok memasuki ruangan, itulah saat dimana Super Junior sedang melantunkan sebuah lagu.

Baby baby baby baby baby uri jeoldae heeojiji malja
Oh my lady lady lady lady lady naege jeongmal neoreul saranghanda
Shawty shawty shawty shawty shawty ojik neoya nareul seontaekhan geon
Naui nunmulkajido, jageun misokajido
Ani neoreobuteo oneungoya

Dan, entah darimana dan kenapa, saat ini Ri Rin terpaku melihat sosok Cho Kyu Hyun yang dengan aura pria sejatinya bernyanyi sebuah lagu cinta di hadapannya. Bahkan, tanpa sadar tangannya yang sedari tadi menggenggam tangan Ho Seok kini terlepas dan bersamaan dengan tubuhnya, ia melangkah berbaur dengan kerumunan yeoja-yeoja yang histeris.

Tapi, ia tak mempedulikan teriakan yang memekikkan itu. Ia malah terpesona dengan Cho Kyu Hyun di hadapannya hingga beberapa menit. Akhirnya, salah seorang yeoja menyenggolnya hingga ia tersadar. Wajahnya yang awalnya terpaku, kini malah terlihat kebingungan. Kenapa ia ada di sini? Adakah yang menyeretnya?

Matanya menatap sekitar dan bertemulah dia dengan Kyu Hyun. Hatinya kembali bergetar, darahnya kembali berdesir, matanya enggan memandang ke arah lain. Hanya pikirannya yang kebingungan dengan tubuhnya itu. Bahkan, ia merasa ada yang salah dengan matanya. Matanya yang memandang Kyu Hyun sebagai seorang pria, bukan seorang idola, teman, ataupun seseorang yang menyebalkan. Tapi, benar-benar seorang pria yang membuat hatinya bergetar.

Tubuhnya kembali normal saat syair lagu terakhir dinyanyikan. Baiklah. Kyu Hyun benar-benar membuatnya hilang akal. Lihat saja. Bahkan, ia baru tahu kalau ada You Ra yang juga ikut menari bersama member Super Junior lainnya dalam lantunan lagu yang berjudul ‘From U’ itu.
“Apa penampilan mereka benar-benar memukau sampai kau tak berkedip sekalipun?” Telinganya menangkap sebuah suara dan itu di sampingnya. Kepalanya segera menoleh dan mendapati wajah Ho Seok penuh... entahlah, kecewa?

“Aku...” Ri Rin juga tak tahu jawaban apa yang patut untuk menjawabnya. “Ri Rin-ah, aku haus. Aku ke tempat Yong Kyung dulu ne...” Yeoja itu hanya mengangguk , sedangkan Ho Seok sudah melenggang pergi. Ia tidak tahu ini keputusan yang tepat untuk meninggalkan yeoja itu atau tidak, hanya saja ia tak mau hatinya berakhir sesak ketika mendengar Ri Rin menyukai Kyu Hyun.

“Ri Rin-ah...” Hampir saja yeoja itu hendak pergi, tapi sosok You Ra sudah berada di hadapannya dan tampak sumringah. “Kau tak akan percaya ini. Aku menari bersama boy grup terkenal itu. Beruntung aku sudah mengusai tariannya.” Dengan senyuman sumringahnya, You Ra menggenggam tangan Ri Rin dan sedikit menggoyangkannya. “Hm... aku juga melihatnya tadi.” Lebih tepatnya, baru sadar. “Dimana Ho Seok?” You Ra menyadari ketidakhadiran sahabatnya itu. “Dia pergi ke tempat Yong Kyung.” Merasa sudah puas, ia hanya mengeluarkan gumamannya.

Di sisi lain...

Yong Kyung sesekali melirik namja di sampingnya. Masih tetap sama. Dingin dan datar. Tak jauh dari dua kata itu. Tangan kecilnya sesekali meremas rok seragam pelayannya, ia selalu seperti itu ketika suasana mulai tidak nyaman baginya, ingin rasanya cepat-cepat pergi. Tapi, Tae Hyung menahannya. Dia bilang ada sesuatu yang ingin ia tunjukkan padanya. Tapi, kenyataannya namja itu malah pergi, meninggalkannya dengan pasangan Yoon Gi-Hye Na di sampingnya. Jadi, posisinya sekarang adalah Yong Kyung-Yoon Gi-Hye Na.

Hye Na melirik sinis ke arah Yong Kyung yang tidak mau diam, dan itu membuatnya salah mengartikan. Tangannya yeoja itu bergerak menarik Yoon Gi dan memposisikan dirinya berada diantara Yong Kyung juga Yoon Gi.

“Ya Yong Kyung-ah,  Tae Hyung sudah pergi meninggalkanmu dan kenapa kau juga tidak pergi? Harusnya kau sadar kalau kau dicampakkan olehnya. Apa kau sadar kau merusak kemesraan kami? Pergi dan kembalilah ke pekerjaanmu! Kau hanya akan membuat Yoon Gi semakin membencimu.”

Hye Na yang merasa risih langsung mendorong tubuh Yong Kyung darinya. Hampir saja yeoja berseragam pelayan itu terjatuh, beruntung Tae Hyung muncul dan langsung menahannya. “Aishhh... neo jinja... apa seperti ini sopan-santun dari putri seorang CEO perusahaan pertambangan batu bara? Sepertinya aku harus melapor ke guru BK agar kau mendapat bimbingan.”

“Secara teknis, Tae Hyung-ah, kaulah yang harus mendapatkan bimbingan itu dan kau harus sadar diri kau sedang berbicara dengan siapa. Kau tidak mau, kan perusahaan ayahku membatalkan kontrak kerja dengan perusahaan ayahmu hingga bankrut.” Ingin sekali ia mencakar wajah Hye Na, tapi beruntung Yong Kyung langsung menahannya.

“Sudahlah. Kita pergi saja.” Tangan Yong Kyung sudah siap untuk menyeret namja itu, tapi tangan Tae Hyung malah terlihat menahan tangan Yong Kyung. “Tunggu sebentar. Aku ingin menunjukkan sesuatu padamu.” Tae Hyung tersenyum manis ke arah Yong Kyung. Yeoja itu hanya diam. Ia sudah tidak terkejut lagi dengan sikap namja itu yang selalu mengubah ekspresi dalam waktu yang singkat.

Tapi, ia tetap dibingungkan oleh namja itu ketika ia berjalannya meninggalkannya lagi, lebih tepatnya berjalan mendekati MC di depan. MC itu juga sedikit terkejut ketika Tae Hyung mendatanginya. Tapi, langsung tersenyum cerah ketika mengerti maksud dari namja itu lewat bisikannya.

“All right, guys... sebenarnya ini tidak termasuk dalam daftar acara... but, it’s okay. Pria tampan di sebelahku ini ingin menyanyikan sebuah lagu. Dan, seperti apa lagu itu? Mari kita saksikan bersama.”

Kini, lampu-lampu tersorot padanya. Tangannya sudah siap memetikkan senar gitar di pangkuannya. Tae Hyung benar-benar tampan saat itu. Bahkan, julukan Alien 4D yang biasa ia terimapun saat ini tak pantas untuk ketampanannya. Yong Kyung tersenyum melihatnya, bukan berarti ia terpesona. Ia mengakuinya ketampanan namja itu, tapi tak terpesona sedikitpun.

Amudo chatji anneun bam... joyonghi ullineun sori... yeonghwa sogui geu jangmyeoncheoreom... sunganeul nan nochyeobeoryeoseo... (Alex – I Want to Love You)

Ketampanannya bertambah ketika suara khasnya bernyanyi seiring dengan tangannya memetik senar gitar. Senyumannyapun tak kalah menarik, seolah ia menghayati setiap syair yang ia nyanyikan. Pesonanya terjawab sudah. Banyak yang diam karena terpesona dengannya.

Naege wajullae... yeogiseo neol gidarineunde... jigeum haeya hal geot gateunde... naega cheoeum haneun mal I love you... saranghaejullae... gyeote isseullae...

Jarinya mengetik senar gitar untuk yang terakhir kalinya setelah menyanyikan syair terakhir. Dan, tepuk tangan meriah menyambutnya. “Wow... lagu yang bagus. Apa kau yang menulisnya sendiri, Tae Hyung-sshi?” Tae Hyung hanya tersenyum kemudian berkata, “sebenarnya, lagu ini diciptakan olehku bersama salah seorang temanku. Bercerita tentang seorang namja yang ingin menyatakan perasaannya pada yeoja yang dicintainya, tapi selalu saja tidak bisa.”

“Geurae? Apa mungkin... kau sedang jatuh cinta? Siapa yeoja itu? Aigooo... yeoja itu beruntung sekali.” Tae Hyung hanya tersenyum mendengarnya dan detik berikutnya mata namja itu mengarah ke Yoon Gi yang memandangnya seakan mencari penjelasan. Tae Hyung hanya terus tersenyum dan mengedipkan sebelah mata padanya.

“Wahhh... kenapa aku baru tahu kalau murid-murid di sini sangat tampan?” Di satu sisi ada Ri Rin yang tersenyum melihat Tae Hyung yang kini sudah berjalan menjauhi panggung. “Tapi, tak ada yang melebihi ketampananku, kan?” Senyumanya hilang begitu mendengar suara yang sangat ia yakini dari Kyu Hyun.

“Bisakah kau muncul secara normal?” Kyu Hyun hanya terkekeh pelan mendengarnya. “Aku sudah di sini sejak kau mulai mematung melihat namja itu. Lagi pula, aku bisa membedakan bagaimana ekspresimu ketika melihat penampilannya dan ketika melihat penampilanku tadi.”
Ri Rin terkejut. Apa namja ini mengetahuinya? “Sudahlah. Tak perlu ditutupi seperti itu. Aku tahu kau mulai menyukaiku.” Ri Rin semakin dibuat kesal ketika melihat senyuman bangga terlukis di bibir namja itu.

Kakinya langsung bergerak membawanya pergi entah kemana, yang terpenting tidak di dekat namja itu. Sejujurnya, ia menghindari hatinya yang berdebar bila berada di dekatnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
panjang? iya sengaja special part 12😄

Continue Reading

You'll Also Like

534K 41.8K 29
[COMPLETE] Cast: Jeon Jungkook (17) Kim Seokjin (25) Min Yoongi as Kim Yoongi (24) Jung Hoseok as Kim Hoseok (22) Kim Namjoon (21) Park Jimin as Kim...
1.7K 155 18
💗I Love You💗 Main cast : JungHoSeok (BTS) MoonJiYoung (OC) ParkJiMin (BTS) Lee Eun (OC) 12 Oktober 2016 - 27 Februari 2017 Kau diam dan acuh meski...
40.1K 2.5K 25
Cast : Seohyun SNSD Kim Taehyung BTS Jeon Jungkook BTS Ini kisah cinta idol yang pairing nya aku tentuin sendiri tanpa dasar nge ship2an, asli aku s...
65.8K 5.8K 25
✍🏻 SELESAI & SUDAH DIREVISI ✍🏻 "A-apa?! Ci-ciuman?"~KNM "Apa bisa kita lakukan sekarang?"~JJK Kim Nami, gadis dengan sejuta senyuman yang terpaksak...
Wattpad App - Unlock exclusive features