Oke ada adegan dewasanya di skip jika tidak bisa bersikap dewasa ya
_____
Rafa membantu cinta berbaring di tempat tidur.
"Aku bisa sendiri raf" cinta manyun. Semua keperluannya di bantu orang lain. Cinta merasa dia masih bisa melakukannya sendiri.
"Ya, kamu tidur ya sayang. Istirahat"rafa mengecup kening cinta.
"Ih. Tadi di rumah sakit aku udah tidur. Capek tau tidur mulu. Lgian ini masih siang"bete cinta mengangkat selimut nya dan duduk.
"Kamu lagi hamil. Harus banyak istirahat sayang"rafa mengelus rambut cinta.
Cinta diam malas ribut dengan rafa. Cinta memeluk rafa dengan erat, kangen. Ya cinta kangen banget dengan rafa.
"Hem jangan menggoda ku sayang. Aku dan kamu enggak bisa ngelakuiinya" ucap rafa, saat cinta mengelus2 dadanya, memainnkan jarinya melukis abstrak di dada lebar rafa.
"Emang kita enggak bisa ngelakuiin apa?"tanya cinta polos.
"Adegan erotis"bisik rafa. Seakan mengerti cinta menarik badannya menjauh dari rafa.
"Dasar mesum" cetus cinta berbaring.
Rafa segera naik ketempat tidur dan juga ikut berbaring.
"Aku kangen" ucap rafa mencium singkat bibir cinta. Cinta hanya diam dan memejamkan matanya. Tidak ada respon dari cinta, rafa mendekat. Mencium bibir cinta tidak singkat tapi dia bermain lama dengan bibir cinta, walau belum ada balasan dari cinta. Rafa menggigit bibir bawah cinta, membuat cinta membuka mulutnya, rafa mengeksplor seluruh bagian mulut cinta. Cinta mengerang, rafa turun ke leher. Dan sekali-sekali meremas payudara cinta.
Cinta menarik kepala rafa untuk lebih dekat dengannya. Memainkan rambut rafa. Rafa menghentikan aksinya. Menempelkan keningnya ke kening cinta. "Aku takut lepas kendali" ucap rafa. Cinta tersenyum setan. Cinta mencium rafa, cinta mencium rafa penuh gairah. Cinta pun menjilat leher rafa dan menggigit nya. Hal yang pertama kali di lakukan cinta. Cinta juga menarik baju kaos rafa keatas dan menjelajahi seluruh dada rafa. Cinta juga mengemut puting rafa. "Ah aku takut lepas kendali"ucap cinta tiba2.
Rafa langsung melotot. Cinta sudah menaikkan gairah nya dan bersikap seperti ini.
"Sayang, kamu jahat menarik ku kelangit ke 7 kemudian menjatuhkannya" rafa memeluk cinta dari belakang. Cinta tersenyum kemenangan saat dia tidur memunggungi rafa. Rafa menarik tangan cinta buat menyentuh tonjolan yang nampak di celananya. "Liat dah bangun kan" ujar rafa. Cinta merona dengan cepat menarik tangannya, cinta membalik. Dia kaget melihat gairah di mata rafa. Wajah rafa memelas, sungguh cinta juga ingin melakukannya tapi dokter melarangnya karena kondisi kandungannya yang lemah. Jujur cinta juga sangat bergairah, belum pernah dia seperti ini mungkin hormon ibu hamil. Ah ibu hamil menjadi mesum.
"Aku harus gimana?"tanya cinta.
"Kamu suka mengemut permen sayang?"tanya rafa menunjukkan menggodanya.
"Suka"jawab cinta
"Kamu tau yang aku maksud kan"ujar rafa memasukkan rambut2 cinta kedalam celah telinganya.
Cinta Bingung mengernyitkan dahinya, rafa menghela nafas. Dia tidak menyadari gadisnya eh salah istrinya sepolos ini.
"Aku ingin kamu mengemut milikku sayang" bisik rafa. Wajah cinta memerah.
Rafa menatap cinta. Cinta berdiri bangkit dari tempat tidur. Rafa menghela nafas. Dia tau cinta akan menolak. Dia akan menyelesaikannya sendiri di kamar mandi. Tapi rafa kaget saat cinta membuka baju dan menarik rafa berdiri kemudian membuka resleting rafa. "Sayang..." rafa seakan tidak yakin dengan yang cinta lakukan.
Cinta melepaskan celana jeans rafa dan kemudian mengelus2 junior rafa yang masih ditutupi dengan celana dalam. "Ahhh"rafa menutup matanya menikmati sentuhan cinta. Cinta tersenyum melihat rafa. Cinta menurunkan celana dalam rafa. Cinta melotot dia tidak menyangka milik rafa panjang dan besar. Pantas saja rasanya sakit sekali pertama kali masuk. Cinta agak sedikit ragu melakukannya. Rafa membuka matanya dia tersenyum melihat cinta yang mengamati miliknya.
"Kamu mengaguminya sayang"rafa mengelus rambut cinta.
Cinta menyentuh milik rafa. Memainkannya dengan tangannya memijatnya,rafa menikmati permainan tangan cinta. Setelah memijat milik rafa. Cinta pun mengecup singkat sambil melihat keatas untuk mengetahu reaksi rafa. Cinta tersenyum senang melihat rafa seperti nya menikmatinya. Cinta memainkan lidahnya dan sekali2 mengecup bagian ujung. Cinta juga meremas bagian bawah. Cinta pun memasukan semua kedalam mulutnya. Dan memaju mundurkan kedalam mulutnya. Oh cinta tidak menyangka dia akan melakukannya. Apa karena mencintai rafa atau karena dia sangat bergairah sejak hamil. Rafa mengerang menikmatinya, rafa juga ikut memaju mundurkan tubuhnya. Rafa melepas miliknya dan mengeluarkan cairannya di dada cinta. Rafa kemudian ikut menunduk dan mengecup bibir cinta. "Terima kasih sayang". Cinta pun mendorong rafa ke tempat tidur. Mencium rafa dengan bergairah. Rafa lalu membalikan tubuh cinta, membuat posisi rafa diatas cinta. "Aku akan memberimu kenikmatan juga sayang" senyum devil rafa keluar.
---
Hari sudah siang. Oh seharian rafa dan cinta tidak keluar kamar.
Rafa terbangun karena gerak cinta saat memeluknya. Rafa tersenyum melihat cinta tertidur dengan memeluk tubuhnya. Dia juga mengagumi hasil karya nya di tubuh cinta. Banyak tanda merah yang diciptakannya.
Malam yang indah. Oh salah hari yang indah. Mengingat kemarin.
Rafa mengelus pipi cinta. "Sayang bangun" rafa sebenarnya tidak tega harus membangunkan cinta. Setelah apa yang mereka lakukan. Tapi cinta harus makan demi anak mereka.
Mengingat adanya anak mereka rafa jadi senyam senyum sendiri. Sungguh ini diluar prediksinya. Pertama dia berpikir hubungannya tidak akan berjalan dengan cepat. Dia juga sudah mempersiapkan diri ditinggal cinta untuk kuliahnya.
"Sayang.."panggil rafa lagi.
"Aku ngantuk raf."ucap cinta yang makin erat memeluk rafa. "Kamu ngantuk atau ga bisa lepas dari aku"goda rafa.
"Dua duanya"jawab cinta.
"Baby perlu makan sayang. Sudah seharian dia tidak makan. Kamu enggak lapar?" Rafa mengangkat wajah cinta. Dia ingin melihat wajah cinta. Wanita yang telah berhasil menguasai dirinya.
"Aku pengen makan di kamar aja"ucap cinta kembali menempelkan kepalanya di dada rafa.
"Oke aku akan menelpon pelayan buat mengantar makanan ke kamar"rafa berusaha mengambil handphonenya dengan tangan kiri karena cinta memeluknya erat.
Sudah beberapa hari rafa bolos kerja karena cinta tidak ingin rafa meninggalkannya.
"Raf" cinta bete rafa mencuekinnya dan lebih menyukai menatap layan ipadnya.
"Hem" rafa masih sibuk dengan ipadnnya.
"Iih mending ipad aja jd istri kamu" cinta menarik badannya yang besandar di tubuh rafa.
Rafa hanya diam dan sibuk dengan pekerjaan.
Cinta berjalan menuju ruang keluarga. Cinta kaget melihat sam. Dia melihat sam membawa sebuah bungkusan plastik.
"Apaan itu?" Tanya cinta
"Pesanan tuan besar." Ujar sam menuju ruang kerja rafa. Cinta mengekor dari belakang.
Pelayan datang memberikan piring dan sendok kepada sam. Cinta hanya memperhatikan sam yang menuangkan isi plastik rujak
"Kamu pesan rujak raf?"tanya cinta duduk si sebelah sam. "Ada nanas nya lagi. Kata mami kamu enggak suka nanas." bingung cinta.
"Lagh tadi rafa yang bilang banyakin nanasnya" kaget sam yang tau rafa enggak suka nanas.
Rafa menjauhkan ipadnya. "Kalian ribut banget sih" rafa mengambil piring rujak dan mengunyahnya.
"Jangan bilang kalau lo ngidam"tebak sam. "belakang ini lo banyak mau nya kemaren2 rendang dan soto sekarang rujak. Yang hamil cinta atau lo" sam mendelik ngeri melihat rafa begitu menikmati rujaknya.
"Kamu ngidam?"tanya cinta pada rafa.
"Hey sayang ngapain kamu duduk disebelahnya" rafa mengeluarkan tatapan elangnya, melihat cinta duduk disebelah sam.
"Oh rafa" cinta memutar bola matanya malas dan berpindah disebelah rafa. "Kamu cuekin aku sih"
"Maaf sayang. Aku sibuk banyak tugas kan aku udah beberapa hari enggak kerja" rafa mengecup singkat pipi cinta.
"Oh jangan mulai. Kalian harus liat ada nyamuk ganteng disini" sam melempar plastik putih kearah rafa.
"Pulang"usir rafa.
"Oh man setelah kamu membuat aku sibuk mencari rujak sekarang kamu mengusirku. Semalam rama mengusir ku setelag aku mengantarnya pulang dari club, dan sekarang kamu setelah aku mengantar rujak. Aku rasa aku harus berganti profesi jadi gojek" sam berdiri ingin pergi.
"Rama ke club?"tanya rafa.
" yoi mamen" jawab sam memainkan tangannya ke dada.
"Dia kan gak bisa minum"
Pluk cinta menepuk lengan rafa "kamu apaan sih rama kan dah gede tentu aja dia bisa minum" cetus cinta.
"Oh sayang maksud aku itu minum alkohol" jelas rafa mengelus tangannya yang dipukul cinta.
Sam kembali duduk. "Kemarin aku melihat kamu seperti mayat hidup sekarang rama" sam menunduk kan kepalanya.
"Rama kenapa?"tanya cinta.
"Grace meninggalkannya"jawab rafa.
"Kenapa? Bukannya grace masih di indonesia"bingung cinta padahal baru 2 hari yang lalu dia bertelpon dengan grace dan grace tidak ada menceritakan masalah nya.
Rafa hanya diam memasukan nanas kedalam mulutnya.
"Grace menghindar dari rama. Itu membuat rama gila. Dia tidak bisa bertemu grace karena grace tdk ingin bertemu dengannya. Aku heran kenapa mereka harus bermain petak umpet." Sam menggaruk kepalanya yg tak gatal.
"Bukannya mereka akan segera menikah?"tanya cinta pada sam.
"Mana sammy tau cinta sayang"jawab sam menggoda cinta yang kelewat kepo.
"Heyyy jangan panggil istri gue sayang" marah rafa.
"Oke aku pamit. Aku harus menemui mayat hidup yang lain. Sepertinya aku bersahabat kalian tugasnya hanya mengurus kalian" sam pergi keluar dari ruangan kerja rafa.
Rafa mengambil ipadnnya. Dan cinta sibuk dengan pemikirannya tentang hubungan grace dan rama.
___
Sam berjalan menuju apartemen rama. Di lampu merah sam melihat sosok wanita yang ribut dengan seorang pria.
Sam menepikan mobilnya.
"Dimana grace?"teriak wanita itu pada pria yang di depannya.
"AKU GAK TAU AL. Ribuan kali aku bilang aku ga tau al."Bentak pria itu.
" hey jangan ribut dijalanan" lerai sam. "Alisha" kaget sam melihat sosok alisha adalah wanita yang marah2 itu
"Kamu siapa?"tanya alisha menaikkan alisnya.
"Oh aku sam sahabatnya rafa,suami cinta kita pernay jumpa di rumah rafa dan rumah sakit" jelas sam senyam senyum mau menebar pesona.
Pria yang dimarahin alisha pergi meninggalkab alisha.
"Hey" teriak alisha
"Gadis cantik ga boleh teriak2" ingat sam
"Berisik." Marah alisha
"Grace itu kekasih rama kan?"tanya sam
"Iya."
"Dan kamu mantan tunangannya"
"Iya"
"Kamu mau mencari grace?"
"Iya. Kamu banyak nanyak banget sih" bete alisha.
Alisha pun pergi meninggalkan sam.
Sam hanya bingung. Kenapa nyari grace sih. Orang grace enggak ingin di cari. Sam pun melihat supermarket di ujung jalan. Sam masuk.
"Aku harus beli minuman dan beberapa makanan sebelum kerumah rama. Dia pasti lapar" gumam sam saat masuk ke supermarket.
Dia melihat seorang gadis yang sedang memegang perutnya kesakitan.
"Kamu enggak papa?"tanya sam.
Oh dia grace.
Grace yang mungkin tidak mengingat wajah sam malah meminta sam mengantarnya ke rumah sakit.
"Tolong antar aku ke rumah sakit perut ku sakit sekali" pinta grace meremas lengan baju sam.
Di rumah sakit
Sam mondar mandir,"suami ibu grace"panggil suster.
Hah?sam bingung tapi dia mendekat.
"Dokter ingin bicara dengan anda"
Sam pun masuk ruangan.
Sam celingak celinguk mencari grace.
"Istri anda sedang di bawa suster untuk cek darah" ujar dokter wanita.
"Saya mohon tolong jaga kondisi istri anda apa lagi sedang hamil muda"jelas sang dokter.
Sam langsung kaget. Apa itu anak rama atau anak pria lain. Pikir sam.
sam hanya diam.
"Hem kondisi ibu grace sangat lemah. Saya juga takut bahwa ibu grace mengidap penyakit berbahaya. Maka saya meminta suster untuk memeriksa ibu grace lebih lanjut" tambah dokter itu.
Sam masih diam
"Bapak peduli tidak sebagai seorang suami?" Marah dokter itu yang mungkin melihat respon sam hanya biasa.
"Maaf saya hanya khawatir jadi tidak fokus"sangkal sam.
---
Rafa membaringkan badannya di sebelah cinta.
Rafa melihat cinta tidur nyenyak.
Rafa mengecup kening cinta kemudian perutnya.
"Selamat tidur anak papa. Jangan nakal di dalam ya kasian mama" ucal rafa mengelus perut cinta.
Rafa tidak menyangka dia akan sebegitu mencintai gadis yang ada disampingnya ini.
Gadis keras kepala dan susah diatur.
"Raf" cinta terbangun karena tangan rafa yang mengelus kepalanya. Cinta melihat rafa.
"Kamu udah selesai kerjanya?"tanyak cinta mendirikan badannya dan bersandar di dinding tempat tidur.
Rafa mengangguk.
"Kamu mencintai aku?"tanyak cinta
"Tentu aja sayang" jawab rafa mendekat dengan cinta dan menarik cinta dalam pelukannya. "Kenapa bertanya seperti itu?"
"Aku khawatir kamu akan meninggalkan demi wanita lain" ucap cinta.
"Di dunia ini hanya 4 wanita yang aku sayang"
"4? Siapa?" Tanya cinta
"Mama aku, mama kamu, kamu dan calon anak kita" jawab rafa
"Ih kamu. Belum tentu anak kita perempuan. Gimana jika laki-laki" cinta mencubit pinggang rafa
"Akh sakit sayang. Ya klu laki-laki kita buat lagi sampai dapat anak perempuan" ujar rafa.
"Dasar"
"Kapan sih kamu bisanya?"tanya rafa.
Cinta hanya diam.
"Kemarin dokter bilang berapa lama?" Tanyak rafa lagi
"Huahhh aku ngantuk tiba-tiba raf" cinta menguap.
"Ya udah tidur lah" rafa membantu cinta berbaring.
'Maaf ya raf. Sebenarnya sudah bisa cuma. Aku maluu'batin cinta
---
Sepanjang perjalana mengantar grace sam hanya diam. Dia melihat grace yang tertidur di sampingnya. Ada niatan ingin mengantar grace ke tempat rama. Tapi dia takut salah langkah, takut kondisi semakin runyam. Dia juga tidak tau apa masalah grace dan rama. Apa karena grace hamil. Kalau grace hamil pasti rama akan bertanggung jawab dia sangat mengenal sahabatnya,apa karena bayi yang dikandung grace bukan anaknya rama. Atau grace merasa bersalah karena merusak hubungan pertunangan oranglain. Dan rama tidak tau bahwa grace sedang hamil. Dan alisha mencari grace karena marah grace membuat pertunangannya mereka batal. aku juga kenapa bisa lupa ya alisha tunangan rama.
Sam hanya diam setelah sampai ke alamat yang di beri grace tadi.
Dia bingung. Sam pun keluar dan mengetuk pintu rumah. Keluar wanita paruh baya.
"Saya mengantar grace" ucap sam sopan. Wanita itu melihat mobil sam.
"Saya akan menggendongnya masuk. Dia sedang tidur" ujar sam.
Sam mengantarkan grace ke kamarnya yang ditunjuk oleh wanita paruh baya itu. Gimana enggak kaget sam melihat ada bingkai foto rama dan grace di nakas dekat tempat tidur. Jika gadis ini oh salah ibu hamil ini mencintai rama kenapa meninggalkan rama. Hal itu berputar di pikiran sam.
"Saya pamit" sam pulang.
---
Sesampai di apartement rama. Sungguh luar biasa berantakan apartement rama. Sam sampai tidak bisa mengatakan bahwa ini adalah tempat tinggal. Sofa yang tidak salah apa-apa harus berbalik seperti itu meja yang tidak salah apa-apa juga harus patah. Kaca baca berserakan di lantai. Sam geleng-geleng. Sam menghubungi cleaning service. Sam mencari rama di seluruh penjuru ruangan. Dan menemukan rama tertidur di kamar mandi.
"Jatuh cinta menyedihkan" gumam sam berusaha mengangkat tubuh rama. "Bagaimana nasib lu jika gue bilang grace hamil. Loe lebuh berantakan lagi." Sam menarik celana panjang rama. Biar aja rama tidur hanya dengan boxer.
"Gue harus pesan tiket kembali ke jerman. Pusing mengurus kisah percintaan sobat kayak kalian" sam keluar dari kamar rama. Meninggalkan rama yang tertidur telanjang dada dan boxer.
----
Oke sampai sini aja dulu kapan-kapan di sambung ya