Gadis Brandalan season2

By niamajenang93

1.1M 68.1K 4.8K

perjuangan seorang gadis untuk mendapatkan kebahagian nya. tapi masalah demi masalah terus datang silih berga... More

prolog
Kangen
karena dia
memendam rasa
Kasih tak sampai
Kenangan kita
inikah!!!!
Bukan ini??
Penjelasan
maaf kan aku???
love you too
Bersama mu
Bencana
Masalah baru.
rahasia yg terpendam
baru ku tahu!!
lebih dari sakit
Menjauh
Semua Terkejut
Begini kah?
Diary
Kehidupan baru.
Perasaan terdalam
Apa ini!!
kesakitan ku.
sang jalanan
Kehilangan
aku peduli!!!
tunjukan siapa dirimu
aku terluka
Mencoba terbiasa
muncul nya Black widow
Di keroyok
Aku membutuhkanmu
Awal yang baru.
Sang penguasa
Pertemuan
Kembali beraksi
Amnesia
Maaf, aku tidak mengenalmu
Semua terungkap
Si Muka Dua
Tertipu
sepi sendiri
Dari hati ke hati
Tawa mu
Kasih sayang
pertemuan yg menyakitkan.
Kenyataan nya
Perjuangan ku
Perjuangan ku 2
mengenalmu.
dunia mu dunia ku
miss misterius
untuk pertama kalinya
Semua terasa aneh
musuh tersembunyi
Aku ingin kembali.
Indah pada waktu nya
Ujian kehidupan
bukan update
sick
perlawanan sengit
rasa kecewa.
penyerangan mendadak
PENGUMUMAN
Terjebak dalam masa lalu
dia putri seorang jendral
Dimana letak keadilan itu
She is a woman
mencari jalan ke luar
FIGHT!!!
cuap cuap
ENDING (KESEDIHAN)
KEBAHAGIAAN YANG TERTUNDA
Sebuah Kejujuran
info
cinta yg menyatukan perbedaan itu
sekedar informasi
silahkan di baca

Terjebak

12.7K 745 51
By niamajenang93

Maaf ya kalau akhir akhir ini aku jarang bales komen kalian. Cukup aku membaca dan mencermati saja. Ok.big tks dari autor.

Happy reading semuanya

Autor pov

Di saat adam menghadapi kemelut kehidupan yg di permainksn elsa justru mendapat kebahagian yg tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Reva memberinya tumpangan tempat tinggal. Ia tidak lagi tinggal di apartemen reva. Sekarang ia tinggal di rumah orang tua reva. Prily yg memang di sudah di perbolehkan pulang sangat welcome pada nya. Ia mendapat perhatian lebih dari prily. Elsa merasa tidak enak, ia kadang juga melihat prily yg menangis setelah mengobrol denganya. Elsa tidsk tahu kenapa, prily hanya bilang ia bersyukur karena ia selamat. Elsa mungkin lupa tentang masa lalu nya. Tapi melihat prily yg kerap menangis menimbul ksn pertanyaan. Apa jah ia pernah menyakiti nya dulu. Jawaban tidak. Justru prily lah yg mengatakan jika ia yg menyakiti nya. Elsa tidak tahu, ia benar benar lupa. Kadang ia bertanya pada reva pun percuma. Reva hanya bilang salah paham saja. Tapi tetap hati elsa tidak enak.
Seperti sekarang ini prily mengidangkan banyak sekali makan untuk nya. Prily juga mengambil kwn lauk dan nasinya sekaligus. Hati elsa melengos, ia merasa sesak. Ia ingat saat di mana ia tidak pernah mendapat perlakuan seperti itu dari mamanya. Mereka justru pergi meninggalkan nya. Elsa meringis, matanya memanas dan sebutir kristal bening meluncur dari kelopak matanya.
Prily yg menyadari itu langsung menghentikan aktifitas nya.

" elsa, ada apa. " tanya prily. Ia Merengkuh tubuh elsa kedalam pelukannya. Air mata elsa tumpah, bahunya bergetar. Ia balas memeluk prily dengan erat. Ia juga ingin merasakan bagaimana kasih sayang seorang ibu. Ia menginginkan mamah memeluk nya seperti ini. Di saat ia butuh tempat untuk bersandar.

" menangis lah sayang. Menangis lah jika itu membuat mu lega. Anggap lah bunda sebagai ibu mu. Kamu bisa menceritakan semua yg km rasakan pada bunda. " ujar prily. Elsa semakin terisak. Begini kah rasanya di peluk seorang ibu. Begini kah lembutnya perhatian seorqng ibu. Elsa semakin terisak. Prily terus mengelus punggung elsa sayang. Ia tahu ia juga bersalah. Karena rasa bencinya terhadap marko dan erin mereka pergi meninggalkan elsa seorang diri. Belum cukup sampai di situ. Ia pun ikut membenci elsa yg tidak tahu apa apa. Ya tuhan. Ia telah berdosa, izinkan ia menebus segalanya. Izinkan ia memberi kan elsa sebuah kasih sayang. Ia ikhlas, ia juga akan menganggap elsa sebagai anaknya.

" ehmmm maaf. " ujar elsa. Ia melepaskan pelukanya dari prily. Lalu menyeka air matanya. Ia terlalu sensitif dengan perasaan.

" tidak apa, anggap lah aku sebagai bunda mu. Dan mulai sekarang panggil bunda. Sama kaya reva. Ok" perintah prily. Elsa menatap prily dengan sendu. Senyum itu semakin membuat nya merindukan mamahnya. Kapan ia bisa bertemu mamahnya. Ia kangen.

" makasih bun" balas elsa. Prily tersenyum,lalu di usapnya dengan lembut pipi elsa. Ia semakin bersalah rasanya.

Di saat prily dan elsa sedang berpelukan ali datang bersama alea maharani putri. Nama dari putri mereka. Prily memang sudah di perbolehkan pulang bersama anak nya. Walau pun lahir secara prematur tapi kesehatan alea justru seperti bayi pada umumnya. Dokter memperbolehkan alea pulang memang alea tidak memiliki kelainan. Prily dan ali tentu senang bukan main. Mereka kira alea membutuhkan perawatan khusus. Tapi nyatanya tidak.

Ali menghampiri prily, lalu berdehem. Elsa melepaskan pelukan. Dan merasa sedikit malu. Ali tersenyum. Dia justru senang istrinya bisa akur dan berdamai dengan masa lalu nya. Ia tidak mempermasalahkan itu. Apa lagi sekarang reva memilih untuk tinggal lagi bersama mereka.

" eh om" elsa gugup. Ia ketauan menangis oleh ali. Prily meraih alea dari ali. Dia tampak segar sehabis berjemur. Ali memang rajin membawa alea keliling komplek. Ali juga lah yg sering menjaga alea tiap malam. Ali tidak ingin prily terlalu lelah. Jadi dia pun ikut andil dalam mengurus alea.

Elsa yg menyaksikan pemandangan romantis seperti itu membuat dadanya terasa sesak. Ia kembali menangis, merasakan sakit di dadanya. Tanpa sadar ia pun mengelus perut nya. Seperti ada yg hilang dalam dirinya. Apa itu elsa tidak tahu. Tapi melihat prily dan ali yg menggendong alea membuat elsa di rundung kesedihan yg begitu mendalam.

" maaf bayi nya tidak bisa terselamatkan___"

" kami sudah berusaha, tapi tuhan berkehendak lain"

" anak ku.... Anak.... "

" arrrrgggghhhhhhh " elsa berteriak kencang. Ali dan prily cukup terkejut. Alea pun demikian. Ia menangis sangat kencang. Reva yg sejak tadi masih di kamar langsung turun ke bawah tanpa memperdulikan penamilanya. Elsa menegang kepalanya lalu di jambaknya dengan keras. Sesekali elsa berteriak.

" arrrrgggghhhhhhh... Anak ku...anak ku" racau elsa. Reva memeluk elsa dengan erat. Pasti ia teringat dengan anaknya. Prily membawa alea masuk kedalam kamar. Menenangkan nya. Ali dan reva masih mencoba menenangkan elsa. Tapi elsa hanya berteriak dan berteriak.

" elsa tenang... Elsa" ucap reva.

" anak ku...ahhhhh... Tidak... Tidak...."

" reva cepat panggil kan dokter. Elsa biar ayah yg urus" perintah ali. Reva pun langsung menghubungi dokter pribadinya. Ia menyuruh dokter mario segera datang ke rumahnya. Ali memeluk elsa dengan lembut. Ia sudah tahu berita tentang elsa yg kehilangan bayinya. Ia juga sempat depresi dan hilang akal. Elsa berontak. Ia mendorong ali tanpa sadar.

" pergi... Kau pembunuh. Kau yg telah membunuh bayiku..arrrrgggghhhhhhh... Sakit...."

" elsa ini om. Tenang sayang. Tenang. Dokter akan datang kesini" ucap ali lembut. Reva kembali setelah menghubungi dokter mario.

" bagaimana sudah kau hubungi" tanya ali.

" sudah yah. Sebentar lagi dokter mario akan segera datang " balas reva. Elsa masih berontak dan tetap berteriak. Perlahan tubuh itu mengendur dari dekapan ali. Elsa tak lagi berteriak dan menjambak rambut nya. Lalu di tangan itu perlahan melepaskan cengkraman.

" ayah___elsa" teriak reva. Ali menahan tubuh elsa yg semakin merosot.  Reva membantu ali membawa elsa ke kamarnya.  Tak lama bel rumah berbunyi.  Ali segera membuka pintu dan dokter mari sudah di depan pintu.  Ali tak banyak bicara ia langsung menyuruh dokter mari untuk memeriksa elsa. 

" bagaimana ceritanya elsa bisa pingsan.  Apa dia punya riwayat emmmm lupa ingatan begitu " tanya dokter mario setelah memeriksa elsa.  Besar kemungkinan elsa mengingat potongan potongan memori yg sempat hilang itu.  Tapi anehnya elsa seperti tidak ingin mengingat kejadian di masa lalunya.  Terlalu sakit dan menyakitkan.

" ada dok,  dia memang mengalami amnesia.  Dia tadi berteriak histeris  saat melihat  bunda menggendong alea.  Karena dulu elsa sempat keguguran dok" jelas reva.  Dokter mario mengerti.  Dan benar dugaan nya.  Ia berusaha untuk melupakan semua kejadian yg menyakitkan.  Tapi selalu ada yg membuat nya ingat.  Seperti hal hal yg pernah ia alami dan ia lihat dari orang lain. 

" memang nya kenapa dok" kini ali yg bertanya. 

" elsa mungkin tidak ingin mengingatnya.  Tapi tanpa orang sadari hal yg mereka lakukan pernah elsa alami.  Maka dari itu dia histeris.  Mungkin  elsa butuh tempat untuk menenangkan nya.  Seperti liburan  gitu.  Atau pun ketempat tempat yg tidak pernah ia kunjungi.. " usul dokter mario. 

Rela dan ali sejenak berpikir . Mungkin liburan ide bagus. Reva juga tidak ingin elsa bertemu dengan adam dulu. Jujur setelah kejadian waktu itu reva berniat menjauhkan elsa. Biarkan dia lupa ingatan. Asal elsa bahagia dan tidak menderita lagi.

Prily pun keluar setelah membawa alea ke kamar. Tampak nya alea sudah tidur. Prily pun menghampiri elsa yg masih terbaring di atas ranjang. Ia mendengar semua percakapan reva dengan sang dokter. Prily juga merasa kasihan. Elsa begitu karenanya. Maka apa pun ajan ia lakukan untuk memulihkan ingatan nya.

" kalau begitu saya permisi. Biarkan elsa istrirahat dulu. Jangan terlalu memaksanya untuk ingat. Karena jika di paksa itu akan sangat berbahaya bagi elsa sendiri. Bisa saja ia melupakan semuanya. " ujar mario.

" baik dok. Terima kasih " balas ali. Reva duduk di samping elsa dan membelai wajah elsa. Prily yg melihat itu merasa kan jika putranya memang menaruh hari pada elsa. Demi tuhan bukan tidak merestui tapi elsa adalah istri adam. Prily tidak ingin reva dan adam bertengkar hanya gara gara perasaan mereka.

" sa, jika memang km tidak ingin mengingat nya biarkan aku memberikan kebahagian untuk mu. Biarkan aku memberi mu cinta dan kasih sayang___"

" reva____kau tidak bisa begitu " tegur prily. Elsa sudah berstatus istri sahabat nya. Meski ia tahu adam memang tidak berperasaaan. Tapi prily tidak ingin reva terjerumus oleh permainan nya sendiri. Jika pada akhirnya ia harus kecewa.

" aku tahu bun, tapi apa salah jika aku ingin membahagiakan elsa. Aku___aku menyukai nya"

" benarkah itu. Tapi bunda tidak melihat kau menyukai nya. Tapi bunda melihat hanya rasa kasihan dan rasa ingin melindunginya. Bukan memilikinya" balas prily tepat sasaran. Reva memejamkan matanya. Ia memang belum bisa membuka hatinya untuk siapa pun. Tapi izinkan dia perlahan membuka nya. Untuk elsa. Ia akan mencoba.

" bukab urusan bunda. Yg jelas reva akan belajar mencintai elsa.__"

" jika elsa tidak mencintai mu" potong prily cepat. Reva semakin tak bisa berkutik. Ia tidak tahu perasan elsa saat ini. Jika pun elsa tidak menyukai nya ia akan membuat elsa menyukainya dan melupakan adam.

Jahat. Memang. Tapi kenyataan nya adam lah yg lebih jahat.

" sudahlah. Reva akan mengurus tempat untuk berlibur. Bunda tolong jaga elsa. " reva berdiri dan meninggalkan prily yg tersenyum. Ali yg baru datang lagi setelah mengantar dokter mario ke teras melihat reva yg cemberut. Di sapa pun hanya menghadikan bahunya acuh. Ali menghampiri prily yg masih tersenyum sendiri.

" kenapa tu anak" tanya ali.

" biasa yah. Lagi puber " ujar prily sekenanya. Ali menautkan alisnya bingung. Tapi ia mengerti setelah nya. Pasti ini ada hubungan nya dengan elsa. Apa lagi. Toh sekarang yg jadi permasalahan adalah elsa.

***

Elsa menatap takjub hamparan pasir putih yg menusuk pandangan matanya. Sangat indah dan menarik. Ia merentangkan tanganya lalu memejamkan matanya. Membiarkan angin berhembus menerpa permukan wajahnya. Tenang dan damai.itu lah yg ia butuhkan. Ia tak menyangka reva akan mengajak nya berlibur. Suasana yg tidak terlalu ramai menjadi pilihan reva. Ia memang sengaja memilih tempat ini karena reva tahu apa yg di butuhkan elsa.

Reva mengikuti apa yg di lakukan elsa. Mereka sama sama memejamkan mata. Membiarkan alam membawa pikiran nya. Ini lebih dari kata nyaman. Elsa merasakan jiwanya yg tenang. Beban itu perlahan terangat dari bahunya. Pelan tapi pasti.

" uuhhhhh"

" kau suka" tanya reva tanpa mengalihkan pandanganya. Ia masih dengan tangan yg merentang. Elsa hanya bergumam. Ia masih menikmati udara pantai yg menyejukan . Pantai anyer yg jarang terjamah oleh turis pun menjadi pilihan reva. Elsa bersyukur reva membawa nya ke sini.

" lebih dari suka "

Reva tersenyum. Pilihan nya tak pernah salah. Dengan masih dengan mata terpejam reva memperhatikan elsa yg ternyata begitu cantik dengan sinar matahari yg menyorot wajah nya. Warna oranye bercampur putihnya kulit elsa menambah kesan eksotis tersendiri. Reva tanpa sadar mengulur kan tanganya membelai wajah elsa.

Elsa terkejut dan membuka matanya saat ia merasakan sentuhan di wajahnya. Reva dengan senyum tampan nya menatap elsa dalam. Wajahnya perlahan mendekat dan semakin mendekat hingga wajah reva yg hanya beberapa senti dari wajah nya. Elsa seketika memalingkan wajahnya.

" maaf aku__" ucap reva gugup. Ia merutuki dirinya yg terlalu cepat. Elsa pasti belum bisa menerima nya. Astaga apa yg ku lakukan barusan. Batin reva.

" elsa aku___"

" tidak apa. Maaf aku tidak bisa" potong elsa cepat. Ia berlari ke arah pantai, menabrakan diri nya pada ombak yg menghampiri nya. Berlari kesana kemari. Menari nari bak seorang anak kecil. Reva yg masih di landa kegugupan hanya diam memantung.

Bodoh.

Totol

" arrhgghhhhhh " reva mengacak acak rambutnya.

" kau tak ingin bermain rev. Ayo kemari" ajak elsa. Dia hanya ingin menikmat pantai yg indah ini. Bermain ombak, dan membuat istana pasir mungkin akan menyenangkan.

Reva pun akhirnya menyusul elsa. Jika elsa tidak terganggu dengan tadi kenapa ia juga tidak.

Reva mencipratkan air ke arah muka elsa.

" arrhhhh reva. Basah nih" keluh elsa. Tapi reva tidak peduli ia terus menciprat kan air laut ke arah elsa. Elsa tidak terima ia membalas dengan menciprat kan juga ke arah reva. Mereka saling berlarian di pinggir pantai. Saling melemparkan bola pasir satu sama lain. Hingga tanpa sengaja bola pasir yg di buat elsa mengenai mata reva. Reva pun mengaduh.

" awwww"

Elsa berlari ke arah reva. Ia menarik tangan reva yg sedang menyucek matanya.

" aduh rev maaf ya. Aku ga sengaja. Sini aku tiupin" ujar elsa." buka pelan2 matanya. " lanjut nya.

Reva menurut. Ia membuka matanya dan ia merasa kan angin yg berhembus menerpa wajahnya. Angin yg berasal dari mulut elsa. Reva semakin mengagumi elsa, berdua dengannya beberapa hari lalu semakin membuat ia tahu jika di balik sifat elsa yg galak terselip sisi manis yg baru ia tahu.

Elsa yg merasa di perhatikan, menundukan wajahnya. Mata hitam itu bertemu dengan mata biru laut nya dirinya. Elsa mengerjap kan matanya. Dadanya biasa saja. Ia juga tidak pernah merasa hal aneh. Ia merasa jika hatinya telah ada yg memilik. Bukan reva.tapi siapa. Suami nya kah. Elsa meringis ia bahkan lupa seperti apa wajah suami nya. Dan ia sekarang bersama reva lelaki lain.

" sa___ will you marry me"

Deg

Elsa menajamkan telinganya. Reva mengatakan apa. Dan sekali lagi kata itu keluar dari bibir reva. Tetap sama.

" rev kau jangan bercanda" sanggah elsa. Ia menarik tanganya dari wajah reva. Tapi reva justru menahan nya dan malah mengecup nya dengan lembut.

" aku tidak bercanda sa. Izinkan aku membahagiakan mu. Hanya itu." ucap reva sungguh sungguh.

" maaf rev. Aku... Aku tidak bisa. Meski aku lupa ingatan. Tapi aku merasa hatiku sudah ada yg memiliki. Aku bahkan tidak merasa kan apa pun. " balas elsa " lagi pula kau menyukai tiffany. Dia pasti sakit hati. Aku tidak mau menyakiti " lanjutnya lagi.

Elsa pun bangkit, ia berjalan ke sisi kiri pantai. Reva diam membisu. Apa terlalu cepat untuk elsa. Terlalu cepat kah ia memutuskan semua nya.

" elsa tunggu" teriak reva. Di kejar nya elsa yg sudah menjauh pegi. Ia mungkin salah. Ini terlalu cepat untuk elsa. Reva sadar ia terlalu bodoh. Elsa masih butuh waktu. Meski ia lupa ingatan tapi hatinya masih di milki oleh adam. Benar. Reva sadar jika elsa memang seduh menyukai adam. Si brengsek yg sudah menyakitinya.

Di saaa elsa dan reva sedang bergulung dengan perasaan nya. Adam justru semakin lemah tak berdaya. Ia semakin di perdaya oleh viona. Bahkan tanpa adam sadari ia telah terjebak.....

Hayooooo gimana ya keadaan adam. Apa yg akan di lakukan viona padanya. Penasaran.. Tunggu part berikutnya... See you...

Continue Reading

You'll Also Like

443 81 18
Persahabatan yg terjalin karna masa SMA,dan mereka semua berhasil mencintai dalam diam,sehingga ada yang memberanikan diri untuk menyatakan perasaan...
204 17 17
menceritakan seorang gadis cantik yang dihari pernikahannya malah sang kekasih meninggal.dan dia jatuh cinta sama sahabat kekasihnya sendiri dan sa...
305 35 19
mereka saling mencintai, dan enggan saling melepaskan, Dhuha harus melihat perempuan yang dicintainya menahan sakit sendirian, sementara Wafa harus b...
11.2K 183 34
kirana. karel. fabian. ucup. persahabatan antar lelaki dan perempuan itu enggak pernah murni! yakin? awalnya sih Kirana merasa yakin, hubungan antara...
Wattpad App - Unlock exclusive features