Kayla POV
Aku terdiam di depan cermin besar ini,aku tak tahu aku harus bahagia atau tidak saat ini gaun ini terlalu indah untuk ku,akankah sepanjang hari ini aku akan tersenyum palsu layaknya seorang pengantin yang bahagia akan hari pernikahannya?
Laki laki itu!dia!suamiku..
Bahkan di hari pertama aku bertemu dengannya ia tak pernah sedikitpun tersenyum kepadaku,bicara pun tidak,aku mendengar nya berbicara hanya saat iya mengucapkan ijab kabul didepan ayah
Suara bariton nya berhasil membuat seluruh tubuhku bergetar aneh
"Kayla,apa kau sudah selesai?"
Bunda.. hanya bunda yg tak setuju dengan perjodohan ini, ya aku di jodohkan oleh ayah dengan alasan ayah percaya bahwa laki laki itu dapat membahagiakan aku dan juga dengan alasan ayah adalah sahabat dari papa lelaki itu ayah tak ingin tali silaturahmi mereka berdua terputus
"Bunda"
"Masih memikirkan itu kayla?"
Aku menunduk dan mengangguk pelan
"Berusaha lah untuk bahagia kayla,apapun yang terjadi tetap dampingi suami mu, bunda sudah berusaha kayla tapi ayah mu tetap pada pendiriannya nak "
aku menarik nafas "baiklah bunda"
Senyum
Yaa! Aku harus tetap tersenyum apapun yang akan terjadi pada hidup ku nantinya
Author POV
Beribu tamu undangan memenuhi gedung ini,senyum bahagia tak luput memenuhi gedung ini tapi tidak dengan lelaki ini,lelaki dengan jas putihnya berdiri disamping pengantin perempuan yang masih bisa menebarkan senyum palsu nya
lelaki itu menatap kayla tajam lalu mendekatkan wajahnya ke daun telinga kayla "setidaknya kau bisa bahagia untuk sekarang istriku!"
Lelaki itu tersenyum manis dengan satu lesung pipi nya kepada kayla, para undangan bersorak ria dengan adegan romantis itu sesungguhnya tidak bagi kayla,ini merupakan awal neraka untuk kayla.
Puss!!
Miauw!
Cerita awal neeh
Vomentnya please!!
- karina