Calpal List

By -Hood5SOS

12.2K 1.1K 248

This book tells about me and my way to get him. I don't care if this sounds ridiculous or weird. But, I'll ke... More

P r o l o g
"Prom Night?"
"Its Call Calpal List."
"Gift from Calum.".
"Diet Project."
"Jealous?"
"New Calpal Rules"
"Idiot piggy smile."
"Devil Dog."
"I cant swim."
"Gym and them."
"Movie Break"
"Meeting Leona."
"Leona's day."
"Run Away."
"They're Coming."
"Mali and Joy."
"I love Red."
"She's Mine!"
"High School Night."
"Make Over."
"Worst day ever."
"She looks hot."
"Brand new Camilia."
"Mission to get Stella."
"Broke up."

"Kiss"

290 38 2
By -Hood5SOS

✖17✖

Setelah kemarin Leona menikah, aku tak tau harus bagaimana lagi. Aku tetap merenung dan terus berdoa agar Peyton picik itu mau memberiku kesempatan agar bisa bertemu Leona kembali.

Calum sibuk dengan ponselnya, seperti biasanya. Aku? Ntah, hanya memikirkan Luke terus sampai membuat kepalaku pusing juga Leona.

"Mili, kau jadi ikut lomba lari tidak?"tanya Calum padaku.

Aku menggedikan bahuku tanda tak tau. "Lari aja gabisa masa ikut sih Cal. Palingan aku ntar ketinggalan terus dipermalukan. Capek ah."

Calum terkikik dan beranjak dari sofa. Menghampiriku yang tengah duduk di kursi makan. Ia memegang pundakku dan tersenyum.

"Kata Leona kamu itu gak gampang menyerah. Masa kamu kalah sih sama badan kamu,"ujar Calum.

"Kata Peyton semalam kamu kurusan tau! Trus kata leona kamu tambah cantik. Kata Elena, Mili tambah kurus sayangnya ga bisa dapetin Luke dan kata aku, emang kamu kurusan Mil. Congrates ya!"seru Calum.

Aku tersenyum dan menatap Calum dalam. "SERIUS JADI DIET AKU BERJALAN NIH? SERIUSS?"

"Iya. Ngapain boong sih. Udah kurusan harusnya seneng dong,"

Aku pun langsung memeluknya erat. Tak perduli sudah sesesak apa nafas Calum.

"Eh maaf Cal, terlalu seneng. Hehe.."

Calum pun mengangguk mengerti."gapapa lagi. Enak juga dipeluk kamu Mil. Anget trus empuk. Hehehe.."

Aku mendengus pelan. "Wuteva. Dont care."

"Mil, katanya lusa atau 3 hari lagi lomba lari bakalan diselenggarakan. Ikut ga?"tanya Calum padaku.

"Kata kamu enaknya ikut ga,Cal?"tanyaku balik.

Calum mengangguk pelan."Kenapa enggak Mil? Siapa tau ketemu Luke terus kamu tambah seneng."

"Iya juga ya,Cal."

"Nah gitu dong."

"By the way Elena canci bet semalem. Ya kan,Cal? Ga naksir lagi? Rambutnya please gakuaatt."Godaku yang membuat Calum menggerutu.

"Sumpah ya,Mil,jangan nge throwback. Basi tau gak?".

****

Rasanya puas bisa membuat Calum salah tingkah setengah mati. Yep, setelah menunjukan Puberty ku bersama Leona ia sangat terkejut bukan main. Mungkin ia berpikir bahwa ia adalah lelaki yang sangat tidak beruntung karna tidak bisa mendapatkan gadis secantik Leona dan malah membiarkannya bersama Peyton.

Poor Calum Thomas Hood.

"Ya elah lebay deh! Cuman dikasih foto puberty nya Leona udah salah tingkah setengah mati. Apalagi.."

"Apalagi apa hah? Leona lagi jungkir balik? Lagi merem? Tunggu.. jangan bilang lagi.."

"Lah dia yang minjem hp aku trus ya udah deh, Calum pervert banget. Sumpah!"seruku diakhiri kikikan pelan. "Orang foto Leona cantiik banget pake dress warna ungu gitu. Nih, kirimin ya Cal."

Calum menarik iPhone ku dan menggerutu sendiri. "Gak perlu di kirimin deh,Mil. Cuman perlu ngeliat aja. Lagipula menuh-menuhin ponsel aja nyimpen foto Leona."

"Menuh-menuhin atau.."

"Emang menuh-menuhin kok."

"Menuh-menuhin ponsel atau menuh-menuhin hati yang kosong ?"godaku.

***

Sore ini aku dan Calum berlatih untuk lomba lari. Aku sama sekali tidak mengharapkan menang pada lomba itu. Yang penting aku bisa sehat dan bugar seperti gadis-gadis cantik yang lain. Aku pasti bisa! Camilia Thomas Wright pasti bisaa!

"Mau istirahat dulu?"tanya Calum di sela-sela latihan kami. Aku menggeleng cepat.

"Aku capek tapi. Gapapa ya?"pinta Calum. Aku mengangguk setuju.

Aku dan Calum pun duduk di sebuah kursi taman yang pas untuk kami berdua. Langsung kuseka keringat yang membasahi kening Calum menggunakan handukku. Ia terlihat lelah sekali. Aku khawatir.

"T-thanks Mil. Tumben sekali kau peduli padaku?"ucap Calum yang menyiratkan tanda tanya besar untukku.

"Ya gapapalah Calum Hood. Sebagai teman yang baik harus peduli sama temannya sendiri. Aku kan udah nganggep kamu kakak aku sendiri. Ya lama-lama aku ngerasa kamu kayak kakak aku. Unbiological Brother,"ucapku.

Calum tersenyum dan menggaruk tengkuknya.Kupikir ia akan tersenyum atau berkata "ya" atau kegirangan, ia malahan beranjak dari kursi taman dan berlari meninggalkanku. Ada apa dengannya?

Karna masih lelah, aku pun memutuskan untuk tetap duduk di kursi taman itu. Menunggu Calum yang ntah pergi kemana.

**

Sudah 1 jam Calum tak kembali. Sayangnya iPhone ku ada padanya. Tidak mungkin aku Menelfonnya. Tak ada satupun orang yang kukenal disini. Bagai seorang remaja yang tersesat, aku hanya dapat diam sambil menyeka keringatku.

"Maaf aku lama banget,ya?"tanya Calum. Kedua tangannya sudah memegang dua cone Ice cream rasa Vanila dan Blueberry.

"Kamu abis darimana aja,sih,Cal? Lama banget?"tanyaku penasaran bukan main.

Calum terkikik." Abis dari sana. Beli es krim. Ngantri banget Mil. Sampe badan aku pegel-pegel semua. Es krim abis, kita pulang,ya?"

Aku mengangguk menggiyakan."Sip Leona. Eh maksudnya Calonnya Leona. Eh Calum maksudnya. Wkwk.."

"Wuteva."

Sesampainya di rumah Calum, aku langsung mengambil handukku dan masuk kedalam kamar mandi untuk bersih-bersih. Tubuhku terasa sangat lengket karna keringatan tadi. Tuhan, rasanya tubuh ini bagai tertempel permen karet yang sangat banyak.

Setelah mandi, aku langsung memakai Kemeja Hitam milik Calum dan Celana pendek selutut. Sampai sekarang pun Calum belum membelikanku baju. Sial sekali bukan?

Calum tengah terduduk rapi di depan halaman. Ia sudah mandi rupanya. Tak luput dari itu, sebuah cangkir berwarna Biru tua tengah ia pegang sangat erat. Ia seperti sedang berpikir keras. Ntah apa yang ia pikirkan.

"Cal."panggilku.

Sebuah buku berwarna Hitam yang sedari tadi ia buka langsung ia tutup. Kemudian menutup ujung pulpennya menggunakan tutup pulpen. Ia tersenyum padaku dan menautkan alisnya."what eh?".

"Serius banget. Lagi ngapain? Itu buku apa?"tanyaku padanya.

Ia tersenyum singkat."Bukan apa-apa kok,Mil. Cuman buku buat coret-coretan. Biasa lagi,"jawab Calum.

Ia beranjak dari duduknya dan masuk kedalam Rumah. Meninggalkanku sendirian di depan halaman. Sebenarnya itu buku apa? Kok, Calum terkesan salah tingkah ketika aku menanyakan tentang buku itu. Apa isinya..

■Puberty Calum Thomas Hood?

■Leona?

■Diary?

■ Stella?

■ His Band aka 5SOS?

■or his secret?

Mengapa aku sekarang merasa sangat penasaran pada buku hitam itu,ya? Kira-kira apa isinya?

"Mil, masuk gak? Mau aku kunci pintunya!"seru Calum dari dalam.

Aku pun beranjak dari dudukku dan masuk kedalam rumah.

Malam pun tiba, Calum masih sibuk di dalam kamar mandi. Setiap tiga hari sekali ia sering bolak balik kamar mandi. Mungkin ia diare tapi setiap tiga hari sekali? Ah itu aneh. Aku tak perduli dengannya.

Otakku yang pintar ini tiba-tiba teringat akan buku hitam yang Calum sembunyikan dariku tadi. Isinya pasti penting! Kira-kira isinya apa? Rasanya otakku ini ingin pecah saja. Rasa penasaran sudah sangat mengebu-ngebu didalam benakku.

Aku pun beranjak dari kasur dan mulai menggobrak-abrik tempat tidur yang biasanya Calum tiduri itu. Kemudian sofa, nakas, sampai laci meja. Tidak ada jejak-jejak buku itu disana. Hanya aku yang terlarut oleh rasa penasaranku.

"Sedang apa,Mil? Belum ngantuk gitu?"tanya Calum.

The mission is Failed.

"Belum ngantuk,Cal,"jawabku. Calum menatapku dalam.

Aku pun berjalan kearah kasur dan menutup setengah tubuhku dengan selimut. Melepas ikat rambutku dan membiarkan rambut keritingku terurai bebas. Calum menatapku heran dan mengikuti apa yang kulakukan. Tentu saja ia tidak melepaskan ikat rambut.

"Kau aneh,Mil, jam 12 malam begini belum ngantuk,aneh,"ujar Calum.

Aku memutar mataku dan menggedikan bahu. Kuambil iPhone ku dan membuka Aplikasi Instagram. Sambil tersenyum sendiri, aku mulai membuka Account milik Leona. Pasti disana banyak sekali foto pernikahannya dan Peyton.

"God shake!"seru Calum spontan.

Aku meliriknya heran."kau kenapa? Ada apa dengan Stella? Atau Leona? Foto leona dan peyton mesra-mesra banget soalnya!".

Calum menghela nafas panjang dan menggeleng."Bukan apa-apa kok,Mil, udah tidur aja,ya, sekarang. Udah malem, besok kesiangan loh bangunnya!"

Aku tertawa keras membuat Calum mendengus pelan. "Aku selalu bangun kesiangan,Hood. Kau lupa atau bagaimana? Tumben sekali perhatian."

"Udah,matiin iPhone mu karna udah malem banget. Nanti WiFi aku abis,"tambah Calum.

Aku mendengus dan berlari keluar kamar. Calum aneh, tumben banget dia perhatian sama aku terus menyuruh tidur? Bukannya Calum tidak perduli kalau WiFi nya habis? Nanti kan Ia bisa menambah WiFinya lagi. Mungkin Calum sedang belajar berhemat?

Langsung kuketik username Instagram Luke. Apa kabar dirinya? Kemarin aku sempat bertemu dengannya dan ia makin tampan.

"For the god shake!"pekikku shock.

Mataku menatap dalam foto itu. Dalam sampai mataku tak kuat menahan apa yang kulihat. Membuat air mataku mengalir dan senyuman yang sedari tadi merekah di bibirku pudar.

"Mili,"Calum langsung memelukku erat dan menyeka air mataku perlahan.

"Cal.."tangisku kembali pecah.

"Aku minta maaf, maksudku itu Mil. Foto mereka. "

Foto yang memperlihatkan kemesraan Elena dan Luke yang sedang bermesraan dan berciuman panas membuat hatiku sakit dan tak kuat.

"Bagaimana kalau kita membalas mereka?"tanya Calum.

"Maksudmu?"

"Kita foto berdua, lalu kita post di Instagram gimana?".

"Boleh. Siapa tau mereka envy. Stella juga,Cal."

To be continue..

*Hope you like it. Vomments by the way. See yaa!!

Love from your crush. Hehe.. *

Continue Reading

You'll Also Like

1.8K 191 35
"Skylynn, i will love you till the day i die" -luke hemmings-
4.4K 342 19
"I'm stuck in the dark but you're my flashlight" Abigail. "Cause without you i'm a lost boy" Calum. "This is everything i didn't say" Luke. "So close...
324 11 20
[COMPLETE] "I wish we never met Cause you're too hard to forget And I know that you don't But if I ask you if you love me Hope you lie to me" Copyrig...
39.4K 4.1K 49
"I dedicate this song to you, the one who never sees the truth. That i can take away your hurt, Heartbreak Girl." - Calum Thomas Hood.
Wattpad App - Unlock exclusive features