Pelarian Andien

By FriskaSiallagan

16 0 0

Andien tidak menyangka dia akan jatuh cinta pada Farel. Dia memang menyukai senyum dan cara berbicara lelaki... More

Rio

16 0 0
By FriskaSiallagan

"Aku harus melupakannya. Aku benci pernah berpacaran dengannya. " Ucap Andien keras-keras di kamar mandi. Saat itu Andien membiarkan keran air terbuka agar bunyi air yang mengalir kencang bisa meredam tangis Andien.  Setelah menggosok rambut basahnya beberapa kali, Andien keluar dari kamar mandi. Matanya masih bengkak tapi tersamarkan oleh wajahnya yang basah. Rika yang sedang menunggu dari luar segera membentak-bentak kakaknya.

"Lama amat sih!!"

Biasanya Andien akan membalas dengan bentakan yang tidak kalah kencangnya. Tapi kali ini Andien melengos saja lalu langsung pergi ke kamarnya dan mengunci pintu. Rika agak terheran, dan segera masuk ke kamar mandi.

"Kak Andien! kok kamar mandinya bisa banjir!"

***

Tidak ada yang menyenangkan di pagi ini. Matahari bersinar terlalu terik untuk ukuran jam 7 pagi. Make up Andien mulai luntur karena keringat. Motor yang dikendaraain Andien itu baru berhenti di depan sebuah bangunan memiliki banner bertuliskan Atsillah Stationary.  Andien bekerja di tempat itu sebagai admin staff.

Andien memarkiran motornya tanpa semangat dan segera masuk ke dalam ruangan yang berdinding kaca tersebut.

"Woy, penggemar Fade Two Black! Lesu amat!" Seru seseorang dari bagian fotocopy. Dia adalah Farel, salah seorang teknisi merangkap jadi tukang fotocopy.

"Udah deh, aku lagi malas ngomong sama kamu!" ucap Andien seenaknya.

Andien melempar kunci motor dan meletakkan tasnya ke atas meja serampangan. Besi dari kunci itu beradu dengan kaca meja membuat bunyi yang berisik.

"Pagi-pagi udah marah aja anak ini!" Ucap Farel.  Dia segera mendekati Andien yang sedang menatap monitor komputernya.

"Hari ini printernya ngambek, minta ganti catridge. Minta uang!"

Andien menatap kondisi catridge yang diberikan oleh Farel. Tangannya segera bergerak membuka laci.

"Nih, mohon hari ini kamu jangan bawel yaa. Aku lagi ga enak badan." ucap Andien.

"Ciee, serius amat mukanya."

Andien tidak menjawab hanya memelototin wajah Farel.




Continue Reading

You'll Also Like

387K 21.5K 46
Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain...
2.1M 147K 36
Sampai kapan bertahan untuk cinta yang tak kunjung berbalas? *** "Andin cinta sama Mas Aby. Mas Aby mau jadi pacar Andin?" tanyanya lagi, dengan kali...
226K 16.1K 95
Dafian Wiranata Dawson (Dafa) membenci saudara tirinya, Darian Wiratama Dawson (Darian) karena telah merebut cinta pertamanya dan membuat hidupnya di...
77K 2K 49
Alleta pikir menerima tawaran pekerjaan dari Renan untuk menjadi asisten pribadinya mampu bisa sedikit membantu meringankan beban pantinya yang terba...
Wattpad App - Unlock exclusive features