URBAN LEGEND

By Hell_0zZ

341K 18.5K 822

short story!! pikir2 lagi sebelum anda membaca cerita ini. urban legend bisa menghantui pikiran dan jiwa and... More

21 and still counting
white string
zebra cross
Gelang
ibu?
jangan matikan lampu
segi empat
fotografer
teman kost
kunci mobil ayah
key hole
jubah merah
protect the baby!
arabella
the glass doll
dont sell my house
be careful with what you promises
yellow ribbon
info..
my hairy toe
click clack! and you should open the door
dont forget your sister
backseat car again?
taxi
buried alive
careful with clown statue
bad mom
skinned tom in lovers' lane
fifty cent
potongan buah nangka
lift/elevator
the face in the tiles
UM-MA (IBU)
trap
perpustakaan
kuchisake-onne
GOZU (kepala sapi)
teke-teke
ellen
maaf....
Dreams and nightmares
bay window
dennis carnival
im not Martin
kepala lancip
Monkey Dream
taxi kuning
Sleep With Him Every Night
Don't Watch Me!
Something About The Photo
kisah perawat rumah sakit
???
memo
hilang!
Perempuan Kebaya Merah

the vault room (ruang bawah tanah)

5.3K 278 9
By Hell_0zZ

Seorang pemuda menerima pekerjaan sebagai pengurus makam. Ini sebenarnya bukan jenis pekerjaan yang ia inginkan. Namun apa boleh buat, ia sangat membutuhkan uang dan hanya pekerjaan ini yang berhasil ia dapatkan dalam waktu singkat.

Pemuda itu sangat takut pada mayat, namun untunglah pekerjaannya hanyalah pekerjaan-pekerjaan ringan. Tugasnya hanyalah menyapu, memotong rumput, dan membersihkan makam. Sedangkan tugas-tugas yang berhubungan dengan mayat seperti menyiapkan jenazah dan prosesi pemakaman adalah tugas para pengurus makam yang lebih senior.

Namun ada satu hal yang dibenci oleh pemuda itu. Ia memang tak perlu melihat mayat secara langsung saat bekerja. Namun ada kalanya ia bekerja di ruangan bawah tanah tempat pet-peti mati berisi jenazah disimpan. Di negara Barat, orang-orang kaya biasanya membuat sebuah ruangan bawah tanah dimana peti-peti mati mereka dan keluarga mereka diletakkan, bukan dikubur seperti orang biasa.

Pemuda itu sangat membenci ruang bawah tanah, sebab uangan itu gelap, berdebu, dan penuh mayat.

Suatu hari, pemuda itu ditugasi untuk membersihkan sebuah ruang bawah tanah. Dengan berat hati ia melakukan tugasnya itu.

Saat ia sedang membersihkan papan-papan nama yang ada di ruangan itu, angin kencang bertiup dan menutup pintu kamar bawah tanah itu. Pemuda itu langsung panik dan berusaha membukanya, namun percuma.

Ia terkunci di ruangan penuh mayat itu.

Pemuda itu mencoba berteriak, namun tak ada yang mendengar teriakannya. Pemuda itu lalu mencoba menenangkan dirinya dan melihat sebuah jendela di atas ruangan.

Cahaya matahari menembus jendela itu dengan enggan. Berarti ia bisa merangkak keluar lewat jendela itu. Masalahnya, jendela itu letaknya sangat tinggi. Ia tak mungkin dapat mencapainya.

Ia melihat ke sekeliling ruangan.

Yang ada di situ hanyalah peti-peti mati.

Pemuda itu mendapatkan akal.

Bila ia menumpuk peti-peti itu, ia dapat membuat semacam tangga yang dapat digunakannya untuk mencapai jendela itu. Ia lalu mencoba mengalahkan ketakutannya dan mulai memindahkan peti-peti mati itu.

Di luar dugaannya, peti-peti itu ternyata ringan. Mungkin karena mayat di dalamnya sudah lama membusuk dan meninggalkan tulang belulang saja.

Ia berhasil menumpuk beberapa peti mati dan mulai naik.

"Ouch!" teriak pemuda itu lirih. Ia merasakan sakit di tumitnya. Ia menduga kayu dari peti mati itu yang menggoresnya.

"Ouch!" rasa perih itu kembali lagi. Namun ia terus melanjutkan mendaki peti-peti mati itu, meskipun nyeri itu terus terasa.

Akhirnya ia berhasil mencapai jendela itu dan merangkak keluar.

Pemuda itu berjalan kepincangan dan akhirnya bertemu dengan penjaga makam yang merupakan bosnya.

"Apa yang terjadi padamu?" tanya bosnya keheranan.

Pemuda itupun menceritakan segalanya.

"Lalu kenapa kau berjalan terpincang seperti itu?"

"Tadi kaki saya tergores kayu dari peti mati."

"Mana, coba aku periksa."

Pemuda itu duduk di atas sebuah batu nisan dan bosnya kemudian memeriksa tumit pemuda itu.

Penjaga makam itu lalu menatap pemuda itu dengan wajah pucat.

"Tapi ini bukan luka goresan kayu, Nak."

"Lalu apa?"

"Ini bekas gigitan manusia ..."

THE END

http://mengakubackpacker.blogspot.co.id/2013/03/urban-legend-11-vault-room.html?m=1

Continue Reading

You'll Also Like

3.4K 215 25
saya akan menceritakan kisah menyeramkan yang tak pernah di siarkan di internet...kisah ini sungguh menyeramkan dari yang kalian bayangkan.. #no copy...
4.8K 272 16
Baca jika nyalimu besar Jangan baca jika kau tak cukup berani Karena disini kau akan menemukan ketegangan, misteri, dan hal hal yang akan membuat ka...
145K 7.8K 28
They can see you.. They always watch you.. They're everywhere.. And maybe,they are beside or behind you right now..
1.9K 135 19
WARNINGG!!! ini cerita BL ygy. and ini jg cerita fantasy, jadi kalo gasuka gausah mampir ygy. tapi bisa mampir ke cerita sebelahku wahahhaha. aku jug...
Wattpad App - Unlock exclusive features