.
.
.
.
"Ini .."
Jisoo menerima kaleng minuman yang diberikan naeun padanya
"Terimakasih" ujar jisoo . Naeun haya mngangguk .
"Hah .. segarnya .." ujar naeun sambil melihat pemandangan sungai han .
Sore ini , jisoo dan naeun sepakat untuk hang out bersama . Naeun pun dengan senang hati menjemput jisoo di losmen tuan park . Dan itu membuat jisoo merasa ia benar benar mempunyai kawan baru .
Berbicara soal kawan , sekarang ia , yoongi , seokjin , namjoon , hoseok, taehyung , jimin dan jungkook menjadi akrab . Dan jisoo selalu membawa naeun bersamanya sekarang jika ia diajak berkumpul dengan priapria itu dikantin .
Jisoo hanya berkumpul saja niatnya , tapi naeun selalu membelikannya makanan juga . Tahu sendiri kan jika makanan kantin itu mahal . Dan jisoo sekarang sangat menyukai naeun ..
Dan ohya , min yoongi sekarang sudah mulai berubah , ia jadi tak sering bolos pelajaran lagi . Jisoo dan yoongi bahkan sering bertemu untuk belajar bersama , tapi kadang acara belajar bersama itu menjadi kencan yang terselubung . Min yoongi selalu mengajak belajar di cafe . Tapi setelah selesai belajar ia mengjak jisoo nonton film dan makan . Seperti itu mungkin definisi belajar bersama min yoongi .
Kembali ke dunia sekarang . Naeun menatap jisoo
Jisoo yang menyadari itu langsun bertanya
"Wae ? Kenapa kau menatapku seperti itu?" Tanya jisoo
"aku ingin mengaku sesuatu padamu" ujar naeun akhirnya
"Katakan saja" ujar jisoo
Ada keheningan yang panjang sebelum naeun membuka mulutnya
"Sebenarnya .. aku menyukai min yoongi .."
PrAng ..
Minuman kaleng yang dipegang jisoo jatuh dan tumpah membasahi bajunya
"Jisoo , bajumu basah !" Ujar naeun kemudian mengambil tissue dari tasnya dan membersihkan baju jisoo
"Eoh .. ne ..gomawo" ujar jisoo masih sedikit shock
"Kau , terlihat terkejut . Apa kau menyukai yoongi juga ?" Tanya naeun . Jisoo menatap naeun . Ia bingung harus menjawab apa . Naeun adalah teman yang baik padanya . Tapi ia tidak bisa memungkiri perasaanya ..
"Ti-tidak" jawab jisoo . Naeun bernafas lega
"Syukurlah , kau tahu , aku cemburu sekali saat kau cerita kau belajar bersama dengan yoongi , menonton dan makan bersama. Aku kan juga mau" ujar naeun melingkarkan lengannya pada lengan jisoo .
Jisoo menjadi merasa tidak enak . Karena jisoo mnceritakan semua yang ia lakukan dengan yoongi pada naeun . Dan naeun menyukai yoongi . Bukankah itu menyakiti perasaanya ? Tapi naeun masih baik padanya . Dan itu membuat jisoo semain yakin jika naeun adalah benar benar temannya
"Dan aku punya permohonan untukmu . Aku sangat ingin kau melakukan ini" ujar naeun .
Jisoo menunggu kalimat apalagi yang akan dikeluarkan naeun
"Tolong menjauhlah dari yoongi , aku takut , jika kalian dekat , salah satu dari kalian akan jatuh cinta"
Jisoo tersenyum miris
"Itu sudah terjadi naeun-a , aku jatuh pada yoongi"
Namun , tak sesuai batinnya . Jisoo mengangguk .
"Iya , akan kulakukan" ujar jisoo . Naeun tersenyum
"Terimakasih ! Kau memang temanku !!" Ujar naeun .
Jisoo hanya tersenyum tipis .
'Naeun sudah sangat baik padaku , aku tidak mungkin melukai perasaanya .. mungkin ini adalah satu satunya cara agar aku dapat membalas kebaikannya .. dia teman yang tulus , akan kulakukan semua keinginannya'
----
Jisoo berjalan menuju ke losmen tuan park . Ia masih teringat perkatakaan naeun tadi . Dan kalimat itu terus terulang di pikirannya
Jisoo sengaja menolak tawaran pulang bersama oleh naeun . Karena jisoo yakin , naeun akan bercerita tentang perasaanya pada yoongi sepanjang perjalanan . Seperti yang ia lakukan di sungai han . Naeu berserita ia menyukai yoongi dari sekolah menengah pertama , ia sengaja masuk sekolah yang sama dengan yoongi . Tentu saja karena naeun sangat amat menyukainya
"Yah"
Jisoo tersadar dari lamunannya ketika ia mendengar suara seseorang yang paling ia hindari saat ini
Min Yoongi
"Kau kelewatan" ujar yoongi . Jisoo menyadari posisinya . Ia sudah berjalan beberapa meter dari gerbang losmen . Jisoo terlalu berkonsentrasi pada lamunannya sehingga ia tak sadar jika sudah melewati rumahnya
Jisoo akhirnya berbalik dan berjalan memasuki gerbang losmen tanpa menghiraukan yoongi .
Yoongi menahan tangannya
"Apa aku tidak terlihat?" Sindir yoongi . Jisoo melepaskan pegangan yoongi
"Jika kau ingin belajar bersama , aku tidak bisa . Mulai sekarang aku tidak akan mengajarimu ." Ujar jisoo kemudian berjalan lagi .
Yoongi menghadang jalan jisoo
"kenapa?" Tanya yoongi
Jisoo membuang nafasnya kasar
"Minggir " ujar jisoo
"Tidak" balas yoongi
"Minggir !!" Ujar jisoo sedikit meninggi
"Ada apa ini ?"
Jisoo dan yoongi sama-sama menoleh . Jisoo mendapati pemilik losmen . Tuan Park . Sedang bertanya pada mereka
"Orang ini mengangguku" ujar jisoo
Yoongi diam
"Dia bukannya sering kesini ? Kupikir ia kekasihmu" ujar tuan park . Jisoo tidak menjawabnya lagi dan segera pergi dari situ .
Dan kali ini yoongi membiarkannya .
"Kau bertengkar dengannya ?" Tanya tuan park .
Yoongi tersenyum
"Saya pamit dulu" ujar yoongi membungkuk kemudian pergi
"Anak itu bahkan tidak menjawa pertanyaanku . Padahal mereka cocok sekali bersama , sayang kalau bertengkar .. ckck" gumam tuan park
----
Skipp
Skipp
Next day
-sekolah-
"Kau tidak mau ke kantin jisoo-ah ?" Tanya naeun . Jisoo menggeleng
"Kenapa ?" Tanya naeun . Jisoo kemudian berbisik
"Ada yoongi"
Naeun tersenyum
"Tapi kalau kau tidak kekantin , aku jadi tidak bisa berdekatan dengan yoongi" ujar naeun
"Jadi , ayolah kumohonnn" pinta naeun . Jisoo jadi tak tega . Akhirnya jiso mengangguk
"Kalau begitu , kajja" ujar jisoo .
Kemudian mereka berdua keluar kelas dan berjalan menuju kantin .
Sekarang sudah sedikit orang yang membicarakan jisoo . Semenjak ada petisi dari ketua komite bulletproof high school (Ayah Yoongi) soal pembullyan dan ancaman di keluarkan dari sekolah . Jisoo sudah tidak lagi mendapatkan perlakuan perlakuan jahat .
Yah walaupun trademark 'Hina' - nya masih terpakai sampai saat ini
Jisoo dan naeun sampai dikantin
"Jisoo-naeun , sini!" Jisoo menoleh kearag meja pria pria itu . Jimin dan hoseok sedang melambaikan tangannya .
"Kajja" ujar naeun menarik jisoo ke meja mereka .
Naeun langsung mengambil tempat duduk di samping yoongi . Sedangkan jisoo , ia duduk di samping taehyung .
"Kau mau ?" Tawar taehyung sambil menawarkan kentang goreng yang dipesannya . Jisoo menggeleng .
Jisoo melihat kearah yoongi . Yoongi juga sedang menatap jisoo . Jisoo buru-buru memalingkan pandangnya .
Seokjin yang menyadari itu lansung berucap
"Kalian bertengkar?" Tanya seokjin .
"Siapa ?" Tanya jimin
"Yoongi dan jisoo" jawab seokjin .
Mereka semua kecuali naeun memperhatikan jisoo dan yoongi
"Iya , biasanya jisoo selalu duduk di samping yoongi hyung" ujar jungkook .
Jisoo menatap naeun yang hanya diam dan menunduk tersenyum miris . Jisoo sadar ia secara tidak langsung telah melukai naeun
"Tidak , kami tidak ! Biasa saja" ujar jisoo .
"Jelas-jelas kau mengabaikanku . Bagaimana mungkin tidak" ujar yoongi
Crap ,,,
Jisoo melihat naeun tidak enak . Pasalnya kata -kata yoongi tadi membuat jisoo terlihat ia dan yoongi sangat dekat .
"Aku ke toilet dulu" ujar naeun kemudian pergi .
Jisoo ingin mengejar naeun tapi lengannya ditahan oleh yoongi
"Kita bicara sebentar" ujar yoongi . Jisoo berusaha melepaskan cengkraman yoongi
"Tidak mau , lepaskan" ujar jisoo berontak
Tapi yoongi tidak peduli dan menarik jisoo dari situ .
Tinggalah namjoon,seokjin,jungkook,hoseok,jimin dan taehyung .
"Yah -yah , apa kalian tahu jika naeun menyukai yoongi dari smp ?" Ujar hoseok
"Iya , dia bukannya dapat julukan fans yoongi nomor 1* ?" Ujar jimin
"Benarkah ?" Tanya jungkook
"Kukira jisoo juga menyukai yoongi" kali namjoon yang bicara
"Begitu pula dengan yoongi" tambah seokjin
"Tapi jisoo kan naeun berteman . Bukannya itu aneh hyung ?" Tanya jungkook .
Taehyung mendegarkan teman temannya itu berceloteh . Ia jadi curiga terhadap naeun .
Taehyun berdiri
"Mau kemana ?" Tanya jimin
"Toilet , sebentar" ujar taehyung kemudian pergi .
"Astaga , kenapa semua orang pergi" ucap seokjin
-----
"Apa aku berbuat salah ?" Tanya yoongi to the point
Saat ini jisoo dan yoongi sedang berada di tempa yang sepi . Tempat kesukaan yoongi .
Rooftop sekolah
Jisoo tidak menjawab
"Apa karena naeun ?"
Jisoo langsung menoleh ke arah yoongi . Menatapnya kaget
"Kau tahu ?"
Yoongi menunjukan smirknya
"Jadi benar, biar kutebak , ia menyuruhmu menjauhiku" ujar yoongi . Jisoo kembali kaget
"Ba-bagaimana kau bisa.." ujar jisoo
"Kau tidak perlu melakukannya" ujar yoongi .
"itu tidak akan mengubah apapun" ujar yoongi . Jisoo menggeleng
"Tidak bisa , aku akan melakukannya . Dia sangat baik padaku" ujar jisoo
"Karena ia baik , makanya kau mau menjadi budaknya?" Ujar yoongi
"Itu satu-satunya cara agar aku dapat membalas kebaikannya . Dia adalah orang yang datang padaku dengan senyum dan menawarkan pertemanan padaku , Aku tidak mungkin mengkhianatinya. Ia menyukaimu dan aku ingin membantunya" ujar jisoo .
Yoongi menatap jisoo dalam
"Kau ingin mmbantunya ? Maksudmu ingin mendekatkan dia denganku?" Tanya yoongi . Jisoo mengangguk
Yoongi mendecih
"Apa kau baik-baik saja jika aku dengannya?" Tanya yoongi
Jisoo menatap yoongi
'Tidak'
"Iya, aku tidak punya alasan untuk tidak baik-baik saja" ujar jisoo . Bohong.
"Omong kosong" cibir yoongi
"Aku jujur ! lagian untuk apa aku bohong . " ujar jisoo
"Kenapa kau begitu egois ?" Ujar yoongi
"Egois ? Aku memikirkan perasaan sahabatku , dan kau bilang aku egois ?" Ujar jisoo
"bagaimana denganku ? Apa kau tidak memikirkannya ?" Ujar yoongi
Jisoo terdiam ..
Jisoo sebenarnya tak mau bicara seperti ini , tapi .. ia terpaksa
"Untuk apa aku memikirkanmu ?" Ujar jisoo . Setelah berkata itu jisoo langsung menunduk
Yoongi tertawa sakratis
"Aku mengerti sekarang ! Jadi sekarang kau ingin aku dengan naeun ? Baik ! Akan kulakukan !" Ujar yoongi kemudian pergi meninggalkan jisoo .
Jisoo terdiam ditempatnya . Jisoo mati-matian menahan air matanya .
'Maaf...'
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Nb : (*) udah pernah dijelasin di chap 2
Anyyeongggss
Ngerasa gak sih ini Drama banget T.T wkwk makin ngawur ceritanya wkwk
Thanks for reading !!