The one and only you.

By niallheaven

3.5K 270 24

Love is really confusing. Moreover, if stuck in love two hearts. And we have to choose one of them. Until now... More

Chapter 1 : An accident
Chapter 2 : Meet Him
Chapter 3 : Is this love or not?
Chapter 4 : Unbelievable
Chapter 5 : Broken
Chapter 6 : Datting with him
Chapter 7 : Get Jealous
NOTE
Chapter 8 : Disappointed
Chapter 9 : End ?
Chapter 10 : Confused.
Chapter 11 : Dilemma
Chapter 12 : TRY
Chapter 13 : Sweet Day or Bad Day?
Chapter 14 : Vacation [1]
Chapter 15 : Vacation [2]
Chapter 16 : Leave
Chapter 18 : Just You

Chapter 17 : Who?

102 13 10
By niallheaven

Johnson's POV.

Aku bangun dari tidurku lalu beranjak ke toilet untuk sekedar membasuh wajahku. Kulirik jam dinding yang berada diantara lukisan abstrak,waktu sudah menunjukan pukul 10.00

Rencananya aku ingin bangun pagi untuk sekedar jogging,well karna aku bangun siang mungkin rencana itu batal.

Aku keluar cottage dan berjalan jalan disekitar pantai menghirup udara segar.

"Good morning"ucap Barbara antusias lalu berjalan disampingku

"Morning"balasku dingin

"Apa yang sedang kau lakukan?"tanya Barbara

"Kau tidak bisa lihat?"bentakku

Barbara terlihat kaget dan takut akan perlakuan tadi. Aku membuang nafasku kasar lalu menghentakkan kakiku kasar.

"Barbara,bisakah kau stop mengikutiku!?"ujarku dengan suara amarah yang kutahan

"Aku tidak bisa tidak mengikutimu Johnson,aku akan selalu berada..."

"Stop! Aku tidak mau dengar apa-apa lagi sekarang juga kau jauhi aku,pergi dari sini,karena sekarang aku sadar,aku lebih membutuhkan Elle daripadamu!"ucapku lantang

"John-son?!"ucap Barbara terbata

"Ya aku mencintainya lebih dari aku mencintaimu!"

Barbara pergi dari hadapanku dan berlari masuk kedalam cottage. Saat aku ingin pergi lagi, Cam menghadangku lalu meninju ku dibagian perut.

"Kau bilang,kau mencintai Elle lebih dari mencintai Barbara?!"bentaknya didepanku

Aku menahan sakit diperutku lalu berdiri tegap dan membalas perkataanya.

"Ya,aku mencintainya lebih dari siapapun!"balasku lantang.

"Hey bro,cmon stop it"ucap Gilinsky berusaha menenangkan kami berdua.

"Kau bilang seperti itu,setelah kau menyakitinya! Kau bilang seperti itu setelah kau pergi meninggalkannya begitu saja lalu dengan seenakmu kembali padanya saat dia sudah menjadi milikku?!"ucap Cam

"Milikmu?!"ujarku sambil tertawa masam

Buk!!!

Aku memukul Cam dibagian perut lalu rahangnya,alhasil ia tersungkur ke tanah sambil menahan sakit.

"STOP PLEASE!"teriak seseorang dengan kencang,well itu Elle

Cam dan aku seketika berhenti berkelahi.

"Tolong hentikan,aku tidak bisa melakukan ini lagi. Aku tidak kuat"ucap Elle sambil menangis.

"Aku sudah mengatakannya padamu Elle,hanya aku yang boleh memilikimu"ucapku geram

Buk!!!

"Kau salah dude,Elle miliku bukan milikmu!"ucap Cam tegas

Satu pukulan mendarat dipipiku,tetapi aku kembali membalas apa yang dilakukan Cam begitu seterusnya.

"STOP PLEASE PLEASE! Aku tidak ingin kalian saling menyakiti hanya karna aku,aku pun tidak pantas untuk kalian berdua,kau! Jack edward johnson,kau kembali lah pada Barbara dan Cameron,kau carilah gadis yang lebih pantas untukmu"ucap Elle lirih

"Oh tuhan,demi apapun aku tidak sanggup melihat dia tersiksa seperti ini hanya karna aku,aku memang bodoh!"batinku

Madison berjalan mendekat kearah Elle,sedangkan Gilinsky berusaha memisahkan aku dan Cam dari pertikain ini.

Aku berjalan pergi jauh dari cottage,saat ini aku harus menjernihkan pikiran yang sedang kacau ini.

Persetan dengan Cameron,beraninya ia merebut Elle dariku.

Kulihat jam yang melingkar di tangan kiriku,waktu menunjukan pukul 08.00 pm. Dan sekarang aku belum kembali ke cottage.

Aku kembali ke cottage masih dengan lebam di sekujur muka ku dan darah disudut bibirku.

"Hey Jack,apa kau tahu kalau Elle sudah kembali ke California?"ucap Gilinsky sambil menghampiriku.

"Wait!WHAT?are you kidding me?"ucapku kaget.

"Well,tadi siang ia pergi begitu saja,ia bilang jangan beritahu siapapun,tapi aku tidak mungkin tidak memberitahumu,kau dan dia pantas kembali bersama"ucap Gilinsky.

"Thanks bro!"ucapku lalu segera pergi masuk ke cottage dan mengemas barang barangku.

Tiada hentinya aku memikirkan Elle selama diperjalananku kembali ke California. Kenapa ia pergi begitu saja tanpa izin kepadaku,aku tahu,aku memang bukan orang special untuknya,tetapi....

▪✖▪✖▪✖▪✖▪✖▪✖▪

Ting...Tong...

"Elle ada yang mencarimu"ucap Nash diambang pintu kamarku.

"Bilang saja aku tidak ada"ucapku dingin.

"ta..tapiiii..."ucap Nash gagap.

"Sudah kubilang,bilang saja aku tidak ada!"bentak ku.

Nash tercengang akan bentakan Ele,lalu ia pergi turun ke lantai bawah. Elle melihat siapa orang yang datang kerumah dari lantai atas.

Well,Johnson. Elle tahu pasti Gilinsky yang memberi tahunya.

"Dia tidak ada dirumah sekarang, Johnson"ujar Nash.

"Aku tahu dia ada dikamarnya,izinkan aku menemuinya"ucapku memohon.

Elle kembali masuk kekamarnya lalu mengunci pintu kamarnya.

"Bukannya aku tidak mengizinkan mu,tapi jangan sekarang John,kurasa Elle benar benar sedang kehilangan moodnya,biarkan dia sendiri dulu"jelas Nash

"Baiklah,titipkan salamku padanya"ucapku sambil tersenyum lemah.

Apa yang harus kulakukan,aku masih menyayanginya. Aku tidak ingin kehilangannya lagi,aku tidak ingin ia lepas dari genggamanku.

Please,Elle comeback to me...

Aku memasuki rumahku,mengganti pakaianku lalu pergi ke ranjang. Mengapa sampa sekarang aku tidak bisa sebentar saja tidak memikirkan Elle.

Aku mengambil Iphone ku lalu mencoba menghubungi Elle,well aku sudah tahu apa yang akan terjadi,ia tidak akan mengangkatnya.

to : Elle

Angkat telfonku Elle,aku ingin berbicara dengan mu

send→

Sudah berkali kali aku mengiriminya pesan tetapi ia tidak membalasnya sama sekali.

Aghhhh!!!

Ini membuatku frustasi,mengapa sampai seperti ini.

▪✖▪✖▪✖▪✖▪✖▪✖▪

Elle's POV.

Aku terbangun dengan mata yang membengkak,duduk ditepian ranjang aku memikirkan kembali,apa keputusanku sudah tepat?

aku bergegas ke kamar mandi lalu membasuh muka dan sikat gigi.

Rambutku masih berantakan dan aku tidak peduli itu.

Aku turun menuruni tangga perlahan,dan melihat ke sekelilingku dan tidak ada siapa siapa.

"Mom!" panggilku

"Nash!"

"hey,ada apa?"tanya Mom tiba tiba keluar dari kamarnya.

"Nash dimana?"tanyaku

"Dia sedang lari pagi"jawab Mom sambil pergi ke dapur.

Aku mengangguk akan jawaban Mom,lalu mengikutinya dari belakang.

"apa yang akan Mom masak?"

"mash potato"

"bergegaslah mandi,lalu turun dan sarapan"ujar Mom.

"siap bos!"ucapku sambil terkekeh.

Aku kembali kekamarku lalu bergegas mandi dan mengenakan hotpants dan kaos hitam polos.

Aku mengambil handphoneku yang berada di meja kecil sebelah tempat tidurku.

20 missed call

10 mesagge

Dan itu semua dari Johnson.

kutaruh kembali handphoneku lalu turun untuk sarapan.

"hy my princess"ucap Nash sambil mengacak ngacak an rambutku.

"stop it"ucapku kesal sambil membetulkan rambut.

"kapan kau akan ke London?" tanyaku.

"mungkin besok"jawabnya

"kemarin kau bilang besok,sekarang besok lagi."ujarku marah.

"aku hanya masih ingin satu hari lagi disini,apa tidak boleh?"ucapnya tersenyum

"oke baiklah,whatevs"

"Mom,aku ingin ikut Nash besok"ujarku

"ikut kemana?"tanyanya

"London"

"what?lalu kuliahmu?"ujar Mom

"aku ingin pindah disana bersama Nash,aku ingin berkuliah disana.bolehkan Mom?"tanyaku sambil memohon.

"okey,baiklah.asalkan kau berjanji,tidak merepoti Nash disana.Mom akan mengurus kepindahanmu"ucap Mom tersenyum.

"are you serious?thank you Mom"ujarku sambil memeluk Mom.

Nash tertawa senang mendengar ucapan Mom.

▪✖▪✖▪✖▪✖▪✖▪✖▪

Aku duduk di ruang tamu sambil menikmati cemilanku.

"kau benar benar ingin ikut aku?"tanya Nash tiba tiba.

"yeah,why not? kau tidak ingin aku pindah disana?"tanyaku

"bukan begitu,bagaimana dengan teman temanmu yang disini?bagaimana dengan Johnson?Cameron?Kylie?dan temanmu yang lain?"ucapnya

"aku akan memberi tahu Kylie,tenang saja Nash,aku akan mengurusnya.Kau tidak usah memikirkannya"jelasku.

Aku pergi dari ruang tamu dan kembali ke kamarku.

aku mengambil handphoneku lalu menelpon Kylie.

on the phone.

"hello,ada apa Elle?"

"apa kau sudah pulang dari malibu?

"sudah,mengapa?"

"nothing,apa kau sibuk hari ini?"

"tidak"

"bisa kita bertemu?di starsbuck dekat sini? bagaimana?"

"oke,baiklah"

aku menutup telponnya lalu mengganti pakaianku.

aku harus memberi tahu nya hari ini juga.

Aku menunggu Kylie,dia memang sahabatku dari dulu yang selalu lama jika akan bertemu,entahlah apa yang membuatnya sampai lama begini.

"Hey,Elle"ujarnya lalu memelukku

"hey"balasku

"i miss you"ucapnya

"miss you too"

"oh iya,ada apa?kenapa tiba tiba ingin bertemu?"tanya nya

"ada sesuatu hal yang ingin kuberi tahu kau"ujarku

"apa?"tanya nya penasaran.

"besok hari terakhirku disini,aku akan ikut Nash ke London"ucapku

Kylie diam mematung dan tidak berkata apa apa,aku tahu ia kaget akan pernyataanku.

"im sorry"ucapku

"apa kau serius?jangan bercanda Elle,ini sangat tidak lucu!"ucapnya kesal

"aku serius Elle,aku akan pindah kesana,dan melanjutkan kuliahki disana."jelasku.

"kau jahat Elle,kenapa kau meninggalkanku?"ucapnya dan meneteskan airmatanya.

"jangan menangis Kylie,aku pasti akan selalu mengabarimu,jangan khawatir,kau tetap sahabatku satu satunya"ujarku tersenyum.

"promise?"

"i promise and i never break my promise"

"oke,baiklah.kapan kau berangkat?aku akan mengantarmu ke bandara"tanyanya

"besok pagi mungkin"

"oh iya satu lagi,kumohon jangan beritahukan ini pada siapa siapa,terutama Johnson dan Cameron"ucapku memohon.

"okey"

Keesokan harinya...

"Elle kau sudah siap?"ujar Nash dari bawah yang sudah siap untuk berangkat.

"yeah,sebentar lagi Nash"ujarku

Aku turun kebawah sambil membawa koper besarku,dibawah sudah ada Kylie dan Madison.

well,Kylie memberi tahu pada Madison.

"ayo,kita berangkat"ujarku

Sesampainya di airport...

"thanks Kylie,sudah mengantarku"ucapku tersenyum

"yeah,janji kau harus kembali lagi kesini dan tidak melupakanku"ujarnya.

"tentu"ucapku sambil tertawa.

"hati-hati disana Elle,kau adalah temanku satu satunya yang pernah kupunya"ujar Madison.

"thanks Mad"balasku.

"Elle,cmon.Pesawat akan take off"ujar Nash

"wait a minute"ujarku

"Bye Kylie,Bye Mad. im gonna miss you two"ucapku lalu mendekap mereka berdua.

"me too"ujar mereka berdua.

"wait,apakah Johnson dan Cameron tidak mengantarmu?"tanya Madison

aku hanya mengangkat kedua bahu ku lalu menatap Kylie,Kylie memalingkan wajahnya ke arah lain.Aku tahu pasti dia memberi tahunya.

"C.mon Elle" ucap Nash

"im on my way"ujarku

"Bye!"ucapku lagi

Aku berjalan sambil mendorong koperku.

"ELLE!"





CONTINUE....

im so sorry guys,im to much late late late update.
20+vomments and next chapter will be out!!!

Continue Reading

You'll Also Like

2.9K 108 20
Bukankah cinta itu dua hati satu cinta tpi mengapa ini cinta yang hanya di perjuangkan oleh satu hati??apakah ini Cinta??
20.3K 2.3K 20
Saat cinta datang apakah pilihan kedua harus di pilih? cinta memang rumit... tapi indah pada waktunya bukan,? takdir tidak pernah datang terlambat...
9.2K 297 19
Awalny aku bingung mengartikan ini semua apa,.. Sebuah cinta yang hanya di rasa dalam hati.
8.1K 212 20
Cinta segitiga??? Cekidot langsung baca guys........
Wattpad App - Unlock exclusive features