HUNTING GROUND (END)
Aku ingat saat tercebur ke air yang dingin dan melihat langit malam. Aku sangat kelelahan sampai-sampai hanya bisa berbaring di atas air. Aku ingat saat aku melihat mata menyala itu memandang balik ke arahku lewat lubang kecil itu sebelum aku pingsan...
Aku ditemukan basah kuyup di pinggir sungai dalam keadaan hampir mati dan mengalami hipotermia. Pergelangan kaki kiriku patah dan lengan kananku hancur. Aku terbangun di ruang gawat darurat, dokter menceritakan kepadaku bahwa aku beruntung masih bisa hidup, dan tak berapa lama polisi datang untuk menanyakan tentang kejadian itu. Aku menceritakan semuanya kepada mereka, tetapi mereka mengabaikan ceritaku karena mereka menganggap ceritaku ini adalah akibat dari stress dan rasa syok. Seperti yang kukatakan tadi, aku tidak bisa tidur, setiap ada suara aneh aku menjadi panik, dan aku tidak bisa melupakan kejadian itu bahkan ketika aku menutup mata. Tetapi bagian terburuknya yang benar-benar menerorku adalah Alex masih disana... dan pintunya....
Pintunya masih terbuka..
END-