Moon Bound | BINHAO

By binhaoarea

1.4K 317 61

βœ¦βŸ’π“‚ƒβ‹†ο½‘β€§ΛšΚš You had me at Hello. ΙžΛšβ€§ο½‘β‹†π“‚ƒβŸ’βœ¦ Ada pertemuan yang terasa biasa bagi dunia, tetapi menjadi awal dari... More

🌌 ; 01
🌌 ; 02
🌌 ; 03
🌌 ; 04
🌌 ; 05
🌌 ; 06
🌌 ; 07
🌌 ; 08

🌌 ; 00

347 45 19
By binhaoarea

✦⟢𓂃⋆。‧˚ʚ🌕ɞ˚‧。⋆𓂃⟢✦

Setiap manusia membawa dalam dirinya impian, harapan, dan keinginan yang ingin diwujudkan menjadi nyata. Orang-orang kerap berkata bahwa kesabaran adalah kunci, bahwa usaha yang tidak henti akan membuahkan hasil, dan bahwa kerja keras tidak akan pernah mengkhianati pencapaian. Namun, bagi Zhang Weiran dan Lee Yura, sepasang mate yang telah memasuki usia tiga puluh lima tahun sebagai alpha dan omega, kalimat-kalimat itu perlahan kehilangan maknanya setelah menjadi pengharapan yang terus mereka genggam selama bertahun-tahun tanpa jawaban.

Selama dua belas tahun lamanya, mereka berjuang tanpa henti. Dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain, dari satu klinik kesuburan ke program bayi tabung yang berulang kali, hingga berbagai pengobatan yang menguras tenaga, emosi, dan harapan. Tidak hanya usaha medis, mereka juga menempuh jalan spiritual, berdoa kepada Moon Goddess di setiap malam bulan purnama, memohon agar diberi kesempatan untuk memiliki keturunan dari darah dan cinta mereka sendiri.

Namun, waktu terus berjalan, dan hasil yang mereka nantikan tak kunjung hadir.

˚ʚ♡ɞ˚

Malam itu, di tengah sunyi yang menggantung di rumah mereka, Yura berdiri dengan tatapan yang lelah. Tangannya menggenggam hasil pemeriksaan terakhir yang baru saja mereka terima. Hening terasa begitu berat sebelum akhirnya Yura menggeleng pelan. Air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya jatuh tanpa bisa dicegah.

"Maaf..." suaranya bergetar, hampir tak terdengar. "Hasilnya... masih sama."

Weiran yang berdiri di hadapannya terdiam sejenak. Wajahnya tidak menunjukkan kemarahan, hanya keheningan yang dalam, seolah seluruh rasa sakit itu telah ia kenal terlalu lama. Perlahan ia melangkah maju, lalu meraih Yura ke dalam pelukannya.

"Tidak apa-apa," ucap Weiran pelan, suaranya rendah namun menenangkan. "Kita coba lagi. Kita masih punya waktu."

Yura terisak di dada suaminya, menggenggam pakaian Weiran erat seolah takut kehilangan satu-satunya tempat untuk bertahan. "Aku takut... aku takut kita tidak akan pernah berhasil," bisiknya di sela tangis.

Weiran hanya mengusap punggungnya perlahan. "Selama kita bersama, kita tidak benar-benar gagal."

˚ʚ♡ɞ˚

Namun malam demi malam berlalu, dan hasilnya tetap sama. Harapan yang dulu menyala kini berubah menjadi kelelahan yang diam-diam mengendap di antara mereka. Hingga pada titik tertentu, mereka tidak lagi tahu apakah yang tersisa adalah harapan atau sekadar kebiasaan untuk bertahan.

Malam itu, bulan purnama kembali muncul di langit. Namun berbeda dari malam-malam sebelumnya, cahaya bulan kali ini terasa lebih terang, lebih hangat, seolah seluruh dunia berhenti untuk memperhatikan.

Weiran dan Yura berdiri di balkon rumah mereka, menatap langit yang bersinar perak keemasan.

Yura menarik napas panjang, suaranya lirih. "Apakah... kami terlalu banyak meminta?"

Weiran menatap bulan itu lama sebelum menjawab pelan, "kami hanya meminta satu hal yang membuat kami merasa lengkap."

Air mata Yura kembali jatuh. Ia menggenggam kedua tangannya, menatap bulan seolah sedang berbicara langsung kepada sesuatu yang tak terlihat.

"Moon Goddess..." suaranya bergetar. "Kami mohon... berikan kami kesempatan sekali saja. Kami tidak meminta kesempurnaan, hanya sebuah kehidupan kecil yang bisa kami cintai."

Weiran kemudian merangkul istrinya, menggenggam tangan Yura erat.

"Kami sudah lelah," lanjutnya, suara beratnya pecah oleh emosi yang ada. "Namun jika Moon Goddess masih mendengar... kami mohon, izinkan rumah ini dipenuhi tawa seorang anak."

Keduanya menangis dalam diam di bawah cahaya bulan yang tidak berkedip, seolah menjadi saksi dari doa yang telah mencapai batas terakhirnya.

Setelah waktu berlalu, mereka akhirnya masuk ke dalam rumah. Kelelahan membuat langkah mereka terasa berat, dan untuk pertama kalinya dalam waktu lama, mereka tidak lagi berbicara tentang harapan.

Namun sebelum keduanya sempat mencapai kamar, suara itu terdengar.

Tangisan bayi.

Keras, jelas, dan memecah kesunyian malam.

Weiran dan Yura saling menatap, kebingungan yang sama tercermin di mata mereka.

"Apakah kau mendengarnya?" Tanya Yura pelan.

Weiran mengangguk. "Dari luar rumah."

Tanpa banyak kata, keduanya segera bergegas turun menuju lantai dasar. Tangisan itu semakin jelas saat mereka membuka pintu rumah.

Di depan sana, di bawah cahaya bulan yang masih terang, terdapat sebuah keranjang anyaman.

Dan di dalamnya terdapat seorang bayi yang menangis keras, tubuhnya dibalut kain lembut yang sederhana.

Yura langsung berlutut, napasnya tertahan. "Astaga..."

Dengan hati-hati, ia mengangkat bayi itu ke dalam pelukannya. Begitu berada di gendongan Yura, tangisan itu perlahan mulai mereda, seolah menemukan tempat yang aman untuk pertama kalinya.

Bayi itu begitu kecil, begitu putih dan lembut, dengan wajah yang tampak tenang meski sebelumnya menangis keras. Weiran berdiri di samping Yura, tidak mampu berkata-kata.

Namun tiba-tiba, sebuah suara bergema di udara. Bukan dari arah tertentu, bukan dari manusia mana pun. Suara itu terasa hadir di dalam pikiran mereka, dalam ruang yang tak terlihat.

"Aku titipkan seorang anak kepada kalian."

Yura membeku. Weiran langsung menatap ke sekeliling, mencari sumber suara itu.

Suara itu kembali terdengar, tenang namun penuh wibawa.

"Takdirnya adalah menjadi moonborn omega. Besarkan dia, berikan cinta yang kalian inginkan untuk kalian berikan. Aku akan menjemputnya ketika kalung bulan di lehernya rusak dan hancur atau paling lambat saat usianya mencapai dua puluh lima tahun."

Keduanya perlahan mengalihkan pandangan ke langit.

Bulan purnama masih bersinar terang, seakan menjadi saksi bisu dari perjanjian yang tak terucapkan.

Kemudian, pandangan mereka jatuh pada bayi dalam gendongan Yura. Di leher kecil itu tergantung sebuah kalung berbentuk bulan, memancarkan cahaya lembut yang berdenyut pelan seperti detak kehidupan.

Jelas sudah.

Ini bukan kebetulan.

Ini adalah titipan.

Ini adalah jawaban.

Weiran dan Yura saling menatap, dan tanpa kata, air mata mereka jatuh bersamaan. Weiran segera merangkul Yura dan bayi itu dalam satu pelukan yang utuh, seolah takut bahwa semua ini hanya mimpi yang akan menghilang saat mereka terbangun.

"Kami berjanji..." suara Weiran bergetar namun tetap tegas. "Kami akan menjaganya sebaik mungkin, Moon Goddess."

Yura mengangguk di antara isak tangisnya, tangannya masih menggendong bayi itu dengan hati-hati. "Terima kasih... telah memberi kami kesempatan ini. Kami akan membesarkannya dengan seluruh cinta yang kami miliki."

Beberapa saat, hanya keheningan yang tersisa. Angin malam berhembus pelan, membawa serta cahaya bulan yang jatuh lembut di atas mereka bertiga.

Weiran dan Yura perlahan mengalihkan pandangan mereka pada bayi kecil di gendongan itu. Tangisnya sudah mereda sepenuhnya, hanya tersisa napas kecil yang tenang, seolah merasa aman di pelukan yang baru dikenalnya.

Weiran mengulurkan tangan, menyentuh lembut pipi sang bayi, matanya dipenuhi kelembutan.

"Selamat datang..." suaranya pelan, hampir berbisik, namun penuh akan ketulusan yang dalam. "Anakku... Zhang Hao."

Yura menatap Weiran sejenak, lalu kembali menatap bayi itu. Air matanya jatuh lagi, tetapi kali ini berbeda, lebih hangat dan lebih penuh rasa syukur.

Ia mendekatkan bayi itu ke dadanya, mempererat pelukan seolah tidak ingin melepaskan sedikit pun jarak.

"Zhang Hao..." Yura mengulang nama itu lirih, seakan sedang mengukirnya di dalam hati. "Anak kita..."

Weiran dan Yura saling bertukar pandang. Dalam tatapan itu tidak ada lagi keputusasaan yang selama bertahun-tahun mereka bawa, yang ada hanya ketulusan, kelegaan, dan cinta.

Di bawah cahaya bulan purnama yang masih bersinar terang, mereka menatap anak mereka dengan penuh cinta yang utuh, seolah dunia yang lama kosong itu akhirnya menemukan maknanya kembali.

˚ʚ♡ɞ˚

✦⟢ THE CHARACTERS ⟢✦

˚ʚ SUNG HANBIN ɞ˚
Alpha
27 tahun
Feromon: Cedarwood & coffee

˚ʚ ZHANG HAO ɞ˚
Moonborn Omega
23 Tahun
Feromon: Gardenia & white tea

˚ʚ MYUNG JAEHYUN ɞ˚
Alpha
24 Tahun
Feromon: Musk
Hanbin's secretary & best friend

˚ʚ KIM JIWOONG ɞ˚
Alpha
28 Tahun
Feromon: Sandalwood
Hanbin's colleague & best friend

˚ʚ SEOK MATTHEW ɞ˚
Omega
23 Tahun
Feromon: Vanilla
Hao's best friend since college

˚ʚ KIM TAERAE ɞ˚
Beta
23 Tahun
Hao's best friend since college

˚ʚ HAN YUJIN ɞ˚
Omega
19 Tahun
Feromon: Peach
Working part time at Moonlight Café (Hao's family café)

˚ʚ YOO SEUNGEON ɞ˚
Beta
21 Tahun
Working part time at Moonlight Café (Hao's family café)

˚ʚ BRIAN ɞ˚
Omega
22 Tahun
Feromon: Pear
Working at Moonlight Café (Hao's family café)

˚ʚ♡ɞ˚

⋆˙⟡ Note: Yang kerja di Moonlight Café tentu banyak, namun 3 orang diatas yang paling dekat dengan Hao.

✦⟢ INFORMATION ⟢✦

✦ Disclaimer ⚠️

Seperti yang sudah diketahui, setiap cerita yang menggunakan genre Omegaverse (A/B/O) memiliki aturan yang berbeda-beda sesuai dengan imajinasi dan kreativitas penulisnya.

Oleh karena itu, sistem Omegaverse yang digunakan dalam cerita ini merupakan versi yang telah dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan alur cerita. Beberapa aturan mungkin berbeda dengan Omegaverse pada umumnya.

Dalam cerita ini pula berbeda dengan cerita ABO yang pernah aku buat sebelumnya. Disini manusia hidup layaknya dunia modern pada umumnya. Mereka tidak memiliki kemampuan berubah menjadi serigala (shifting). Namun, setiap individu memiliki secondary gender atau gender kedua yang akan muncul bersamaan dengan pertumbuhan mereka.

Secondary gender tersebut terbagi menjadi tiga kelompok utama, yaitu:

⋆˙⟡ Alpha

⋆˙⟡ Beta

⋆˙⟡ Omega

Selain gender biologis utama (laki-laki atau perempuan), setiap orang juga memiliki salah satu dari tiga secondary gender tersebut yang akan memengaruhi kondisi biologis, feromon, serta interaksi sosial mereka.

Seluruh isi dan aturan dalam dunia ini merupakan karya fiksi dan tidak berkaitan dengan kehidupan nyata.

✦⟢ 3 SUB-GENDER ⟢✦

1. ALPHA

Alpha merupakan golongan yang berada pada posisi tertinggi dalam sistem Omegaverse.

Mereka dikenal sebagai individu yang memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan mengambil keputusan yang baik, serta naluri protektif yang kuat terhadap orang-orang yang mereka sayangi.

Ciri-ciri Alpha:

⋆˙⟡ Memiliki fisik yang lebih kuat dibandingkan Beta dan Omega.

⋆˙⟡ Memiliki daya tahan tubuh dan stamina yang lebih tinggi.

⋆˙⟡ Sebagian besar Alpha berjenis kelamin laki-laki, meskipun Alpha perempuan juga dapat ditemukan.

⋆˙⟡ Memiliki feromon yang cenderung beraroma kuat, tegas, dan maskulin.

⋆˙⟡ Indra penciuman mereka jauh lebih tajam dibandingkan Omega

⋆˙⟡ Dapat mengenali aroma feromon individu lain dengan mudah, terutama Omega yang memiliki ikatan khusus dengan mereka.

Siklus Rut

Rut adalah kondisi biologis yang hanya dialami oleh Alpha.

Rut pertama biasanya muncul pada usia sekitar 17 tahun, bersamaan dengan terungkapnya secondary gender mereka.

Karakteristik rut:

⋆˙⟡ Terjadi setiap dua bulan sekali.

⋆˙⟡ Berlangsung selama 3-7 hari.

⋆˙⟡ Menyebabkan peningkatan feromon secara signifikan.

⋆˙⟡ Emosi menjadi lebih sensitif dan mudah terpengaruh insting biologis.

⋆˙⟡ Pada masa rut, Alpha cenderung mencari kenyamanan dari pasangan atau orang yang mereka percayai.

2. BETA

Beta merupakan kelompok yang berada di antara Alpha dan Omega.

Mereka merupakan golongan yang paling banyak ditemukan dalam masyarakat dan kehidupan mereka hampir sama seperti manusia biasa.

Ciri-ciri Beta:

⋆˙⟡ Tidak memiliki feromon yang dapat terdeteksi oleh Alpha maupun Omega.

⋆˙⟡ Tidak dapat mencium aroma feromon Alpha dan Omega.

⋆˙⟡ Tidak mengalami siklus rut maupun heat.

⋆˙⟡ Tidak memiliki dorongan biologis khusus yang dipengaruhi secondary gender.

⋆˙⟡ Memiliki kondisi fisik yang relatif stabil.

⋆˙⟡ Menjalani kehidupan sosial tanpa banyak pengaruh dari sistem biologis Omegaverse.

Kehidupan Beta

Beta tetap dapat menjalin hubungan, membangun keluarga, serta memiliki pasangan seperti individu lainnya.

Karena tidak dipengaruhi siklus biologis khusus, banyak Beta dianggap sebagai kelompok yang paling stabil secara emosional dan sosial.

3. OMEGA

Omega merupakan kelompok yang paling sensitif terhadap pengaruh biologis dalam sistem Omegaverse.

Meskipun sering dianggap lemah oleh masyarakat, Omega sebenarnya memiliki kepekaan emosional yang tinggi serta kemampuan membangun ikatan yang sangat kuat dengan orang-orang di sekitarnya.

Ciri-ciri Omega:

⋆˙⟡ Umumnya memiliki tubuh yang lebih kecil dibandingkan Alpha.

⋆˙⟡ Stamina dan kekuatan fisik cenderung lebih rendah.

⋆˙⟡ Memiliki feromon yang beraroma lembut, manis, atau menenangkan.

⋆˙⟡ Lebih sensitif terhadap perubahan emosi dan lingkungan sekitar.

⋆˙⟡ Memiliki naluri untuk mencari rasa aman ketika berada dalam kondisi rentan.

Siklus Heat

Heat merupakan kondisi biologis yang hanya dialami Omega.

Heat pertama biasanya muncul ketika seseorang berusia sekitar 17 tahun, bersamaan dengan munculnya secondary gender mereka.

Karakteristik heat:

⋆˙⟡ Terjadi setiap dua bulan sekali.

⋆˙⟡ Berlangsung selama 3-7 hari.

⋆˙⟡ Feromon menjadi jauh lebih kuat dibandingkan hari-hari biasa.

⋆˙⟡ Tubuh menjadi lebih sensitif.

⋆˙⟡ Dapat disertai rasa tidak nyaman secara fisik, seperti kelelahan atau nyeri ringan.

⋆˙⟡ Membutuhkan tempat yang aman dan tenang untuk beristirahat.

⋆˙⟡ Karena feromon yang meningkat selama heat dapat menarik perhatian Alpha di sekitar mereka, banyak Omega memilih untuk membatasi aktivitas di luar rumah selama periode tersebut.

Nesting

Nesting adalah kebiasaan yang umum dilakukan Omega ketika heat datang.

Nesting merupakan perilaku mencari tempat yang nyaman dan aman untuk beristirahat.

Biasanya Omega akan:

⋆˙⟡ Menghabiskan waktu di kamar atau ruangan pribadi.

⋆˙⟡ Mengumpulkan selimut, bantal, boneka, atau barang-barang yang memberi rasa nyaman.

⋆˙⟡ Menghindari lingkungan yang ramai atau membuat stres.

Perilaku ini merupakan naluri alami untuk membantu tubuh mereka tetap tenang selama heat berlangsung.

✦⟢ ISTILAH DALAM DUNIA OMEGAVERSE ⟢✦

➛ Supressant

Obat yang digunakan untuk membantu menekan gejala rut maupun heat.

Supressant dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan fisik dan membantu individu menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

➛ Siklus Heat

Siklus biologis yang hanya dialami Omega.

Terjadi secara berkala dan ditandai dengan meningkatnya produksi feromon serta sensitivitas tubuh.

➛ Spontaneous Heat

Heat yang muncul di luar jadwal normal.

Biasanya dipicu oleh kondisi emosional yang ekstrem, stres berat, atau rangsangan feromon tertentu.

Karena tidak dapat diprediksi, kondisi ini dianggap lebih sulit ditangani dibanding heat biasa.

➛ Siklus Rut

Siklus biologis yang hanya dialami Alpha.

Ditandai dengan meningkatnya feromon, insting protektif, dan sensitivitas terhadap aroma Omega.

➛ Spontaneous Rut

Rut yang muncul di luar siklus normal.

Biasanya dipicu oleh feromon Omega yang sedang heat atau kondisi emosional tertentu.

➛ Scent Blocker

Produk khusus yang digunakan untuk menyamarkan aroma feromon Alpha maupun Omega.

Dengan menggunakan scent blocker, aroma feromon menjadi lebih sulit dikenali oleh individu lain.

Banyak Omega menggunakan scent blocker untuk alasan keamanan dan privasi.

➛ Moon Goddess

Sosok yang dipercaya dalam kepercayaan masyarakat Omegaverse sebagai dewi yang menentukan takdir, ikatan pasangan, dan jalan hidup setiap individu.

➛ Feromon

Aroma biologis alami yang dimiliki Alpha dan Omega.

Setiap individu memiliki aroma yang unik dan berbeda satu sama lain.

Feromon dapat memengaruhi interaksi biologis antar secondary gender.

➛ Scent Glands

Kelenjar penghasil feromon yang umumnya berada di area tengkuk atau leher belakang.

➛ Mate

Pasangan yang telah membentuk ikatan resmi secara biologis maupun emosional.

➛ Marking

Proses penandaan pasangan melalui scent glands.

Marking dipercaya memperkuat ikatan antara Alpha dan Omega serta memperdalam hubungan emosional mereka.

➛ Knot

Struktur biologis khusus yang dimiliki Alpha dan berperan dalam proses reproduksi dalam sistem Omegaverse.

➛ Knotting

Proses biologis yang berkaitan dengan knot dan hanya terjadi dalam hubungan pasangan yang telah melakukan mating.

➛ Late Bloomer

Istilah bagi individu yang mengalami keterlambatan munculnya secondary gender.

Karena tidak menunjukkan tanda-tanda Alpha maupun Omega pada usia yang seharusnya, mereka sering kali dianggap sebagai Beta hingga secondary gender mereka akhirnya terungkap.

NOTE:

⋆˙⟡ Tidak ada kemampuan berubah menjadi serigala (shifting).

⋆˙⟡ Dunia berjalan seperti masyarakat modern pada umumnya.

⋆˙⟡ Alpha, Beta, dan Omega hidup berdampingan dalam sistem sosial yang sama.

⋆˙⟡ Feromon, rut, dan heat merupakan bagian alami dari sistem biologis mereka.

⋆˙⟡ Moon Goddess dipercaya sebagai sosok yang menentukan takdir dan pasangan bagi setiap individu dalam dunia Omegaverse ini.

✦⟢ MOONBORN OMEGA ⟢✦

Apa itu Moonborn Omega?

Moonborn Omega adalah jenis Omega yang sangat langka dan hanya muncul sekali dalam satu generasi.

Dalam kepercayaan masyarakat dalam cerita ini, Moonborn Omega dipercaya sebagai anak yang diberkati sekaligus dititipkan langsung oleh Moon Goddess kepada sebuah keluarga untuk dirawat dan dibesarkan di dunia.

Berbeda dengan Omega biasa yang lahir dan menjalani kehidupan sebagaimana mestinya, Moonborn Omega memiliki hubungan spiritual yang jauh lebih kuat dengan bulan dan Moon Goddess.

Karena keberadaannya yang sangat langka, banyak orang menganggap Moonborn Omega hanya sebagai legenda atau dongeng kuno yang diwariskan turun-temurun.

Namun beberapa keluarga tua dan garis keturunan tertentu masih mempercayai keberadaan mereka.

Ciri-ciri Moonborn Omega:

Moonborn Omega memiliki seluruh karakteristik Omega pada umumnya, tetapi dengan beberapa perbedaan khusus.

Ciri paling mudah dikenali dari Moonborn Omega adalah suhu tubuh mereka yang lebih dingin dibandingkan manusia biasa.

Tangan mereka sering terasa sejuk saat disentuh, bahkan ketika cuaca sedang hangat. Meskipun demikian, kondisi ini tidak membahayakan kesehatan mereka dan merupakan bagian alami dari identitas Moonborn Omega.

Saat mengalami emosi yang sangat kuat, baik itu kebahagiaan, kesedihan, kemarahan, maupun ketakutan, Moonborn Omega dapat meninggalkan jejak cahaya menyerupai butiran glitter atau serpihan cahaya bulan pada benda yang mereka sentuh.

Jejak tersebut biasanya akan memudar dengan sendirinya setelah beberapa menit.

Fenomena ini dianggap sebagai salah satu tanda paling khas dari seorang Moonborn Omega.

⋆˙⟡ Feromon yang lebih unik

Feromon Moonborn Omega cenderung lebih lembut dan menenangkan dibanding Omega biasa.

Aroma mereka sering kali memberikan rasa nyaman, damai, dan aman kepada orang-orang di sekitarnya.

Beberapa Alpha bahkan mengaku dapat merasa lebih tenang hanya dengan berada di dekat Moonborn Omega.

Karena itulah Moonborn Omega sering kali memiliki daya tarik alami yang sulit dijelaskan secara logis.

⋆˙⟡ Ikatan emosional yang kuat

Moonborn Omega memiliki empati yang jauh lebih tinggi dibandingkan Omega biasa.

Mereka sangat peka terhadap perasaan orang lain dan sering kali mampu memahami emosi seseorang tanpa perlu dijelaskan secara langsung.

Kemampuan ini membuat mereka mudah dicintai dan disayangi oleh banyak orang.

⋆˙⟡ Keterikatan dengan Bulan

Sejak lahir, Moonborn Omega memiliki hubungan khusus dengan bulan.

Mereka sering merasa lebih tenang ketika melihat cahaya bulan.

Pada malam bulan purnama, kondisi fisik dan emosional mereka juga biasanya menjadi lebih sensitif dibanding hari-hari biasa.

⋆˙⟡ Kalung Bulan

Setiap Moonborn Omega lahir dengan sebuah kalung khusus yang dipercaya sebagai simbol perlindungan dari Moon Goddess.

Kalung tersebut bukan sekadar perhiasan.

Kalung itu merupakan bukti bahwa mereka adalah anak titipan sang dewi.

Kalung tersebut akan selalu bersama mereka sejak kecil.

Kalung Moonborn Omega memiliki cahaya yang dapat berubah mengikuti kondisi emosional pemiliknya.

Semakin mendekati usia dua puluh lima tahun, kalung itu perlahan mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Bagi keluarga yang mengetahui legenda Moonborn Omega, hal tersebut menjadi pertanda bahwa waktu sang anak di dunia semakin berkurang.

Mengapa Moonborn Omega Berbeda?

Perbedaan terbesar antara Moonborn Omega dan Omega biasa terletak pada asal-usul mereka.

Omega biasa lahir sebagai bagian dari siklus kehidupan normal.

Sedangkan Moonborn Omega dipercaya berasal dari kehendak Moon Goddess.

Mereka bukan sepenuhnya milik dunia manusia.

Karena itulah umur mereka tidak mengikuti siklus kehidupan manusia pada umumnya.

Takdir Moonborn Omega:

Menurut legenda kuno, Moonborn Omega hanya dititipkan sementara di dunia.

Mereka hadir untuk membawa kebahagiaan, cinta, dan kehangatan kepada orang-orang yang ditakdirkan bertemu dengan mereka.

Namun ketika waktunya tiba, mereka harus kembali kepada Moon Goddess.

Dalam cerita ini, usia dua puluh lima tahun merupakan batas kehidupan seorang Moonborn Omega.

Semakin mendekati ulang tahun ke-25 tubuh mereka akan mulai mengalami perubahan yang tidak dapat dijelaskan oleh ilmu pengetahuan.

Gejala Menjelang Kepulangan:

Ketika waktu kepulangan semakin dekat, Moonborn Omega biasanya mulai mengalami beberapa gejala:

⋆˙⟡ Tubuh menjadi lebih mudah lelah.

⋆˙⟡ Sering mengalami sesak napas tanpa penyebab yang jelas.

⋆˙⟡ Feromon menjadi tidak stabil.

⋆˙⟡ Sering memimpikan bulan atau tempat yang tidak dikenal.

⋆˙⟡ Merasakan panggilan yang tidak dapat dijelaskan ketika melihat bulan purnama.

⋆˙⟡ Merasa bahwa sebagian dari dirinya perlahan menjauh dari dunia.

Gejala tersebut akan semakin sering muncul mendekati ulang tahun ke-25.

Apakah Moonborn Omega Bisa Menghindari Takdirnya?

Jawabannya, Tidak.

Setidaknya itulah yang tertulis dalam legenda.

Tidak ada catatan tentang Moonborn Omega yang berhasil melawan takdir yang telah ditetapkan Moon Goddess.

Karena itu, sebagian besar keluarga yang membesarkan Moonborn Omega memilih menghabiskan waktu yang mereka miliki dengan penuh cinta daripada mencoba mengubah takdir yang tidak dapat dihindari.

✦ Hubungan dengan Fated Mate/Mate:

Moonborn Omega tetap dapat memiliki pasangan, mencintai seseorang, dan dicintai oleh seseorang.

Namun kisah mereka sering kali berakhir tragis karena waktu yang dimiliki jauh lebih singkat dibanding manusia biasa.

Moon Goddess tidak melarang mereka untuk mencintai.

Sebaliknya, cinta dianggap sebagai alasan mengapa mereka dikirim ke dunia.

Karena itu, banyak legenda menyebut bahwa:

"Moonborn Omega tidak datang untuk hidup selamanya. Mereka datang untuk mengajarkan arti cinta yang tulus sebelum kembali kepada cahaya bulan."

Kepercayaan Tua Mengenai Moonborn Omega

Terdapat sebuah legenda yang diwariskan turun-temurun:

"Ketika anak bulan lahir ke dunia, ia akan membawa cahaya ke dalam kehidupan banyak orang. Ia akan dicintai lebih dari yang ia sadari dan dirindukan lebih lama daripada waktu yang dimilikinya. Ketika bulan purnama terakhir tiba, sang anak akan kembali kepada dewi yang mengirimkannya, meninggalkan cinta yang akan terus hidup bahkan setelah dirinya menghilang."

Karena itulah keberadaan Moonborn Omega dianggap sebagai berkah sekaligus kesedihan.

Mereka adalah hadiah terindah dari Moon Goddess.

Namun sejak hari mereka lahir, waktu perpisahan mereka sebenarnya sudah mulai menghitung mundur.

⋆˙⟡ Note: Jika penjelasan ini tidak dimengerti atau ada pertanyaan mengenai hal ini bisa langsung bertanya di komentar.

✦⟢𓂃⋆。‧˚ʚ🌕ɞ˚‧。⋆𓂃⟢✦

H A P P Y   R E A D I N G !!

✦⟢𓂃⋆。‧˚ʚ🌕ɞ˚‧。⋆𓂃⟢✦

Continue Reading

You'll Also Like

7.6K 1.1K 17
Zhang Hao tidak tahu, kenapa hidupnya yang penuh kebebasan di negaranya sendiri tiba-tiba di belokkan secara paksa oleh Ayahnya. Tiba-tiba hidupnya m...
22.7K 1.7K 37
Zhang Hao yang terlahir sebagai anak mafia mempunyai sifat yang bertolak belakang dengan sosok mafia karena berhati lembut dan hangat yang menjadikan...
37.6K 2.4K 18
-[END]- Tanpa memikirkan terlebih dahulu risiko yang akan ditanggungnya di masa mendatang, Sung Hanbin sengaja menikahi teman semasa kecilnya yang ti...
76K 7.3K 15
binhao area! tentang yujin yang mencari ayahnya. kalian yang gasuka konflik harus baca sih😎
Wattpad App - Unlock exclusive features