[New York. JANUARY 9TH 2022. 07:00AM]
Kim terbangun dari tidurnya yang lelap. Hari ini ia hanya bekerja didepan laptopnya yang berarti ia tidak harus mandi sebelum bekerja. Matanya menatap langit langit kamarnya yang dipenuhi dengan nuansa putih. Badannya masih menempel dengan ranjang yang empuk itu. Dipejamkannya kedua matanya yang masih lelah ia siap untuk tidur ke-
"Ergh." Dengusnya kesal ketika pintu kamarnya diketuk dengan halus.
"Estelle, ini ayah. Kau sudah bangun ?" Ucap pria dengan rambut keabu-abuan yang khas.
Kalau yang bicara itu ayahnya, tidak ada yang bisa Kim lakukan untuk menyangkal. Wanita dengan wajah oriental itu berdiri dari tidurnya dan berjalannya dengan gontai menuju pintunya. "Ya, aku sudah bangun." Gumam Kim sambil membuka pintu putih itu.
"Selamat pagi, Estelle. Ayah tunggu kau untuk sarapan. Mandilah dan ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan padamu." Kim langsung membuka matanya dengan lebar-sekalipun matanya memang sipit. Mandi ? dihari yang santai ? Oh terimakasih, Ayah. Batin Kim selagi mengangguk pelan.
Wanita dengan rambut kemerahan itu mengambil baju bersih dan kemudian menghabiskan sekiranya sepuluh menit untuk mandi. Setelah menyisir dan memoles wajahnya dengan bedak dan beberapa tambahan lain, Kim menuruni jejeran tangga dan melangkahkan kakinya menuju ruang makan. Sudah bisa Kim lihat bahwa ayahnya sudah duduk dengan tenang dipinggir meja makan itu.
"Akhirnya," Ucap ayahnya memecah keheningan yang masih berlangsung bahkan setelah Kim duduk ditempatnya. Kim menatap Kelly, pelayan rumahnya yang menuangkan air putih kedalam gelasnya. "Ayah sudah tidak sabar untuk bicara padamu." Lanjut ayahnya. Membuat Kim menoleh menatap ayahnya.
"Aku sudah disini, Ayah. Apa yang ingin ayah katakan ?" Kim memegang kaki gelas yang terasa dingin itu. Manik mata coklatnya menatap lurus mata ayahnya.
"Ayah punya teman untukmu."
"Teman ?" Ulang Kim sebelum memijat keningnya pelan.
Ayahnya mengangguk dengan tersenyum.
"Hyukie !" Teriak ayahnya. Kemudian, Kim bisa mendengar gonggongan anjing kecil yang berlari menuju meja makan. Membuat Kim berseri-seri dan langsung menggendong anjing kecil itu.
"Mulai sekarang, kau tidak akan kesepian lagi, Estelle." Ayah Kim tersenyum sambil mengelus kepala anak satu-satunya itu, layaknya wanita itu adalah anak kecil.
"Terimakasih, Ayah."
"Jangan berterimakasih dulu. Masih ada satu lagi yang akan menemanimu selain Hyukie." Ujar ayahnya, membuat Kim mengerutkan dahinya. Apa maksudnya ada satu lagi ?
"Tuan, ada tamu didepan." Gumam Kelly memberi tahu majikannya itu.
"Suruh dia masuk dan duduk disini." Kelly menganggukkan kepalanya dan setelah dua menit keluar, pelayan itu kembali. Tapi tidak sendiri. Ia masuk dengan seorang pria dengan tuxedo mahal.
"Ah, Jung Han Bin !" Siapa dia ?