SENARA JINGGA [ON-GOING]

Par Indryadeva

1.8K 292 47

Sebuah bencana gempa bumi besar di Bandung memisahkan Leandra dan Revano-sahabat yang dipertemukan takdir sej... Plus

DARI MEJA AUTHOR : UNTUKMU
BAB 1 - KARYA ABADIKU
BAB 2 - TIGA DETIK BERHARGA
BAB 3 - SEVEN TO FIVE
BAB 4 - BATU KECIL DI PUNGGUNGKU
BAB 5 - BAKSO DAN BALON
BAB 6 - ADA AKU!
BAB 7 - KONFLIK-KONFLIK KECIL
BAB 8 - UNDERSTANDABLE
BAB 9 - SEBUAH PELUKAN
BAB 10 - EKSTRAKURIKULER
BAB 11 - ANTARA ORBIT DAN ROTASI
BAB 12 - PARADOX
BAB 13 - KEGELISAHAN DI UDARA
BAB 14 - HIDE AND SEEK
BAB 15 - BABAK BARU BROMANCE
BAB 16 - ARITMIA JANTUNG
BAB 17 - PROVOKASI LAGA FINAL
BAB 18 - PECAHNYA GELOMBANG KUTA [15+]
BAB 19 - CHEMISTRY DAN EGO
BAB 20 - API UNGGUN
BAB 21 - KOSMOS DAN SEMESTA
BAB 22 - TEMPAT RAHASIA [15+]
BAB 23 - GEMPA DI BAWAH LANGIT
BAB 24 - SURVIVAL PERTAMA
BAB 25 - DIMANA KAMU?
BAB 26 - BUSUR DAN ANAK PANAH
BAB 27 - JINGGA
BAB 28 - KOTA TERISOLASI
BAB 29 - JEJAK PERSAHABATAN
BAB 30 - LONG DISTANCE FRIENDSHIP?
BAB 31 - LANGIT KELABU
BAB 32 - KETIKA SEMESTA BERBICARA
BAB 33 - RINDU DIANTARA LANGKARA
BAB 34 - LANGKAH KEMBALI KE IBU KOTA
BAB 35 - ANOMALI NEGARA CINCIN PASIFIK
BAB 36 - KRISIS DAN HARAPAN
BAB 37 - PARALOG (GEN KEMBAR)
BAB 38 - VIRUS HEMODRASTIS-7
BAB 39 - DIA KEMBALI
BAB 40 - KAMI ADALAH JURNALIS
BAB 41 - KEHADIRAN VIRUS DI DESA [15+]
BAB 42 - TITIK LETAL : WABAH DAN TSUNAMI
BAB 43 - MANUSIA YANG MULAI CEMAS
BAB 44 - CERITA YANG BELUM USAI
BAB 45 - 'CLOUD NINE DOMINION'
BAB 46 - BASECAMP TIM
BAB 47 - MY DAY
BAB 48 - MENINGGALKAN KOTA INI
BAB 49 - STATIC NOISE
BAB 50 - UNBREAKABLE BONTIDE
BAB 51 - TANGAN YANG MENGINGAT
BAB 52 - RADIO FREQUENCY (1)

PROLOG: SENARA JINGGA

10 0 0
Par Indryadeva

Di kejauhan, gedung-gedung berdiri tanpa jendela. Asap tipis menggantung di udara, tidak hitam, tidak juga putih. Hanya warna sedikit hangat yang menyentuh kulit seperti kenangan yang tidak ditakdirkan untuk selesai.

Matahari saat itu belum sepenuhnya tenggelam. Bola cahaya besar itu terpaku di sana, di antara runtuh dan pencarian jalan pulang. Ia memantulkan cahaya ke tanah yang retak.

Aku duduk di atas puing-puing, memeluk lututku sendiri. Tanganku sedikit bergetar, bukan karena dingin, tapi karena ada suara langkah yang akhirnya bisa kudengar. Ia datang terlambat, entah tepat waktu. Tidak ada lagi perbedaan waktu di hidupku, sejak dunia memutuskan untuk berhenti berjanji.

“Kamu berdarah,” katamu. Aku menunduk. Luka di lenganku sudah mengering, warnanya hampir sama dengan langit di atas kami.

“Aku dan kamu masih hidup,” jawabku. Dan untuk pertama kalinya kata-kata itu tidak terdengar seperti sebuah hiburan receh. Di sekitar kami, orang-orang bergerak tanpa tujuan, mengumpulkan sisa-sisa yang masih bisa disebut milik. Seorang anak kecil menggenggam boneka tanpa kepala, sedikit usang, bulunya dihinggapi debu-debu halus sisa kejayaan gedung tinggi yang telah berakhir masa nya. Seorang ibu bisa dibilang sedang memeluk udara, lupa siapa yang seharusnya ada di sana. Tidak ada yang menangis karena tangis pun ternyata membutuhkan harapan, dan harapan adalah barang langka.

Kau duduk di sampingku, bahumu menyentuh bahuku. Hangat, nyata, seperti dulu, sebelum semua ini berubah.

“Apa kamu ingat,” bisikmu, “warna langit waktu kita kecil?”

Aku mengangguk. Ya, memang warna yang sama, dan selalu warna yang sama.

Saat itu, cahaya turun sedikit lebih rendah, menyusup di antara bangunan yang retak, membungkus wajah-wajah yang tersisa dengan sapaan yang tidak pantas menurutku bagi kehancuran sebesar ini. Sedikit lagi dunia menuju gelap dan saat itu dunia tampak hampir cantik.

Boleh dibilang, mungkin aku memiliki pemahaman baru, selama cahaya ini masih tinggal, selama kita masih bisa saling menemukan di tengah reruntuhan, maka "akhir" memang ditakdirkan belum benar-benar selesai.

Senara, sebuah kata baru dalam bahasaku, yang diciptakan untuk menggambarkan cahaya terakhir sebelum dunia berubah selamanya.

Senara, nama bagi cahaya lembut yang memang tidak sempat diberi nama oleh bahasa mana pun di muka bumi. Bukan siang, bukan juga malam. Senara hadir sesaat ketika segalanya hampir usai..

Continuer la Lecture

Vous Aimerez Aussi

ALBAR Par ♪ viaa/vii ❀

Roman pour Adolescents

446K 20K 45
❝ Darah dibalas dengan darah. Nyawa dibalas dengan nyawa. Semua harus setimpal. ❞ - M A R S T A D MARSTAD merupakan Geng motor, yang disegani oleh ba...
2.1M 136K 48
"Qi, bisa gak jangan kekanak-kanakan?! Kalo gue salah, kasih tau gue! Biar gue perbaiki!" Are tidak mengerti dengan perubahan sahabatnya akhir-akhir...
96.7K 18K 61
Apa artinya kebahagiaan jika rumah--tempat hati berlabuh--tak lagi dapat digapai? Tragedi terdamparnya pesawat yang Nayra tumpangi senja itu ada...
22.9K 937 45
#2 [ᴛʀᴀɴꜱᴍɪɢʀᴀᴛɪᴏɴ ꜱᴛᴏʀʏ] - [ᴏɴʟʏ ᴏɴ ᴡᴀᴛᴛᴘᴀᴅ] Setelah mengalami kecelakaan yang tidak jelas, jiwa Lean terlempar ke raga seorang gadis yang bernama R...
Application Wattpad - Déverrouiller des fonctionnalités exclusives