MASIH WARAS !!!

By Defunetta

216 42 248

Seorang istri yang merasa dirinya tidak puas akan nafkah dari suaminya yang menyebabkan ia melenceng kearah y... More

Game 🔞
Close Flashback
Pangeran Kesiangan
Nafsu berkedok kebaikan 🔞
Aneh
Bijaksana
Kembali ke pangkuan
Happy Ending 🔞

Flashback

77 21 170
By Defunetta

Siang hari yang terik, Gauri sedang menidurkan anak perempuannya. Ia memandang handhponenya kemudian meraihnya dengan cepat beriringan dengan otaknya yang sudah menyusun kalimat-kalimat yang akan ia tulis di story WhatsAppnya."Walaupun aku dirumah, tapi aku tau apa yang kau perbuat diluar sana", ungkap kalimat-kalimat Gauri di storynya. Gauri sebelumnya sudah memiliki masalah rumah tangganya yaitu dengan suaminya. Melewati 3 bulan lebih ia tidak meminta nafkah batin bahkan diajak oleh suaminya untuk memenuhi kewajiban rohaninya. Selain itu, ia juga bermasalah dengan ekonominya yang sedang tidak baik-baik saja. Sehingga bermunculan masalah-masalah yang membuat Gauri tidak ada hasrat ataupun cinta di dalam hatinya kepada suaminya itu.

Seketika itu, story yang telah ia posting membuat salah satu penonton memberikan komentar dan sangat tidak terduga salah satu penonton itu adalah seorang pria yang Gauri kagumi sejak kuliah dulu namun kandas di jalan karena pria itu lebih memilih wanita lain untuk dicintai dan dinikahinya. Pria itu bernama Adit."Dek? Kamu baik-baik saja kan?", ucap Adit. Dengan terbelalaknya mata Gauri sampai tidak menyangka yang mengomentari storynya adalah seorang pria yang ia kagumi dulu. Bergetar tangan Gauri dan menarik nafas panjang untuk mengetik jawaban dari komentar Adit tersebut."🥲 Iya mas", ucap Gauri singkat namun bermakna. Gauri tengah berfikir, kenapa Adit baru kali ini mengomentari storynya? Kenapa tidak dari kemarin-kemarin? Sambil menepis, ah biarlah mungkin dia mau cari bahan obrolan aja.
Seharian Gauri intens chat dengan Adit di WhatsAppnya, dan Adit berpesan sebelum pulang kerumah untuk tidak membalas chatnya lagi karena di khawatirkan istrinya membaca pesan dariku. Aku bingung, padahal seharian chatnya tidak ada mengandung kata ataupun kalimat yang mesra. Gauri menepiskan lagi karena tidak ingin otaknya menyimpan beban terlalu berat. Malam hari, jam menunjukkan pukul 21.00 malam Gauri berniat untuk mematikan handphonennya karena sudah terbiasa ia tidur tidak mengaktifkan handphonennya. Di raihlah handphone tersebut tiba-tiba ada notifikasi whatsapp dari si Adit. Gauri sontak kaget, ada apa tiba-tiba si Adit chat malam-malam? Ku bukalah isi pesan tersebut dan kubaca, "dek, udah tidur ta? Istriku sudah tidur, aku diruang TV sambil nonton TV". Aneh, kok dia berani chat aku di belakang istrinya begini? Sedangkan dia tadi sore berpesan jangan chat/balas pesanku karena aku mau pulang kerumah. Tetapi, dia seolah-olah nekat untuk tetap bisa chat aku dibelakang istrinya. Gauri menepislah kembali, emang dasar Gauri terlalu cuek sampai-sampai hal seperti itu bagi dia sudah hal biasa. Lalu di balas lah chat tersebut. "Belum mas, sebenere mau tidur sih, ini mau nonaktifkan handphone eh ada notif chat dari kamu, ada apa mas kok tumben chat jam segini? Kan katamu aku gak boleh bales chatmu kalo kamu sudah dirumah?". Sedikit banyak rasa penasaran di dalam hati ingin segera tau apa alasan si Adit chat malam-malam. "Nggak papa dek, cuma pingin chatingan aja sama kamu, aman kok. Suamimu sm anakmu sudah tidur ta?". Tiba-tiba dibenakku berkata kenapa hampir sedalam ini Adit chat aku? Sampai-sampai hal-hal inti selalu dia tanyakan. Gauri bukan menepis lagi, tapi yang ia lakukan adalah berpura-pura untuk tidak tau apa-apa mengenai apa yang Adit inginkan dariku. "Sudah semua mas, aku juga mau tidur tapi berhubung kamu chat okelah yukk mau ngobrol apa? 😊". Dalam hatiku, kenapa aku nyaman chatingan sama Adit, ada apa dengan perasaanku? Apakah aku jatuh cinta lagi? Apakah aku mengalami puber kedua? Atau jangan-jangan aku melampiaskan hasratku karena tidak ada perhatian sama sekali dari suamiku? Gauri merasa bodo amat dia lebih mementingkan Adit daripada suaminya itu. Berjam2 sudah Gauri dan Adit saling berbalas chat sampai akhirnya si Adot memutuskan untuk ingin bertemu Gauri walaupun hanya sekedar kopdar aja melepas rindu si Adit kepada Gauri.

Adit : " Dek kira2 kita bisa ketemuan nggak? Secara kita kan udah lama nggak ketemu, berapa tahun ya kita udah nggak ketemu?"

Gauri : " boleh mas, ayo aja sih kalo mau ketemuan diluar tapi aku bareng anakku ya soalnya anakku gak bisa ditinggal".

Adit : " oke dek nggak papa nanti aku jemput kerumahmu ya nnt sharelock rumahmu ya dek, nanti aku cek deh enaknya nongkrong dimana yang deket sama kota aja biar nggak terlalu jauh kamunya''.

Gauri : " oke mas siapp ☺️".
Gauri merasa bahagia sekali setelah si Adit mengajak dia nongkrong, secara crush yang dulu sejak kuliah cuek banget sekarang malah ngajak ketemuan.

Keesokannya Gauri di telpon oleh Adit untuk memastikan Gauri sudah siap atau belum karena Adit sudah on the way menuju rumahnya.

Adit : " Dek udah siap kah? ini aku agak macet 15 menit lagi sampai kok ".

Gauri : " Udah dari tadi kok mas ".
Adit : " Okey wait yah ☺️".

Gauri semakin dagdigdug karena mau berjumpa dengan lelaki pujaan hatinya.

Adit : " Dek aku sudah mau sampai ".

Gauri : "Aku sudah di depan mas mau nutup pagar ".

Tin!! Klakson mobil berbunyi nyaring dan kaca mobil terbuka sambil melemparkan senyum manis dari Adit. Gauri membalas senyum lebih manis lagi.

Gauri : " ayo kak itu om Adit sudah datang". Diajaknya Fia anak Gauri untuk cepat masuk kedalam mobil.

Adit menyapa Fia saat masuk kedalam mobil.

Adit : "halo Fia 😃". Fia yang hanya bisa senyum tersipu malu saat di sapa oleh orang asing dan Gauri menjawab seakan Fia yang menjawab

Gauri : "halo om 😃"

Tancap gas lah si Adit untuk menuju ketempat yang sudah di rencanakan sebelumnya. Selama perjalanan mereka berdua asik ngobrol dan bolak balik tangan mereka tidak sengaja bersentuhan namun si Adit masih belum ngeh, tetapi dasar Gauri yang terlalu baper dia ngeh dan bolak balik melirik ke arah Adit namun dia cepat berbalik arah supaya tidak di kiranya baper kepada Adit.
Setelah sampai di tempat tujuannya yaitu di sebuah kafe yang sering di lewati Gauri.

Adit memarkirkan mobilnya.

Gauri : "oh disini kafenya, aku sering sih ngelewati di depannya jadi tau kalo ada kafe disini".

Adit : "iya abis aku bingung banget dek enaknya dimana, tapi nggak papa kan kamunya kalo di kafe ini? "

Gauri : "lah nggak papa kali mas yang penting nyaman, Fia juga nyaman. Fia juga seneng kok kalo diajak ke kafe soalnya sering aku ajak nongki di kafe jadi terbiasa dia hehe".

Adit : "oh yaa? sering kamu ajak ke kafe berarti? aman berarti ya nggak rewel2 lagi diajak ketempat beginian 😄".

Gauri : "aman tenang aja mas hehe".

Mereka memilih tempat outdoor dan memesan beberapa pesanan makanan dan minuman.

Terlihat Fia asik bermain sendiri dengan batu-batuan yang ada disekitar tempat duduk. Sedangkan Adit dan Gauri juga terlihat asik mengobrol bersama bercanda dan terkadang serius. Sampai sesaatnya Adit mengatakan sesuatu.

Adit : "Dek, maaf ya dulu aku sebenernya pingin banget deket sama kamu cuma kamu udah buru-buru ajak aku main kerumahmu mungkin kamu mau kenalin aku ke orang tuamu, padahal aku belum siap".

Gauri : "ohh yang itu, gini ya mas nggak sama cowok aja kalo main sama aku harus kukenalkan ke orang tuaku, tapi cewek juga harus kukenalin ke orang tuaku, supaya apa? supaya orang tuaku tau yang mana teman2ku. karena aku kalo ada apa2 sering curhat ke orang tuaku terutama mamaku, jadi nggak ada pengecualian entah itu cewek atau cowok. yaa mungkin kamu salah paham saat itu jadi yaudalah biarin aja kan itu sudah dulu hehe".

Adit : "huftt andai aja aku nggak berburuk sangka dulu mungkin kita udah jodoh ya dek".  Seketika Adit menyesali atas kesalah pahaman itu.

Gauri : "nggak apa2 mas berarti namanya belum jodoh hehe". Gauri mencoba untuk menyairkan suasana supaya tidak kebawa sedih yang berkelanjutan.

Adit : "dek kamu sering main sama Vika kah? kok aku sering liat storymu dia sering main kerumahmu kadang main diluar bareng juga ".

Gauri : "kenapa hayoooo 😆".

Adit : "nggak papa emangnya kenapa? kan aku cuma tanya aja 😁, dia cerita banyak kah tentang aku dek? ".

Gauri : "banyak banget mas hahaha, sampai ke hal intim malahan hahahaha, tapi sekarang udah nggak komunikasian lagi mas males aku sama dia kek kalo ada perlunya aja dia dateng pas aku minta tolong dia banyak banget alasannya yaudah aku cut off aja dia". Gauri merasa seneng banget ketika di tanyakan hal itu oleh Adit.

Adit : "oh yah? bisa ceritain nggak yang tentang aku dia cerita apa aja? "

Gauri menceritakan semua tentang Vika dan Adit yang pernah tidur bareng sampai-sampai Vika jadi merasa menjadi korban Adit dan ternyata itu ternyata hanya playing victim aja si Vika supaya Gauri membela si Vika.

Gauri : "jadi gitu mas ceritanya (sambil menahan ketawa dan senyum2)".
Setelah Gauri bercerita tiba-tiba Adit memandang mata Gauri dengan penuh harapan.

Gauri : "woy mas kok bengong sih ada apa kok ngeliatin aku gitu banget? ".

Adit : "hmmm kamu udah berapa lama dek nggak berhubungan sama suamimu? ".

Tiba-tiba Adit menanyakan hal intim itu yang bikin aku penasaran kenapa dia tiba-tiba bertanya hal itu. Lagi-lagi Gauri cuek banget bahkan menceritakan semua bagaimana kronologi yang ia hadapi bersama suaminya.

Adit : "ikut prihatin sih dek sama ceritamu semoga kamu tetep waras ya menghadapi tingkah laku suamimu. Oh iya hari ini kan ulang tahunmu ya, tadi pagi kamu bikin story kalo hari ini ulang tahun. Happy birthday day yadek semoga harapan2 kamu bisa tercapai satu per satu dan lancar rejekinya aamiin ☺️".

Gauri : "ya ampun makasih banyak ya mas aaminn ya rabbal alamiin sudah di doakan semoga balik ke kamu ya doa baiknya ☺️".
Nggak terasa jam sudah menunjukkan pukul 5 sore dan Adit mengakhiri pertemuan itu.

Adit : "dek udah sore nih nggak enak kalo nanti takutnya suamimu pulang kamu baru pulang naik mobil juga takut curiga yang nggak2 sama kamu. sebenernya masih pingin lama2 sama kamu aku kebetulan Fia nggak rewel seneng banget dia main2 disini jadi nggak sampai ngeganggu kita ngobrol".

Gauri : " iya mas udah sore nggak papa ayok kita pulang aja, kapan2 kita ketemuan lagi ngobrol lagi ya".

Adit : "okey yuk cabut"

Mereka segera ke arah parkiran mobil dan tancap gas menuju rumah Gauri. Selama perjalanan tangan mereka lagi2 bersentuhan dan Gauri membiarkan hal itu terjadi sampai benar2 Adit menyadarinya. Ternyata sesampainya dirumah Gauri Adit tidak peka akan hal itu. Gauri terdiam dan menepis.

Gauri : "mas makasih banyak ya seharian sudah mau denger curhatanku 🙂".

Adit : "sama2 dek nanti lanjut chat WhatsApp aja yah 🙂".

Gauri : "okey mas aku turun dulu yah, see you, hati2 dijalan".

Adit : "iya makasih ya dek".

Turun lah Gauri di depan pagarnya, Adit membuka kacamobilnya sambil melambaikan tangannya dan tancap gas.
Jam dinding menunjukkan pukul 8 malam seperti biasa Gauri belum tidur beserta Fia dan tiba-tiba ada notifikasi chat dari Adit. Gauri beranjak dari tidurnya di sofa dan membaca chat tersebut.

Adit : "Dek, kamu selain deket sama aku lagi deket sama siapa? Jujur yah plis".

Makdeggg!!! Jantungku berasa berhenti ketika Adit menanyakan hal ini. Hampir aku menemukan jawaban dari Adit kenapa dia selalu intens menanyakan kabarku dan waktu jam kerja hingga malam hari dia intens sekali chat denganku.

Gauri : "Sebenernya ada sih mas abdi negara cuman aku nggak srek sama dia, jadi ya aku abaikan aja mas bahkan aku blokir karna aku males aja sama dia", ucapku yang emang pernah dekat dengan seorang abdi negara dan sekali lagi suami orang!!!.
Kemudian Adit berkata,"sama aku aja ya dek, jangan sama yang lain". Damn!!!!

Akhirnya aku mendapatkan jawaban murni dari Adit tanpa harus capek-capek bertanya kepadanya. Ternyata Adit mendekati Gauri ingin memiliki hubungan lain selain sebagai teman, tapi tempat bersandar selain rumahnya. Sedih campur bahagia ternyata Adit punya perasaan juga sama aku tapi dengan jalan yang tidak baik. Gauri sedikit menyesal namun ia tepis dan merasa dia butuh kasih sayang dari seorang laki-laki namun laki-laki yang berstatus suaminya tidak pernah memberikan kasih sayang dan perhatian kepadanya dan pada akhirnya suami orangpun yang memberikan kasih sayang itu. Lalu Gauri mengiyakan tawaran Adit untuk bisa menjalin hubungan intens dengannya.
Hari demi hari Gauri lalui, selama 1 bulan menjalani hubungan intens dengan Adit, Adit memberanikan diri untuk bertanya hal intim kepada Gauri.

"Dek, kamu kalo main sama suamimu sampe berapa jam biasanya? Trus gaya favoritmu apa?", ucap Adit.

Dengan lancar Gauri menjawab pertanyaan Adit tanpa perlu berfikir a i u e o lagi, " nggak sampai berjam-jam mas, kadang 10 menit udah keluar duluan dia, bikin jengkel sebenernya karna aku belum klimaks dia udah keluar duluan 😓, kalo gaya aku paling suka di atas sama gaya dogy mas hihihi, kalo kamu biasanya berapa jam mas dan favorit gayamu apa kalo boleh tau? ☺️"

Adit : " loh kok sama dek 😍, aku juga suka gaya dogy. Hmmmm bisa gak kita ketemuan? Aku pingin tau nih kalo kamu main gimana?☺️boleh nggak dek 🥺 ".

Gauri : "Mas ngajak aku check in nih ceritanya 😏? Hmmm aku sih ayo aja sih mas, kapan kira-kira mas bisanya? Hihi".

Sempet kaget sih aku baca chat Adit kalo mau ngajak aku main. Tapi aku jg penasaran gimana rasanya main sama crush loveku semenjak kuliah dulu.

Adit : " hehe iya dek kira2 kamu mau nggak? 🥹 sejak kita ketemuan kemarin aku bener2 penasaran banget sama kamu".

Gauri : "hmmm aku atur nanti ya mas, karna aku harus ninggal Fia juga kalo kita keluar berdua", ucap Gauri dengan santainya dia mengiyakan ajakan Adit demi bisa berdua seharian.

Adit : "oke deh dek kamu atur aja kapan enaknya yang penting kamu sama anakmu nyaman nggak ada kendala apa2 dan kalo bisa hari kerja ya kalo weekend aku nggak bisa keluar rumah", ucap Adit memberi instruksi.

Continue Reading

You'll Also Like

373K 19.1K 53
Semua berawal dari satu insiden memalukan di lobby perusahaan. Luca Blue Kavindra hanya ingin mencari ruangan ayahnya dan malah menabrak seorang pria...
435K 34.8K 30
Sagara adalah rahasia berharga yang mati-matian Ayara jaga. Hingga rahasia itu terancam terkuak saat Ayara bertemu dengan masa lalunya di tempat KKN...
482K 19.3K 15
Darah biru yang mengalir dalam nadi seorang Raden Ayu Kembang Sekar Arum seperti kutukan. Sekar harus rela melepas cinta matinya yang dianggap aib it...
2M 81.3K 60
Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta ke...
Wattpad App - Unlock exclusive features