Arranged

By Celia23452

117 21 2

Di sebuah kerajaan yang menjunjung tinggi kesempurnaan, dua tuan putri dibesarkan bukan untuk memilih, melain... More

Bab 1
Bab 2
Bab 3
Bab 4
Bab 5
Bab 6
Bab 7
Bab 8
Bab 9
Bab 10
Bab 11
Bab 12
Bab 13
Bab 14
Bab 15
Bab 16
Bab 17
Bab 18
Epilog
Author's Note

Prolog

20 1 0
By Celia23452

Tidak ada yang bertanya apakah seorang putri ingin menjadi sempurna.
Kesempurnaan adalah kewajiban, bukan pilihan.

Di dalam dinding batu kerajaan yang dingin dan megah, dua gadis tumbuh dengan beban yang sama-namun dengan cara yang berbeda. Sejak kecil, nama mereka disebut bukan sebagai anak, melainkan sebagai simbol. Harapan. Masa depan. Alat diplomasi.

Adelaide Celeste belajar lebih cepat daripada yang diharapkan istana.
Ia memahami tata krama, seni, dan musik dengan presisi yang membuat para pengajarnya terdiam. Namun di saat yang sama, ia juga menguasai hal-hal yang seharusnya tidak disentuh oleh seorang tuan putri-pedang, strategi, dan keberanian untuk menatap lurus mata mereka yang ingin mengendalikannya. Adelaide tidak menunduk. Ia mengamati. Mengingat. Dan diam-diam menolak.

Berbeda dengannya, Monique Beatrice tumbuh dalam keheningan yang lembut.
Ia mempelajari setiap aturan dengan kesabaran, menyerap pelajaran dengan ketulusan, dan menjalani perannya tanpa perlawanan terbuka. Monique tahu bagaimana caranya bertahan tanpa menantang. Ia memahami bahwa kelembutan, jika digunakan dengan benar, bisa menjadi kekuatan yang tak kalah tajam.

Di hadapan istana, mereka adalah dua tuan putri yang sempurna.
Di balik pintu tertutup, mereka adalah dua sahabat yang saling menjaga keseimbangan satu sama lain.

Kerajaan menyebut masa depan mereka telah diatur.
Pertemuan, pelatihan, jamuan-semuanya telah disusun rapi seperti bidak di papan catur. Tak ada ruang untuk kesalahan. Tak ada tempat untuk keraguan.

Namun tak satu pun dari mereka menyadari bahwa perubahan sering kali datang tanpa pengumuman.
Bahwa beberapa takdir tidak lahir dari keputusan raja atau ratunya.
Dan bahwa pertemuan tertentu-betapapun tampaknya sepele-dapat mengguncang fondasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Di kejauhan, roda sejarah mulai bergerak.
Perlahan.
Tanpa suara.

Dan di kerajaan yang menuntut kesempurnaan, sebuah kisah pun dimulai-
bukan tentang kepatuhan,
melainkan tentang apa yang terjadi ketika seseorang memilih untuk tidak lagi tunduk.

Continue Reading

You'll Also Like

8.6M 666K 76
"Gue udah bilang, gue gak mau jadi pacar lo Galak!!" Pekik Gisha menolak tegas. "Gue gak peduli. Intinya, lo pacar gue! Dan lagi, Siapa yang lo maksu...
203K 5.9K 8
BL OMEGAVERS TRANSMIGRASI YANG DITULIS BUDAK KORPORAT BENERAN. Kantor author udh sering masuk ecommurz.
361K 34K 33
Mereka yang dulu mengabaikannya, kini tiba-tiba peduli padanya. *** Elgra tidak pernah benar-benar merasa hidup-hingga ia hampir mati. Setelah terba...
12.1M 1.2M 67
Tidak ada perlawanan ketika tubuhnya dihempaskan ke lautan luas tersebut. Otaknya tidak merespon bahwa ia berada dalam keadaan berbahaya, tidak ada r...
Wattpad App - Unlock exclusive features