*usahakan vote nya dulu sebelum membaca😉🤏🏻
Keberadaan lelaki itu membuat Shinobu menjadi tidak mood, ingin sekali rasanya ia langsung pergi dari sana tanpa menghiraukan lelaki yang dari kemarin selalu menemuinya dan berusaha meminta maaf, namun. Apalah daya, Shinobu sudah terlanjur sakit hati dengan TOMIOKA GIYU.
Laki-laki yang pernah membentak nya di rumah sakit saat itu, Shinobu tidak bisa menghilangkan rasa sakit itu.
walaupun sesungguhnya ia ingin memaafkan giyu karena cinta nya kepada giyu lebih besar dibandingkan rasa sakit nya.
Shinobu menghela nafas panjang dan mengangkat tas nya, yang berada di kursi taman, bermaksud ingin pergi.
"Kocho" giyu memanggil nya dengan sedikit pelan.
Giyu juga tahu jika yang ia lakukan di rumah sakit saat itu benar-benar berlebihan, jadi. Ia tidak enak dengan Shinobu sampai hari ini, makanya Giyu selalu mengikuti Shinobu setelah perempuan itu keluar dari rumah sakit.
"Kocho, ma-maafkan aku, kemarin aku benar-benar tidak tahu apa yang terjadi dengan ku, jadi kumohon ma-"
"Urusaii" (berisik) hanya satu kata itu yang Shinobu lontarkan dari mulutnya, ia sebenarnya juga ragu untuk berkata seperti itu, Shinobu menggenggam ujung baju nya dengan erat, ia tidak terbiasa berkata kasar seperti itu.
Lalu ia pergi dari sana tak menghiraukan giyu yang masih berdiri tegak dengan wajah lesu.
"Pfttttt" seseorang ingin tertawa tapi ditahan.
Giyu langsung menoleh ke arah dua anak kecil yang sedang duduk di kursi taman.
"Kenapa ketawa?" tanya giyu sedikit kesal dan menatap kedua anak itu sinis.
"Biasa aja dong lihatnya , seperti lihat lauk aja" cetus yuichiro kasar.
"Maaf, aku gak bisa nahan tawa" seru muichiro sembari menunduk kebawah menahan tawanya.
"Dasar bocil" ujar giyu dingin, lalu pergi dari sana.
"Hah? Bocil kata loo, heiii kami ini udah besar anjing, lo juga ngomong sembara-"
"NI CHANN, udah...malu ihh di lihatin orang tuh" muichiro memotong ucapan sang kakak sebelum menjadi jadi.
"Cihh" celetus yuichiro kesal, lalu ia pun menarik tangan sang adik dan pergi dari sana dengan cepat.
__
"ni chan!, ni channnnn!, aku mohon buka pintunya, kau masih marah dengan ku?"
Setelah pulang dari taman menemui Shinobu, giyu juga langsung pulang, namun. Bukan kerumahnya melainkan pergi kerumah sang kakak 'tsutako.
"Ni channnnn! aku minta maaf, maafin aku ya!! aku gak mau ni chan kayak gi-"
"Kamu udah minta maaf sama shinobu?" potong tsutako dari dalam.
"Sudah! Tapi.......dia gak mau maaffin aku"
Ujar giyu lesu.
"Yaudah jangan pernah kesini, sebelum kamu dimaafin sama shinobu chan" ujar sang kakak.
Giyu hanya bisa tertunduk lesu, ia benar-benar mengerti maksud ucapan kakak nya, ia pun menyerah dan pulang ke apartemen nya dengan hasil yang sama setiap hari.
Dimana kakaknya 'tsutako dan shinobu tidak ingin memafkan giyu setelah kejadian waktu itu.
Tsutako marah kepada giyu karena ia tahu jika sang adik lah penyebab shinobu masuk rumah sakit dan hampir kehilangan akal dan nyawanya.
Sedangkan shinobu ia sakit hati dengan perlakuan giyu di rumah sakit waktu itu.
Di rumah shinobu*
Shinobu terbaring di atas kasur putihnya, yang ia lakukan hanya menatap dengan tatapan kosong, pikiran nya benar-benar kacau.
Shinobu dibuat bimbang dengan keputusan yang ingin ia simpulkan.
"Aku harus memaafkan nya atau melepaskannya" batin nya.
"Arghhhh!" ia mengacak rambutnya frustasi.
Shinobu ingin sekali memaafkan giyu tapi disisi lain, ia ingin menyerah dan melepaskan giyu untuk yae, dan ia juga berpikir jika dirinya melepaskan giyu untuk yae, bagaimana dengan Tobi?
Tapi jika ia memaafkan giyu ia takut jika kejadian itu terulang, Shinobu benar-benar trauma dengan kejadian waktu itu.
Ia berpikir 'percuma saja dirinya memaafkan giyu, jika laki-laki itu mencintai wanita lain, bukan dirinya.
dan kemungkinan besarnya giyu tidak akan pernah mengingat masa lalu saat mereka adalah sepasang kekasih.
"Arghhhh kamisamaaa......aku mohon beri aku petunjuk" ujar nya pelan sembari memeluk bantal dengan erat.
Keesokan harinya*
"Sensei! Aku gak mau beda kelompok sama mitsurii" protes Shinobu ke wali kelasnya tamayo sensei.
"Maaf Shinobu, ini udah di atur kelompoknya, jadi. Gak bisa diubah-ubah"
"Yaaaa....." Shinobu merespon dengan lesu dan langsung meletakkan kepalanya di atas meja.
*trettt *trettt
(Gw bingung mau nulis bunyi bel nya gimana!! anjirrr😭😭🙏🏻)
Bel istirahat berbunyi dan akhirnya tamayo sensei keluar dari kelas.
Begitupun semua murid yang berada di kelas 3B (kelas shinobu).
"Shinobu! Ayo kita ke kantin beli jajan!, aku udah lapar nihh!." ajak mitsuri menghampiri Shinobu yang masih terbaring lesu.
Ia benar-benar tidak mau berbeda kelompok dengan mitsuri, sahabat nya.
"emm...mitsuriiii aku mau nya satu kelompok dengan muu" ujar Shinobu terlihat lesu.
"Ahh!! Udah-udah jangan dipikirin, aku gak bakal pergi jauh-jauh dari kamu kok, aku bakal dekat terus sama kamu di kemah besok."
"SERIUS!!" ujar Shinobu antusias.
"Iya shinobuuuu chann~~~" jawab mitsuri dengan embel-embel chan dan suara imut.
"YEYYYY!! yaudah deh ayo ke kantin" ajak Shinobu lalu menarik tangan mitsuri.
dikantin*
"Ehh!! Katanya, nanti kita bakal dikumpulin dilapangan lho"
"Ngapain?"
"Emmm keknya buat persiapan kemah.....yang untuk perpisahan kelas 3 itu deh"
"Seriusss?"
"Ya iyalah, nanti kita barisnya sama kelompok yang udah diatur wali kelas"
Itu lah percakapan yang didengar mitsuri dan Shinobu sepanjang perjalanan ke kantin tadi.
"Ahhh!! Aku gak mauuu ketemu kelompok akuu, gak kenal semua" ucap Shinobu ke mitsuri.
"Lahh!! Kelompok kamu tadi aku dengar ada aoi sama kanao, bukannya itu sepupu kamu??" tanya shinobu.
"Ehhh benaran!!, benaran ada aoi sama kanao, yey kalu gitu aku sama sepupu aku aja deh" jawab shinobu antusias.
"Kamu gak dengarin pembagian kelompok ya?, dikelas tadi?" tanya Mitsuri menginterogasi shinobu.
"Hehe" shinobu tertawa canggung "aku tadi malas dengarin pas tau kita gak sekelompok" ujarnya dengan senyuman tak bersalah.
"Tuh kan, makanya tadi dengerin" ujar Mitsuri.
" iya-iya maap" balas Shinobu cemberut.
Shinobu dan mitsuri pun masih setia menunggu pesanan mereka, tiba di mejanya............
"Kira-kira, tentang itu aku beri tahu shinobu gak ya!!?" batin Mitsuri bimbang, ia ingin membicarakan sesuatu dengan shinobu!.
Tapi ia menganggap jika dirinya tak perlu ikut campur dengan masalah pribadi sahabat nya.
*trettttttttttttttttt
Suara bel yang ditekan panjang menandakan bagi siswa-siswi untuk segera berkumpul di lapangan umum.
"Yaaa....makanan kita belum sampai mitsuriii" protes shinobu.
"Ya jangan marahin aku, marahin noh bel nya" ujar Mitsuri.
"Is kamu iniii!! Yaudah ayo kita kelapangan"
Dilapangan*
"Daaa!! Shinobuuuu" Mitsuri melambaikan tangan nya ke arah sang sahabat.
Mereka pun berpisah dan mencari anggota kelompok nya.
Yang paling pertama shinobu cari adalah sepupu-sepupu kecilnya, yaitu aoi dan kanao.
"Di mana sihh mereka?" batin shinobu sembari mencari-cari.
"Shinobuuu niiiiii" panggil seorang perempuan dengan rambut yang diikat dua dan menggunakan hiasan kupu-kupu berwarna biru.
"Ehh itu merekaaa" senyuman pun merekah dari bibir shinobu, saat ia melihat sepupunya.
"Aoii, kanao!! Siniii" teriaknya ke arah 2 perempuan tersebut.
"Shinobu niii!!!" aoi yang memiliki sifat energik langsung memeluk kakak sepupunya, ia benar-benar senang saat tahu jika sekelompok dengan shinobu.
"Konichiwa Shinobu nii" sapa seorang perempuan dengan lembut.
ia memiliki ciri-ciri rambut diikat satu yang berada disamping dan juga hiasan kupu-kupu yang berwarna pink.
Itu adalah ciri-ciri umum untuk keluarga kupu-kupu ini, jika di rambut mereka ada hiasan kupu-kupu yang senantiasa berada dirambutnya, tandanya itu adalah bagian keluarga kocho.
"Ha'i kanao chan~~" balas Shinobu lembut.
"Shinobu niii!! Ayo kita pergi ke regu kita" ajak aoi ke Shinobu.
"Regu? Emang nya kita regu apa?" tanya Shinobu bingung.
"Lahh! Memangnya Shinobu ni tidak di beritahu nama regu nya, di kelas tadi?" tanya aoi penasaran.
"Emmmm.......ta-tadi aku pergi ke wc, jadi. Gak tahu" ujar Shinobu berbohong.
"Ohhh, kita regu kupu-kupu" ujar aoi semangat.
"Lahhh berarti pas dong sama kita" ujar Shinobu sembari tersenyum.
Dan ketiga orang itu pun pergi ke tempat regu kupu-kupu berada, masing-masing regu sudah menyiapkan sebuah gambar yang memberi tanda nama regu tersebut.
"Apa kau......kocho shinobu?? " tiba-tiba seorang perempuan muncul didepan Shinobu dan bertanya akan namanya.
"YAEEE!!!" Shinobu terkejut saat melihat sosok perempuan yang berada di depannya, ia benar-benar mengenal perempuan tersebut, dia adalah
'YAE KOBARA.
"Bagaimana kau tau namaku?" ujar yae sinis.
To be continued...