Pukul 5 pagi Salsa sudah dibuat repot dengan persiapan hari ini, berbeda dengan Bumi dan Quin, sepasang ayah dan anak itu tampak lelap dalam tidurnya. Suara riuh di lantai bawah akibat ulah Salsa dan Bi Ning pun tak mampu membangunkan mereka berdua, tetap saja mereka berada di alam mimpinya. Salsa memastikan semuanya sudah siap untuk acara open house hari ini.
Karpet lebar sudah terbentang di seluruh ruangan, kursi-kursi sewaan juga sudah tertata rapi di halaman rumah mereka. Salsa memang menyewa dua tenda besar untuk di pasang di halaman, ia menyiapkannya karena khawatir ruangan dalam tak cukup untuk menampung tamu yang hadir. Ini merupakan open house pertama Salsa dan Bumi semenjak menikah. Mereka juga mengundang para warga untuk datang, maka Salsa tentu menyiapkan semuanya dengan matang.
Untuk makanan para tamu, Salsa sudah memesan di tempat katering langganannya, tak tanggung-tanggung ia memesan untuk 1000 porsi. Prinsip Salsa lebih baik sisa daripada kurang, jika sisa ia bisa membagikannya kepada orang yang membutuhkan, jika kurang maka ia akan sangat menyesal nanti. Selain itu Salsa juga memesan makanan grobakan langganannya untuk meramaikan acara open house kali ini, diantaranya ada siomay, crepes, dimsum, pisang crispy, es krim dan juga es teler. Sungguh siapapun yang hadir akan dibuat puas oleh suguhan yang disiapkan Salsa.
Selain hal-hal diatas, Salsa juga sudah menyewa home band lengkap dengan penyanyinya, untuk menghibur mereka nanti. Dan penyanyi yang dipilih Salsa adalah Rony Parulian, jebolan Indonesian idol, tentu sangat mahal bukan? Namun tentu saja hal itu bukan masalah besar bagi nyonya Narendra. Dan Lebih takjub lagi Salsa menyiapkan acara ini hanya berdua dengan Bi Ning, sungguh luar biasa bukan ? Persiapan yang sangat matang. Memang sejak dulu Salsa adalah perencana yang baik, bahkan ia merencanakan semua acara pentingnya sendiri selama ini.
Pukul 07.00 Semua persiapan sudah beres dilakukan, saat Bumi bangun dari tidurnya ia tampak terkejut melihat rumahnya sudah berubah menjadi mini ballroom lengkap dengan dekor dan semua printilannya. Makanan sudah tertata rapi, bahkan lengkap dengan chef yang siap menghidangkan makanan hari ini. Bumi lebih tercengang melihat depan rumahnya sudah seperti mini konser lengkap dengan alat band nya dan tenda besar beserta dekorasi indah mengelilinginya.
Bumi memang menyerahkan semuanya pada Salsa untuk mengatur semua persiapan open house, namun tentu saja ia tak menyangka bahwa istrinya itu menyiapkan semua ini. Lagipula kapan istrinya menyiapkan ini, dengan kesibukannya menjaga Quin, tapi masih bisa menyusun acara seperfect ini, tentu Bumi harus memuji kemampuan istrinya yang luar biasa itu. Bumi merasa banyak sekali kejutan yang diberikan Salsa kepadanya selama menikah, kehidupannya tak pernah datar-datar saja, selalu penuh kejutan tak terduga.
"Sayanggg....." Teriak Bumi menggema di seluruh ruangan mencari istrinya
"Kenapa mas, kok teriak-teriak ?" Salsa menghampiri Bumi saat mendengar teriakan menggelegar suaminya itu
Bumi tak mengatakan apapun, melainkan memeluk Salsa erat
Salsa yang merasa heran dengan tingkah suaminya itu mengerutkan keningnya tak paham.
"Kenapa mas ?"
"Adek hebat" Dua kata keluar dari mulut Bumi
"Hebat kenapa ?"
"Adek bisa nyiapin semua ini sendiri, tanpa bantuan mas, bahkan sambil ngurus Quin. Mas minta maaf ya mas ngga bantuin adek, pasti capek banget ya ?" Bumi menyesal membayangkan sulitnya Salsa menyiapkan semua ini
"Adek kira kenapa mas, adek ngga capek mas, adek malah seneng bisa siapin ini, lagian adek juga ngga repot kok mas, semuanya kan bisa lewat telpon aja"
"Tetep aja mas ngerasa bersalah ngga berkontribusi apa-apa. Adek repot sendiri" Sesal Bumi
"Mas berkontribusi tau, malah penting banget" Ucap Salsa penuh keyakinan
Bumi bingung, pasalnya ia tak melakukan apa-apa untuk acara ini.
"Apa kontribusi mas dek ?" Tanya Bumi
"Mas sebagai donatur yang membiayai ini semua, penting kan ?" Salsa tertawa melihat ekspresi bumi yang heran
"Itu kan bukan kontribusi, lagian uang mas kan punya adek semua"
"Oh ada lagi kontribusi mas tau"
"Apa?"
"Mas penyemangat adek, itu penting banget lo, kalau mas ngga jadi penyemangat adek pasti adek males dan ngga bisa siapin acara ini, hehehe" Salsa menunjukkan deretan giginya
Bumi memeluk kembali istrinya dengan lebih erat sekarang
"Makasih ya dek, makasih udah lakuin semua yang terbaik, makasih udah jadi istri mas, makasih udah selalu buat mas ngerasa penting, makasih sayang"
"Iya sama-sama sayang, makasih juga udah peduli sama adek, udah sayang sama adek" Salsa mengeratkan pelukannya pada Bumi
Tak disangka sejak tadi banyak mata yang memperhatikan mereka
"Udah kali drama perbucinannya, masih pagi ini" Dari balik pintu Via mengeluarkan protesnya yang sedari tadi melihat dua sahabatnya saling memeluk. Lalu di angguki oleh Bia, Asa, Aro dan Bagus
Bumi dan Salsa terkejut, pasalnya masih jam 7 pagi, kenapa para sahabatnya sudah datang.
"Lagian ini jam berapa, ngapain lo semua udah kesini?" Salsa heran melihat para sahabatnya
"Ehh buu, mohon maaf kita ini baik ya, mau bantuin lo siap-siap, eh taunya udah siap" Ucap Bia
"Malah jadinya kita nontonin lo berdua mesra mesraan" Asa ikut tak terima
"Lagian lo kenapa ga minta bantuan kita si Sal? repot kan nyiapin ini sendiri?" Protes Via
"Jangankan lo semua, gue aja ga bantuin apa-apa" Bumi mengeluarkan pendapatnya
"Hah ? lo nyiapin sendiri Sal ?" Aro terkejut melihat semua yang sudah disiapkan Salsa
Salsa mengangguk tak bersalah
"Istri lo emang aneh si Bum, ya kali ini semuanya disiapin sendiri" Heran Bagus
"Terus kerjaan lo apa Bum ?" Tanya Bia yang masih tak mengerti
"Gaada gua tidur tadi, bangun-bangun udah siap" Bumi dengan polosnya
Bugghhh.. Suara pukulan keras mendarat di lengan Bumi, Via lah yang melakukannya
"Tega lo ya Bum, buat Salsa gue nyiapin ini semua" Via tak terima
"Iya parah lo sebagai suami" Bia menyetujui ucapan Via
Semua nye mengangguk ikut memojokkan Bumi
Salsa mengusap lengan suaminya itu, lalu memelototi sahabatnya tak terima sudah memojokkan suaminya.
"Ehh Bukan salah mas Bumi ya, gue emang bisa sendiri, lagian dia udah cukup bantuin gue sebagai investor utama acara ini dan sebagai penyemangat utama gue. Lagian gue ini udah pro masalah beginian. Jangan lupa gue Renjana Salsa Danuwiyata, jadi ga perlu bantuan suami gue apalagi lo semua" Ucap Salsa sombong sekaligus membungkam teman-temannya
"Emang aneh temen lo Bi" Ucap Via tak percaya
"Bukan temen gue" Bia menanggapi
"Gue juga" Asa ikut mengompori
Salsa jengah dengan drama teman-temannya itu, ia sangat tahu teman-temannya ini hanya berakting saja, namun Salsa mengikuti drama yang dimainkan.
"Yaudah lagian gue juga ngga mau temenan sama lo semua. Asal lo tau ya nanti gue mau ketemu sama Rony Parulian, gue si inget ya lo semua suka sama dia. Tapi berhubung kita udah ngga temenan jadi gue ngga izinin lo bertiga dateng ke acara gue nanti" Bak diatas angin Salsa yakin temannya ini akan berbalik memohon padanya
Asa, Bia dan Via terbebelalak mendengar ucapan Salsa, mereka tentu saja tak serius tadi, namun mendengar nama Rony parulian tentu saja mereka harus mengakhiri drama ini. Mereka tak mau melewatkan acara nanti untuk bertemu dengan idolanya. Mereka bertiga serempak menggandeng lengan Salsa membujuknya agar tak serius dengan ucapannya.
Bumi, Aro, dan Bagus tampak takjub melihat pertemanan aneh mereka
"Uhh Sal, cantik banget si, mau aku bantu makeup buat acara nanti ngga ?" Via mengeluarkan jurusnya
"Nanti selama acara biar Quin sama onti Bia ya, biar kamu fokus sama acaranya" Bia mencoba peruntungannya
"Gue bisa Sal jadi asisten lo seharian, gue akan mengikuti semua yang diperintahkan ratu Salsa" Asa tak mau kalah
"Hmm menarik, okee gue pegang omongan lo bertiga" Ucap Salsa penuh kemenangan
"Siapp ratu" Kompak ketiganya.
Lalu mereka berempat berjalan bersama menuju kamar Salsa seperti tak terjadi apa- apa, bahkan sudah membicarakan hal lain denagan bahagia
"Mereka berempat emang aneh" Beo Aro
"Pantes temenan" Bagus ikut berkomentar
Aro, Bagus dan Bumi masih tampak mematung dibuatnya.
Hasil Kerja Salsa
Pict by : pinterest
---
Konser dadakan With Rony Parulian
Pukul 09.00 tamu-tamu mulai berdatangan, sesuai dugaan Salsa, tamu yang datang sangat banyak, untunglah Salsa menyiapkan banyak tempat untuk para tamu. Semua sangat antusias datang ke acara ini, namun mereka tidak mengetahui bahwa akan ada artis ibukota ikut memeriahkan acara ini. Jika bukan Salsa, maka tak mungkin dalam acara open house hari raya mengundang artis papan atas. Selain karena mahal, tentu jadwal yang padat pasti mempengaruhinya. Namun Salsa berhasil mengundangnya, tentu sebuah keberuntungan.
Tamu yang hadir tampak kagum dengan dekor yang sudah disiapkan oleh Salsa, acara sederhana di rumah pun tampak indah dibuatnya. Hiasan bunga-bunga yang memenuhi ruangan, hingga dekorasi senada yang menambah indah nuansa rumah ini. Tentu saja kerja keras Salsa tampak terbayar dengan hasilnya.
Acara berlangsung meriah, ada game, juga bagi-bagi THR hari raya, makan-makan dan juga karaoke bersama. Kini tibalah Rony Parulian naik keatas panggung untuk memberikan kejutan kepada semua orang. Gemuruh teriakan dan suara tepuk tangan memenuhi seluruh penjuru rumah Salsa dan Bumi. Semua tampak terkejut sekaligus takjub atas kehadiran Rony diantara mereka. Biasanya mereka harus berebut tiket untuk menontonnya, namun kali ini mereka dapat menontonnya dengan gratis di rumah Salsa dan Bumi, tentu saja sangat menyenangkan.
"Test..tess.. Hallo semua" Rony mengeluarkan suara seraknya untuk menyapa tamu yang hadir
Riuh teriakan menyambut sapaan dari Rony kali ini, tatapan kagum tertuju pada cowo ganteng berdarah batak itu. Jika dilihat secara langsung sepertinya kegantengan Rony akan bertambah 10 kali lipat dari biasanya. Tak heran jika para kaum-kaum hawa sangat terpikat olehnya.
"Saya Rony Parulian, senang sekali bisa hadir di acara open house keluarga kak Salsa dan keluarga. Semoga bisa menghibur semua yang datang dan selamat hari raya untuk semuanyaa. Saya akan membawakan beberapa lagu sesuai dengan request kak Salsa, katanya lagu-lagu ini adalah lagu kesukaannya dan diantaranya juga ada lagu kesukaan mas Bumi suaminya. Lagu pertama adalah Sepenuh hati, Enjoy semuanya !! " Rony membuka speechnya
On playing : Sepenuh hati- Rony Parulian dan Andi Rianto
Semuanya hanyut oleh suara indahnya, Salsa dan Bumi juga menikmati penampilan Rony kali ini. Mereka saling menggenggam dan merasakan tiap bait yang dinyanyikan mewakili perasaan Salsa dan Bumi ketika pertama kali bertemu.
Desak di dadaku s'makin berat
Saat itu kau hadir
Berdiri menanti di sini
Berharap pintuku terbuka
Kauajarku
Kau t'lah bukakan mata
Agar kumengerti
Bukan matahari (matahari) bila tak menyinari
Bukan kuntum bunga (kuntum bunga) bila tak mewangi
Dan bukanlah cinta (bukan cinta) bila tidak sepenuh hati
Semuanya bersorak mengapresiasi suara merdu dari Rony parulian, sungguh sangat menyentuh dan juga menghangatkan hati siapa saja yang mendengarkannya. Selanjutnya Rony menyanyikan lagu I dont wanna miss a thing : Aerosmith disusul oleh lagu -Aku milikmu : dewa 19.
Semua hanyut dengan lagu-lagu yang dinyanyikan, tak sadar mereka ikut bernyanyi bersama. Suasana kali ini memang sangat membahagiakan bagi semua orang, pengalaman yang mungkin tak akan pernah terlupakan. Salsa sangat senang atas keputusannya mengundang Rony Parulian, karena bisa membuat banyak orang yang hadir bahagia.
"Terimakasih semuanya, sudah ikut bernyanyi bersama saya. Saya nggak nyangka banyak yang tau lagu-lagunya" Rony menyampaikan perasaannya
"Rony I love you" Bia berteriak membuat semua orang menatapnya, Aro yang merasa tak enak karena ulah pacarnya itu. Beberapa detik kemudian tawa mereka pecah mendengar celetukan Bia
"Ohh I Love you too" Rony membalas dengan sopan
Semua berteriak histeris tak menyangka Rony menjawabnya. Sudah dipastikan Bia tak bisa tidur malam ini, bahkan mungkin ia akan melupakan Aro untuk beberapa waktu kedepan.
Hangat sekali Rony dengan para penggemarnya ini, membuat yang hadir merasa iri pada Bia. Selain ganteng ia juga menghargai fans nya. Tentu itulah yang membuatnya terlihat bersinar dan disukai oleh banyak orang.
"Baik lagu terakhir saya persembahkan untuk pasangan yang saling mencintai, mas Bumi dan Kak Salsa. Saya mendengar kalau keduanya ini adalah sosok yang penuh cinta, maka tentu saja lagu cinta ini saya nyanyikan untuk mereka berdua. Boleh kak Salsa dan suami maju kedepan sini untuk bernyanyi bersama saya" Rony mengundang Salsa dan Bumi ke atas panggung
Salsa dan Bumi tersenyum mendengar penuturan Rony, lalu keduanya naik keatas panggung bersama.
"Ini dia Tak ada ujungnya, seperti kisah cinta keduanya yang semoga tak akan ada ujungnya sampai maut yang memisahkan" Ujar Rony mendooakan Salsa dan Bumi
On Playing : Tak ada Ujungnya - Rony Parulian
Ku temukan satu sisi dalam diri
Warna warni penuhi jiwaku
Meski kadang hati ini pun bertanya
Apa mungkin benar ini nyata
Kau hadir di balik kokohnya tembok hatiku
Kau runtuhkan kerasnya diriku
Kan ku jaga di luas hatiku
Di dalam samudera perasaan
Tak terkira entah sampai kapan
Tak ada ujungnya
Mungkin hanya mati yang memisah
Salsa dan Bumi ikut menyanyikan lirik di bagian reffnya, suara mereka menyatu menambah hangat nya suasana penuh cinta hari ini. Riuh haru dan bahagia menyelimuti semua yang hadir, tak terasa mereka ikut hanyut dalam alunan lagu yang dinyanyikan dengan sepenuh hati oleh Salsa dan Bumi
Hari ini disaksikan oleh semua orang, bersama Rony Parulian yang menjadi bagian dari kisah cinta antara sepasang suami istri yang saling mencintai, saling menggenggam dan saling mengusahakan kebahagiaan untuk keduanya. Sungguh indah, indah sekali cinta mereka berdua, sudah dipastikan bahwa semesta pun iri melihatnya.
Tak ada kebahagiaan yang abadi, namun dengan adanya cinta diantara keduanya maka itu cukup untuk membawa banyak kebahagiaan untuk Salsa, Bumi, dan orang-orang yang mereka sayangi.
Terimakasih Rony, kali ini sudah menjadi salah satu saksi dari cinta tulus Salsa dan Bumi.
Special guest💙
Pict by : pinterest
---
Yeayyyy...
Sudah upload 2 Part hari ini🤭
Semoga suka yaaa sama special guest hari ini🫶🏻🫶🏻
Selamat lebaran semuanya, mohon maaf lahir batin ya 🤲🏻
Maaf kalau Minla sering lama uploadnya, semoga tetep nungguin cerita Renjana-Bumi ini yaa.. Luff 🩵