ALIEN (BL)

By MyAororaLisa

36.7K 3.1K 393

Tera Parama. -Siswa SMK yang lagi magang. -Suka Drakor. -Anak kesayangan Emak. -Nggak suka Lava. Phi Lava -A... More

Alien-1
Alien-2
Alien-3
Alien-4
Alien-5
Alien-6
Alien-7
Alien-8
Alien-9
Alien-10
Alien-11
Alien-12
Alien-13
Alien-14
Alien-15
Alien-16
Alien-17
Alien-18
Alien-19
Alien-20
Alien-21
Alien-22
Alien-23
Alien-24
Alien-25
Alien-26
Alien-27
Alien-28
Alien-29
Alien-30
Alien-31
Alien-32
Alien-33
Alien-34
Alien-35
Alien-36
Alien-37
Alien-38
Alien-39
Alien-40
Alien-41
Alien_42
Alien_43
Alien-44
Alien-45
Alien-46
Alien-47
Alien-48
Alien-49
Alien-50
Alien-51
Alien-52
Alien-53
Alien-54
Alien-55
Alien-56
Alien-57
Alien-58
Alien-60
Alien Tamat.

Alien-59

353 22 15
By MyAororaLisa

"Nggak mungkin suka, nggak mungkin suka, nggak mungkin suka, nggak mungkin suka, hedeh ... nggak mungkin suka!"

Tera mengusak rambutnya, "Emak ngomong apa sih! Jadi kepikiran gini kan jadinya, mana mungkin kalo deg deg'an itu bisa diarti'in dengan suka, gua normal loh. Oke walaupun misalnya gua nih jadi gay, masa iya gua sukanya sama alien? Nggak mungkin dong! Sukanya sama manusia normal juga lah, masa sama alien yang bentukannya kayak Lava. Bukan apa-apa, emang Lava ganteng sih. Tapi yang dia pake itu bukan muka dia loh, muka orang lain! Kalo  muka beneran kan serem!"

Tidak bisa dideskripsikan, tapi benar-benar menyeramkan. Ia saja tidak ingin melihat wajah Lava yang aslinya karena takut, takut terbawa kedalam mimpi buruk.

Tera membuka pintu kosannya, ia bisa melihat Lava dan Piyo yang menunggunya saat ini.

"Apa liat-liat! Mau gua tonjok!"

Lava tersenyum tipis, padahal ia tidak mengatakan apapun. Hanya menunggu Tera pulang saja. Tapi ia malah dimarahi oleh Tera. Tak apa, karena rasa cintanya begitu besar pada Tera, maka Tera yang marah tampak seperti mengucapkan cinta padanya.

"Va, cium gua."

"A-pa?" Lava menaikkan alisnya, apa dia tidak salah dengar.

Tera meminta untuk di cium!

Kenapa bisa Tera yang notabenenya sangat tidak suka dicium sekarang malah minta di cium.

"Tera, apa ini serius? Aku mencium! Kau tidak marah?"tanyanya ragu.

Piyo yang juga berada di pundak lava juga tertegun sejenak, ia turun dan bersembunyi di bawah kursi."Apakah Tera sudah berubah pikiran dan suka pada Pitu?"

Jika tidak suka tidak mungkin Tera menginginkan sebuah ciuman, apa lagi begitu terang-terangan seperti ini.

"Elah lama bener!" Tera memegang belakang leher Lava dan menariknya, mencium bibir Lava, hanya sebuah ciuman.

Mata mereka sama-sama menatap satu sama lain untuk beberapa detik. Tapi setelahnya Tera langsung mendorong Lava dan masuk ke dalam kamar tanpa bicara.

Lava memegang bibirnya dan termenung."Piyo, ada apa dengan Tera? Apa dia sedang tidak sadarkan diri? Kenapa dia bisa bersikap seperti dan menciumku tadi."

Senang, bahkan sangat senang tapi Lava heran saja, kenapa bisa Tera melakukan hal ini begitu tiba-tiba.

"Wah wah wah Pitu. Sepertinya tak lama lagi cinta Pitu terbalaskan! Pasti sekarang Tera juga merasakan jatuh cinta, seperti manusia normal yang jatuh cinta pada umumnya, tapi Tera jatuh cinta pada Pitu!" Piyo menepuk tentakelnya berulang kali.

"Benarkah?" Lava tersenyum tipis, jika seperti itu maka dia juga akan senang. Karena cintanya terbalaskan.

Berbeda dengan lava yang senang saat ini, berbeda pula dengan Tera yang memukul dadanya berulang kali.

"Deg deg'an lagi sialan!"

Tadinya, Tera hanya ingin mengetes saja. Dulu saat Lava menciumnya, tak ada rasa apapun. Bahkan hatinya tak bergetar seperti ini, mereka juga sempat tidur bersama, bahkan mandi bersama! Tapi Tera tak merasakan hal seperti ini.

Seperti yang dikatakan oleh Epa, jika dia merasakan hatinya bergetar maka dia jatuh cinta.

"Nggak mungkin ... gua gay?"

Apa benar! Apa benar dia jadi seorang gay!

Wajah Tera memerah, ia menutup wajahnya dengan bantal."Malu banget njir! Masa gua nyium Lava. Nggak bener ini mah! Gua harus kasih tahu Oren! Cuma dia yang bisa bantuin gua."

Tera membuka ponselnya, mencari nomor Randy yang tertera disana. Satu, dua hingga tiga panggilan tapi pria itu juga tidak menjawabnya.

"Ketebak! Pasti seneng-seneng sama pacarnya ini! Gua harus gimana?"

Setiap Tera berada di dekat Lava, jantungnya hampir terasa ingin meledak.

"Emak tolongin ..."

Tak tahu saja jika saat ini Epa berdiskusi dengan Varel dan Randy tentang ini.

"Beneran Tera suka sama Lava? Kok bisa!" Randy tak habis pikir,"Tera bukannya straight banget? Bahkan dia nolak Varel."

"Ya emang sama Varel dia nggak demen, tapi sama Lava udah kepincut dia tuh,"ujar Epa."Gimana Varel? Elu mau nggak bantuin, elu ikhlas'in Tera sama Lava nggak?"

Takut saja jika Varel masih mempunyai perasaan pada Tera, jadi berita ini akan mengejutkan laki-laki itu.

"Aku akan bantu,"Varel tersenyum tipis."Kurasa rasa sayangku selama ini pada Tera hanya sebatas adik dan kakak saja."

Buktinya, Varel merasa seperti Tera, saat ia bersama Randy. Ada rasa yang berbeda dalam hatinya yang tidak pernah bisa ia ungkapkan. Rasanya berbeda.

Bersama Randy, Varel merasa dia dicintai dan mencintai. Tapi bersama Tera, ia hanya menyayangi Tera saja.

"Syukurlah elu udah nerima semuanya, emak takut aja elu nyesel sama Randy,"ujar Epa kembali.

"Apa sih, kak. Nggak mungkin lah!" Randy memegang tangan Varel."Kami udah saling cinta sekarang. Jadi nggak mungkin Varel suka lagi sama Tera, iya kan, Rel?"

"Tentu, aku menganggapnya adik sekarang, tapi bisakah lepaskan ini,"Varel sedikit malu jika berpegangan tangan seperti ini, apalagi di depan Epa.

"Ya elah, pake malu segala. Kagak apa-apa! Kan udah pacaran, tapi emak foto ya!" Epa mengambil ponselnya dan memotret pasangan itu."Cium juga boleh! Buat koleksi!"

"Kak!" Randy hanya menggeleng saja, kenapa kakaknya ini suka sekali menggoda mereka. Jangankan Varel, ia juga malu jika disuruh didepan umum seperti ini. Kecuali berdua dengan Varel tentunya, ia tidak akan semalu itu.

Voted→ comment→ follow

Continue Reading

You'll Also Like

220K 11.5K 14
[Dalam penulisan cerita terdapat Typo, mohon maklum] "Kenalin ini anak temen mama, Eza Andika. Mulai sekarang Eza tinggal sama kamu. Karna orang tua...
500K 21.2K 40
LAPAK HOMO/BxB⚠JANGAN SALAH LAPAK⚠👊 udah kalo kepo langsung baca aja😭🔞 Dalam cerita ini..untuk bab awalan adalah pertemuan,,konflik,,penyelesaian...
23K 1.8K 25
Tentang Jeon yang jatuh hati pada Kim yang suka mengajaknya kabur di tengah malam. Tentang es Matcha yang bersebelahan dengan sekaleng Mocchiato. Te...
100K 3.6K 59
[BL 17+] (Disarankan untuk membaca book Green sebelum membaca book ini, tapi kalau gak mau gak masalah) Kapan rasa itu muncul? Lian dan Dino adalah...
Wattpad App - Unlock exclusive features