"Y/N!! kena kau tidak mau memaafkan hyungseok kecil? " hyungseok besar (setengah botak) berjalan berjalan dibelakang Y/N seperti anak bebek mengikuti induk nya.
"Bukan urusan mu" Y/N berjalan menjauh.
"Hei.. Hei dengar dulu! " hyungseok menarik tangan Y/N.
"Hyungseok kecil benar-benar menyesal ,katanya dia terbawa suasana! Jadi jangan marah Lagi dong... " hyungseok besar memegang kedua bahu Y/N.
"Apa sofa mu rusak karena dia terlalu brutal? " hyungseok berkata dengan serius.
Para siswa dan siswi langsung melihat ke arah Y/N dan hyungseok... Ini baru pagi lho kak? Kok percakapan nya gitu sih. 😔.
PLAKK!
"OMONGANMU AMBIGU! " Y/N berjalan pergi setelah menamplok pipi hyungseok.
"Huh... Aku salah apa? " tanya hyungseok pada dirinya sendiri.
(Ah kebanyakan berantem ga pernah sakola sih)
"Aah! Y/N dengarkan dulu... Hyungseok benar-benar Sudah merefleksikan dirinya jadi jangan marah-marah lagi. " hyungseok menyusul Y/N dan menoel Noel pipinya.
"Dia benar-benar meminta maaf... Jadi maaf kan dia ya" hyungseok memberikan Y/N puppy eyesnya.
"Aku akan melakukan apapun asal kau memaafkan nya... Aku akan memberikan apapun! " ucap hyungseok.
"Hah?! Emang kau punya apa? " tanya Y/N.
"Kalau kau mau aku akan memberikan tubuhku " hyungseok membuka jas biru nya sedikit.
Para Siswa dan siswi tercengang karena ucapan Ambigu hyungseok dan kali ini Y/N meninju ulu hati hyungseok karena Salting.
BUKG!
"AKGH! Ah! Y/N mau kemana!!. " Teriak hyungseok.
"Mengantarkan Dokumen OSIS ke Anak kelas kecantikan! " teriak Y/N.
*Maksud ku kan Aku akan melakukan pekerjaan untuknya* pikir hyungseok.
Sebagai Sekertaris OSIS yang baik Y/N harus mengantarkan dokumen untuk anggota OSIS lainnya di kelas kelas lain, Saat Y/N memasuki kelas kecantikan dan memberikan Dokumen pada teman seanggota OSIS nya Y/N bisa merasakan Kelas Kecantikan lebih tenang hari ini.
"Eh? Hyun mana? " tanya Y/N pada teman anggota OSIS nya itu.
"Oh, dia demam jadi tidak masuk. " jawab temannya.
*hyun sakit? Yena siapa yang mengurus ya? * pikir Y/N dengan khawatir pada anaknya.
"Aku duluan ya" ucap Y/N lalu berjalan pergi.
"Iya sampai jumpa" ucap teman Y/N.
Y/N bertamu di gedung hostel, Wonseok sedang nguli, Serim dan anak-anak sedang mengurus pembangunan toko buah. Sehingga Janghyun ditinggal sendirian di bangunan hostel.
(Ini setting sebelum Toko buah nya jadi)
"Oooeee!! " Suara tangisan Yena membuat Y/N cepat-cepat memasuki ruangan.
"Cup cup Yena sayang, kenapa menangis" Y/N memeluk dan menggendong Yena
"ABWABWA! " Yena menunjuk ke arah bonekanya yang jatuh di lantai.
"Oohh... Boneka? " tanya Y/N.
Y/N memberikan Yena boneka yang terjatuh lalu Y/N pergi ke dapur dan membuatkan Yena susu.
"Y/N? " tanya janghyun yang berjalan ke dapur dengan mata sayu dan kulit kemerahan yang menunjukkan bahwa dia sedang demam.
"Oh jang hyun? Sudah bangun ya, aku kesini membawakan bubur hangat untuk mu. " Y/N tersenyum pada janghyun.
"Sebentar ya aku buatkan Yena susu dulu" ucap Y/N sambil memasukkan air hangat ke dalam botol susu.
"Tidak usah repot repot aku saja" ucap janghyun sambil berjalan maju.
"Eh! Tidak boleh! Kau butuh istirahat dulu janghyun. " ucap Y/N mendorong janghyun keluar.
Ah sosweet nyooo😋
"Tidur lah terlebih dahulu nanti setelah aku mengurus Yena aku akan menyiapkan mu buburnya. " Y/N tersenyum pada janghyun.
Y/N berjalan ke Arah Kamar Yena dan memberikan Yena susu dan setelah Yena puas dan tertidur Y/N berjalan ke arah dapur mengambil mangkuk dan menyiapkan bubur hangat yang dia bawa.
Tok
Tok
Y/N mengetuk kamar janghyun dan berjalan masuk.
"Hyun ini bubur mu" ucap Y/N.
Janghyun hanya menatap Y/N.
"Suapin" ucap janghyun dengan puppy eyesnya.
"Makan sendiri! Udah besar kan? " tanya Y/N.
"Yaudah! Ga usah makan sekalian" janghyun menarik selimutnya.
"Yasudah ku suapin. " ucap Y/N pasrah.
Janghyun langsung duduk di tempat tidur dan Y/N dengan telaten menyuapi bayi besarnya.
"Sudah kenyang? " tanya Y/N sambil menaruh Mangkuk kosong ke arah meja.
"Aku masih lapar" ucap janghyun dengan nada sedih.
"Baiklah, Kumasakan makanan" Y/N berjalan pergi namun janghyun langsung menarik tangan Y/N.
Janghyun menarik Y/N ke kasur dan menindih Y/N di atasnya.
"Aku lapar untuk 'hal lain' " ucap janghyun.
"Can I eat you? " Bisik janghyun.
"NOOOOO!! ANIYOO! IIE! " Y/N menggeliat di bawah janghyun.
"Hyun? Lepas ga, kau mau ketemu wang ochun huh? " tanya Y/N dengan nada tajam.
"Hm... Tapi aku benar-benar merindukan mu" janghyun memeluk Y/N.
"Setelah insiden Jonggun kita jarang bertemu, aku kangen" Janghyun mengintip sedikit dengan wajah merahnya.
"Lagipula... Katanya berkeringat bisa menurunkan demam kan? Bantu aku" janghyun menyeringai.
"SIAPA YANG BILANG BEGITU HAH?! " tanya Y/N.
"Vasko yang bilang" ucap janghyun dengan polos.
*orang polos diajari orang bodoh* Y/N sweatdrop.
Tanpa Aba-aba Janghyun mencium bibir Y/N mungkin karena pengaruh demam Ciuman nya jadi sangat dalam sehingga Y/N tak bisa bernafas.
"Manis... " ucap janghyun dengan sayu.
Janghyun turun dan menggigit leher Y/N dan menyesapnya.
Lalu setelah puas Janghyun membuka kancing Y/N dan salah satu tangannya meremas dan memainkan dada Y/N, membuat Y/N mendesah dan menggeliat.
"Hyun! Ah! ~ geli! " Y/N tidak nyaman ketika janghyun menjilati lehernya.
"Hei! Hei! Kenapa kau jadi pro begini? " tanya Y/N dengan panik.
"Kadang aku menonton film 'itu' dan memikirkan mu" aku janghyun dengan pipi merahnya.
"Siapa yang kirim video begituan? " tanya Y/N curiga.
"Hyunsoo" jawab janghyun.
ucapan janghyun sukses membuat Y/N tercengang, dia memang tau kalau hyunsoo itu bandar tapi karena ulah hyunsoo mungkin Y/N tidak akan bisa bergerak beberapa hari.
*HYUNSOO BANGSAT* Pikir Y/N.
"Y/N..."
"Aku mau adik untuk Yena" janghyun memberikan puppy eyesnya.
"AKU YANG TIDAK MAU" Y/N panik.
Janghyun berjalan ke arah laci dan mengambil kondom.
"Soal janghyun?! Kau sudah siap-siap pengaman? " Y/N berkeringat dengan panik.
"Ini milik serim dan wonseok... Daripada tidak kupakai ayo kita gunakan" Janghyun tersenyum polos sambil menggigit Permennya.
Misi!
Bantu Janghyun sembuh
Reward=
-1. 000 point skill
-kartu Past Vision
(Yes) or (Yes)
Hukuman
-mati ditempat
*misi apa-apaan ini? Ga bisa di skip! ENGAJA BANGET YA?! * Y/N meneguk ludah melihat jendela sistem nya.
Janghyun melepaskan bajunya memperlihatkan dada bidang dan perut Yang seperti dipahat dewa (muantab banget Si Duda).
"Kau tidak boleh menolak Sayang" janghyun menyeringai dan mendorong Y/N ke kasur.
Janghyun mencium Y/N sekali lagi dan berbisik.
"Aku mencintai mu" bisik Janghyun.
"Aku benar-benar jatuh cinta padamu sampai kadang rasanya ingin mati. " janghyun menempelkan jidatnya ke arah Y/n dengan tatapan sayu nya.
"Kau cuma mengingau karena demam" ucap Y/N tak percaya
"Apa kau benar-benar tidak sadar? Aku benar-benar menyukai mu... " tanya Janghyun dengan nada sedih.
"Dari pertama kali kita bertemu aku benar-benar jatuh cinta dengan mu... Tapi kau selalu tidak menyadarinya" ucap janghyun dengan sedih.
"Hyun, lalu hyeeun-
"Hyeeun itu masalalu ku... " ucap janghyun dengan lirih.
"Tapi kamu masa depan ku. " ucap janghyun dengan nada serius.
Mereka berdua terdiam beberapa saat karena ucapan Janghyun yang tiba-tiba confess.
Janghyun mencium Y/N sekali lagi dan kali ini tangannya merobek baju Y/N.
(Ini total si Duda udah nyipok 3 kali ya njink)
Janghyun memakai pengamannya dan Y/N tercengang... Pantas saja Hyeeun sekali coba langsung jadi? Besar banget!.
"Selamat makan" janghyun menyeringai.
*AAAA PAPAAAA* Y/N panik.
"Eh Hyun, ini waktu mandinya Yena kan" Y/N tersenyum.
"Jangan merawat Yena terus... "
"Papanya juga butuh disayang" janghyun membuka kedua paha Y/N dengan seringai diwajah tampannya.
Janghyun memasukkan nya dengan sekali tusuk membuat Y/N Mendesah keras.
"JANGHYUN!~" Y/N berteriak.
"Ah!~ ah! Nggh! " Y/N mulai mendesah saat Janghyun mulai mendorong miliknya masuk dan keluar.
"Ugh... Enak sekali" janghyun mendesah saat dia merasakan junior nya diremas dan keluar masuk dari Liang hangat Y/N.
"Mmphh~ hyun~" Y/N mendesah keenakan.
"Lingkarkan kaki mu ke pinggang ku" perintah janghyun.
Menuruti perintah janghyun Y/N melingkar kan Kakinya ke pinggang janghyun sehingga Janghyun bisa memasukkan miliknya lebih dalam.
"Ah... ahh!~" Y/N mulai mendesah lebih keras ketika janghyun menghisap nipple nya.
Janghyun tidak lupa memberikan perhatian pada dada Y/N yang satunya bermodal film kiriman hyunsoo Janghyun bisa dibilang pelajar yang cepat.
#makasihHyunsoo
Setelah beberapa menit janghyun orgasm dan melepaskan pengaman nya yang penuh dengan cairannya.
Melihat Y/N yang kelelahan janghyun mencium Y/N untuk ke 4 kalinya, SITU KECANDUAN KAH?!.
"Demam ku langsung turun lho" ucap janghyun dengan kagum.
"Boleh sekali lagi? " tanya Janghyun.
"Boleh... "
"Boleh kuhantam"
Next chapter 40 vote+ 10 Komen!