owner of my heart : [S 1 : en...

By NOVELOBOI12

23.3K 3.3K 673

FEELURE'S SERIES ©®NOVELOBOI12 Book 1 OF FEELURE'S Series Status : SELESAI 15+ __________ [Owner Of My Heart... More

~1 : Pasutri Baru
~2 : Makan Siang
~3 : Jalan-Jalan
~4 : Gemesh
~5 : Sepupu Toksik
~6 : Fang
~7 : Mimpi
~8 : Awal Dari Segalanya
~9 : Seperti Nyata
~10 : Kabar bahagia
~11 : Bingung
~12 : Pulang
~13 : Pagi
~14 : Izin
~15 : Karyawan Centil
~16 : Mesra
~17 : Masalah Bermula
~18 : Sakit
~19 : Bantu
~20 : Rencana Dan Cerita
~21 : Rencana Bermula
~22 : Sadar
~23 : Bahagia
~24 : Firasat
jawab ~harus~
~25 : Tak Percaya
~26 : Luka Gempa
~27 : Saudara-Saudaraku
~28 : Teka-Teki
~29 : Acara dan Alena
~30 : Terima Kasih Semuanya
~31 : Petanda
~32 : Yaya Dan Serena
~33 : Makan Siang Bersama
~34 : Cafe Choco
~35 : Rencana Piknik
ch elemental~
~36 : Dugaan
~37 : Pesan
~38 : Puas
~39 : Tanggungjawabku
~40 : Apa Lagi
~41 : Alena
promosi!!! wajib baca
~43 : Rencana
~44 : Masa Lalu Yaya
~45 : Gempa Dan Reverse
curhatan author
~46 : Berubah
~47 : Berubah pt [2]
~48 : Terkilan [pt:1]
~49 : Terkilan [pt: 2]
~50 : Apa Yang Sebenarnya
~51 : Isi Hati Sang Lelaki
Pengumuman OOMH : PENTINGGGG!
~52 : Membongkar Rahasia
~53 : Di Balik Semuanya
~54 : Kecelakaan Tak Terduga
~55 : Bisikan Mental
~56 : Kembali Bersatu [1]
~57 : Kembali Bersatu [2]
~58: Kembali Bersatu [3]
~59 : Pelangi Setelah Hujan [ENDING OF S 1]
~60: Kembar [Extra]
~61 : Aisyah Dan Arzel [Extra]
KHUSUS BUAT PARA REAKSA
~62: Malam Sebelum Ramadhan [Extra]
~63: RAMADHAN TIBA~ [special chapter][Extra]
~64 : BoBoiBoy [Extra]
just promote
~65 : Pergi [Extra]
GC ReaKSa NOVELOBOI
~66: Tak Bisa Menerima [Extra]
~67: Di Mana Ayah? [Extra]
~68: Bujukan Gempa[Extra]
~69: Emosi Dan Bayangan[Extra]
~70 : Terima [Extra] [final]
QNA [SEASON 1]
ANNOUNCEMENT

~42 : Pengakuan

168 33 4
By NOVELOBOI12

Klik

"Alena?" Panggil Gempa setelah membuka pintu kamar yang ia dan [name] yakini bahwa suara teriakan Alena berasal dari sana.

"Alena! Kamu di mana!?" Sahut [name] ikut memanggil. Kepalanya menoleh ke kanan dan ke kiri, mencoba mencari sosok Alena.

"A, aku di sini...."

Kedua orang yang berbeda jantina itu lantas menolehkan kepala mereka ke samping, setelah mendengar suara lirih itu. Mata mereka membulat sempurna saat melihat tubuh kecil Alena yang sudah terbaring di lantai kamar bersama darah segar yang membasahi lantai. Dapat mereka lihat kalau ada beberapa kepingan kaca yang menancap pada tangan dan kaki wanita itu.

"Astaga Alena!" Teriak [name] kaget. Ia melangkah cepat menghampiri Alena. "Alena!? Kamu kenapa!? Kok bisa jadi kayak gini!?" Tanya wanita itu khawatir dan panik sembari berjongkok di depan Alena.

"Kita ke rumah sakit yuk." Ucap Gempa tak kalah khawatir.

[Name] mengangguk. Ia perlahan-lahan mencoba mengangkat tubuh mungil Alena, dibantu Gempa tentunya.

Lalu mereka semua langsung turun ke bawah, dan dengan cepat membawa wanita malang itu masuk ke dalam mobil milik Gempa.

"Sa, sakit...hiks!" Lirih Alena sembari mencengkram kuat lengan [name] yang sedang duduk di sampingnya.

[Name] sempat meringis kecil saat Alena mencengkram kuat lengannya. Tetapi ia hanya membiarkan. Tangannya yang masih bebas itu dengan hati-hati menutup pintu mobil yang tadinya sedikit terbuka.

"Sudah?" Tanya Gempa sembari melirik sebentar ke arah belakang

"Sudah."

Mendapat jawaban dari [name], Gempa langsung menyetir mobilnya menuju ke rumah sakit dengan cepat dan laju.

"Ka kamu tahan, ya. Bentar lagi kita sampai kok." Ucap [name] mencoba menenangkan Alena.

Alena hanya bisa menangis sembari menekan-nekan area perutnya yang terasa sakit luar biasa. "Nggak tahan...R Reverse! Hiks! Hiks!" Teriaknya kesakitan.

[Name] masih mencoba menenangkan Alena sambil sesekali membisikkan doa-doa tepat di telinga Alena. Sedangkan Gempa, ia semakin menambah kecepatan mobilnya.

"Tahan sedikit lagi, Alena."

___________

BoBoiBoy memandang datar rumah minimalis yang ada tepat di depan matanya saat ini. Tak semena-mena nafas lelah keluar dari bibirnya.

Ia perlahan-lahan berjalan menuju ke pintu rumah itu, lalu dengan perlahan mengetuknya.

Tok! Tok!

Klak!

"Ah ya? Siapa?" Tanya seorang wanita paruh baya yang barusan membuka pintu.

BoBoiBoy menatap wanita itu bersama senyum kecil terhias di bibirnya. "Anda nyonya Safiera, kan? Ibu kepada Sara dan Serena?" Tanyanya dengan dingin.

Safiera hanya mengangguk mengiakan pertanyaan dari pria muda di hadapannya. Ia beranjak ke tepi untuk membiarkan BoBoiBoy masuk ke dalam rumahnya.

"Ayo masuk. Kita ngobrol di dalam." Pelawa Safiera dengan lembut.

Pria bermanik hazel itu mengangguk. Ia menanggalkan sepatunya lalu masuk ke dalam rumah itu setelah mengucap salam.

"Ayo duduk." Ucap Safiera lagi.

"Terima kasih."

Safiera hanya tersenyum melihat tingkah BoBoiBoy yang menurutnya sangat sopan itu.

"Kamu ke sini, ada perlu apa, ya? Kamu siapa?" Tanya Safiera yang sedari tadi penasaran sekaligus merasa heran dengan kedatangan BoBoiBoy yang tiba-tiba itu.

BoBoiBoy berdehem seketika. Nafasnya di tarik perlahan sebelum menjawab pertanyaan itu. Perasaan gelisahnya coba ia abaikan.

"Aku BoBoiBoy. Majikan Sara dan Serena." Jawab BoBoiBoy tenang.

Safiera sedikit tersentak setelah mendengar hal itu. Senyum manisnya kian luntur, kini digantikan dengan wajah serius. Manik hitam pekat miliknya memandang wajah pria muda itu dengan tatapan membunuh.

"Apa barusan kamu bilang? Kamu...majikannya Sara dan Serena?" Tanya Safiera sekali lagi, sekadar untuk memastikan.

"Ya." Jawabnya singkat, jelas, dan padat.

Plak!!!

Tanpa berkata apa-apa, Safiera langsung mendaratkan tamparan keras di pipi mulus BoBoiBoy. Air mata pelan-pelan mulai menitik jatuh dari pelupuk mata wanita itu.

"Ternyata kamu?! Ternyata kamu yang sudah menghamili anak saya!?" Teriak Safiera melepaskan amarahnya.

BoBoiBoy yang sudah sedia menjangka kejadian itu bakal berlaku, hanya bisa mendiamkan diri. Pipinya yang terasa panas itu disentuh perlahan.

Safiera semakin menatap murka ke arah BoBoiBoy. Isakkan kecil mulai lolos dari bibirnya.

"Kamu...berani-beraninya kamu merusakkan putri saya!? Hiks! Terus bisa-bisanya kamu datang ke sini dengan wajah shok baik kamu itu!? Hiks!" Teriak Safiera lagi bersama air matanya yang semakin banyak tumpah ke pipinya.

Luluh hati BoBoiBoy saat menyaksikan itu. Ia sungguh merasa bersalah saat ini. Namun ia tak bisa berbuat apa-apa, selain meneruskan [tugasan]nya sampai selesai.

Demi [name]...

"Ada apa ribut-ribut?"

Suara seseorang tiba-tiba menyela masuk ke dalam pertelingkahan mereka berdua. Keduanya lantas terdiam membisu.

BoBoiBoy dan Safiera melirik cepat ke arah tangga. Terlihat seorang pria paruh baya sedang menuruni tangga bersama Serena yang ada di belakangnya. Tak lupa Sara yang baru keluar dari kamar kecil yang berada tepat di samping tangga itu.

"Ada apa ini, mom?" Tanya Sara panik setelah melihat ibunya yang sedang menangis histeris di pelukan ayahnya.

Manik biru gelap Sara beralih melirik BoBoiBoy yang masih setia duduk di sofa, bersama wajah tidak berperasaan miliknya itu. Senyuman kecil tersungging di bibirnya tatkala melihat pria itu menunjukkan jari tengah ke arahnya.

BoBoiBoy hanya mengabaikan tatapan Sara itu. Ia kembali fokus menatap pria paruh baya yang sedang mencoba menenangkan Safiera.

"Tuan Arga?" Panggilnya.

Pria paruh baya itu menoleh saat mendengar namanya dipanggil.

"Ya?" Sahutnya dingin.

Arga perlahan-lahan melepaskan pelukannya lalu melangkah mendekati BoBoiBoy. Wajah pria muda itu ditatap tajam.

"Jelaskan, semuanya." Titah pria bermanik coklat gelap itu dengan tegas.

________________

Hai! Hai!
Hmm~ lily mau bilang apa, ya, sama kalian? Hmm....

Bagaimana dengan chapter hari ini? Menurut lily, sangat membosankan.

Kalo kalian?

Lily ngga tau kenapa akhir-akhir ini mood lily buat ketik jadi menurun? Huaa! Jadi...maaf jika alurnya semakin membosankan kalian. Huhuhu!!

Harap kalian bisa setia membaca buku ini sampai selesai, ya. LILY butuh banget support kalian semua. Tanpa kalian, lily ngga bisa sampai ke tahap ini. terima kasih buat 8 K read untuk buku iniii!

Harap kalian bisa terus memberi support buat lilyy!

I love you all! So much!

Baiklah

Sea you nanti, sayang

Continue Reading

You'll Also Like

47.4K 4.8K 20
୨⎯ BoBoiBoy ori w/ Female!Readers ⎯୧ Tinggal serumah dengan kakak laki-laki yang lama tak pernah dijumpai, kupikir itu bukan ide yang bagus. Ia pasti...
105K 7.2K 45
"Kak gem kan jomblo, bisa gawat kalau ada om om mesum yang maksa ngajak one night stand di love hotel trus kak gem nya mau mau aja" (Nasihat solar sa...
5.2K 384 14
CEK PROFIL AKU BUAT BACA CERITA INI YANG REBOOT VERSION Kata orang, toxic relationship itu adalah hal yang paling mengerikan di dalam sebuah hubungan...
11K 1.7K 5
𝐁𝐨𝐛𝐨𝐢𝐛𝐨𝐲 𝐓𝐫𝐢𝐨 𝐎𝐫𝐢 𝐅𝐚𝐧𝐟𝐢𝐜𝐭𝐢𝐨𝐧! 𝐒𝐢𝐛𝐥𝐢𝐧𝐠𝐬! 𝐥𝐨𝐤𝐚𝐥 𝐀𝐥𝐭𝐞𝐫𝐧𝐚𝐭𝐢𝐟 𝐔𝐧𝐢𝐯𝐞𝐫𝐬𝐞! Bandung menyimpan luka, se...
Wattpad App - Unlock exclusive features