Mash yang sedang latihan dihutan sambil mengangkat barbel besi ny sambil memainkan kaki nya
Tupai yang melihat hal itu sontak kaget menjatuhkan makanannya
"Kalau serius aku cuman butuh 5 menit saja" kata mash menurunkan barbel besi
nya
"Waktunya pulang dan makan cream puff"sambil mengacingkan bajunya bersedih untuk pulang karena latihan nya sudah selesai
Mash berjalan menuju rumah nya sambil bernyanyi
"k untuk kue krim penuh krim~ r untuk....."
Sampainya di depan pintu rumah
"Hm,didorong atau ditarik ya? Aku lupa...kurasa itu bukan masalah"
Saat mash mengambil gagang pintu terdengar suara keributan membuat mash menjadi membeku
"Kau tau kami akan datang untuk bocah itu,itulah kenapa kau menyembunyikan"
"Untuk apa kau ke sini mencari dia?? Dia tidak bersalah!!!pergi sana dan jan mengancam kami!!" kata [name] menjawab dengan nada marah sambil melindung ayah mash
"Untuk apa ke sini?? Huh? Sepanjang sejarah yang tertulis,sihir sudah membuat dunia kita berjaya,apa kau tau itu?"
"Apa maksud dari perkataan anda?!" tatapan tajam mengambil tongkat sihir yang diberi ayah mash tadi
"Maksudnya, kita membuat mereka yang terendah, mereka yang tak bisa menggunakan sihir dalam gen kita" perkataan brad colman membuat cengkraman ku kuat dengan tongkat sihir ku aku tidak terima ia mengatakan seperti itu .perlahan menjadi energi es yang dingin
Ayah mash menyadari aku marah karena energi es nya terasa sekali...
Brad tersenyum kecil "memang kedengaran kejam,tapi pengorbanan mereka demi kebaikan masyarakat sungguh,mereka itu juga tidak dilahirkan dengan kemampuan untuk bertahan hidup atau kalau menurut ku...."
"Mereka seharusnya tidak pernah dilahirkan" perkataan brad membuat [name] marah bergegas mengeluarkan sihir es nya dan mash yang terdiam mendengar itu belakang pintu
"throwing crystals" lemparan hujan kristal es mengenai brad dan anggota polisi yang lain namun brad menghindar dengan sihir kristal nya
Dan ia menjatuhkan [name] dengan sihir nya membuat [name] tergeletak
"Kalian urus saja yang ini dan cari bocah itu !!,aku mengurus kakek tua ini" brad mendekat ke ayah mash mengeluarkan sihir ny untuk menyerang namun ditangkis oleh sihir pelindung es ku membuat brad terkejut
polisi gendut itu mendekati ku dan aku menjauh ketakutan tiba tiba mash datang merobek baju polisi itu dan meninju nya dengan sekuat tenaganya membuat polisi itu terbawa kebawah
"mash!!" seru [name]
"Kau tidak apa apa [name]?" tanya mash sambil mengulurkan tangan nya ke [name]
"Aku baik baik saja" tersenyum mengambil tangan mash
"Kenapa kau tidak lari mash!? Kau dalam bahaya" seru [name] khawatir
"Kenapa aku harus lari,ketika keluarga ku dan teman ku diancam" jawab mash
Mendengar perkataan mash membuat [name] dan ayah mash tersentuh
"Ayah kau lah satu satunya keluarga yang kumiliki" mash menengok ke arah ayah mash
Ayah mash tersenyum melihat mash
"Maaf telah bersikap keras kepala ayah, dan [name] karena aku sekarang disini sekarang giliran ku pula,."kata mash berbalik melirik [name]
Mash maju dihadapan brad dengan tatapan tajamnya dan menunjuk jari telunjuk nya kebawah
"Aku sekalian saja kirim kalian ke neraka"
Brad tertawa terbahak bahak mendengar jawaban brad "jangan bercanda! Kau pikir bisa mengalahkanku tanpa sihir!?"
"Hei jangan kau meremehkan mash!!" [Name] berteriak ga terima
"Dasar bodoh! Brad dulu adalah anggota biro sihir keamanan sihir bahkan penyihir biasa tidak bisa menyentuh nya" kata anggota polisi gendut berkata kepada ku
"Biro sihir??"
"Bocah tanpa sihir ini,tak punya kesempatan!!"
Perkataan ia membuat ku takut mash akan kalah
"Akan kuakhiri ini sebelum kau bisa menghitung sampai tiga" kata brad menggunakan mantra terkuatnya kepada mash,mantra bola "nalcom-pas!!"
Namun serangan bolanya dilemparkan mash kebawah dengan santai
membuat wajah brad menciut
"Hah? Itu adalah mantra yang kugunakan untuk mengusir naga bukan? Mantra yang sama kan? Mantra naga itu bukan ya?
Mana mungkin dia bisa menangis begitu saja" brad berpikir terkejut melihat mash
"Kau hebat juga bocah!!,tapi kita lihat apa kau bisa menangkis ini!! nalcom-pas diagorus!!!"" burd menyerang lagi dekat kekuatan penuh
Dan lagi lagi mash menangkis nya membuat brad terkena mental dan [name] tertawa "AHAHAHAH RASAKAN ITU!!!"
Burd menyerang lebih banyak bola sihir ke mush namun mash malah memainkan akrobat membuat burd kena mental part 2 dan juga menggunakannya pamer gerakan driblling ke [name] mengelilinginya membuat [name] terpukau "kamu hebat mash!!"
"Ini anak udh besar malah ngebucin" menghapus air mata melihat anaknya terus modus ke [name]
"Ayah aku pinjam tongkat sihir mu dulu ya"
Dengan cepat burd menggunakan pertahanan sihir ny dan mash melemparkannya dengan otot jari nya dengan slay dan hampir mengenai burd namun kecepatan ny membuat pipi burd tergores
Dan burd terjatuh dengan anggunly melihat itu ia tak pernah melihat orang menggunakan tongkat sihir dengan melemparkannya
"Aku akan membunuhmu,jika kamu mengancam keluarga ku dan teman ku"
Ayah mash yang kaget melihat mash
"Bagaimana ini bisa secara fisik?! Latihannya hanya untuk bertujuan untuk pertahanan diri"
[Name] mendekat ke mash "kamu hebat mash!! Walaupun kamu tanpa sihir kamu bisa mengalahkan orang tanpa sihir" [name] tersenyum menyemangati mash
"T-t-t-terima- k-k-kasih" kata mash tetap tenang namun gugup
Tiba tiba burd tertawa
Membuat [name] dan mash terkejut "apa yang kau tertawakan!!"
"ayo kita membuat perjanjian"
"Perjanjian apa?? Yang kau maksud??" kata [name] bertanya
"Kalian tau kita ini negeri yang cukup religius,sekali dalam setahun ada satu murid spesial yang dianggap sebagai dewa mereka menyebutnya "visioner suci",yang harus kalian lakukan adalah hanyalah....mendaftar di sekolah sihir" Kata burd
"dan terutama [name] kau bisa mengebangkan teknik sihit mu disana karena kamu memilik tanda garis dua sihir mu"
"Tapi..."
"Aku yakin,kau bisa [name] dan juga mash pikirkan jika kau terpilih,maka itu akan membuatmu jadi pilihan dewa dengan kata lain....masyarakat tak punya pilihan lain selain menerima mu"kata burd ingin membuat mash diterima oleh masyarakat karena ia tak punya sihir
"Hmph. Jangan dengarkan dia mash!! Lagian rencana itu absurad!! Kau ingin mempercayai orang yang mencoba membunuh kita!!" kata ayah mash nampak tak setuju rencana burd karena mustahil saja mash masuk sekolah sihir sedangkan ia tak punya sihir
"Pak yang dibilang tuan burd ad benarnya,mash juga memiliki kekuatan fisik yang kuat,dan juga ia memasuki sekolah sihir dan menjadi visioner suci pasti ia akan diakui oleh masyarakat setempat daripada ia akan diburu seperti anjing pak.. Saya yakin...mash bisa saya akan membantunya" melihat mash dengan tersenyum kami pun kontak mata
"Baiklah aku setuju!!" kata kata [name] membuat mash setuju
"Kau sudah gila ya!!! Itu namanya sekolah sihir!!!"
"Aku akan baik baik saja ayah,aku penuh dengan motivasi,lagi pula kata [name] ad benarnya lagipula aku juga hanya ingin kita hidup dengan damai"
Kata mash membuat ayah mash tersentuh
"Kau ini anak yang baik" sambil menutup mulut ny dengan tangan nya karena tersentuh
"Jika dunia tak mengizinkan itu,maka aku tidak punya pilihan selain menghancurkan dengan tinjuku!!" kata mash bertekad
"Dan aku juga akan belajar mengendalikan sihir ku dengan tangan ku dan melindungi orang yang ku sayangi agar tidak kehilangan untuk keempat kalinya" tersenyum..
Mash melihat [name] yang bertekad dibalik kata katanya ada sesuatu dirahasiakan nya dia berpikir "dia pernah kehilangan..." terlintas di benak mash
Ayah mash datang mendekat ke [name]
"Aku nitip ke kamu [name] jaga mash apa pun yang terjadi jika dia keras kepala...benturkan kepala nya dengan besi,"
"Baik pak" tersenyum
"Sepertinya ad yang kurang sebelum memasuki sekolah sihir
[Name] menggambarkan tanda sihir di wajah mash
"sepertinya ini akan aman untuk penyamaran memasuki sekolah sihir" tersenyum
"Kerja bagus [name] aku akan menambahkan sihir agar permanen dan tidak akan hilang" kata ayah mash mengambil tongkat sihirnya
Mash yang diam sambil memakan krim puff ditanganya