*Kyuhyun POV
@Cho Corporation
Hari ini aku sudah menyusun berbagai rencana yang akan membuat minhyo berkesan aku berharap semuanya berjalan sesuai rencana. Aku sengaja mengabaikan semua yang berhubungan dengan minhyo mulai dari telfon, sms, bahkan tadi pagi dia sempat mendatangin kantorku tapi aku sudah memprediksikannya jadi aku membawa sekretarisku untuk bekerja sama.
Tok.... tok...
"Mianhae sajangnim, saya menganggu anda. Barusan kekasih anda datang membawakan makan siang untuk anda." Ucap Lee Hyena sekretaris kyuhyun sekaligus kekasih dari choi siwon kakak dari choi minhyo.
"Jinja~yo? Noona dia ada mengatakan apa lagi selain menghantarkan makanan untukku?" ucap kyuhyun. Dia akan bersikap non-formal jika itu sudah menyakut tentang Minhyo, selain karena Hyena sekretarisnya yeoja ini juga orang yang paling dekat dengan minhyo.
"Kalian sedang ada masalah? Kenapa dia tidak mau bertemu langsung denganmu?" tanya Hyena langsung.
"Anniyo, kami sama sekali tidak ada masalah, waeyo kalian hari ini kompak sekali, huh!!" sunggut kyuhyun, karena sepasang kekasih ini yang kompak menanyakan 'apakah kalian ada masalah' kurang lebih itulah pertanyaan yang ia dengar hari ini.
# 4 jam yang lalu
"Yakk.... Cho Kyuhyun.... keluar kau!!!!" seru seseorang diluar sana. Aku yang sedang minum sampai tersedak karena terkejut.
"Aisss... jinja siapa sih orang gila yang teriak- teriak di rumah orang" kesal ku pada orang yang tidak tau sopan santun diluar sana.
TOK...TOK...TOK....
'Yakkkk.... Cho Kyuhyun cepat kau keluar!!!!!'
"Ne changkaman~yo"
#CKLEEEKKKKK
"Yakkk... apa kau sudah gilaaa......" Aku terdiam sesaat, aku tidak jadi untuk memaki orang tersebut setelah melihat siapa yang teriak-teriak tidak jelas.
"MWOO~YAAAAA kau mengatakan aku apa Cho Kyuhyun?? Gila???? Kau memang adik ipar tak tau diri"
PLAKKK
BUKKKK
BUKKKK....
"Aissss.... jinja hentikan hyung... hentikan... aw...aw... cukup hyung, mianhae sudah mengatai mu" ampunku, sunggu aku tidak bermaksud untuk mengatainya aku hanya kesal karena teriak teriak tidak jelas seperti tadi.
"Oke... kau ku maafkan, ahh ne aku ingat tujuanku kesini, Ekhmmmm" dia membenahi pakaiannya yang sempat berantakan karena memukuliku.
"Aku kemari ingin bertanya sebenarnya apa yang sudah kau lakukan pada uri minhyo HAAA!!!!" lanjutnya setengah berteriak.
"Aku? Memangnya apa yang ku lakukan padanya? Kami baik baik saja tidak ada masalah sama sekali" tegasku.
Aku tidak ingin memberitahu mereka rencana yang telah kubuat walaupun dia sering membantuku jika aku sedang bertengkar dengan minhyo.
"Jinjja? Tapi jika kalian tidak ada masalah kenapa uri minhyo bersikap seperti itu" tanya lagi.
"memangnya minhyo bersikap seperti apa?" tanyaku.
"Dia bersikap seolah-olah dunia akan berakhir, selalu melamun, tidak pernah menyentuh makanan yang sudah disiapkan ahjumma jung untuknya dan jika aku menyebutkan namamu dia akan langsung menangis terseduh-seduh" terangnya.
"Tapi kalian benar-benar tidak sedang mengalami sesuatu yang rumitkan?" tanya nya lagi.
"ne hyung hubungan kami baik baik saja tidak ada yang harus kau khawatirkan" ucapku menenangkannya.
# NOW..
Hari menjelang malam tapi aku masih berada dikantor untuk menyelesaikan beberapa berkas yang belum ku selesaikan tadi, seluruh karyawan, para staff sudah pulang pukukl 5 sore tadi dan sekretaris ku baru saja ku suruh pulang karena jarak rumahnya dan kantor sangat jauh.
Aku tidak tega membiarkan dia pulang sampai larut malam. Dan disaat - saat seperti ini aku merindukan mnhyo sudah seminggu aku mendiamkannya, tidak mengangkat telfon darinya, pesannya pun juga tidak ku balas. Memang sedikit berlebihan tapi aku ingin mengetesnya sedikit lagi.
Aku ingin menguji kesetiaannya padaku walaupun ku diamkan seperti ini dia akan mempertahankannya atau malah memilih pergi dari sisiku.
"Chagi~ya ku harap kau dapat bersabar sedikit lagi ne. Aku ingin memantapkan hati ku untuk memilihmu menjadi pendampingku selamanya. Aku tidak ingin adanya penyesalan di kemudian hari" ucapku sambil memandangi figura yang berada dimeja kerjaku.
Aku sengaja memejangnya dimeja kerja, agar aku mudah mendanginya jika aku sudah sangat merindukannya tapia belum memiliki kesempatan untuk bertemu dengannya kerena kesibukan ku dikantor. Foto yang diambil sewaktu kami liburan bersama di taman bermain lotte world, dia sangat senang karena aku bisa menemaninya selama seharian penuh.
* Minhyo POV
Disini, ditempat, detik ini seharusnya menjadi tempat yang penuh kenangan dan bersejarah, tapi... disini aku sendiri. Merenungi semua kesalahn yang mungkin saja tidak sengaja kulakukan tapi menyakiti perasaan nya kyuhyun oppa.
"Oppa sebenarnya apa yang terjadi padamu? Apa aku buat kesalahan lagi kali ini? Tapi apa oppa?" setiap hari aku selalu merenungi mengapa kyuhyun oppa mendiamkan ku seperti ini apa aku membuat kesalahan yang sangat fatal? Melamun, melamun dan melamun.
Ini adalah hobby ku yang baru melamunkan segala hal yang berhubungan dengan kyuhyun oppa 'apa yang sedang dia lakukan sekarang' 'apa dia makan dengan benar' 'apa dia lembur kerja lagi' itu hanya segelintir dari pertanyaan yang selalu setia berputar-putar di kepalaku.
"Ternyata kau disini Minhyo~ya" sapa seseorang yang menyadarkan ku dari lamunan yang tiada henti.
"Eonnie?"
"Apa yang sedang kau lakukan disini Minhyo~ya?" tanya wanita itu lagi.
"Aku hanya menikmati pemandangan disekitar taman ini eon" ucapku.
"Ahh nee, kenapa eonnie ada disini bukannya ini sudah lewat jam makan siang? Apa eonnie tidak takut jika kyuhyun oppa memarahimu hanya karena kau telat masuk?" tanya ku lagi, wanita yang tadi menyadarkan ku lamunan tentang kyuhyun oppa. Dia adalah lee Hyena sekretaris sekaligus tunangan siwon oppa, oppa ku.
"Melihat pemandangan di tengah musim panas seperti ini? Kau hanya akan mambuat kulitmu terbakar minhyo~ya,eonnie tidak takut sama setan itu, untuk apa eonnie takut padanya lagian pun kerjaan anka itu sekarang sama seperti apa yang kau lakukan sebelumnya" terang hyena eonnie.
"Melakukan apa eonnie? Aku tidak melakukan apa pun dari tadi"
"Kau memang tidak melakukan apa pun yang melibat fisikmu tapi kau melakukan kegiatan yang melibat batin dan juga perasaanmu minhyo~ya. Kau tadi melamun kan? Kyuhyun juga melakukan hal yang sama, eonnie sering memergoki kyuhyun melamun entah itu sedang meeting, sedang mempelajari proyek, sedang santai, bahkan jika dia sedang makan siang mendapati menu yang ia pesan sama seperti menu yang sering kau bawakan untuknya, dia akan teringat sosok mu." Terang hyena seraya menelesik kegiatan yang terkadang membuat hyena iba melihat kedua pasangan ini.
"Benarkah kyuhyun oppa seperti itu eonnie?" tanya ku.
Sejujurnya aku sedih mengapa hanya tempo 5 jam pasca kami bersenang-senang bersama tempo hari ia langsung berubah terhadap ku jika diawal dia masih mau menjawab atau pun membalas pesan ku dengan singkat aku hanya berfikir jika ia sedang sibuk, tapi akhir-akhir ini dia sudah tidak mau menjawab panggilan ku, bahkan menemuiku pun dia sudah enggan.
"Sebenarnya kalian kenapa? Eonnie tidak bermaksud mencampuri urusan kalian tapi eonnie sedih melihat kalian seperti ini, bukan hanya eonnie yang sedih melihat kalian seperti ini, siwon oppa juga sedih melihat adik kesayangannya berubah menjadi murung dan suka menyendiri seperti ini" ungkap hyena seraya menangkup kan kedua tangannya di pipi ku.
"Nan molla eon, aku juga bingung sebenarnya kenapa hubungan kami seperti ini, semua terjadi begitu saja, bahkan kyuhuyun oppa tidak mau menjawab telfon dari ku, jadi aku tidak tau apa yang membuatnya seperti ini" keluh ku.
"Sebenarnya eonnie juga sangat menyayangkan hubungan kalian yang akhir-akhir ini berjalan tak tentu arah" iba hyena.
Jika boleh jujur aku juga merasa kyuhyun oppa seperti menghindari ku, semua perhatian yang kasih dalam berbagai bentuk akhir-akhir ini lebih sering di abaikan begitu saja.
"Walau pun begitu aku yakin pasti ada alasan kenapa kyuhyun oppa melakukan ini semua" terang ku.
"Ne eonnie harap juga begitu, kalau begitu eonnie duluan ne, masih banyak tugas yang harus eon siapkan" pamitnya.
"Ne eon, aku pun juga baru akan pergi". Setelah aku mengucapkan itu kami berdua pergi dari tempat itu, hyena eonnie ke kantor sedangkan aku memutuskan untuk pergi ke mall untuk menghilang rasa sedih.
*At mall
Sesampainya disana aku tidak sengaja melihat kyuhyun oppa memasuki salah satu toko perhiasan di mall yang aku datangin.
"Bukankah tadi itu kyuhyun oppa? Sedang apa dia disana dan siapa yeoja tadi?" Aku pun mendekat ke toko tersebut, aku tidak berani terlalu mendekat atau pun nekat masuk kedalam dan langsung menanyakan siapa yeoja itu, aku tidak memiliki cukup keberanian untuk melakukan itu semua.
"Senarnya siapa yeoja itu? Kenapa kyuhyun oppa merangkul nya dan ommo..ommo kyaa.. apa yang dia lakukan itu" seru ku seraya menutup mulutku tak percaya dengan apa yang ku lihat kyuhyun oppa memakaikan cincin permata ke jari manis yeoja itu.
Aku tidak percaya kalau selama ini kyuhyun oppa berselingkuh dan yang lebih menyakitkan lagi memberikan wanita itu cincin, yang mungkin saja tanda kalau dia akan melaksanakan sesuatu yang penting, jad aku dianggap apa selama 4 tahun ini.
Saat aku sedang memikirkan nasibku, tanpa ku sadari kehadiranku diketahui oleh kyuhyun oppa, dan dia sama terkejutnya seperti ku tadi melihatnya sedang memakaikan perhiasan tersebut.
Melihatnya yang seprti ingin menghampiriku aku puun sekuat tenaga untuk pergi dari tempat tersebut. Dengan berlinangan air mata aku tetap berlari tak tentu arah, aku sudah tidak memperdulikan lagi tatapan aneh semua orang yang melihat ku berlari sambil menangis seperti ini, yang aku butuhkan sekarang adalah menjauh dari kyuhyun oppa.
"Hikss...Hikss... waeyo oppa waeeee... hikss.. wae kau tega menghianatiku seperti ini, jadi inikah alasanmu menjauhiku eoh?" isak ku sekarang aku sudah berada yang aku sendiri tidak tau namanya, disini cukup tenang aku terus menangis tidak percaya dengan apa yang aku lihat tadi.
~~~ T B C ~~~~