Ini, Cerita Kita

By Badaicoklatt

33.8K 1.1K 13

Story Publication Tanggal: 14 September 2022 By Author: Linda Ramadani •Follow ig: ndaendott •Follow TikTok:... More

01 - Rencana asuh [REVISI]
02 - Bertemu [REVISI]
03 - Keluarga baru [REVISI]
04 - Cewek bumi [REVISI]
05 - Eat time [REVISI]
06 - Perjalanan [REVISI]
07 - Keluarga baru yang lengkap [REVISI]
08 - Tengah malam yang seru [REVISI]
09 - Bergadang [REVISI]
10 - Pergi liburan [REVISI]
11 - Kebahagiaan di Villa [REVISI]
12 - Tragedi dipantai[REVISI]
part introduction
13 - Birthday party [REVISI]
14 - Pagi yang sibuk [REVISI]
15 - Fernandez [REVISI]
16 - Hope To Ojol [REVISI]
17 - Pre-pare [REVISI]
18 - first-d in new school [REVISI]
19 - Drama [REVISI]
20 - Hari yang melelahkan [REVISI]
21 - Mall [REVISI]
22 - Kejutan [REVISI]
23 - Malam minggu [REVISI]
24 - Mobil Misterius [REVISI]
25 - Surat Misterius [REVISI]
26 - Pertemuan penuh rindu [REVISI]
27 - Tak terduga [REVISI]
28 - Tanpa judul [REVISI]
29 - Pesantren [REVISI]
30 - Berbagi [REVISI]
31 - Kehangatan Ndalem [REVISI]
32 - Tragedi keluarga Lini [REVISI]
ICK ~33
ICK ~34
ICK ~35
36 - Lembar baru Lini[REVISI]
ICK ~37
ICK ~38
ICK ~40
ICK ~41
info maszeh!
ICK ~42
Pengumuman-!!!
ICK ~43
ICK ~44
ICK ~45
ICK ~46
ICK ~47
ICK ~48
INFORMASI 9/12/23
ICK ~49
ICK ~50
ICK ~51
PERHATIAN !!!
PERHATIAN2 !!!
52 - Keseharian
53 - Diam.

ICK ~39

249 10 0
By Badaicoklatt

Semua sudah selesai makan dan mereka tengah bersiap untuk pergi menemui pak Ali.

"Udah gak ada yang ketinggalan kan?"Tanya Abah.

"Udah bah"jawab serentak.

Semua pun hendak berdiri namun tiba tiba Darah rendah Lini kambuh,Kepala nya sangat pusing,pandangan nya buram.

Bruk

Lini kembali terduduk,semua kaget dan langsung terfokuskan pada Lini.

Lini memegangi kepala nya yang pening,"Are you okay?"Tanya Maudy.

"Aku gapapa,cuma agak pusing aja"

"Kenapa Nak?"Tanya umah

"Cuma sedikit pusing aja umah"jawab Lini.

"Ya sudah,dari pada berlama lama,kita ke mobil sekarang,biar dia bisa istirahat sejenak"Semua mengangguk.

Lini berjalan di bantu oleh Maudy.

Mereka berjalan menuju keluar restoran,mereka duduk di meja paling ujung.

Dari jauh Gus melihat seseorang laki-laki mengenakan Masker hitam dan Jaket hitam duduk tak jauh dari tempat duduk mereka.

Saat jarak mereka dengan laki-laki itu sudah dekat,laki laki itu langsung berdiri,awal nya Gus Arga tidak menghiraukan dia,pengunjung yang ingin berpindah tempat pikir nya.

Sampai laki-laki itu melewati Gus Arga,Abah dan Abi Arga sama sekali tidak memperhatikan,ia senantiasa menghadap ke depan,sampai tiba tiba terdengar suara.

"Aduhh"

Suara itu berasal dari belakang tepat nya dari kumpulan,umah,umi,Lini dan Maudy.

Sontak Abah,Abi dan Gus Arga langsung menengok.

"ASTAGFIRULLAH"Gus Arga melihat Maudy terkapar pingsan dan langsung mengejar laki-laki tadi.

Laki laki itu menabrak Maudy hingga terjatuh dan kepala nya terbentuk di meja samping nya,Sontak semua orang panik.

"YA ALLAH"Umah langsung duduk di lantai dan menjadikan paha nya sebagai sanggahan kepala Maudy.

"Astagfirullah,Maudy..."Lini menepuk pelan pipi Maudy.

"TANGKAP DIA ARGA"Triak Abi.

Gus Arga terus mengejar laki-laki itu yang berputar dan keluar restoran.

"Ayni kamu---"Umah hendak saja menyuruh umi untuk memanggil pelayan tapi pelayan itu sudah datang terlebih dahulu.

"Mari saya bantu Bu"Keadaan di restoran kini sangat ricuh,semua orang kini telah berkumpul dan melihat Maudy.

Abah sedang menelfon polisi sedangkan Abi sedang menelfon ambulan.

Sebenarnya,luka Maudy terlihat tidak terlalu parah,tapi mengingat benturan yang cukup kencang mampu membuat mereka panik.

"Ya Allah nak,bangun"Umah menahan tangis nya sambil menggenggam tangan Maudy yang terasa sangat dingin.

Kotak P3K yang di bawa pelayan tadi langsung di rampas oleh Lini agar dirinya sendiri yang menyembuhkan Sahabat nya,Ia tak rela sahabat nya di pegang oleh siapapun yang tidak ia kenal.

"Sabar Fatimah,Minta tolong bantuan nya"Umi meminta tolong pada beberapa wanita untuk menggotong Maudy untuk duduk di kursi.

Dengan ikhlas mereka membantu menggotong Maudy.

Sampai beberapa menit,sekumpulan pengunjung sudah mulai bubar namun ada beberapa yang sedang bertanya kepada umi.

Umah,umi,Lini dan para bapak sedang mencoba membangunkan Maudy.

"Ya Allah nak..."lirih umah menatap Maudy.

"Syang,coba minta air,lalu usap ke wajah Maudy"Usul Abi pada Umah.

Umah pun mengangguk dan memberi alih kepala Maudy pada umi.

Pasal nya dari tadi mereka sudah mencoba membangunkan Maudy tapi tetap saja,sudah memakai minya kayu putih dan sebagai nya.

Sungguh di dada Gus Arga kini sangat marah sekaligus sedih.

"Astagfirullah"Lirih Gus Arga pelan.

Belum saja Umah kembali datang lah beberapa suster untuk membawa Maudy ke rumah sakit.

"Permisi Abi"ucap suster itu pada Abi.

Abi menengok,"Silahkan,jangan lama bawa anak saya ke rumah sakit!"Tegas Abi.

Dengan cepat suster itu membawa Maudy menggunakan Brangkar di bantu dengan Lini dan Umi.

"Assalamualaikum"Umah baru saja datang.

"Waalaikumussalam"

"Cepat jangan lama dong"Komplen umah pada suster.

Suster itu pun hanya mengangguk lalu segera berlari kecil dan membawa Maudy dengan brangkar nya.

Seluruh keluarga mengikuti Maudy,Umah dan Lini senantiasa berada di samping Maudy.

Seluruh pengunjung mall ataupun restoran menatap mereka bingung.

Abah tidak ikut ke rumah sakit,Karna ia sedang menunggu teman polisi nya.





📍Rumah Sakit

"Suster tolong di bantu,UGD"Ucap suster yang membawa Maudy.

Suster Ela yang merasa di panggil pun langsung menengok dan membantu.

"Maaf Abi,Umah harap tunggu di luar"Ucap suster menahan Abi dan Umah yang hendak ikut masuk kedalam UGD.

"SEMBUHIN ANAK SAYA"teriak umah pada suster itu.

Suster itu mengangguk kecil.

Semua pun sedikit bernafas lega karna Maudy sudah di tangani oleh Dokter.

Ya Allah,yang maha pengasih lagi maha penyayang,sembuhkan lah Maudy,Calon istri hamba>Batin Gus Arga.

Mereka terduduk lemas.

Lini masih terhisak tangis.

"Siapa yang Jahatin Maudy umah!!Hiks---"

"Kok dia tega banget,hiks---hiks"

"Maudy kan gak ada salah,Hiks--- kenapa orang itu jahat umah,Kenapa,Padahal tadi jalanan masih luas,Kenapa dia tabrak Maudy sampai kepala nya kebentur meja,Hiks---"

Umah yang mendengar itu tak kuasa menahan tangis,"Sudah sayang,Jika sudah takdir nya seperti ini,Serahkan semua pada Allah,Serah! minta pertolongan pada yang maha kuasa,Maudy anak yang kuat,Dia kuat fisik nak,Umah yakin dia pasti sembuh,Hiks---"Ucap umah

"Sekarang kita berdoa,semoga diberi keselamatan dan kesehatan bagi Maudy"

Syok?tentu,semua syok akan hal itu,pasal nya sedari kecil Maudy jarang sekali terluka,pingsan saja jarang.









Dokter keluar dari ruangannya.

"Permisi,umah"Panggil dokter itu pada Umah.

Umah yang menunduk sembari memeluk tubuh Lini kini menatap Dokter,"Kenapa dok,bagaimana?"

"Masyaallah, Alhamdulillah Maudy hanya mengalami benturan yang tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar,hanya ada memar di bagian kepala dan sikut nya,Maudy sudah boleh pulang tapi obat nya harus tetap di minum,dan bagian yang memar nya sebisa mungkin dikompres,ya umah"Jelas dokter.

Umah langsung bernafas lega,"Alhamdulillah "seru nya umah langsung memeluk Abi,begitupun umi dan Abah.

"Boleh saya bertemu dengan Maudy dok?"Tanya Abi.

"Boleh abi,tapi jangan terlalu ramai dulu,mungkin 1 atau 2 orang,Karna Maudy belum sadar dari pingsan nya"jelas dokter.

Umah kembali menahan nafas kala mendengar putri nya belum juga tersadar,"Ya Allah"

"Ya sudah,saya kedalam dulu dok/Ayo bi"Umah menarik tangan Abi tanpa memperdulikan orang lain di situ.

Abi langsung menatap Abah dan mengangguk sebagai tanda izin dan di balas anggukan oleh Abah fajar.

Lini sibuk mengintip dari kaca pintu yang memang di sediakan namun ada beberapa bagian yang di blur jadi ia harus mengintip dari cela kecil.

"Sudah Nak,kasian lelah kamu harus mengintip seperti itu"ucap Umi.

Lini mendongak,"Afwan umi,Lini senang mendengar Maudy tidak mendapatkan luka serius"Jelas Lini.

"Masyaallah,Sudah kamu duduk dulu,kamu pasti capek nangis loh kamu dari tadi"Lini seketika menyergit bingung.

"Nangis?"beo nya

"Iya kamu tadi nangis"ucap umi.

"Oh iya ,ya"

Astagfirullah,LINI!!!kok bisa bisa nya gitu kamu lupa kalau kamu tadi nangis sampe sesegukan padahal baru 5 menit yang lalu, astagfirullah....

"Ya sudah kamu duduk dulu"Lini menatap bangku yang tersedia 1 yang kosong namun itu di samping Gus Arga.

"Syukron umi,Lini mau berdiri aja,gak enak masa Umi sama abah berdiri Lini duduk,kan ga sopan"Ucap nya.

Ia tak menyadari kalau Gus Arga tersindir akan ucapan nya.

Seketika Gus Arga langsung berdiri dan menghampiri Umi dan Abah,"Umi kalau mau duduk,sok duduk takut cape"ucap nya spontan.

Umi dan Lini yang menyadari itu langsung terbahak bahak.

"HAHAHA"

"ASTAGFIRULLAH!!Rumah sakit,ketawa nya jangan kencang-kencang,aurat loh itu umi!!!"Tegas Abah memperingati.

"Astagfirullah "Lini langsung menutup mulut nya...

Abi langsung menggelengkan kepala nya pelan,sedangkan Gus Arga ia hanya menggaruk tengkuk nya yang tak gatal.


















Singkat nya,Maudy sudah pulang ke pesantren.

Banyak santri putri yang menjenguk Maudy dengan membawakan buah-buahan dan kue bolu.

Rata-rata santri yang menjenguk Maudy di Ndalem adalah Lord santri atau santri yang berstatus berkuliah tapi mondok.

"Atuh Ning,jangan banyak cape cape ya"Ucap salah satu Santri.

Maudy tersenyum,"Iya"

"Iya Ning,jahat pisan euy yang nubruk Ning Maudy,Padahal Ning gak salah apa apa,nya?"semua mengangguk.

Mereka tengah berkumpul di ruang tamu.

"Gapapa kok,dia kan gak liat"ucap Maudy polos.

Para santri putri hanya menghela nafas dan saling menatap satu sama lain,Ntah apa yang di pikirkan Mereka,Maudy sangat amat lembut tutur hati nya.

Gus Arga dan keluarga kini sedang kumpul di ruang jumpa di Ndalem.

"Jadi bagaimana Arga sudah dapat info?"Tanya Abi.

"Sudah Abi,Arga dapet rekaman CCTV dari toko tadi,terus juga Arga cari beberapa rekaman CCTV seperti di pintu Lobby utama mall dan di bagian eskalator lantai tadi kita makan siang"Jelas Gus Arga.

Abi menganggukan kepala nya pelan.

"Sabar ya Aldi,kita akan semampu nya mencari pelaku"ucap Abah fajar.

Umah dan Abi hanya menganggukan kepala nya lagi.

"Tadi juga Arga lihat orang itu emang udah ngawasin kita dari jauh,sampai pas jarak nya cuma berapa meter orang itu bergerak ke arah kita dan ya... Kejadian tadi terjadi"ucap Gus Arga tiba tiba.

"ya Allah"Abi dan Abah mengusap kasar wajah mereka.

"Ya sudah,sekarang masalah pelaku biar pihak berwajib saja,sekarang kita ke ruang tengah dulu,kasian Maudy sendirian"ucap umi.

Semua menarik nafas dan membuang nya,"Mari"semua pun berjalan menuju ruang tengah.


Sesampai nya di ruang tengah,para santri langsung menundukkan kepala nya kecuali Maudy dan Lini.

"Assalamualaikum "salam umah dan umi.

"Waalaikumussalam "jawab semua nya.

Maudy mendongak,melihat umah yang sudah di belakang nya ia langsung duduk dan memeluk umah.

"Kenapa sayang?hm?,apa yang sakit?"Tanya umah.

Maudy masih diam,"Ayo nak,apa yang sakit,biar di obati"timpal umi.

Maudy menggeleng lalu berucap,"Maudy laper lagi umah"rengek nya.

Gus Arga dalam tunduk nya lalu tersenyum.

Masyaallah,idaman>Batin Gus Arga.

Gus Arga kembali menetralkan senyuman nya kala Abah menyuruh nya untuk mengambil pisau.

"Ambil pisau geh"Suruh Abah.

"Untuk apa bah?"tanya Gus Arga.

"Potong bolu nya"

"Buat?"Gus Arga berniat mengerjai Abah nya.

Abah yang mendengar itu langsung ber ancang-ancang untuk menggaplok Gus Arga,Namun telat!!Gus Arga sudah berlari.

Para santri yang mengintip gerak-gerik itu pun terkekeh.

"Abah,Maudy gak mau bolu,Maudy lagi pengen ayam goreng Korea"umah yang mendengar itu langsung menatap abi.

"Kamu lagi sakit sayang"Ucap Abi lembut.

"Kan yang sakit kepala Maudy Abi bukan perut Maudy,ih Abi gimana sih"Maudy malah ngomel-ngomel kecil pada Abi.

Semua terkekeh,"Bu nyai,Pak kyai...Eca sama yang lain izin balik asrama,sudah mau ashar juga Bu nyai"Ucap Eca izin balik ke Asrama.

Yang menjenguk Maudy ada 5 Santri putri.

"Ya sudah,hati hati"jawab Umah.

"Nggih Bu nyai,Syukron telah mengizinkan kita keluar"Ucap Salah satu santri.

"Ya"Jawab umah,Umah memang selalu mengizinkan santri untuk keluar pesantren sebentar asal tidak jauh dari pesantren dan ada alasan yang tepat.

"Nggih Bu nyai, assalamualaikum"

"Waalaikumussalam"

Para santri yang menjenguk Maudy kini balik ke kamar asrama nya masing-masing.

Semua kembali terfokuskan oleh Maudy.

"Ya sudah,Tapi kali ini gak boleh banyak banyak,deal?"Abi bertanya seperti itu Karna jika Maudy sudah bertemu dengan ayam goreng Korea ia bisa bisa habis 10-15 potong sendiri.

"Yahhhh"Lesu nya mendengar pertanyaan dari Abi.

Semua langsung terkekeh saat mendengar sebuah lesuhan keluar dari mulut Maudy di tambah ekspresi nya yang sangat melas.

"Gimana?dari pada gak makan sama sekali?"tambah umah.

"7 potong boleh ya bi?"Maudy mengedip ngedipkan mata nya sembari mengeluarkan jurus Puppy eyes nya.

Gus Arga yang baru saja datang melihat itu.

Ya Allah,Mau tumbah hati ku rasa nya>Batin Gus Arga.

"Hem....?4 potong,deal?"Tawar Abi lagi.

Semua hanya sibuk memperhatikan tawar menawar antara Abi dan anak itu.

"6 Deal?"Maudy kembali menawar.

"Kalau 5 aja gimana?"Ucap Umah

"IIIIIH,GAK MAU,POKOK NYA 9"Rengek nya sembari menggerakkan kaki nya menendang angin.

"Hahahaha"Semua tertawa kecuali Abi dan Abah.

"Sudahlah Al,kasih saja,dari pada dia menangis lalu mengamuk"Abi yang mendengat kata "Ngamuk" itu tidak terima.

"Hey anak itu tidak seperti itu!!"

"Iya iya"

"Ya sudah,tapi boleh 10 potong,asalkan 1 bulan kedepan gak boleh beli ayam Korea!!!"Tegas Abi.

"Kalau 1 bulan....kelamaan dong bi,berarti kalau 1 bulan ayam nya harus 20 potong,gimana?deal?"Semua membelalakan mata nya.

20?20 potong ayam?

Ini rakus apa laper ya, astagfirullah kalau udah nikah,kira kira ATM cepet kadaluarsa gak ya?>Batin Gus Arga.

"Gak!!Gak!!!Gak bisa!"

"Pokok nya kalau Abi sudah bilang 10 ya 10 atau mau Abi kurangin jadi 1!mau?"Ancam Abi,Abi tidak serius mengancap Maudy,Ia hanya tidak ingin Maudy makan makanan luar terlalu banyak.

"Ish,Abi mah,Udah lah gak usah, Assalamualaikum "Maudy pergi dari sofa itu dengan menghentakkan kaki nya.

Semua langsung bingung dan terkekeh,

LUCU NYA CALON ISTRI HAMBA YA ALLAH>Batin Gus Arga melonjak-lonjak senang.

"Hadehhh,punya anak gini banget"gumam Abi.

Baru saja Abi duduk di sofa,tiba tiba Maudy kembali ke sofa.

"Kenapa lagi?"

"Temen Maudy ketinggalan"

Mendengar kata kata itu semua langsung tertawa terbahak bahak.

"YA ALLAH"Lesu kasar Abi.

"Kenapa?ga suka!"

Maudy langsung menarik tangan Lini yang berada di samping Umah.

"E-eh"

2 gadis itu langsung berlari menuju kamar Maudy,tepat nya hanya 1 yang berlari,Karna 1 nya di tarik.

"ABI PELIT!!!!"Triak nya.

Semua langsung menatap Abi dan terkekeh.





Guys maaf ya aku baru post lagi
Soal nya aku baru aja beberapa hari lalu pulang kemah...

[KABAR MENGHILANG NYA
AUTHOR SELAMA INI JADI GAK POST" JADI INI KRONOLOGI NYA]


Kalian tau gak!!!

Aku kan pulang kemah hari
Minggu sore.

Nah pas hari Selasa nya mata aku

KELEMPAR LATO-LATO!!!

Nah kan udah tuh Abang aku langsung komplain ke kepsek.

Setelah itu orang yang main lato-lato nya terus kena aku,dia dateng ke rumah terus minta maaf.

Nah awal nya pas di hari H aku kena lato lato itu sebenernya aku gak salahin dia Karna dia juga gak sengaja,aku diam aja gak jawab permintaan dia Karna pas mata aku kelempar lato-lato semua nya tuh langsung gelap.

Aku langsung nangis sejadi jadi nya.

Karna emang seperih dan pening itu...

Udah tuh kan 2 hari kemudian mata aku bengkak sebelah jadi aku gak sekolah 2 hari,2 hari itu mata aku masih bengkak cuma udah kempes jadi gak terlalu keliatan,tapi sakit nya tetep sakit.

Terus kata Abang aku suruh visum aja,takut nya ada keretakan atau gimana kan kita gak tau,tapi aku tolak.

Karna aku takut nanti ada kabar gimana-gimana yang bikin aku down.

Jadi ya Alhamdulillah sampe sekarang belum sembuh hehehe"

udah deh segitu dulu,Makasih semua nya<3

22/01/2023
And the next part...

Continue Reading

You'll Also Like

85K 4.6K 49
[DRAMA ROMANSA RELIGI] ⚠️ typo di mana-mana, penulisan masih naudzubillah, mohon maklum. Ini lagi ku revisi, Rek⚠️ ••• Bagaimana jika seorang putri p...
602K 43.5K 51
"Jika ingin serius denganku, kakak harus datang kehadapan Ayahku dan meminta diriku padanya. Jika berhasil, aku akan meminta Mahar Surah Ar-Rahman pa...
321K 9.5K 35
Kisah seorang santriwati bernama Zeannisa Faatina Khayira yang dipaksa masuk ke pesantren oleh ibunya dan membenci seorang gus disana yang bernama Ga...
49.5K 1.3K 41
بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد "Sejak pertama kali melihatnya, ada rasa kagum yang menghantui pikiran dan hatiku" ...
Wattpad App - Unlock exclusive features