My Pet [Dropped For A While]

By Kawai_NekoBean

561K 28K 1.7K

"kau milikku, hidupmu di genggamanku, setiap inci dirimu hanya aku yang boleh melihatnya, tak ada yang boleh... More

1
2
3
4
5
BACA DUND👁👄👁
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
PENGENALAN ULANG CHARA
19

20

3.6K 150 12
By Kawai_NekoBean

setelah menyelesaikan sarapannya, Alex membawa Bill ke perusahaannya,

sambil menggandeng tangan Bill erat, dia hanya menatap lurus kedepan saat berjalan ke dalam ruanganya, para bawahannya menunduk hormat sepanjang Alex melewati mereka,

Bill yang belum pernah seperti ini hanya melihat kebingungan, 'wah tuan keren sekali..... Semua membungkuk hormat ' batinnya terpukau, 

Bill sering melihat pelayan Alex seperti ini di mansion, tapi baginya pria dan wanita berjas yang melakukan ini membuat Alex semakin berkarisma di matanya, 

Lalu saat mereka sampai di kantornya, Nil menunggu didepan, "pagi bos! Ah... Tuan Bill selamat pagi" Nil agak terkejut melihat Bill ada pagi ini,

'wah wah.... Ini langka sekali~ kapal ini sudah jauh berlayar rupanya, hoho' batin Nil cekikikan,

Alex yang melihat wajah aneh Nil menegurnya, "kau kenapa Nil? Kerasukan?" Ujar Alex menaikkan alisnya,

Nil tersentak, "Ah! Bu.... bukan apa-apa bos!" Lalu dia membuka pintu membiarkan dua orang itu masuk,

'hampir saja, Nil kau tukang cari mati',

Alex menyerahkan tablet kepada Bill, "jangan mengganggu pekerjaan ku", ujarnya lalu pergi ke meja kerjanya, Bill mengangguk lalu menatap tablet itu,

Dia perlahan menyentuhnya lalu mulai memainkan tablet itu, dia melihat permainan menyusun dan menyocokkan balok lalu segera bermain,

'ah? Apa tuan suka game semacam ini..., Heh lucu sekali ..... Seperti papa' batinnya senyum senyum sendiri,

Alex yang merasakan sunyi melirik ke arah Bill yang fokus bermain tablet,

"Hm?" Dia tersenyum dan lanjut berkerja,

Berjam jam telah berlalu, "ha..." Desah Bill pelan, ' Sudah cukup bermain tabletnya, matamu akan melompat keluar jika bermain game terus Bill' batinnya,

Ia melirik ke meja Alex dan si empu masih sibuk berkutat dengan dokumennya,

Diam-diam Bill meletakkan tablet itu di meja, lalu ia melihat jam, 'hampir makan siang...sebaiknya aku melihat-lihat keluar ',

Bill beranjak dari sofa lalu berdiri didepan meja Alex, "permisi tuan Alex, apa.....boleh saya keluar?" Tanya nya,

Alex yang tak terlalu memperhatikan hanya bergumam sambil menatap kertasnya,

Bill langsung bersemangat lalu bergegas keluar, "wah..... Aku tak terlalu memperhatikan tapi...tempat ini luas sekali...." Ucapnya melihat sekitar dengan binar,

Dia melihat banyak orang berlalu lalang dengan handphone di telinga, tumpukan kertas di tangan, bahkan ada yang berdiskusi sambil berjalan,

'keren sekali....', 'buggh!' Bill tak sengaja menabrak bahu seseorang yang mana membuat kedua pihak terkejut,

"Ah! Ma...maafkan aku Tuan" Bill langsung menatap kebawah dan meminta maaf dengan panik,

"Bill?" Tanya pria itu, Bill mengangkat kepalanya karena mendengar suara lembut yang familiar, lalu ia melihat Jean, " Tuan Jean?.... Sedang apa disini?" Tanyanya senang,

Jean dan Yoon adalah teman Bill, mereka sudah banyak bertukar kata dan Bill menganggap mereka seperti temannya sendiri, terutama Yoon,

"Ah aku baru saja akan menemui Alex, apakah dia ada? mm...Tunggu.. tapi Bill, kenapa kau berkeliaran? Tempat ini sangat luas" jawabnya lalu tersenyum kecil,

'apakah aku akan diseret ke sana? Tapi.... Aku bosan.....', Bill menggelengkan kepalanya,

"Aku baik-baik saja, baru saja akan ke kantin, tuan Alex ada di kantor yg luas itu" ujar Bill tersenyum manis,

Jean mengangguk, "baiklah, jangan sampai tersesat" lalu Jean langsung saja pergi ke kantor Alex,

Bill menghela nafas lega, "karena memikirkan kantin...aku jadi lapar" gumamnya, ia pun pergi mencari Kantin disana,

saat sampai di Kantin, matanya berbinar-binar melihat kantin yang luas, "wah....", Ia berkeliling melihat beragamnya counter makan,

" wah, nampaknya enak sekali...." dia merogoh koceknya lalu tak mendapati sepesar pun uang,

" sial sekali..." gumamnya, lalu ia memilih duduk di meja kantin itu menggembungkan pipinya, 

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

" Lexy.....selamat siang" ujar Jean lalu duduk di sofa kantor Alex, suara tapak sepatu berdentum di lantai kantornya, 

Alex berdiri di sebrangnya, lalu menghela nafas, " aku belum menemukannya", Alex melempar berkas ke hadapan Jean,

" disitu ada beberapa petunjuk, kau cari tahu lebih lanjut, jika sudah menemukan beberapa informasi tambahan, aku akan memikirkan membantumu lagi" ucao Alex acuh,

Jean menunduk lalu mengambil berkas itu, ia tersenyum tipis, " baiklah, terimakasih Lexy", lalu perlahan membaca dan melihat foto-foto itu, 

" Jack menemui ku" Jean yang mendengar nama itu tersentak kaget, " dia tahu tentang Yoon yang hilang" ujar Alex lagi, dia mengeluarkan rokoknya dan mangisap, " Lexy..... kau tau aku tidak-", " kau tak ingin pacar sialanmu itu pulang huh?" Alex menatap Jean tidak suka,

Kejadian ini membuatnya sakit kepala, karena tiba-tiba masalah kenalan lamanya malah menjeratnya begini, waktu istirahat dan bermesraannya dengan Bill- 'ekhem', terganggu, 

" aku punya kenangan buruk dengannya, aku.....", " Huh! kau beralasan saja, dia bahkan tak sempat menyentuhmu bukan? berhenti membuat drama, aku sangat ingin pacarmu itu segera ditemukan!", emosi Alex menatap Jean,

" baiklah Lexy, aku mengerti.... aku...akan memikirkan bantuan dari.... Jack" berat rasanya untuk mengucapkan nama itu bagi Jean, 

kejadian kelam yg berlalu masih menjadi mimpi buruknya, 

" ah omong-omong, aku melihat Bill tadi, dia berkeliarkan di lantai bawah" kekeh Jean, Alex tercengang, "Hah?!" rokoknya sampai terjatuh ke lantai, " tenanglah Lexy, dia sepertinya di kantin", 

 tanpa ba bi bu Alex bergegas menghampiri Bill di lantai bawah, dia mencari keberadaan pria kecil itu lalu menemukannya duduk di meja dekat jendela, dia menguburkan wajahnya tertidur di meja, 

Alex datang menghampirinya, mengabaikan tatapan kaget para karyawannya, 

" Bill.." ujarnya dingin, si kecil itu bergerak sedikit, Alex mengulurkan tangannya lalu menepuk kepala Bill pelan, 'puk',

Bill tersentak, "ah!- Tuan....." dia sontak berdiri dan menatapnya takut-takut, " maaf tuan.... saya tidak menyadari ada anda", Alex mendengus saja lalu melirik jam makan siang hampir habis, 

' si sialan itu membuat ku melewatkan makan siang... ' batinnya, " kau sudah makan?" tanya Alex, Bill mengangguk kaku, ' kroaaaak' terdengar bunyi lambung yang cukup kuat, 

membuat wajah Bill memerah dan wajah Alex menggelap, dia menarik tangan Bill dan membawanya ke counter makanan, 

"pilih sesuka mu" ujarnya menyilangkan tangan, 

Bill menatap binar makanan di sana lalu dengan ragu memilih, " apa tuan tidak makan?" tanya Bill dengan suara lembutnya, "mm", Alex meminta makanannya di antar ke meja, 

Bill segera membawa nampan makanannya ke meja, dan duduk di seberang Alex, dia menunggu Alex,

" Tuan, saya tadi bertemu Tuan Jean disini, apa kalian sudah bertemu?" tanya Bill, Alex yang sudah muak dengan Jean ini, Jean itu, mengerutkan alisnya, 

"tak usah membicarakan si beban itu" jawabnya dingin, Bill menciut mendengarnya, " ba-baiklah tuan, maafkan saya" jawab Bill, 

Alex menatap Bill heran, ' se menakutkan itu kah aku?', dan makanan Alex pun datang, Alex menyuruh Bill makan terlebih dahulu dan ia mengeluarkan ponselnya, 

dia membuka kamera dan mencoba selfie, tapi ia tersentak karena flashnya menyala dan membuat orang sekitar kaget melihat bos mereka malah ber swafoto ria,

Alex tidak sadar dan malah memakluminya, dia fokus melihat fotonya di ponselnya, 

' ng? menakutkan dimana? aku sangat tampan' batinnya lalu ia mendengus, 





hai fellow readers~
apa kabar semua? jaga kesehatan yaa

thor balik lagi hehe, sudah lama yaa, kemarin sempat pensi dan mau drop story ini, tapi sayang juga atuh. so berbulan bulan thor berkecamuk dengan pikiran ini, dan akhirnya memutuskan melanjutkan cerita ini sampai tamat. 

thor kemarin masih mood'' an dan labil jadinya ngilang deh heheh, sekarang thor udah mulai fleksibel membagi waktu dan akan thor usahakan rajin up, utk jadwal bisa cek di bio yaa!

btw thor mau fokus selesaikan story thor yg pertama jdi yg ini up sekali doang seminggu, karena ga nyangka malah ini ya rame hehe

makasih banyak atas support kalian semua, thor senang bgt masih banyak yg sabar menunggu <3 dan setia menunggu. see u minggu depan, jangan lupa comment dan vote ya ~
it means a lot to me <3

bersambung.....

Continue Reading

You'll Also Like

10.9K 1K 21
Tidak semua orang menikah karna cinta, ada juga yang menikah karna terpaksa seperti apa yang di alami oleh Krist Perawat, dia terpaksa menikahi pria...
19.8K 1.6K 28
Layaknya orang kaya pada umumnya, Singto mempunyai sifat yang sangat sombong, suka membully orang yang lemah, selalu menganggap sepele semua hal, ten...
188K 6.2K 24
DISCONTINUED!! Tokyo Revengers x Dom/Seme Male Reader Mikey x Male Reader ᴍ/ɴ, ᴡʜᴏ ᴡᴀꜱ ᴀɴ ᴀᴠᴇʀᴀɢᴇ 16 ʏᴇᴀʀ ᴏʟᴅ ɢᴜʏ ᴡʜᴏ ᴡᴀꜱɴ'ᴛ ɪɴᴛᴇʀᴇꜱᴛᴇᴅ ɪɴ ᴀ ɢᴀɴɢ...
7.3K 211 17
Dari pertemuan tak sengaja, tumbuh ikatan yang tak ingin dipisahkan-hingga nyawa pun jadi taruhannya. Alex harus melawan segalanya demi menyelamatkan...
Wattpad App - Unlock exclusive features