Beautiful Expectation

By butterkupyu

33 2 0

Mungkin banyak orang yang mengharapkan cerita cinta yang membahagiakan dalam hidupnya. Apalagi dengan perlaku... More

1. Tiba-tiba
2. Semaunya
3. Bingung
4. Datang Kembali
5. Tidak Disangka
6. Feel Stressed
7. Galeri Seni
8. Pekerjaan dan Dean
9. Bekal
10. Ketahuan
11. Family
12. Kembali Mencoba

Prolog

10 1 0
By butterkupyu

Perkenalkan namaku Keira. Sore itu, hujan membasahi ibu kota. Aku sedang menunggu hujan reda, sembari memakan bakso hangat Pakde Asong di dekat kampus. Memperhatikan orang-orang yang berlalu lalang menggunakan payung atau jas hujan. Mereka tidak takut dengan gemuruh yang terus mengeluarkan suaranya dengan lantang. Aku makan dengan perlahan karena aku merasa mungkin hujan akan berhenti masih lama lagi.

Setelah lebih dari 30 menit, hujan pun mulai reda. Aku masih setia duduk di meja makan Pakde Asong menunggu Dean, kekasihku. Iya benar kalo Dean adalah orang yang suka terlambat dalam apapun, hal itu pun sering membuatku kesal. Mungkin untuk saat ini aku harus memaafkannya karena mungkin jalanan macet sehabis hujan lebat. Akan tetapi, perasaan tidak dapat dibohongi kalau aku kesal menunggunya kelamaan. Telfonku pun berbunyi, saat aku lihat ternyata itu dari Dean, "kamu masih disanakan? Aku udah dikit lagi sampe, tapi susah buat muter soalnya banjir. Mau gak kamu kedepan gang samperin aku" ucap di telfon. Aku hanya menjawab dengan berdeham karena sudah terlalu kesal menunggunya dan masih harus ke depan menghampirinya.

Berjalan sejauh 150 meter menurutku sangat melelahkan. Maklum, aku orang yang jarang berolahraga. Setelah berjalan beberapa menit aku melihat motor dean. Motor matic berwarna hitam yang membuatku menjadi penumpang setianya. Dean melihatku dari kejauhan, akan tetapi ekspresinya tidak dapat aku jelaskan. "Hai!" sapaku riang, ya itung-itung untuk mencairkan suasana. "Lama bgt sih, keburu makin macet dah jalanan." ucapnya sambil mengambil helm untukku. "Ya kan namanya juga jauh, ga deket banget ini jalanan, ya sabar lah" yang awalnya aku ingin membuat suasana hatiku menjadi baik, hal ini malah memperburuk. Apa dia lupa kalau aku menunggunya selama satu jam lebih?

Setelahnya aku dan Dean langsung pergi. Selama perjalanan aku terus berbicara mencairkan suasana, akan tetapi Dean hanya diam dan tidak merespon. Bukannya menjelaskan, malam membuat suasana semakin membingungkan. Tidak lama, ia mengajakku untuk mampir di warung kopi yang katanya sih untuk menghangatkan badan. Kami memesan satu gelas susu hangat dan satu gelas teh hangat.

Lima menit kemudian minuman diantarkan, kami masih terus berdiam. Tidak lama, Dean berbicara "maafin aku ya, aku tadi judesin kamu gara-gara aku capek aja macet banget". "Iya gapapa kok aku ngerti" jawabku. Lalu kita berbincang-bincang mengenai kegiatan apa yang telah kita lakukan hari ini. Menurutku, fase hubunganku saat ini sangat melelahkan, sangat berbeda dari awal-awal menjalin hubungan. Selalu banyak kupu-kupu yang berterbangan di dalam perut dan bibir yang selalu tersenyum setiap mendengar kata-kata yang keluar dari mulutnya.

Continue Reading

You'll Also Like

579 45 15
Terkadang suatu tempat yang pernah kita kunjungi atau pernah kita singgahi sebelumnya memiliki suatu kenangan yang pasti sangatlah melekat dengan jel...
13.2K 833 18
"Jadi pacar gue Vallen, gue mau balas dia dan bikin dia cemburu" "Lo bakal nyesel" "Gue gak bakal nyesel!!" "Deal" Gadis itu kemudian melangkah menj...
Wattpad App - Unlock exclusive features