Merangsek masuk ke dalam pikiran seseorang. Aku belum pernah mencoba hal ini sebelumnya. Reverse selalu menjadi orang gila ya.
Boboiboy tertidur pulas. Damai sekali tidurnya,aku jadi agak ragu. Reverse membalikkan wajahnya agar bisa menatap ku. Aku tau ada rasa ragu disana,lagi pula,dia sangat menyayangi remaja kesayangannya ini.
Dia menghela napas. Membuang keraguannya. Aku mengikuti,tapi keraguan ku tidak hilang.
Kau tau,aku suka namanya sebenarnya. Reverse. Jelas,padat,dan punya arti yang keren. Maksud ku,aku suka nama ku juga,tapi,rasanya berbeda. Yu Wanwei. Tidakkah itu agak...
Aneh..?
Saat pertama aku mengenal Reverse,aku agak kesal. Apalagi hobinya itu memaksa orang. Tapi,aku merasakan sesuatu yang belum aku rasakan di negri asing ini.
Dia adalah orang yang benar benar percaya padaku. Aku yang Seorang Warga Negara Asing. Aku tidak suka pada keluarga ku karna mereka terus menentang ku menjadi dokter di sini. Mereka ingin aku terjebak di negara asal ku.
Aku benci dikekang.
Beberapa orang yang datang berobat ke Rumah Sakit ku terkadang tidak seramah itu. Mereka akan menatap ku dengan tatapan aneh,tidak suka,meremehkan,bahkan benci.
Saat pertama kali Reverse datang,dia terus memaksa ku mengutamakan Adiknya. Apalah aku yang tidak kenal siapa Adiknya,lalu dia mengatakan Adiknya itu Boboiboy. Haha,aku iri dengan Boboiboy.
Punya Seseorang yang mati matian menjaganya. Aku sempat menolak menolong Boboiboy saat beberapa organnya rusak. Kau ingat? Saat Reverse memaksa mendonor jantungnya? Ya,dia gila. Aku tau.
Aku sangat terharu,kau tau. Aku juga ingin seseorang yang menyayangi ku seperti itu. Kapan ya,aku mendapatkannya?
Ah,haha,membayangkannya saja sudah sulit.
Aku mengeratkan kepalan tangan ku,lalu menatap lekat Reverse yang memperhatikan Boboiboy. "Kita sudah jauh,tidak bisa kembali. Sudah tidak boleh berpikir dua kali. Kita harus yakin. Masa sudah di titik ini malah ragu. Dasar aneh" Celetuk ku pada pemuda seumur ku yang punya surai putih itu.
Dia lantas beralih menatap ku. Cukup lama,lalu dia menghela napas ringan sambil tersenyum. Woah,senyumnya lebih lebar dari biasanya. Ini momen langka,loh. Biasanya senyumnya hanya setipis satu helai rambut-Tidak,tidak,aku hanya melebih lebihkan. Tidak setipis itu.
"Baiklah. Ayo kita mulai" katanya lalu pergi ke arah jendela kecil kamar Boboiboy. Dia loncat lalu berdiri tepat di bingkai jendela,mengulur tangan pada ku.
"Mau apa?" tanya ku. Dia melirik ke belakang. Uh,oh,dia menyuruh ku melompat!? Baiklah,aku mulai menyesal memberinya semangat.
Reverse turun lalu menyambar tangan ku,lantas loncat ke bawah. Refleks sekali,aku menutup mata. Mempersiapkan mental untuk terantuk genteng atap yang keras,tapi,hey,aku mengapung. Tunggu,apa!?
Aku mengapung..?
Sungguh..?
"Kita sampai" Reverse berlirih. Aku mengapung di udara. Ah,ah. Tidak. Ini sepertinya ruang hampa udara. Tapi aneh,aku masih bisa bernapas. "Jangan bersikap kolot. Ini di dalam saraf pikir Boboiboy." Aku ber oh ria mendengar penjelasan Reverse. Sekarang aku merasa bodoh.
Reverse menjentikkan jarinya. Aku terngaga melihat apa yang terjadi berikutnya. Ruang gelap hampa udara ini berubah menjadi umm..apa ya..semacam Perpustakaan aku rasa.
Ada banyak rak,dan buku. Aku melihat ke bawah. Masih mengapung. Rasanya seperti berdiri di atas kaca transparan yang langsung memperlihatkan jalan di bawah.
"Ini adalah saraf pikir. Semua ingatan akan tergulung,lalu tertulis di setiap lembar buku yang ada di sini." Reverse mulai berjalan sambil memberi kejelasan. Aku hanya mencoba menjajarkan langkahnya.
"Semua Rak adalah tahun. Satu buku sama dengan satu bulan,lalu satu lembar adalah satu hari. 1000 kata adalah satu jam."
Aku mengangguk takzim. Tau tidak. Aku tidak mengerti bahasa ini.
"Jangan mencoba membacanya." Reverse seakan mengerti isi pikiran ku. "Time Rewinder berlaku atas izin ku. Jadi,dia akan menyesuaikan semuanya dengan ku. Bahasa yang semua buku ini gunakan adalah bahasa ku. Kau tidak akan mengerti. Jangankan mengerti,membacanya pun kau tidak bisa."
Aku mendengus. Kesal sekali rasanya dianggap remeh begini. Tapi aku memilih diam,aku tidak tau apa apa. Reverse adalah cendikiawan disini,jadi lebih baik tidak menentangnya. Dari pada kepalaku dipenggal olehnya,kan?
Reverse menghentikan langkahnya-Terpaku. Sebelum menabraknya,aku berhenti. Ikut melihat apa yang membuatnya terdiam. Hey,lihat. Itu Boboiboy dan Reverse di taman. Reverse sedang bermain ponsel,dan Boboiboy memakan es krim.
Tidak lama,mereka tertawa riang. Aku suka pemandangan ini. Mereka akur sekali. Padahal,hubungan mereka bagai Adik-Kakak tiri,tapi mereka sangat akur.
Aku melirik Reverse sekilas. Air mata jatuh terlintas di wajahnya yang datar. Pasti sangat tidak enak mengingat seseorang yang kau sayangi melupakan mu. Ya,kan..?
Di dekati dirinya oleh ku. "Hey.." Sambut ku sambil memegang bahu kananya. Ia reflek menghapus jejak air matanya,dan menoleh. Cih,sok keren.
Aku melirik jalan di depan,memberinya sinyal untuk melanjutkan perjalanan. Reverse tertawa kecil,lalu mengangkat tangannya sedada.
"Tunggu" katanya pendek. Jarinya seakan mengetik sesuatu dengan keyboard tapi jelas hanya ruang kosong. Lama kelamaan,sesuatu muncul. Sebuah kaca. Tunggu,tidak. Aku tidak tau itu apa,tapi kelihatanya seperti keyboard kaca. Jari Reverse mengetik landai. Gerakan jarinya seperti seorang penari Balet yang lincah.
Aku menatap lekat huruf huruf aneh yang terpampang disitu. Susunannya seperti keyboard kebanyakan,tapi huruf hurufnya jauh berbeda. Aneh. Malah lebih aneh dari huruf Ibrani.
Ahh,benar. Hurufnya seperti yang di buku buku itu. Aku mengedarkan pandangan. "Apa yang kita cari,Reverse?" tanya ku. "Aku sedang menentukan waktu dan tanggal yang akan kita periksa." aku mengangguk samar.
"Di saraf pikir ini,ingatan tersimpan di dalam sel sel otak kecil. Tersimpan bersama mimpi mimpi,namun,karna kita masuk paksa dengan Time Rewinder,semuanya berbentuk buku buku. Ini adalah kemampuan khusus Jahe yang aku gunakan. Tanggal dan waktu yang aku cari,akan keluar dari salah satu buku lalu mencari keberadaan ku. Ingatan yang aku cari akan berubah. Dari tulisan ke gulungan film. Kita tidak perlu membacanya,hanya menonton saja."
Aku mengangguk lagi. Reverse memang hebat dalam menjelaskan. Detail sekali penjelasannya. Jika saja dia lebih ramah,hobi tersenyum,dan sabar,dia cocok sekali menjadi guru TK. Benar,kan?
Reverse lama berkutat dengan keyboard canggihnya. Lalu tiba tiba,sebuah gulungan film muncul dari sela Rak Buku. Reverse berbalik,dan saat itu juga,keyboard itu menghilang.
Reverse menghampiri gulungan film itu,lantas melemparnya ke atas,dan pooff~
Gulungan itu berubah menjadi layar hologram. Ya ampun,ini adalah canggih yang sesungguhnya. Kemampuan manusia jauh dari sini. Reverse,kau itu apa sebenarnya..
Reverse menjentikkan jari,lalu munculah sebuah sofa. Baiklah,aku akan pingsan. Demi rumah nanas fiksi Spongebob,ini sungguh surga dunia bagiku. Dengan kemampuan seperti ini,para Psikiater akan dapat memeriksa klien lebih mudah. Aaaah,sungguh aku ingin memohon pada Reverse agar dapat membawa pulang salah satu keajaiban disini.
Reverse berjalan menuju sofa,diikuti aku. Kami duduk berdampingan. Umhhh,sofanya sangat lembut. Aku mulai membandingkan ini dengan awan.
Layar mulai memainkan suatu reka. Aku melirik Reverse untuk kesekian kali. Matanya sendu melihat Boboiboy.
Aku mencoba fokus,dan teliti. Agar aku bisa membantu,aku perlu seteliti Reverse,tapi,kita berbeda. Dia bukan manusia sepertiku,pasti daya lihatnya lebih tajam,kan?.
Aku mencoba fokus.
...
Mhm? Itu,Fang..? Apa yang di masukkan olehnya ke dalam gelas air Boboiboy? Aah,yang itu..Kai..Kaizo! Ya,benar. Apa yang ditempelkan olehnya pada topi Boboiboy..?
Gadis pink itu..siapa ya..Ah,Yaya. Dia menempelkan sesuatu pada lemari...mhm..sepertinya aku tau.
Deg
Itu..
Bukankah penyadap?
________________________________________________________________
Author's Note :
Recall Progress...50%
Chapter 16 ~ Wonderful!
Author cukupkan sampai disini.
Hehe,Afa full-kan dengan Weijun's Note. Iseng,pengen sesekali Character Afa yang menyampaikan ceritanya sendiri secara penuh. Kesampean juga.
How is it? Gimana menurut kalian chapter ini? Spoiler nih,dikit,kalian coba pecahkan yah.
Butterfly Teory. Satu saja kesalahan,maka semua akan hancur.
Mengerti?
Yeah,well. Afa laper nih,hehe(╥﹏╥)
Maaf ya,soal typo,dan mistake lainnya. Makasih juga mau luangin waktu buat baca Chatper 16,ngasih vote juga.
Barangkali mau saran,Character baru atau alur yang maybe menurut kalian seru,enggak usah sungkan yah. Komen aja,pasti Afa baca kok!
Udah yah,Afa mau makan(*´ ˘ '*)
Arigatou,and
Sayonara!ヾ(๑╹◡╹)ノ"