Elf Princess (S2 & S3)

By Blaze25zev

5.5K 2.9K 297

lanjutan dari kisah elf princess sebelumnya. kini eli sudah semakin dekat dengan kenyataan yang ada . kembal... More

Chapter 195 (S2)
Chapter 196 (S2)
Chapter 197 (S2)
Chapter 198 (S2)
Chapter 199 (S2)
Chapter 200 (S2)
Chapter 201 (S2)
Chapter 202 (S2)
Chapter 203 (S2)
Chapter 204 (S2)
Chapter 205 (S2)
Chapter 206 (S2)
Chapter 207 (S2)
Chapter 208 (S2)
Chapter 209 (S2)
Chapter 210 (S2)
Chapter 211 (S2)
Chapter 212 (S2 END)
SPESIAL CHAPTER 4
Spesial chapter 4 (part 2)
Spesial Chapter 4 (part 3)
Spesial Chapter 4 (END)
Cuplikan S3
Chapter 1 (S3)
Chapter 2 (S3)
Chapter 3 (S3)
Chapter 4 (S3)
Chapter 5 (S3)
Chapter 6 (S3)
Chapter 7(S3)
Chapter 8 (S3)
Chapter 9 (S3)
Chapter 10 (S3)
Chapter 11 (S3)
Chapter 12 (S3)
Chapter 13 (S3)
Chapter 14 (S3)
Chapter 15 (S3)
Chapter 16 (S3)
Chapter 17 (S3)
Chapter 18 (S3)
Chapter 19 (S3)
Chapter 20 (S3)
Chapter 21 (S3)
Chapter 22 (S3)
Chapter 23 (S3)
Chapter 24 (S3)
Chapter 25 (S3)
Chapter 26 (S3)
Chapter 28 (S3)
Chapter 29 (S3)
Chapter 30 (S3)
Chapter 31 (S3)
Chapter 32 (S3)
Chapter 33 (S3)
Chapter 34 (S3)
Chapter 35 (S3)
Chapter 36 (S3)
Chapter 37 (S3)
Chapter 38 (S3)
Chapter 39 (S3)
Chapter 40 (S3)
Chapter 41 (S3)
Chapter 42 (S3)
Chapter 43 (S3)
Chapter 44 (S3)
Chapter 45 (S3)
Chapter 46 (S3)
Chapter 47 (S3)
Chapter 48 (S3)
Chapter 49(S3)
Chapter 50 (S3)
Chapter 50,5 (S3) (Tambahan)
Chapter 51 (S3)
Chapter 52 (S3)
Chapter 53 (S3)
Chapter 54 (S3)
Chapter 55 (S3)
Chapter 56 (S3)
Chapter 57 (S3)
Chapter 58 (S3)
Chapter 59 (S3)
Chapter 60 (S3)
Chapter 61 (S3)
Chapter 62 (S3)
Chapter 63 (S3)
Chapter 64 (S3)
Chapter 65 (S3)
Chapter 66 (S3) (the lost of story)
Chapter 67 (S3)
Chapter 68 (S3)
Chapter 69 (S3)
Chapter 70 (S3)
Chapter 71 (S3)
Chapter 72 (S3)
Chapter 73 (S3)
Chapter 74 (S3)
Chapter 75 (S3)
Chapter 76 (S3)
Chapter 77 (S3)
Chapter 78 (S3)
Chapter 79 (S3)
Chapter 80 (S3)
Chapter 81 (S3)
Chapter 82 (S3)
Chapter 83 (S3)
Chapter 84 (S3)
Chapter 85 (S3)
Chapter 86 (S3)
Chapter 87 (S3)
Chapter 88 (S3)
Chapter 89 (S3)
Chapter 90 (S3)
Chapter 91 (S3)
Chapter 92 (S3)
Chapter 93 (S3)
Chapter 94 (S3)
Chapter 95 (S3)
Chapter 96 (S3)
Chapter 97 (S3)
Chapter 98 (S3)
Chapter 99 (S3)
Chapter 100 (S3)
Chapter 101 (S3)
Chapter 102 (S3)
Chaapter 103 (S3)
Chapter 104 (S3)
Chapter 105 (S3)
Chapter 106 (S3)
Chapter 107 (S3)
Chapter 108 (S3)
Chapter 109 (S3)
Chapter 110 (S3)
Chapter 111 (S3)
Chapter 112 (S3)
Chapter 113 (S3)
Chapter 114 (S3)
Happy birthday to the author
Chapter 115 (S3)
Chapter 116 (S3)
Chapter 117 (S3)
Chapter 118 (S3)
Chapter 119 (S3)
Chapter 120 (S3)
Chapter 121 (S3)
Chapter 122 (S3)
Chapter 123 (S3)
Chapter 124 (S3)
Chapter 125 (S3)
Chapter 126 (S3)
Chapter 127 (S3)
Chapter 128 (S3)
Chapter 129 (S3)
Chapter 130 (S3)
Chapter 131 (S3)
Chapter 132 (S3)
Chapter 133 (S3)
Chapter 134 (S3)
Chapter 135 (S3)
Chapter 136 (S3)
Chapter 137 (S3)
Chapter 138 (S3)
Chapter 139 (S3)
Chapter 140 (S3)
Chapter 141 (S3)
Chapter 142 (S3)
Chapter 143 (S3)
Chapter 144 (S3)
Chapter 145 (S3 END)
Spesial Chapter 5
Chapter spesial 5 (Part 2)

Chapter 27 (S3)

31 19 1
By Blaze25zev

Setelah tubuhku menghilang ku pikir kesadaran ku akan langsung di kembalikan tapi nyatanya tidak. Aku malah terdampar di hadapan sebuah pohon kristal besar.

Meski ku tau ini ilusi tapi ini terkesan terlalu nyata.

''tak ada apapun disini'' ucapku sambil melirik sekitarku . namun tak ada apapun selain pohon ini.

Perlahan ku coba sentuh pohon tersebut. Rasa dingin yg menyejukkan pun langsung ku rasakan.

'' sebenarnya ini apa ya" pikirku lalu mencoba mengitari pohon tersebut sampai.

!!!?... langkahku terhenti begitu melihat sosok anak kecil berambut biru muda pendek berdiri di depan sebuah nisan batu sambil memegang setangkai bunga putih

Penarasan, itu lah yg kurasakan. Perlahan aku mencoba mendekatinya namun begitu anak itu mendengar langkahku ia langsung berbalik menatapku.

Mata birunya yg bagaikan permata safir itu menatap lurus kearahku dengan Air mata yg menghiasi pipinya.

Aku tak tau kenapa tapi begitu menatap kedua mata anak tersebut dadaku langsung terasa nyeri tak tertahankan.

''anu!'' ku coba memanggilnya namun anak tersebut langsung menempelkan jari telunjuknya ke mulut guna mengisyaratkan ku untuk diam.

Setelah itu ia seperti bergumam sesuatu namun aku tak bisa mendengar apa yg ia katakan. Saat ku coba untuk melangkah lebih dekat tiba-tiba saja pandanganku mendadak kabur.ku coba mengusap-usap mataku berharap pengelihatanku bisa lebih baik dan begitu aku membuka mataku kembali mimpi aneh itu berakhir.

Aku terbangun dari koma ku(?). dan mendapati diriku berada di atas tempat tidurku

Perlahan ku lirik sekitarku memastikan keadaan namun tak ada yang aneh. Ini hanya kamarku. Tempat dimana aku menghabiskan hari-hariku yg biasa.

'' tadi itu apa ya?'' gumamku yg masih heran dengan mimpi aneh barusan

Rasanya familiyar, aku seperti mengenal anak tersebut tapi aku tak ingat siapa dia.

Padahal aku baru kembali dari kematian tapi aku langsung di sambut mimpi aneh. Hidupku penuh teka-teki ya.

'' ah! Bukan saatnya melamun!'' ucapku lalu mencoba bangkit namun aku langsung di buat terkejut begitu melihat ayah,ibu serta kakak sudah berada di sisi tempat tidurku dan kini senang tertidur pulas karena lelah menungguku

..........

''sejak kapan mereka tertidur disini?''batin ku lalu menyibak rambut ayah .dan saat aku melakukan itu aku bisa melihat jelas kantung mata ayah yg sedikit menghitam.

!?!... jangan bilang ayah jadi kurang tidur belakangan ini?.

Aku pun mencoba melihat kondisi ibu dan kakak dan mereka pun sama bahkan kakak jauh lebih parah kondisinya. Kantung Matanya benar-benar menghitam

Mereka sampai begini karena aku. Kalau saat itu aku beneran mati kira-kira mereka akan bagaimana ya?.

Saat di ether aku sama sekali tak memikirkan mereka, jujur saja saat itu pikiran ku benar-benar kosong aku hanya berharap semua ini bisa segera berakhir. Aku sama sekali tak memikirkan mereka yg menungguku kembali.

''maaf..''gumamku pelan

Aku selalu membuat mereka cemas dan juga menimbulkan masalah bagi mereka, meski begitu...

''um?...ah...'' ''!!!!? ADIK KECIL!?'' seru kakak yg tiba-tiba bangun dan langsung mengejutkan semua orang. Seketika saja ibu dan ayah pun langsung terbangun

Mereka semua pun langsung diam menatapku tanpa berkata sepatah katapun sampai...

'' eli...''

''ELISSA!!'' *GREP!... seru ibu yg langsung melompat dan memelukku erat

''huwaaaaa...akhirnya kau sadar juga...ibu sangat cemas..'' tanggis ibu

''ibu..''

''adik kecil...syukurlah..''ucap kakak yg mencoba menahan tangisnya

''elissa'' panggil ayah yg terlihat masih sangat syok

'' ayah..'' gumamku sambil menoleh kearah ayah dan...

*syut... ''syukurlah... akhirnya kau sadar juga putriku'' ucap ayah gemetar lalu perlahan menyentuh pipiku

Dan entah kenapa sentuhan hangat ayah membuat dadaku terasa begitu nyeri. Hingga tanpa sadar__

*tes..

!!? '' elissa!?''

*tes *tes.. air mataku mengalir begitu saja . aku juga tak paham kenapa tapi ini keluar begitu saja dan enggan berhenti

''astaga ada apa sayang?. Apa ada yg sakit?'' tanya ibu panik

''ERWIN SEGERA PANGGIL DOKTER!'' seru ayah yg juga ikut cemas

''BAIK! TUNGGU SEBENTAR!'' seru kakak lalu langsung berlari memanggil dokter

'' tenang saja sayang,dokter akan segera sampai. Coba bilang pada ibu yg mana yg sakit?''tanya ibu

Aku pun langsung memegang dadaku dan saat aku melakukan itu wajah ayah dan ibu langsung pucat pasih.

'' do..... DOKTERNYA MASIH BELUM DATANG KAH!?'' teriak ayah tiba-tiba

''AKU MEMBAWANYA!'' seru kakak sambil menyeret seorang dokter ke kemari

''cepat lah!, putri ku mengalami rasa sakit di dadanya. Itu mungkin membahayakan jantungnya!. Mungkin ada masalah di jantungnya!'' seru ibu yg langsung histeris

*grep! '' tidak, bukan begitu'' ucapku sambil menarik ujung baju ayah

'' dadaku terasa nyeri tapi juga terasa begitu hangat'' ucapku sambil mencoba menahan tangis ku

Aku tau ini bukan lah penyakit yg membahayakan pasalnya aku pernah mengalami hal ini juga tapi reaksi mereka yg mendengar itu__

Malah jadi semakinn pucat

''DOKTER KENAPA MALAH DIAM SAJA!?. KONDISI ADIKKU SEMAKIN MEMBURUK!'' seru kakak yg alhasil membuat dokter itu langsung berlari dan memeriksaku

Tapi__

''ti..tidak ada masalah pada jantung nona,semuanya baik-baik saja'' ucap dokter tersebut setelah memeriksaku

''JANGAN BOHONG!, ADIK KECIL BILANG DADANYA SAKIT! PASTI ADA MASALAH!'' seru kakak

'' astaga saya kira ada apa sampai seribut ini'' ucap harry yg baru datang

'' padahal nona baru saja bangun.'' Ucap harry sambil berjalan mendekati ku

*hmph '' tuan muda, saya rasa ini bukan masalah besar'' sambung harry

''maksudmu dada putriku terasa sakit itu bukan masalah besar?''balas ayah sinis

''tidak,tidak bukan itu maksud saya'' balas harry

''saat ini nona hanya merasa terharu, atau mungkin senang?'' ucap harry sambil melirikku

''huh?. Harry apa yg kau bicarakan?''tanya ayah

''astaga tuan. Masa anda tak menyadarinya?. Sama seperti kita semua disini yg merindukan nona ,nonapun demikian. Kita hampir berpisah untuk selamanya, tentu saja nona merasa terharu bisa berkumpul kembali bersama kita'' jelas harry

'' kalian tau kan saat kita terharu terkadang dada kita terasa nyeri namun di sisi lain terasa begitu hangat. Saya pikir itu manusiawi'' ucap harry

''harry benar'' ucapku

*tes.. *tes ''aku...senang bisa kembali..'' ''aku pikir *hiks.. aku tak akan pernah bertemu kalian lagi *hiks.. aku merasa begitu senang sekaligus lega, *hiks. Karena pada akhirnya aku bisa melihat kalian lagi'' ucap ku dengan air mata yg mengiringi

''elissa''

*grep! ''huwaaaa..ibu juga!..ibu juga merasa sangat senang!'' seru ibu sambil memelukku erat

''aku juga begitu adik kecil'' timpal kakak sambil ikut memelukku

*puk '' ayah pun begitu'' ucap ayah sambil membelai lembut rambutku

Dan ya... kehangatan mereka ini berhasil membuat tangisku semakin menjadi jadi.

Meski aku selalu membuat masalah untuk mereka tapi mereka masih saja menyayangiku layaknya putri kandung mereka sendiri. Dan setiap kali memikirkan cinta merasa dadaku jadi semakin nyeri tapi di sisi lain juga terasa begitu hangat

***

Setelah puas menangis akhirnya aku bisa tenang juga lalu..

''ngomong-ngomong, ayah. Dimana leon?'' tanyaku

Leon tidak ada disini,itu hal yg jarang terjadi. Biasaya dia sudah berada disini tanpa di suruh...

Apa dia kelelahan dan sedang ti_

''Saya tak akan menangis.sebagai gantinya saya akan langsung bunuh diri''

!!!!?. tiba-tiba saja aku langsung teringat janji yg ku buat bersama leon saat pesta malam itu dan begitu aku mengingat hal itu..

*grep! '' AYAH!. LEON!, LEON ADA DIMANA!?'' seruku yg jadi begitu cemas

Tak mungkin kan leon...tidak..tidak...leon tak mungkin melakukan itu dia pasti masih hidup,tapi kenapa dia tak disini?

''elissa..tenang lah sayang..'' ucap ayah sambil mengenggam pundakku

''leon..'' ucap ayah dengan nada ragu-ragu dan itu membuatku semakin takut

''ada apa?. Apa yg terjadi?''tanyaku cemas

***

(sementara itu kondisi leon)

Leon

*BRUK!!

*HOOK!! *hok...Ukh!...

''hmph. Sudah cukup bukan?.''ucap sir silver sambil memainkan pedangnya

Ukh.. benar-benar tak ada ampun kah... sudah ku duga level kami berbeda jauh.

'' jujur saja aku tak mau melukaimu lebih dari ini. Meski aku bisa mengobati lukamu dengan cepat aku tetap merasa bersalah padamu. Lagi pula kita akan menjadi patner ,aku tak mau kau malah menyimpan dendam padaku nanti'' ucapnya

''karena itu menyerah saja oke'' ucapnya sambil mengulurkan tangan padaku lalu tersenyum

... ''kalau saja ini sparing biasa..'' gumamku

''ya?''

''kalau saja ini sparing biasa saya pasti sudah menyerah,tapi'' ucapku sambil berusaha bangkit kembali

''karena ada taruhan dalam sparing ini.saya tidak bisa menyerah begitu saja'' sambungku sambil mengacungkan pedangku

...... '' pfft ahahaha.. benar, jiwa kesatriamu tak mungkin mengizinkan hal tersebut''tawanya lalu mendadak kembali serius

*smirk " kau memang tak pernah mengecewakan ku. Aku jadi semakin tertarik. Karena itu, aku akan lebih serius sekarang'' ucapnya sambil menatapku tajam dan juga mengeluarkan aura yg lebih kuat dari sebelumnya.

Continue Reading

You'll Also Like

32.6K 4.1K 53
Bagi yang penasaran langsung baca aja yaa 😜 , sengaja gak di bikin sinopsis nya.. biar yang penasaran dengan kelanjutan cerita nya mereka makin pe...
31.9K 2.3K 39
Nggak tau judul nya apa Mau ganti cerita ah mau lanjut yg kmrn lupa alur nya Mau nonton lg sayang kuotanya wkkwk Kalo ada bagian yg sama mohon maaf...
32.2K 2.2K 14
Perjalanan baru dimulai ketika Bele telah nyaman dengan kehidupan barunya setelah merasakan patah hati terbesar, penyebab rasa sakit itu muncul kemb...
130K 6.1K 26
Dia, tang yui, permaisuri dari pangeran xio you, yang lemah, mudah percaya perkataan orang, dan selalu memiliki ke kurangan di antara para wanita lai...
Wattpad App - Unlock exclusive features