XAZILLA

Da Castaphiluna1

3 0 0

"Lo sebenernya anggap gue gak berguna juga kan, cuma beda cara aja xav" 🥀🥀🥀 Zilla gadis dengan banyak trau... Altro

SIAL

3 0 0
Da Castaphiluna1

"Shitt, bisa²nya lo hampir telat, padahal ini hari pertama lo masuk disekolah baru" gumaman pelan gadis itu yg merutuki kecerobohannya yg nyaris telat berangkat ke sekolah.

"Sumpah capek banget gue lari hampir 2 kilo, tau gini gue minta anterin si mamang aja tdi" ucapnya menetralisir nafasnya yg terengah engah usai berlari karna bus yg ditumpanginya tiba² mengalami pecah ban. Dengan peluh yg masih menetes dia berusaha memperbaiki penampilannya yg sedikit berantakan karna kegiatan lari yg mendadak tdi.

"Permisi pak" sapanya ke arah satpam yg ada digerbang sekolah, ya niatnya hanya ingin menanyakan letak kantor kepala sekolah, karna sekolah ini cukup luas dan terdiri dari 2 lantai jdi dia tidak ingin buang² tenaga karna memang tenaganya sudah habis karna berlari tadi.

"Ini non zilla bukan" tanya satpam itu memastikan.
"Iya pak"
"Mari non saya antar ke ruang pak anggasa, tadi beliau memang meminta saya untuk menunggu non digerbang" jelasnya.
"Oh iya pak terima kasih" jawab zilla santun.

Mereka pun berjalan menuju ruang kepala sekolah, ruangan yg menurutnya paling indah dan terkesan megah, disepanjang jalan gadis itu hanya menatap lurus ke depan tanpa menoleh atau membalas senyuman dari para siswa siswi SMA Geona.

Yah jika sudah seperti ini gadis itu akan acuh dan bersikap dingin, dia sangat benci keramaian apalagi harus menjadi pusat perhatian. Dia lebih suka sepi lebih tepatnya mengasingkan diri.

"Kenapa sih harus diliatin, gue gk nyaman bgt klo gini, kayak gue kriminal aja deh" batinnya sambil trus mengikuti satpam yg ingin mengantarkannya ke ruang kepala sekolah.

"Nahh ini non ruangannya, beliau ada didalam non silahkan masuk saja, saya permisi ya non" satpam itu berhenti tepat didepan ruangan klasik modern yg tertera keterangan "R. Kepala sekolah", tanpa menunggu jawaban gadis itu satpam itu tunduk hormat dan meninggalkan zilla sendiri didepan ruangan itu.

Tok tok tok

"Silahkan masuk" suara bariton terdengar dari dalam ruangan tersebut. Zilla pun membuka pintu dan berjalan menghampiri seseorang yg sedang duduk dimeja dengan laptop dan beberapa berkas didepannya.
"Permisi pak" sapanya santun.

Pria itu menoleh dan tersenyum dengan senyuman hangat.
"Kamu " tanyanya dan dibalas dengan anggukan sopan
"Iya pak ".
"Baik silahkan duduk nak". Zilla duduk dengan gugup sambil menunduk.

Jangan takut saya tidak akan memakan siswa didik saya ujar pria tersebut. Zilla pun menoleh sambil tersenyum tipis,
"I-iya pak" ujarnya gugup.
"Saya , kepala sekolah serta pemilik sekolah ini, kamu bisa panggil saya pak angga atau anggasa, terserah kmu, kamu murid pindahan dari bandung kn, nilai kamu sangat tinggi untuk jurusan pilihan kamu ips, tapi tidak masalah saya menghargainya" jelas anggasa sambil terus tersenyum hangat.

Zilla hanya mendengarkan dengan seksama apa yg diucapkan kepala sekolah barunya sambil sesekali membalas dengan sopan meskipun jawabannya terkesan singkat jelas padat.

"Semoga kamu betah bersekolah disini, ruangan kamu di 10 ips 1, sebentar lagi wali kelas kamu akan datang dan mengantarkan kamu kesana" terangnya

Tok tok tok

Lagi-lagi pintu ruangan kepala sekolah diketuk dan menampilkan sosok Wanita

"Permisi pak" seorang guru cantik dengan wajah keibuan masuk kedalam ruangan tersebut.
"Baik buk wiona, ini Zilla Michala Braga murid baru untuk kelas ibuk"
"Perkenalkan saya , kamu bisa panggil saya buk wiona" terang guru cantik yg menjadi wali kelasnya itu.
"Baik buk"

Mereka pun berjalan menuju ruangan kelas 10 ips 1 yg terletak di lantai 2, jaraknya lumayan jauh dari ruang kepala sekolah, blum lagi tatapan yg gadis itu dapatkan membuatnya merasa tidak nyaman

"Cantik bgt ihhh"
"Badannya bgus jadi iri"
"Matanya bagus bgt loo tapi kyknya jutek deh"
"Anak baru terkece nih kyknya"

Dan banyak lagi celotehannya yg membuatnya makin menundukan kepala.
Karna lelah dan merasa pusing dia pun tak memperhatikan langkahnya saat ingin mulai menaiki tangga dan

Brukkkk

"Awwww issshh" ringisnya saat bokongnya terdorong ke lantai dengan sedikit keras dan lengannya yg sedikit lecet karna berusaha menopang badannya tapi gagal.

Dengan menahan perih dan sakit dia mencoba berdiri dan melihat siapa yg tadi menabraknya, dia melihat seorang pria yg masih dalam keadaan duduk sambil membersihkn tangannya. Lagi dia hanya bisa merutuki kecerobohannya. Dengan ragu dia mengulurkan tangannya.

"Sorry tdi gue gak liat" Namun tangannya ditangkis keras oleh pria itu, pria itu mencoba berdiri sendiri.

"MAKANYA..." bentakan itu tiba² berhenti ketika pria itu melihat ke arah pelaku yg menghalangi jalannya hingga mereka meluncur kelantai dengan tidak elite nya.

Zilla hanya mengangkat bahu kala lelaki itu tiba² pergi begitu saja tanpa melanjutkan bentakannya.
"Padahal gue udah siap dibentak lo" gumam gadis itu aneh sendiri.
"Ehhh nak kamu gk ppa, ya ampun ada yg luka gk, kita ke uks aja" panik buk wiona yg melihat muridnya jatoh tertabrak muridnya yg lain.

"Saya gk ppa buk, kita kekelas aja buk, nanti ciya bisa ke uks sendiri kok" balasnya santun dan langsung diangguki oleh wali kelasnya itu.

"Baru hari pertama aja dah 2 kli apes lo " batinnya





























Semoga kalian suka ceritanya ya guys, btw ini cerita pertama aku loo, jgn lupa vote yaa biar aku semngat up nya😍, happy reading,

Salam hangat dari aku😙🤗😁

Continua a leggere

Ti piacerà anche

4M 229K 57
Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu...
921K 76.8K 105
Arsya Julian atau yang kerap kali di sebut Asa kembali ke kampung halamannya setelah 2 tahun bekerja di perantauan, Asa memilih pulang karena sudah m...
9.2M 418K 38
ʟᴇᴀᴅᴇʀ ʙᴜᴋᴀɴ ꜱᴇᴍʙᴀʀᴀɴɢ ʟᴇᴀᴅᴇʀ! Alur hidup tak ada yang tau, begitulah yang terjadi ada Sagaragas Altair Galaksa, cowok yang dijuluki raja jalanan sek...
App Wattpad - Sblocca funzioni esclusive