ALTHEA

By k4musi4p4woy

104K 9.1K 393

"Gue bakal bikin lo jatuh cinta sama gue Ara, tunggu aja" - Althea Fional Raymond. • • Menceritakan tentang p... More

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21

22

6.9K 400 55
By k4musi4p4woy

"Ra"

"...."

"Araa"

"...."

"Arabelle~"

"Tck apa sih Althea sayang?!" Balas sang pemilik nama dengan nada tak santai.

Arabelle pun membalikkan tubuhnya dan dibuat tertegun saat menyadari bahwa dirinya kini bertatap tatapan langsung dengan Althea.

Sedangkan Althea hanya menunjukkan senyum tipisnya dan sedikit memajukan wajahnya.

"Enggak gue cuma pengen manggil nama lo doang" Ucap Althea sambil menunjukkan cengirannya.

"Sumpah ya lo ngeselin banget! Udah ah gue mau tidur!" Balas Arabelle sambil membalikkan badannya lagi memunggungi sosok Althea.

Keduanya kini berada di dalam kamar, tepatnya berada di kamar Althea. Setelah selesai makan dan menonton keduanya memutuskan untuk tidur karena sudah larut malam.

"Alah gue tau kok kalo lo nggak ngantuk dan susah buat tidur kan" Ucap Althea.

"Dih sotoy banget" Balas Arabelle dengan masih memunggungi Althea.

"Gue nggak sotoy Ara~ keliatan kali dari gerak gerik lo itu, gue tau lo pasti gugup kan tidur satu kasur sama gue? Sama kok tenang aja"

"Gue seneng deh bisa tidur satu kasur sama lo hehe"

"Tapi bukannya kita udah pernah tidur satu kasur ya waktu itu? Waktu gue sakit itu loh dan pas lo tiba tiba aja ngasihin obat pake mulut lo itu"

Althea masih saja berceloteh membahas kejadian hari itu sedangkan Arabelle hanya diam entah sudah tertidur atau memang hanya tak ingin membalas ucapannya itu.

"...."

"Lo udah tidur Ra?" Tanya Althea.

"...."

Namun tak ada jawaban apapun dari Arabelle dan karena itu Althea pun mengambil kesimpulan bahwa pacarnya itu sudah tertidur.

"Hmm ya udah deh kalo gitu, goodnight Ara..."

Althea pun mematikan lampu tidurnya dan membuat keadaan kamar saat ini gelap gulita.

Beberapa menit berlalu dan terdengar suara napas beraturan Althea menandakan bahwa gadis itu sudah terlelap.

Dan sebaliknya sebetulnya Arabelle masih terjaga dan masih tak ada niatan untuk tidur. Ia sengaja tidak membalas ucapan Althea tadi agar dikira sudah tertidur padahal kenyataannya belum.

Setelah memastikan Althea benar benar tertidur pulas Arabelle pun berbalik badan hingga membuatnya bisa melihat samar samar sosok Althea yang tengah tertidur itu.

"Entah apapun rintangan kedepannya gue bakal selalu milih lo Al dan gue harap lo pun begitu" Ucapnya pelan.

"Goodnight Althea, mimpi indah ya..." Ucapnya lagi kemudian memeluk tubuh Althea.

Entah karena hangatnya tubuh Althea atau karena memang sudah mengantuk tak lama Arabelle pun menutup matanya menyusul Althea menuju alam mimpi.

***

Keesokan harinya dikala matahari mulai perlahan naik Althea membuka matanya dan merasakan tubuhnya tengah dipeluk oleh seseorang.

Ia pun menoleh dan melihat Arabelle yang tengah tertidur pulas juga asik memeluk tubuhnya seakan sedang memeluk guling.

"Ini gimana ceritanya gue bisa dipeluk Ara?" Gumam Althea bingung.

Namun tak lama ia pun bergeleng pelan memilih untuk tak memikirkan hal hal tak penting. Dengan hati hati ia angkat tangan Arabelle dari tubuhnya dan meletakkannya dengan lembut.

Setelah itu Althea segera beranjak dari kasur menuju kamar mandi untuk mandi, namun belum juga satu langkah ia pergi sebuah tangan tiba tiba menahannya.

"Hhnggg...Mau kemana hoaamm??"

Althea pun menoleh kebelakang dan melihat Arabelle yang sudah bangun sedang mengusap kelopak matanya.

"Ke kamar mandi" Jawab Althea.

"Memang sekarang jam berapa?"

Althea pun melirik jam dinding dikamarnya kemudian menjawab, "Jam 05:30" Jawabnya.

"HAH?! Masih pagi ini Al" Ucap Arabelle sambil cemberut.

"Mending tidur lagi aja yuk" Ajak Arabelle sambil menarik Althea hingga membuatnya kembali berbaring diatas kasur.

Arabelle pun memeluk erat tubuh Althea bak sedang memeluk guling, ia sembunyikan wajahnya di ceruk leher gadis itu.

Althea yang dijadikan sebagai guling hanya bisa geleng geleng kepala namun tak lama membalas pelukan Arabelle sambil sesekali mengusap rambutnya.

"Entah kenapa gue berasa lagi nidurin bayi" Gumam Althea sambil terkekeh kecil.

"Aaw sakit loh Ra jangan dicubit dong" Ucap Althea saat tiba tiba saja mencubit pinggangnya.

"Ya lo sih masa gue dibilang bayi"

"Lah emang bener kan baby?"

"Ih apaan sih nggak jelas banget, udah ah jangan banyak ngomong gue mau tidur lagi masih ngantuk nih"

"Iya iya siap tuan putri"

Althea pun berhenti bergerak dan meminimalisir suara napasnya agar tak mengganggu tidur Arabelle.

Gadis itu melirik wajah Arabelle sebentar dan melihat bahwa pacarnya itu sudah kembali tertidur.

"Cepet banget perasaan tidurnya" Batin Althea.

Althea pun menatap lekat wajah Arabelle dimana wajahnya itu terlihat sangat polos, imut dan tentu saja cantik.

"Beruntung banget gue punya pacar kaya Arabelle" Batin Althea sambil tersenyum.

Brak!

Baik Althea ataupun Arabelle yang tengah tertidur seketika dibuat terkejut saat pintu kamar dibuka dengan keras.

"Waduh apa yang gue liat sekarang?!" Ucap Dimas sambil menutup matanya.

"Minggir!" Ucap Risa sambil mendorong tubuh Dimas hingga membuatnya oleng dan menubruk tembok.

"Babi emang si Risa!" Umpat kesal Dimas.

Mulut Risa seketiks terbuka lebar melihat pemandangan didepannya, "Ka-kalian udah ngapain kok dikamar berduaan?" Tanyanya.

"Tck lo bego atau gimana sih?! Ya udah tidur bareng lah!" Jawab tak santai Arabelle.

Bak dalam sinetron Risa menutup mulutnya dan bergeleng geleng kepala ke arah Althea, "Tega kamu mas, tega! Kenapa kamu tidur sama dia?! Kamu udah lupa sama aku?! Hiks jahat"

"Drama lo setan!" Ucap Dimas sambil menoyor Risa.

"Sakit goblok!" Balas Risa sambil menatap tajam Dimas.

Melihat tingkah kedua sahabatnya Althea hanya bisa menghela napas berat sambil geleng geleng kepala saja.

"Toxic banget ya bahasa kalian, mana nggak sopan lagi tiba tiba dateng nggak ngetuk atau ngomong dulu" Ucap Althea.

"Ehehe salahin si Dimas tuh, dia yang nyaranin nyelonong masuk aja" Ucap Risa menyalahkan Dimas.

"Lah kok gue?!" Balas Dimas tak terima.

"Udah udah jangan berantem disini, sebetulnya kalian mau apa dateng kesini hm? Kalian jadi ganggu waktu tidur Ara" Ucap Althea.

Risa sedikit mendelikkan matanya saat melihat ke arah Arabelle namun berubah menjadi lembut saat bertatapan dengan Althea.

"Kita mau mastiin aja keadaan lo Thea, soalnya udah kesebar berita kalo si Nona manja kabur dari rumah dan kita takut lo digimana gimanain" Jelas Risa.

"Siapa yang lo maksud si Nona manja huh?!" Kesal Arabelle.

"Kenapa? Ngerasa ya?" Tengil Risa.

"Risa..." Ucap Althea.

"Iya iya maaf" Balas Risa.

"Iya pokoknya kita takut lo kenapa napa apalagi gue denger papahnya pacar lo itu kan mandang banget kasta seseorang" Ucap Risa sambil melirik Arabelle.

Sedangkan Arabelle sendiri kian mengeratkan pelukannya pada tubuh Althea setelah mendengar ucapan Risa tersebut.

"Eh tapi ngomong ngomong kalian udah lakuin berapa ronde nih kemarin malem?" Tanya Dimas sambil menaik turunkan alisnya.

Karena pertanyaannya itu Dimas dihadiahi lemparan bantal oleh Althea dan seketika membuatnya cemberut.

"Ngaco lo Dim" Ucap Althea sambil geleng geleng kepala.

"Lah kan kalian bilang kalian udah tidur bareng jadi gue nggak salah dong" Balas Dimas.

"Iya emang bener kita udah tidur bareng, tapi nggak tidur kaya dipikiran mesum lo itu! Dan buat Risa juga otak lo kayanya harus di filter deh soalnya udah ada virus virus mesumnya tuh" Ucap Althea.

Berbeda dengan Dimas yang terlihat kecewa setelah mendengarnya, Risa terlihat kesal setelah mendengar ucapannya itu.

"Gara gara si Dimas tuh ah!" Ucap Risa kembali menyalahkan lelaki itu.

"Kok gue lagi sih?! Salah gue dimana anjing!"

Setelah Dimas dan Risa terus berdebat dan menyalahkan satu sama lain, antara keduanya pun tak ada yang ingin mengalah dari yang lain.

"Maaf ya temen temen gue kadang emang suka toxic omongannya" Bisik Althea di telinga Arabelle.

"Nggak papa kok, lagian temen gue juga kadang kaya gitu" Balas Arabelle sambil tersenyum.

"Cantik banget sih pacar gue ini jadi pengen nyubit pipinya" Ucap Althea.

"Idih enak aja, enggak pokoknya! Sakit tau dicubit tuh"

"Hahaha iya iya cuma bercanda doang kok"

"Owh jadi lo bilang gue cantik juga cuma bercanda doang, gitu huh?!"

"Enggak lah kalo itu, lo itu cantik pake banget dan itu bukan candaan. Yang gue maksud candaan sebelumnya itu yang bagian cubit pipi lo, kan gue pengennya cium bukan cubit" Ucap Althea.

Seketika pipi Arabelle memerah setelah mendengarnya, Althea benar benar jago mengeles dan menggodanya.

"Ya udah nih gue bolehin lo cium pipi gue" Ucap Arabelle dengan wajah angkuhnya.

Althea terkekeh sebentar kemudian mendaratkan ciuman dikedua pipi Arabelle dan mengejutkan dua orang yang sebelumnya asik bertengkar.

"Bisa bisanya pas kita lagi berantem si Althea cium si Arabelle" Ucap Risa sambil geleng geleng kepala.

"Temen lo tuh"

"Temen lo juga bego!"

"Santai dong babi!"

"Lo juga nggak nyantai anying!'

"Kalian udah jangan berantem lagi, berisik tau nggak?! Kalo kalian mau ribut diluar jangan di rumah gue!" Ucap Althea yang seketika membuat perdebatan antara Risa dan Dimas terhenti.

"Eh di rumah lo ada makanan nggak? Laper nih gue" Ucap Dimas sambil mengusap perutnya.

"Cari aja di dapur" Balas Althea.

"Wokee"

Secepat kilat Dimas berlari menuju dapur untuk mencari incarannya yang tak lain dan tak bukan adalah makanan.

"Selama gue nyusul Dimas ke dapur kalian jangan lakuin hal aneh aneh loh" Ucap Risa pada Althea dan Arabelle.

Setelahnya gadis itu berlari menuju dapur karena takut makanan yang ada di dapur dihabiskan oleh Dimas.

"Lepas dulu ya pelukannya gue mau mandi dulu" Ucap Althea.

Bukannya melepas Arabelle malah makin mengencangkan pelukannya hingga membuat si empu merasa sedikit sesak.

"Nggak mau, gue masih pengen peluk lo" Balas Arabelle sambil cemberut.

"Nanti udah mandi lo bisa peluk gue lagi kan" Ucap Althea.

"Nggak mau!"

"Manja banget sih pacar gue ini" Ucap Althea sambil menoel hidung mancung Arabelle.

"Bodoamat"

Althea pun memutar otaknya agar Arabelle membiarkannya mandi dan tiba tiba saja sebuah ide melintas dalam benaknya.

"Ya udah kalo lo pengen terus meluk gue gimana kalo kita mandi bareng aja?" Ucap Althea sambil menunjukkan senyumannya.

Tubuh Arabelle terlihat langsung menegang setelah mendengar ucapannya, perlahan namun pasti gadis itu melepaskan pelukannya pada tubuh Althea.

Ia pun membalikkan badannya lalu memeluk guling yang ternyata ada disampingnya.

"Ya udah gih mandi" Ucapnya jutek.

"Lah kok sekarang dilepasin katanya mau peluk terus?" Ucap jahil Athea.

"

Udah sana mandi bukannya ngomong terus" Balas Arabelle.

Tubuh Arabelle kembali menegang sesaat setelah merasakan sebuah tangan memeluk pinggangnya dari belakang.

"Tadi katanya pengen meluk" Ucap Althea.

"I-iya tadi tapi" Balas Arabelle dengan sedikit terbata bata.

Althea pun melirik wajah Arabelle yang ternyata sudah merah padam karena malu, melihat itu ia seketika tertawa kemudian melepaskan pelukannya.

"Ya udah gue mandi dulu ya, kalo lo masih ngantuk tidur lagi aja nanti gue bangunin kok. Lagian sekarang hari minggu jadi lo bisa tidur sepuasnya" Ucap Althea sambil mengusap rambut Arabelle.

Althea pun mendaratkan ciuman singkat di pipi Arabelle lalu berucap, "Jangan kangen~" Ucapnya.

"Siapa juga yang bakal kangen, wlee" Balas Arabelle sambil memjulurkan lidahnya pada Althea.

Althea hanya menanggapinya dengan tawa kecil dan setelahnya ia pun masuk ke kamar mandi tak lupa membawa handuk serta pakaian yang bersih.

Begitu Althea masuk ke dalam kamar mandi Arabelle bergerak diatas kasur bak cacing kepanasan.

Ia terus merutuki karena sikapnya yang menurutnya memalukan itu, "Aish bodo banget sih lo Ra" Ucapnya sambil cemberut.

"Untung aja Althea nggak terus godain gue" Ucapnya sambil melirik ke arah pintu kamar mandi.

Arabelle pun memutuskan untuk kembali tidur dikarenakan dirinya yang masih mengantuk.

To Be Continued...

Continue Reading

You'll Also Like

263 35 6
"Kalo disuruh pilih meninggalkan atau ditinggal kan gue lebih milih tidak di pertemukan." Ucap wanita tersebut seraya mengelap air mata nya yang mene...
202K 9K 42
Eyrazel Arvenya merupakan lulusan baru yang akan merantau ke Ibu Kota. Tanpa sengaja bertemu dengan wanita cantik seorang CEO muda dari perusahaan sw...
Wattpad App - Unlock exclusive features