🔞
Cerita masa lalu
PARK SUNGHOON
Aku tidak bisa melupakan semua yang terjadi pada hari itu. Meskipun semua itu sudah berlalu 5tahun lalu, tapi aku merasa setiap malam aku akan selalu kembali ke masa lalu.
Kenangan itu begitu jelas diingatanku sampai menjadi bunga tidurku disetiap malam.
Sunghoon dan teman-temannya kembali membully sunoo. Mereka membawa sunoo kebelakang sekolah dan melepaskan pakaiannya. Hanya menyisakan bokser hitam ketat yang menutupi tubuh bawahnya.
"Su-sunghoon, kumohon lepaskan aku. Aku akan memberi berapapun yang kalian mau" ucapan sunoo yang disertai dengan nada yang gemetaran tersebut hanya membuat sunghoon dan teman-temannya tertawa puas
"aku tidak butuh uangmu, aku lebih kaya dari mu jika kau lupa. Berhenti merengek seperti itu sunoo, ayo tersenyum ke kamera"
Ceklekk ceklekk
"kumohon jangan, kenapa kau seperti ini sunghoon? Apa salahku?"
"Kenapa juga kau berani melaporkanku kepada kepala sekolah. Saat kau melakukan itu harusnya kau sudah tau akibatnya"
"Bukan aku yang melaporkanmu, dan semua itu juga benar. Apa kesalahan besar yang telah aku perbuat sampai kau membullyku dari kelas 1 SMA?"
"emmm, kau tidak berbuat kesalahan apapun..." ucapan sunghoon terhenti, ia terlihat berpikir
"la-lalu?"
"aku hanya suka membullymu. Itu menyenangkan" sunghoon tertawa mengejek
"apa? Kau benar-benar jahat sunghoon"
"Hoon, bisakah kita menikmati tubuh indahnya ini?" tanya seorang teman yang memegangi tangan sunoo
"Silahkan, aku akan pergi dulu. Jangan hubungi aku. Bersenang-senanglah kalian" ucap sunghoon berlalu pergi
"j..jangan seperti ini, sunghooonn, kumohon, jangan seperti ini sunghoon. Lepaskan aku, lepas hikss"
"Dasar pria tak tau malu" gumam sunghoom tanpa mempedulikan teriakan sunoo yang meminta tolong padanya
*****
Seorang pria pindahan dari jepang itu berhasil membuat aku jatuh cinta.
Saat pindah dia memang sudah sangat baik padaku, dan berjuang untuk mendapatkan hatiku
"sunghoon aku sangat mencintaimu"
"Aku juga, aku lebih dan lebih mencintaimu.."
"mari rayakan 1tahun hubungan kita, aku akan memesan tempat dan membuat pesta meriah untukmu"
"benarkah?"
"benar sayang, aku akan membuatmu mengingatnya selamanya karena pesta malam ini sangat spesial untuk pacarku yang sangat cantik ini"
Aku mengemudikan mobilku menuju tempat yang dia kirimkan. Tapi entah kenapa hatiku tidak tenang, seperti akan terjadi sesuatu yang buruk. Semoga saja ibu dan ayah pulang dengan selamat.
Setelah berkendara selama 30 menit, akhirnya sunghoon sampai dilokasi yang dituju. Sunghoon mengerutkan dahinya, ini hanya sebuah gedung tua dan jauh dari pemukiman, mustahil membuat pesta di tempat ini.
"ahh pasti dia membuat suatu kejutan untukku"
BUGH...
Seseorang memukul kepala belakangnya menggunakan balok kayu, sunghoon terjatuh, pandangannya menjadi buram dan gelap
SHIM JAKE
Namaku Jake, aku sering dipanggil pangeran tampan disekolahku, yah karena memang aku yang paling tampan disana. Banyak wanita yang tergila-gila padaku, hmm bukan wanita saja pria pun suka berada dibawahku haha..
Aku bersekolah di Jepang, saat lulus SMP aku sudah memutuskan untuk melanjutkan studyku disini, entah kenapa aku sangat menyukai negara ini.
Aku mempunyai pacar di korea, sudah 5tahun aku berpacaran dengannya, sejak kita duduk dikelas 1 SMP. Hahh pacarku itu sangat imut.
Wahhh kim sunoo aku jatuh cinta berulang-ulang kali padamu kau harus tau itu, meskipun kita berjauhan, aku selalu bertukar kabar dengannya setiap saat. Sampai suatu hari dia menelponku dengan suara serak dan aku tau dia sedang menangis
"suno, katakan. Kau kenapa? Ada apa? Ceritakan padaku"
"Jake, kapan kau akan kembali? Aku merindukanmu"
"setahun lagi, saat aku lulus nanti aku janji akan kuliah disana bersama denganmu"
"t..tapi jake hikss aku ingin kau cepat kembali, j-jika menunggu setahun lagi aku rasa aku tidak bisa bertahan hikss.."
"maksudmu apa sunoo? Apa seseorang melukaimu? Apa yang terjadi, kumohon ceritakan padaku"
"a..aku.."
"oh kau mengadukan kita kepada temanmu yang lain yah? Beraninya kau.." suara seseorang dari sebrang telpon itu membuat pembicaraanku dengan sunoo terhenti
"sunoo?"
"aghhhh ampuni aku..."
"Sunoo? SUNOO KAU MENDENGARKU? HALO SUNOO?"
"sunghoon ampuni aku.."
Tutt...tutt...tuttt
Nama terakhir yang dia ucapkan, sekaligus suara terakhir yang kudengar darinya.
Malam itu juga aku mendapat telpon dari keluarganya jika sunoo dilarikan kerumah sakit. Menurut informasi yang orang tuanya katakan, Sunoo terjatuh dari lantai 4, ia mengalami pendarahan otak dan kondisinya sangat kritis.
Besoknya aku kembali ke korea dan menyuruh pamanku mengurus surat pindah untukku, aku akan kembali ke korea, dan mencari orang yang telah membuat kekasihku menderita selama ini.
*****
"Ini sudah setahun berlalu, kenapa kau belum sadar juga. Kau koma begitu lama, apa kau tidak merindukanku sunoo?" ucap jake sambil menggenggam erat tangan kaku sunoo yang terpasang jarum infus
Ting..
Sebuah notif masuk diponsel jake
"Sesuai rencana" jake tersenyum setelah membaca pesan itu
"Aku pergi dulu, aku akan kembali secepatnya dan akan membawa kabar baik untukmu" ucap jake mengecup kening sunoo
*****
Terdengar suara tangis pilu dari dalam gedung yang berada cukup jauh dari pemukiman ini.
"hikss.. C-cukup. Ini sakit hikks.." rintihnya saat besi panas itu kembali ditempelkan di punggungnya
"sakit katamu? Ini belum seberapa" ucap seorang pria yang sedari tadi menyiksa sunghoon dengan besi panas yang ada ditangannya. Sedangkan 3pria lain yang ada disana hanya tertawa mengejek
"s-siapa kalian? Aku tidak mengenal kalian, aku tidak berbuat salah apapun. Aku kesini..."
"untuk merayakan anniversary hubungan kita ditempat yang mewah dan indah, begitu maksudmu?" ucap seorang pria yang tiba-tiba saja sudah berada didalam ruangan tersebut
"Jake?"
"Iya, aku jake. Kekasihmu" jake berjalan mendekat membawa balok dan memukulkan balok itu ke perut sunghoon
"AKHHH..." sunghoon memuntahkan darah..
Lagi dan lagi jake melakukan itu, memukul semua bagian tubuh sunghoon, sampai sunghoon pingsan karena tidak sanggup lagi menahan rasa sakit karena pukulan yang diberikan.
2 jam kemudian
Sunghoon tersadar, kepalanya berdenyut sakit. Tapi dia merasa ada yang aneh dengan tubuhnya. Ia merasa sangat kepanasan
"Jake, dia sudah sadar"
"baiklah, lihatlah dia sudah berdiri tegap. Kau memasukkan berapa tablet kedalam mulutnya?" ucap jake, melihat tubuh sunghoon yang sudah polos tak memakai sehelai benang pun.
Kedua tangannya diikat kuat keatas, dan kedua kakinya diikat dilebarkan di masing-masing kayu yang ada disampingnya, ia sama sekali tak bisa bergerak, ia dipaksa untuk tetap berdiri walaupun sudah merasa sangat lemas.
"Kau sudah bangun sayang?" ucap jake sambil memainkan jari-jarinya di tubuh sunghoon"
"ngghh.."
"kenapa? Kau tidak sanggup berbicara?" jake meremas kejantanan sunghoon yang sudah berdiri tegap
"aghh.. Hhh nghh l-lepashhh jake"
"kenapa aku harus melepasnya, tubuhmu sangat menyukainya. tidak ku sangka kalian memberinya obat perangsang 20 tabpet sekaligus, dan dia masih hidup sekarang"
Hahahaha
Suara tawa menggema diruangan itu, sunghoon hanya bisa menangis meratapi nasibnya, seorang mulai membuat video dan mengambil gambarnya tubuhnya yang bertelanjang bulat. Suara desahan tak bisa ia tahan karena rangsangan yang diberikan jake terus menerus pada juniornya..
"sambil aku memanjakanmu, kau harus mendengar fakta yang sebenarnya, biar ku kocok ini lebih cepat"
"aghh.. Jake henti ngghh kan.. Jake"
"Aku adalah pacarnya sunoo, kau dengar? Sunoo yang kau bully selama ini, dia adalah kekasihku"
"AAAKKHH... Hahh ahh hahh" sunghoon Cum untuk pertama kalinya
"waw dia keluar sangat banyak, aku tidak sabar memasukan penisku kedalam lubangnya" ucap salah satu teman jake
"kau dengar, mereka sudah tidak sabar. Jadi aku akan langsung ke intinya saja. Aku sama sekali tidak menyukaimu sedikitpun, setiap kali kita berciuman rasanya aku ingin muntah, aku jijik melihatmu, kau mengerti?"
"jake, maafkan aku. Maaf.." lirih sunghoon
"perasaanku tulus selama ini, aku benar-benar mencintaimu jake"
"TAPI AKU TIDAK!"
PLAKK
Jake menampar sunghoon, sampai sudut bibirnya terbelah mengeluarkan banyak darah
"Semua sudah selesai, aku selesai denganmu, kita akhiri hubungan palsu ini. Aku sudah membalaskan dendam sunoo, kau harus mengingat kejadian malam ini untuk selamanya"
"jake, t-tolong beri aku kesempatan. Jangan bunuh aku disini, aku mohon.. Hikss, tolong jake" Jake menghentikan langkahnya mendengar suara putus asah sunghoon
"kenapa aku harus menuruti keinginanmu? Kau harus mati hoon agar tidak ada korban lain setelah sunoo"
"jake tunggu.."
"ada apa lagi?"
"h-hari ini adalah hari ulang tahunku, ibu dan ayah akan pulang setelah setahun pergi dari urusan bisnisnya, kumohon.."
"ulang tahun katamu?" jake terdiam
"aku tidak peduli, kau harus mati. Aku tidak akan menyesal jika harus masuk penjara nanti"
"Aku bersedia memberi kalian apapun, bahkan hidupku. Kalian boleh melakukan apapun padaku, aku janji tidak akan pernah meloporkan ini pada siapapun, tapi ijinkan aku bertemu ayah dan ibuku untuk terakhir kalinya. A-aku mohon jake"
Untuk beberapa saat jake berpikir
"baiklah, kalian bertiga boleh melakukan apapun padanya, tapi jangan membunuhnya. Jangan sampai dia mati disini, biarkan dia mati dipelukan kedua orang tuanya" ucap jake. Entah kenapa hatinya merasa sesak saat melihat sunghoon tersenyum tulus kearahnya padahal dia sudah menyiksanya sedemikian rupa, bahkan tubuhnya sudah dipenuhi luka,dan darah.
"selamat tinggal park sunghoon"
Tbc
Mohon dukungannya, cerita pertama aku diakun yang baru..
Vote comment jangan lupa yah tmn*