Exacta -(Haruto Lalisa)

By ara121212

52.2K 4.3K 108

"Call Me Exacta" cuma orang yg gw sayang yg gw ijinin manggil gw "Haru" Dan lo mau nggak gw ijinin manggil gw... More

Introduction
Confess
Perjodohan
Room chat Lily
Room chat Haru
One step closer
Pedekate
Pedekate 2
Bunda
Menghindar
Blank
Call me Haru
Basket
Haru
Mine
Pantai
Sisi lain
Airi
Serius
Love you
Flashback
Ujian akhir
Perangkap
Hari itu datang
Flashback 2
Diakhiri
Kebenaran yg hilang
Keberangkatan
Exacta
Haruskah sekarang?
Ring
H-1
D-Day
Jet Plane
Back to US
Tumbang
Promise?
Daddy's
Pulang
Pesan dari Haru
White Coklat
Hito
Part of the last
Uncle untuk Hito
The Last
Taruhan-new story

Not me

779 65 1
By ara121212

"Uwekk...uwekkk" Lily yg terus memuntahkan isi perutnya sedari pagi, padahal posisi nya sedang berada di kampus mengharuskan dia bolak balik ijin ke toilet.

"Ly, kamu nggak papa?" tanya seseorang yg sedang berdiri di depan toilet. Orang yg sama yg kemarin dilihat Haru berbincang dengan Lily.

"Jangan sembarangan pegang pegang" ucap Lily nggak suka.

"Lo jalan sempoyongan gitu kalo nggak dipegangin nanti jatuh, buruan telfon suami lo suruh kesini, gw tunggu sampe dia datang kesini" ucap seseorang yg bernama Jisung Park.

"Jauh jauh dari gw, gw nggak mau nyari masalah" ucap Lily yg berusaha berjalan perlahan.

"Lo benci banget sama gw? Segitunya menghindar dari gw, dan satu lagi...gw nggak nyangka lo beneran nikah setelah lulus SMA" ucap Jisung menatap punggung Lily yg berjalan menjauhinya.

"Jelas, gw bukan manusia ambis kayak lo yg suka ngeghosting" ucap Lily sinis.
.
.
.

"Maaf ya sayang, kamu jadi lama nunggu" ucap Lily memeluk Haru yg sudah menunggu nya di depan kelas.

"Aku juga barusan selesai kok, baby kamu pucet banget" ucap Haru menatap Lily.

"Lagi nggak enak badan aku kayak nya, apa salah makan ya, muntah terus dari tadi" ucap Lily yg bersandar di sandaran mobil dan memejamkan matanya.
Merasakan mobil berhenti, Lily membuka matanya menatap sekeliling.

"Sudah sampai rumah ternyata" lirih Lily.

"Kamu tidur nya nyenyak banget" Haru terkekeh.

Lily yg masuk kerumah langsung merebahkan diri di sofa, uda nggak tahan banget kepalanya uda berkunang-kunang. Dan Haru yg sibuk di dapur.
Tak selang lama Haru datang dengan semangkuk sereal dan coklat panas.

"Bukan nasi dan bukan air putih, jadi harus dihabiskan" ucap Haru.
Lily mendudukan diri dan menghabiskan nya dengan lahap, asal itu rasa coklat Lily suka.

Lily yg kekenyangan langsung tertidur di atas sofa. Disebelah Haru yg sedang berkutat dengan laptop mengerjakan tugas-tugasnya.

Lily yg terbangun tengah malam melihat sekeliling ternyata dia sudah berpindah di atas ranjang kamarnya, melihat Haru disampingnya yg sudah tertidur pulas.

Teringat ada tugas yg belum Lily kerjakan, Lily beranjak,  membuka laptop nya dan mulai mengetik tugasnya. Dua jam sudah Lily berada di depan laptop, leher nya mulai pegal.
Mencoba meregangkan otot-ototnya, tiba-tiba teringat dengan yg terjadi tadi siang.
Lily termenung sesaat, sebelum bergerak membuka isi di dalam dompetnya, di balik foto selfi nya, ada foto sepasang anak kecil yg tersenyum ceria meski pasir laut mengotori badan mereka.

Lily flashback on 4tahun lalu
Saat Lily duduk di bangku SMP.

"Lily...nanti kalo sudah besar kamu mau jadi apa?" tanya seseorang yg dari kecil menjadi sahabat Lily.

"Entahlah, belum kefikiran. Kalo kamu?" tanya Lily.

"Aku mau jadi ahli mathematics, lulus SMA nanti aku akan melanjutkan ke Caltech, kamu tau Caltech Lily?" tanya orang itu.

"Caltech apa itu?" Lily remaja yg masih bingung.

"California technology di USA tempat nya para ahli mathematics berkumpul, bukankah itu sangat keren" jelas bocah itu menggebu-gebu

"Segitu sukanya sama mathematics?" heran Lily.

"Banget, suatu saat nanti lo juga akan menemukan sesuatu yg bisa membuat lo jauh lebih hidup" ucap bocah itu dengan Mata berbinar.

Lily flashback off.

Lily meremas kuat foto itu hingga tak sadar air matanya telah menetes, menidurkan kepalanya diatas meja dengan menjadikan lengannya sebagai bantalan. Hingga tak terasa Lily tertidur di kursi hingga pagi menjelang.

Haru yg bangun terlebih dahulu kaget istrinya tidur dengan posisi terduduk.
Mengangkat Lily dari duduk nya dan merebahkan nya diranjang. Saat Haru berjalan sesuatu terjatuh dari tangan Lily.
Selembar foto....yg dibalik nya bertuliskan Jisung Park.

Tut...tut...(bunyi dering ponsel seseorang yg ditelfon Haru)
"Halo pak?"

"Carikan saya info tentang seseorang"

"Baik"
Tut....panggilan berakhir.
.
.
.
Haru yg selesai membuat sarapan, naik keatas untuk membangunkan istrinya, sengaja membangunkan agak siang karena ini hari sabtu, hari libur kuliah.
Saat membuka pintu kamar Haru melihat Lily yg ternyata sudah bangun dan sedang sibuk mencari sesuatu di meja yg semalam dia gunakan mengerjakan tugas.
Haru yg berdiri di dekat pintu memperhatikan lekat istrinya yg bahkan sampai mencari di kolong meja dan kolong tempat tidur mereka.

Haru berjalan mendekat...
"Nyari ini?" tanya Haru yg menunjukan selembar foto ke Lily.
Lily yg terdiam beberapa saat menatap foto itu sudah ada berada di tangan Haru tanpa berani menatap Haru.

"Jisung Park, orang yg waktu itu ngobrol sama kamu kan?" ucap Haru yg mendudukan diri diatas ranjang dan menepuk Sisi disebelah nya agar Lily duduk.
"Ceritakan yg menurut kamu perlu kamu ceritakan" ucap Haru menghela nafasnya.

Lily meremat kuku jarinya melihat Haru menatap nya seperti itu.
Lily hanya menceritakan tentang dia yg bersahabat dengan Jisung sejak kecil, sampai ketika Jisung tiba-tiba pergi tanpa pamit dan tanpa kabar saat mereka kelas 1 SMA, dan tentang Jae yg Lily gunakan agar dia tidak diganggu cowok cowok lagi sepeninggal Jisung.

"Jadi...alasan kamu ke Caltech karena dia? Dan..." ucapan Haru terjeda sesaat.
"Dan bahkan sampai kita menikah, kamu belum tau kalau ternyata kalian satu kelas?" ucap Haru dengan suara paraunya.

"Semuanya sudah berakhir Haru" lirih Lily mencoba menjelaskan.

"Tapi ini ada ditangan kamu semalam saat kamu tertidur" ucap Haru menunjukan foto itu.
"Maaafin aku Ly, maaafin aku karena uda maksa kamu buat masuk ke kehidupan aku, maksa kamu buat buru-buru nikah sama aku juga" Haru tersenyum miris.
"Selesaikan dulu yg belum selesai Ly, aku akan tunggu....bahkan jika akhirnya tentang aku yg harus selesai..." ucap Haru memeluk Lily sesaat.

"Ayo turun, kita sarapan jangan sampai kamu sakit lagi" ucap Haru sebelum berjalan meninggalkan Lily yg mematung di tempat.

Continue Reading

You'll Also Like

15.6K 1.7K 43
"Halah lo tuh cuma suka sama gue sebagai fans bukan suka sama gue yang ngarah ke hubungan cowo dan cewe yang sesungguhnya iya kan? palingan kalo lo b...
17.9K 1K 14
" aku hanya ingin bersama dengan orang yang benar mencintai ku" -park jennie- ⚠️ Mengandung unsur dewasa harap bijak dalam membaca. 🔞
27.4K 2.3K 33
"Iya lo cuma taruhan buat gw, kenapa? Lo baper beneran sama gw?"
414 91 15
baca aja dulu kalo suka pencet bintang yaa "kamu lagi apa?" tanya haruto "maksudnya lagi apa selain mikirin aku" sambungnya heheheheh
Wattpad App - Unlock exclusive features