Happy reading!!...
Haruto meluapkan emosi nya di rooftop, Lelaki itu menghajar apa saja yang ada di rooftop itu. Ia membanting, memukul, intinya rooftop itu menjadi sangat kacau karena dirinya.
"GOBLOK!!!!"
"GA GUNA LO BEGO!!" Amarah nya sambil memukul dinding rooftop hingga membuat tangan nya terluka.
Kalo di tanya kenapa haruto nggak nemuin Wonyoung saja? Sekarang Haruto benar² merasa tidak berguna menjadi pacar Wonyoung, Jujur dia emosi oleh dirinya sendiri yang telah membiarkan Wonyoung celaka dua kali. Padahal sebelum nya Haruto selalu bisa menjaga Gadis itu kalau pun Wonyoung terluka Haruto selalu menjadi orang pertama yang menolong nya, Benar² dia tidak rela jika Wonyoung di tolong orang lain lebih tepatnya lelaki lain. Haruto ingin egois untuk tidak membiarkan Wonyoung di Sentu oleh lelaki lain selain dirinya, Namun dia sadar juga dia nggak berhak atas itu. Karena status dia baru PACAR!.
Ketiga sahabat Haruto menyusul nya di rooftop, Ketiga sahabat nya sudah paham dan hafal sekali dengan gerak gerik teman mereka yang emosian dan egois itu.
"LO LEBIH MILIH MENGGILA DI SINI KETIMBANG TEMUIN PACAR LO YANG LAGI PINGSAN SEKARANG?, BEGO!" Teriak Doyoung tiba², Doyoung berucap seperti itu juga demi kebaikan Haruto. Dia tidak mau Haruto menyakiti diri nya sendiri.
Haruto maju ke arah Doyoung dan mengangkat kerah baju Doyoung, Hingga membuat Laki² itu sedikit berjinjit.
"MAKSUD LO APA HAH?!!" Teriak Haruto tepat di depan wajah Doyoung.
Junghwan dan Jeongwoo malah ketar ketir bukannya memisahkan kedua nya agar tidak saling baku hantam, Mereka lebih memilih menyimak.
"Pikir To, Cewek Lo di UKS lagi ga sadarkan diri. Dan Lo? Malah luapin emosi Lo di sini, Harus nya di saat kaya gini Lo yang ada di samping Wonyoung sekarang bukan cowok lain" Ucap Doyoung dengan memelan kan suaranya, Haruto langsung melepaskan tangan nya yang mencengkram kerah baju Doyoung.
"Lo ga boleh egois untuk saat ini, Yang paling penting Wonyoung berhasil di tolongin meskipun bukan Lo yang nolongin dia. Bukan berarti Lo ga berguna buat jadi pacar dia, selama ini yang selalu ada buat Wonyoung siapa kalo bukan Lo. Mungkin sekarang takdir kalo Lo ga bisa nyelamatin Wonyoung, Intinya yang terpenting Wonyoung ga kenapa napa kan? Makanya sekarang mending Lo temuin dia. Pasti dia trauma sama kejadian ini, Lo ga usah khawatir gue sama yang lain bakal cari tau siapa yang udah kunciin Wonyoung di gudang" Bijak Doyoung hingga membuat Junghwan dan Jeongwoo melongo tidak percaya Doyoung yang notabe nya lelaki receh itu bisa menasihati sahabat nya dengan bijak.
Haruto mencerna ucapan Doyoung.
'bener, egois gue harus gue tahan dulu sekarang' Batin nya.
"Sana To, tunggu apa lagi. Lo temuin Wonyoung sekarang, emang Lo mau Wonyoung oleng ke Sunghoon?" Ucap Jeongwoo sambil menggoda Sahabat nya itu.
"Omongan Lo di jaga!" Balas Haruto ketus.
"Becanda anjing gue!"
"Candaan Lo ga lucu sat!"
"Iye iye maap"
Haruto menepuk pundak Doyoung pelan
"Thanks Doy" Ucap nya pelan.
"Haha santai"
......
Ceklek
Haruto membuka pintu uks, sebelum ia membuka pintu itu dia sudah terlebih dulu untuk mengontrol emosi nya agar tidak membuat kekacauan di situ.
"Eh To, tuh Wonyoung udah sadar dari tadi nyariin Lo" Ucap Yujin dengan menggeser tubuhnya agar membiarkan Haruto berada di dekat Wonyoung.
Haruto tersenyum karena ternyata di tempat itu tidak ada Sunghoon melainkan Kedua sahabat Wonyoung yang setia menemani nya.
"Emm, Jin kita keluar aja yok" Ajak Liz dan di angguki Yujin, Mereka langsung keluar dari ruangan itu.
"Hmm Pusing ga kepalanya?" Tanya Haruto sambil mengusap rambut Wonyoung yang saati ini gadis itu masih berbaring di atas ranjang uks.
"Dikit kok" Jawab nya pelan.
Wonyoung hendak memposisikan tubuh nya agak duduk, Dengan cepat Haruto membantu Gadis itu.
"Ruto tadi kemana?" Tanya Wonyoung sambil menatap dalam Haruto.
Haruto Tersenyum tipis "Maaf udah gagal jagain Lo buat yang ke dua kali nya" Ucap nya penuh rasa bersalah.
"Kok ngomong gitu? Wony juga ga kenapa napa kok" Elak Wonyoung dengan cepat.
"Lagi² bukan gue yang nolongin Lo, tapi orang lain" Gumam nya sambil tertawa renyah.
"Ruto. Yang penting kan wony gapapa, dari pada ga ada yang nolongin Wony. Emang Ruto mau Wony tinggal?"
"Jangan ngomong kaya gitu, Gue ga suka" Balas nya lelaki itu dengan Wajah dingin nya.
"Iya iya maaf, Tapi Ruto ga boleh nyalain diri Ruto sendiri. Ini semua udah terjadi dan yang penting Wony ga kenapa napa, Cuma pusing dikit aja" Ucap Wonyoung dengan tangan yang sedari tadi di genggam Haruto.
"Nanti ke rumah gue aja ya? Biar di rawat mamah sekaligus gue bisa jagain Lo 24 jam" Pinta Haruto karena merasa khawatir kalo gadis itu di rumah sendiri, Apalagi akhir² ia merasa ada yang berniat jahat pada Wonyoung.
Wonyoung mengangguk pasrah, Karena kalo ia menolak juga percuma Pasti lelaki itu akan terus memaksa nya dan tidak terima penolakan.
"Ruto.." Cicit nya pelan.
"Kenapa hm?"
"Mau peluk, pusing" Pinta Wonyoung, Haruto terkekeh dan langsung memeluk Gadis itu.
Jadi posisi nya Haruto berdiri di samping ranjang Uks dan Wonyoung duduk di ranjang itu. Wonyoung melilitkan tangan nya di pinggang Haruto, dan Haruto memeluk tubuh Wonyoung sambil mengusap² kepala gadis itu.
"Kalo Masih pusing pulang aja ya? Nanti gue titip minta ijinin sama Yujin" Tanya Haruto yang masih memeluk tubuh Wonyoung.
"Hm"
"Gue suka Lo manja kaya gini ke gue, Tapi gue ga suka Lo manja nya pas lagi sakit doang" Goda Haruto jahil.
Wonyoung mendengus pelan sambil mendongakkan kepalanya menatap lelaki itu "Nanti kalo Wony manja terus ke Ruto, Ruto nya baper. Wony ga tanggung jawab"
Haruto mencubit pipi Wonyoung pelan
"Selama ini perilaku Lo juga udah bikin gue baper dan--" Haruto menjeda ucapannya.
"Bikin gue makin sayang sama Lo" Lanjut nya.
Wonyoung tersenyum "Wony juga"
"Juga apa?"
"Sayang banget sama Ruto"
Wonyoung melepaskan pelukannya "Wony kangen bunda..." Gumam Gadis itu pelan.
"Ruto, nanti pas anterin Wony pulang mampir ke tempat bunda dulu ya?"
"Kepala Lo pusing, gapapa emang?" Tanya Haruto balik.
"Gapapa kok kan pusing nya cuma dikit, Lagian kalo ada apa² kan ada Ruto hehe" Jawab Wonyoung dengan tawa nya.
"Iya, nanti gue anterin ke tempat bunda"
"Makasih sayang~" Ucap Wonyoung lalu kembali memeluk pinggang lelaki itu.
Haruto yang di panggil sayang itu malah salah tingkah sendiri wkwk.
'Shit' Batin sesorang menatap sinis Wonyoung dan Haruto.
Jangan lupaa Vote jusseyoo!!
Yg ga ngevote gush di temenin.g
Yg ngevote nnti gue kasih album....
Beli sendiri mksdnya...
Garing hmzzzz...
DAH DAHH VOTE YAAAA SAYAAANG😘😘!
Oiyaa fllw ig gue dong 😔
@bilszzz_07
Makasih yg ngeflllw lopee se dunia❤️❤️
BONUS FOTOO TRAVICKY!!!