"h-hei tenanglah mengapa kau jadi menangis seperti ini, aku tidak akan menyakitimu"
Haru menenangkan Natsu yang menangis terus menerus sambil menyentuh wajah mungilnya
"Kau tau, sejujurnya saat aku melihatmu pertama kali aku memiliki perasaan yang berbeda terhadapmu, kau orang yang sangat berbeda dan menarik bagiku" (Haru berkata seperti itu dengan suara yang lembut kepada Natsu)
"Aku berjanji akan menyelamatkanmu dari sini, jadi kumohon kau bersabarlah selama beberapa hari ini dan tunggu aku" (Haru mengucapkan kalimat barusan ini dengan ekspresi yang hampir menangis, karena dia sebenarnya ingin membawanya sekarang namun tidak bisa karena misi belum Haru jalankan)
Setelah Haru berbicara sepanjang waktu tadi, Natsu menjadi cukup lebih tenang dan sudah tidak gemetar, dia terus menatap Haru dengan wajah yang sayu dan sedih, seperti seakan sudah terserah dan pasrah dirinya akan diapakan nantinya, yang penting pada pikiran Natsu saat ini hanyalah melarikan diri dan ingin hidup bebas seperti pada umumnya. Namun karena pengawasan dari Yoshi dan juga Kenta sangat ketatlah yang membuat Natsu pasrah akan keadaannya sekarang ini. Sampai saat ini Natsu masih belum juga mengatakan sepatah katapun dari pembicaraan barusan. Haru segera ikut berbaring di samping Natsu yang membuat badannya reflek agak menjauh dari Haru dan ekspresi takutnya muncul lagi, mungkin karena trauma disiksa terus-menerus pada saat bekerja. Tetapi saat itu Haru langsung mendekatkan dirinya kepada Natsu dan memeluknya dengan penuh kasih sayang.
Natsu menjadi terkejut karena tiba-tiba dipeluk manis oleh Haru, dan tangan mungilnya itu sempat sedikit mendorong tubuh Haru yang lebih besar dan kekar daripada dirinya, namun pelukan dari haru cukup erat dan badannya juga lebih kuat jadi Natsu kalah.
"Kumohon tenanglah, aku bukan alpha-alpha bajingan seperti yang lainnya, percayalah padaku" (ucap Haru sambil memejamkan matanya)
"sekarang ayo tidurlah dulu, tubuhmu masih tidak sehat, istirahatlah aku akan menjagamu hingga besok pagi" (Haru juga sambil mengelus kepala Natsu)
setelah beberapa saat waktu berjalan, akhirnya dengan susah payah Natsu bisa tertidur dengan nyenyak di dalam pelukan hangat Haru yang nyaman, dan Haru yang melihatnya menjadi lebih tenang dan terus tersenyum kepada Natsu yang sedang tidur. haru juga sempat mencium kepalanya juga.
~Haru yang sedang bergumam sendiri pada saat Natsu tidur~
"Apakah kamu begitu se-menderita ini?"
"mengapa aku baru bertemu dengan orang sepertimu sekarang, harusnya kita bertemu dari dulu dan kau tidak akan menderita dan menjadi pelacur seperti ini" (ucap haru dengan sedikit frustrasi)
"aku tidak tau apa yang terjadi pada diriku, mengapa aku bisa tiba-tiba menjadi peduli dengan orang lain, dan juga para omega"
"sepertinya takdir mempertemukan kita berdua, Natsu"
"satu lagi kurasa sepertinya aku mulai menyukaimu" (mengecup kening natsu dengan lembut)
~bergumam selesai~
Malam itu Haru juga tertidur setelah selesai bergumam, mereka berdua tertidur dengan nyenyak tanpa adanya gangguan hingga pagi hari tiba. Haru terbangun duluan dan segera mengecek ponselnya, dan ternyata semalam ada 100 notifikasi pesan pada chatnya dan notifikasi telepon berkali-kali yang tak terjawab, dan semuanya dari para pekerja yang berada di kantor milik haru yang menghubunginya, sepertinya ada masalah yang sangat penting sehingga Haru harus kembali kesana. Kemudian haru menghubungi sekretarisnya untuk menanyakan apa yang terjadi.
"Halo Shino, apa yang terjadi? mengapa kalian menghubungiku malam kemarin?"
"BOSS, kami semua sudah mengumpulkan berkas yang dibutuhkan untuk melakukan tindakan, dan kurasa sepertinya kita bisa bertindak besok dan tidak perlu menunggu 3 hari, semua persiapan sudah hampir selesai hingga malam nanti, kumohon kau segera datang untuk memeriksa semua dokumen yang dibutuhkan, dan lanjut untuk menyusun rencana dengan ayahmu" (jawab shino sedikit semangat)
"Itu hal yang bagus, baik aku akan segera tiba di kantor dalam waktu 1 jam"
"Baik, boss kututup telponnya sekarang"
Setelah telpon selesai Haru melihat Natsu yang masih berbaring dan tidur di sampingnya dengan posisi tengkurap seperti bayi, yang membuatnya kelihatan sangat imut di mata Haru, Haru mengusap kepala natsu dengan pelan. Selain itu juga Haru memancarkan sedikit senyumannya ke arah Natsu.
"bersabarlah sebentar lagi, tunggu aku" (ucap Haru kepada Natsu sebelum akan keluar meninggalkan kamar)
Sebelum sepenuhnya keluar dari rumah bordil tersebut, Haru tidak pulang dan keluar dulu, tetapi dengan diam-diam mencari ruangan utama milik Kenta yang sebelumnya sudah diperlihatkan pada penyadap yang diletakkan oleh sekretarisnya, Shino. Haru menaiki lantai 1 dan kemudian sampai ke lantai dua, terdapat 5 ruangan. dan sedikit terkejut bahwa di lantai 2 ternyata ada tiga penjaga yang membawa senjata masing-masing, mereka memiliki tubuh yang sangat kekar dan juga besar. Penjaga itu berdiri di depan ruangan milik Kenta untuk menjaga ruangan khusus tersebut. Beruntung saja Haru tidak naik terlalu cepat dan melangkahkan kakinya dengan pelan sehingga mereka tidak menyadarinya. Tapi bagaimanapun juga Haru harus masuk dan menyelidiki ruangan tersebut, namun harus memikirkan cara agar 3 penjaga itu bisa segera pergi. tetapi tiba-tiba....
Penjaga 1: "Halo? baik kami akan segera kesana"
Penjaga 2: "kenapa?"
Penjaga 1: "Bos Kenta memerintahkan kita untuk datang menemuinya karena dia sedang bersama tuan Yoshi sekarang"
Penjaga 3: "Apakah itu termasuk dengan pembahasan rencana pelenyapan dan penyiksaan si jalang kecil omega yang bernama Natsu itu?"
Haru sangat terkejut mendengar perkataan penjaga tersebut, ternyata Yoshi dan Kenta bekerja sama memiliki tujuan yang sangat buruk terhadap Natsu.
Penjaga 2: "Yang kudengar pada saat pertemuan kemarin katanya tuan Yoshi dan Kenta akan membawa si jalang kecil itu di pertemuan rahasia mereka dengan klien lainnya, hem kurasa mereka mau berpesta itu... ya kau tau maksudku hmm....haha"
Penjaga 1: "Bos Kenta ingin kita menemuinya sekarang bersama dengan Yoshi untuk membantu persiapan pertemuan besok di gedung utama kediamannya Magnolia"
Penjaga 3: "sebentar kurasa sepertinya ada yang seseorang yang daritadi sedang menguping pembicaraan kita?"
Sadar dengan cepat, Haru segera bergegas turun dari tangga dan cepat berlari, dan para penjaga itu segera mengejar Haru, mereka mengatakan berhenti dan menodongkan senjatanya, kemudian Haru terpaksa berhenti berlari, dan kemudian menghajar ketiga penjaga itu sendirian, walaupun sempat kewalahan akhirnya Haru berhasil melumpuhkan ketiga penjaga itu sementara dan berkesempatan untuk keluar menuju mobilnya, dan menjalankan mobilnya dengan sangat cepat, dia tidak membawa Natsu terlebih dahulu karena pasti akan diketahui oleh Kenta dan Yoshi rencananya untuk menjatuhkan mereka. Namun rupanya Haru keliru dan cukup bodoh untuk menyadarinya kalau sekarang Natsu lebih berada di dalam bahaya.
~Sementara itu keadaan di rumah bordil~
Penjaga 1: "Boss!!! gawat tuan Haru mengetahui hampir semua rencana kalian termasuk tentang membawa si Natsu!!"
"KALIAN INI BAGAIMANA TIDAK BECUS MENGURUSNYA! CIHHH SHITT!!" (Kenta yang marah dan emosi kepada penjaga tersebut di telepon dan kemudian membanting mejanya.)
"sudah dapat kuprediksi hal ini akan terjadi haha, awas ya kau Haru kau akan melihat bagaimana permainan ini akan terus berlanjut" (Ucap Yoshi yang juga sedang bersama dengan Kenta saat ini dan mendengarkan semua pembicaraan di telepon tadi)
"Haha dari awal aku sudah menyadari bahwa kau sangat tertarik dengan si omega mungil tak berdaya Natsu itu, lihat saja nanti bagaimana kau akan melihatnya hingga tidak bisa berkata-kata" (ucap Yoshi lagi dengana ekspresi liciknya serta menampilkan smirk di bibirnya)
"Sekarang harus bagaimana langkah selanjutnya rencana kita sudah terbongkar" (Tanya Kenta kepada Yoshi dengan frustrasi)
"bawa si jalang omega Natsu itu sekarang, dan kita akan mulai menahannya mulai hari ini" (Ucap Yoshi dengan ringannya)
"oke aku akan mengurus semuanya sekarang" (ucap Kenta yang segera bergegas ke rumah bordil bersama penjaganya untuk mengambil Natsu secara paksa)
Keadaan di rumah bordil saat ini pada tempat Natsu, ya dia bangun dari tidurnya dan menyadari bahwa Haru sudah pergi dari sisinya, dia mencari-cari dan tidak ada, dia merasa sangat sedih sepertinya Natsu mengira dia ditipu oleh Haru bahwa dia akan dibantu untuk kabur dari tempat itu. Tapi sepertinya Natsu sudah tidak tahan dengan keadaan ini lagi, dia memilih untuk memikirkan bagaimana caranya untuk keluar dan kabur dari sini, sedangkan diluar banyak yang mengawasinya. Terlintas sebuah ide dia akan keluar melalui balkon. Akhirnya Natsu pun tanpa adanya persiapan dengan cepat melompat keluar dari jendela dan sekarang sedang ada di balkon mencari cara bagaimana untuk turun kebawah.
Namun sepertinya gagal, Kenta yang sudah sampai disana dan para penjaganya masuk ke kamar Natsu dan tidak ada disana, mereka sangat terkejut ketika melihat jendelanya terbuka dan benar dugaannya bahwa Natsu sekarang berada di balkon sedang ingin turun ke bawah, akhirnya Kenta tertawa sambil memanggil Natsu. sementara itu para penjaga mengepung Natsu dari dua arah, mereka keluar melalui jendela kamar sebelah sehingga lebih mudah untuk mengejar Natsu yang sudah agak lebih jauh di balkonnya. Natsu yang kaget dan sudah tidak bisa bergerak ke segala arah lagi hanya bisa diam di tempat.
"k-kumohon tuan izinkan aku untuk meninggalkan tempat ini a-aku mohon....hikkksss....hiksss...." (ucap Natsu yang terlihat pasrah memohon)
"Tidak semudah itu jalang kecilku.....hahahah" (Kenta mengatakan hal seperti itu sambil matanya memberikan isyarat pada penjaga yang di belakang Natsu)
Tiba-tiba Natsu kehilangan kesadarannya, penjaga tersebut memukul kepalanya dengan tongkat besi hingga kepalanya terluka berdarah, kemudian mereka segera mengangkut Natsu untuk ditahan di tempat Yoshi.
jangan lupa klik vote nya readers, maaf kalo aku up nya lama, karena aku bingung :))
semoga kalian ngerti sama alurnya, maaf kalo gajelas :)