-
-
-
-
-
Pada pagi harinya mereka sibuk membenahi pakaian mereka dan pasangan nya karna hari ini adalah hari terakhir mereka di villa tersebut
"Huft capek juga ya sampe keringetan gini" Keluh new sembari menutup tas ransel yang akan dia bawa pulang nanti
"Cih timbang lipetin baju doang dah ngeluh lu tapi kalo keringetan banyak karna ngewe lu malah makin semangat ish ish ish" Cibir krist menggelengkan kepala nya menatap new membuat new melotot
"Anjir! tapi ga salah sih hehe" Saut nya terkekeh malu
"Ck dasar salmon" Saut gun mengejek new langsung saja new menoleh
"Gapapa salmon kan mahal dari pada elu ikan mujaer wle" New membalas ejekan gun dengan menjulurkan lidahnya
"Sial-" Ucap gun terpotong oleh gulf gun sangat kesal sekarang
"Heh! udah ih sekarang udah jam 8 mending kita pulang sekarang aja dah tuh aki² panggilin siap² kita otw abis ini" Ajak gulf pada sahabat nya mereka semua mengangguk menyetujui
"Eh tapi kak gulf emm" Win ingin berbicara namun ragu² membuat gulf menaikkan sebelah alisnya
"Tapi apa win?" Tanya gulf pada win
"Emm anu itu kak emm apa ya tadi ah itu loh emm anu aduh apa ya anu anu anu itu anu" Ucap win bingung membuat krist dengan cepat menarik rambut win sedikit kuat
"Ahh kakak!!" Kesal win melepaskan tangan krist dari rambutnya dan ya win mendengus kesal
"Ahh ahh ahh apaan orang ga gue jambak lu lebay banget dongo lu kalo ngomong yang bener halimah ga lu ga bright sama aja sama² ga jelas" Ucap krist pada win, win hanya memperlihatkan gigi kelincinya dengan senyum tak berdosa
"Hehe itu emm mau ajakin kak gulf ke rumah kan dah lama ga balik apa lagi semenjak nikah sama dosen sesepuh itu kak gulf ga pulang²" Ucap win menatap gulf, gulf mengangguk dia akan ikut pulang ke rumah namun setelah mendengar kata dosen sesepuh tersebut membuat gulf panas dia langsung melepas sandal tidur nya dan berjalan mendekati win dan yang kalian tau ya
Plak
Awh
Tepat bestie gulf menampar pipi win dengan tapak sandal nya
"ANJING NGILU!" Teriak win menatap gulf tajam gulf menatap win tak kalah tajam bahkan lebih tajam
"APA HAH?! SEENAK GIGI LU YA NGATAIN SUAMI GUE DOSEN SESEPUH SIALAN JANGAN SAMPE GUE GANTI LAMBUNG LU JADI LAMBUNG KAMBING YA!!" Balas gulf teriak di depan wajah win ah win mendengar teriakan gulf langsung menciut padahal dia hanya bercanda tadi
"Maaf kak kan becanda"
"Lu udah tau belom kalo mew jadi dosen cuma gabut doang?"
"Udah bahkan udah tau tentang perusahaan properti dia yang terkenal itu" Saut win sembari mengelus pipinya yang terasa panas ternyata
"Nah tu tau lain kali jangan gitu ya winnie lu boleh ngatain gue apa pun itu terserah asal jangan suami gue paham anak manis" Win mengangguk cukup dan tak akan lagi menggoda orang yang sudah di anggap kakaknya itu gulf pun tersenyum dan mengusap usap pipi win dengan sayang tak lupa meniupnya yang lain hanya diam dan tak niat membantu haha
Sedangkan di sisi lain mew melihat istrinya sedang membela diri nya membuat hati mew tersentuh tapi setelah itu luntur karna melihat gulf mengusap pipi win sayang langsung saja mew menghampiri gulf dan menariknya dalam pelukannya
GREB
"Sayang" Manja mew menggesekkan pipi nya di pipi gulf membuat gulf terkekeh
"Humm apa" Jawab gulf menjauhkan wajah mew dan menatap nya
"Jangan pegang orang lain" Ucap mew posesif gulf lagi dan lagi hanya terkekeh dan mengangguk
Dan tibalah para sahabat mew yang ikut masuk ke dalam villa mereka melihat pemandangan itu dengan tatapan iri dan ingin huh kasihan sekali
"Hey bisa ga sih kalo mau sweet² tuh jangan di depan kita²" Ucap tay kesal menatap mew
"Dih napa? iri? ga bisa kaya gue duh mampus" Ejek mew santai
"Anjing" Umpat tay
"Udah sayang lepas dulu aku sesek" Keluh gulf namun bukannya melepas mew malah memeluk gulf dengan erat seperti takut kehilangan membuat gulf jengah dan mengeluarkan jurusnya
BITTTTTT
"Awh yang" Ringis mew dengan reflek melepaskan pelukannya kenapa? karna gulf mencubit pinggang mew dengan kuat
"Makanya" Sinis gulf mew hanya mengerucutkan bibirnya dan gulf berjalan duduk di ikuti yang lainnya dengan mew yang kembali merangkul pinggang gulf posesif ikut duduk di samping gulf
"Jadi gini guys kan kita udah sarapan jadi kita tinggal otw pulang nah gue ngajak kak gulf pulang ke rumah karna dah lama juga kan dia ga pulang terus ya sekalian aja pengen kaya dulu tuh suka beres² rumah bareng² gapapa kan ya?" Jelas win mereka mengangguk setuju begitu juga mew tidak apa² hanya sesekali
"Tapi ga nginep kan?" Tanya mew
"Ngga kok tapi kalo mau nginep ya silahkan" Saut win mew menggeleng mana bisa dia pisah dari gulf tidur tanpa gulf pun tak nyenyak ah mengingat yang kemarin tidur tanpa gulf itu sebenarnya mew tidak sepenuhnya tidur dia tidak bisa tidur ingin mengajak gulf tidur berdua namun gulf sudah terlelap dan mew terpaksa pura² tidur dia pun sadar gerak gerik gulf namun dia tetap tidak membahas hal tersebut
"Dah yok siap pulang semua barang² udah selesai tinggal ambil jaket dan otw" Ucap gun diangguki yang lain
Lalu mereka bersiap² untuk pulang kerumah utama gulf dkk dengan berkendara santai sembari menikmati pagi yang cerah itu
Kini mereka sudah tiba di rumah utama dan bergegas masuk ke dalam rumah mewah tersebut
"Uh akhirnya sampe juga di tempat paling nyaman" Ucap new menduduki dirinya di sofa ruang keluarga dan diikuti yang lain menduduki sofa
"Bener banget ini mau beres² kapan?" Tanya krist
"Sekarang juga boleh"
"Gas lah!"
"Loh ga capek apa honey?" Tanya off merasa heran
"Ngga dong papi yang cape tuh kalian kan kalian yang bawa motor kalo kita² yang di bonceng jadi di atas motor udah bocan hehehe" Saut gun off mengangguk saja padahal dia kurang paham apa itu bocan haha
"Oke bestie² gue yang cantik gemoy montok sexy sekarang kita bagi² tugas buat krist tugas nya nyapu buat win tugas nya ngepel ya tugas buat new bersih² debu di pajangan segala macem tugas buat gun bersihin kaca dan tugas gue masak buat kita makan nanti gimana setuju sayang² nya gue?" Tanya gulf pada para sahabatnya
"SETUJU GUPIIII!!!!" Seru mereka serentak membuat mew dkk langsung menutup telinga nya karna mendengar seruan melengking dari kekasih mereka itu
"Sayang jadi tugas aku sama yang lain apa?" Tanya mew
"Oh buat kalian emm apa ya itu aja deh mas di depan sana tuh deket pagar ada pohon mangga mumpung banyak yang mateng² mending panjatin gih nanti aku buat jus mangga buat kita semua gimana? mau?" Ucap gulf dengan tatapan puppy eyes nya siapa yang akan menolak? tidak ada
Lalu gulf berlari ke dapur untuk mengambil kantong dan di berikan ke pada mew kantong tersebut di gunakan menjadi wadah buah mangga nanti
"Oke sayang laksanakan" Saut mew cepat dan memberikan pose hormat membuat gulf tersenyum cantik
"Makasih sayang chup" Saut gulf mencium pipi mew
"AHH NGGA BISA GUE LIAT GINIAN NEW AKU JUGA MAU" Teriak tay pada new
"SAMA!" Saut off bright dan singto, lalu pasangan mereka dengan malas menghampiri para dominannya dan memberikan kecupan di pipi
Chup
"Kepaksa gue sumpah mumpung mood lagi gue bagus jadi gue iyain kalo ngga dah gue tonjok ya ga guys" Sinis gun di angguki para sahabatnya kecuali gulf, gulf sangat suka mencium wajah mew haha candu
"Udah sana hus hus jangan jatoh ya mangga nya awas aja kalo jatoh bakal gue buat biji kalian gundul tanpa bulu" Ucap krist dingin mereka meneguk ludahnya kasar dan dengan cepat berlari keluar rumah dah bersiap untuk mengambil mangga
"Dasar" Gumam krist
"Oke guys sekarang kita mulai bersih² nya" Titah gulf lalu mereka pun segera mengerjakan tugas nya masing² dengan semangat
Di sisi lain
"Cepetan naik bri ah elah" Titah off pada bright bright menggeleng tanda tak mau
"Dih kaga! lu aja naik sono gue mah males kalo ngga bang mew aja dah" Ucap bright membuat mew melotot tajam
"Kenapa gue njing ga mau sumpah! lu di sini paling muda bri ngalah kek sama yang lebih tua" Sarkas mew
"Iya buruan kita di bawah yang nangkepin mangga nya" Saut tay berkecak pinggang bright berdecak kesal dengan malas pun dia mulai memanjat pohon mangga tersebut
"INI MAU PENUH APA SETENGAH AJA?!" Teriak bright dari atas pohon bertanya kepada para sahabatnya
"SETENGAH AJA! ITU NANTI JADI BANYAK!" Saut singto bright mengangguk dan kembali memetik buah mangga nya
Setelah di rasa cukup bright ingin turun dari pohon namun naasnya kaki kanan nya salah berpijak bright ternyata menginjakkan kaki nya di salah satu dahan pohon mangga yang sedikit kecil dan tak di sangka itu rapuh dan
KREK
"AAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!" Teriak bright dan refleks menjatuhkan kantong yang berisi buah tersebut
"BRIGHT!!!!" Teriak para sahabatnya off yang melihat kantong tersebut langsung menyambut nya untung saja tidak terjatuh buah mangga nya
GEDUBRAK
BRUK
Ya bright terjatuh dari pohon dengan malang
"Aduh aduh aduh" Keluh bright mengelus pantatnya dengan sigap para sahabatnya mendekati bright
"Aman bri?" Tanya tay
"Jembut lu aman ga liat apa pantat gue aduh win sakit" Ringis bright
"Tenang bri tenang tarik nafas bri tahan 10 menit" Titah singto para sahabatnya yang mendengar itu langsung memukul kepala singto
Plak
Plak
Plak
Plak
"Itu namanya ngebunuh gue anjing ahh" Kesal bright
"Dasar tolol" Kesal mew pada singto, singto hanya memberi senyum tak berdosa nya
"Bright kalo udah ga kuat gapapa kita bakal ikhlas bright sumpah kita bakal rajin juga dateng ke makam lu" Ucap off lebay berpura-pura menangis membuat bright melotot
"SHIA OFF GUE BELOM MATI BANGSAT" Teriak bright pada off
"Hiks tapi lu sekarat bri yang artinya bakal mati" Saut off
"SARALEO!!" Marah bright
"DIEM!!" Bentak mew lalu mereka semua diam
"Awh sakit sumpah bang" Ucap bright lalu mereka merasa iba langsung saja tay pelan² membalikkan tubuh bright menjadi posisi telungkup di rumput
"Mau apain gue bang?" Tanya bright heran dan sedikit takut pada tay
"Udah diem mau sembuh ga?" Tanya tay dan bright hanya mengangguk lemah para sahabatnya yang lain pun hanya melihat tay yang menggosokkan kedua tangan nya lalu mengarahkannya ke pinggang bright lalu menekan pinggang bright dengan kuat
"AKKHHHHHH BANGSAT SAKIT!" Teriak bright sangat kuat hingga para sahabatnya menutup telinga
"Tay lu gila bodoh apa sinting" Ucap mew
"Ck kaga mew itu teknik biar sembuh tau" Saut tay membuat para sahabatnya melongo bingung
"DASAR TAY KONTOL!!!!!!" Kesal bright langsung merubah posisi menjadi duduk dan kembali mengelus pinggang nya
"Sakit win" Keluh bright sembari menyebutkan nama win
"Angkat aja ke dalem" Titah mew lalu off singto dan tay menggendong tubuh bright off yang menahan bagian punggung singto yang menahan pinggang dan tay yang menahan kaki dan mew yang membawa kantong berisi mangga lalu mereka berjalan masuk ke dalam rumah
"Kenapa ini mas? huh" Tanya gulf yang baru saja tiba di hadapan mereka bersama win
"Anu yang emmlm ini si bright ga sengaja jatuh dari pohon" Ucap mew pada gulf gulf mengangguk dan menatap iba pada bright sedangkan win dia malah berjalan mendekati bright dan menarik telinga bright
"Ah sakit win" Keluh bright
"Makanya hati² gini kan jadi nya jatoh ah elah" Kesal win pada bright lalu win kembali menarik telinga bright
"Mending gue pura² pingsan aja deh dari pada bonyok" Batin bright dengan cepat memejamkan mata nya serentak dengan win yang menarik telinga nya
"Loh bright" Heran win yang melihat bright memejamkan mata nya
"Waduh pingsan kali" Saut mew
"Malah turu" Cibir off
(Malah tidur)
Lalu win dengan sigap mengambil minyak angin dan mengarahkannya dekat dengan hidung bright bright hanya diam tak berkutik dia masih takut dengan amukan win jadi dia tetap menjalankan drama nya
30 menit berlalu
"Hadeh masih ga bangun kak" Keluh win yang setia memijat kepala bright
"Sabar win" Saut gulf meletakkan teh hangat di meja
"Kasih nafas buatan aja coba" Usul gun pada win win menatap gun seakan bertanya apa kah bisa dan gun mengangguk
"Win kasih nafas buatan" Titah new dan win mulai mendekat ke wajah bright dan akan memberikan nafas buatan namun suara tay memberhentikan aktivitas win
"Stop" Ucap tay
"Gue ambil sesuatu dulu di mobil" Lanjut tay langsung berlari keluar menuju ke arah garasi mobil, mobil para dominan memang di titipkan di rumah utama sewaktu akan pergi sunmori ke villa itu masih ingat bukan jika mereka pergi menggunakan motor gulf dkk
"Laki lu kenapa cok?" Tanya krist new hanya menggeleng tanda tak tau
Lalu tay kembali dan membawa sebuah pompa ban mobil
"Loh loh buat apa itu?" Tanya mew
"Ngasih nafas buat bri kan dalem nya ada angin hampir kayak oksigen kan pompa aja pake ini" Ucap tay santai membuat yang lain melongo, lalu dengan cepat new mendekati tay dan menarik rambut tay lalu menyelipkan kepala tay di ketiak nya
"MATI LU ANJING MATI DASAR GOBLOK!!!" Geram new dengan masih menekan nekan kepala tay di ketiak nya
"Ampun sumpah kamu kenapa marah?" Mohon tay hingga wajahnya memerah dengan kasar new melepaskan kepala tay dari ketiak nya
"Ohok ohok ohok hoekk" Keluh tay batuk dan hendak muntah sembari mengusap lehernya
"Waduh apa lagi ini" Lirih tay yang melihat gulf berjalan ke arahnya tampak wajah gulf yang sangat kesal bercampur marah
Gulf melihat tay dan dia langsung saja berjalan cepat mendekati tay dan mengambil pompa ban yang berada di tangan tay lalu memegang dengan satu tangan nya satu tangan lainnya dia gunakan untuk melilitkan tali pompa tersebut ke leher tay membuat tay melotot merasa tercekik
"Tolong ohok aghh" Rintih tay
"DIEM ANJING! TOLOL TUH DI BUANG JANGAN DIPELIHARA, YANG DI PELIHARA TUH KUCING BUKAN KETOLOLAN SIALAN!!!" Kesal gulf masih dengan menahan tali di leher tay
"Udah yang udah mati tay nanti yang udah yang stop" Mew langsung menarik gulf dalam pelukannya gulf melepas paksa dan mendengus kesal
"Huh dia tolol mas" Ucap gulf mew mengangguk saja bright sudah tak tahan dengan drama nya langsung saja bangun
"Eugh" Lenguh bright
"Bright sayang bangun juga akhirnya jangan gini lagi aku takut aku sayang kamu" Win memeluk bright erat dan terisak, bright tersenyum
"Iya aku juga sayang kamu" Saut bright, bright juga lelah berpura² pingsan
"Aku cinta kamu"
"Aku lebih cinta sama kamu"
"Ah manis banget kalian ach ach ach" Puji gulf dengan desahan
"Anjing malah desah" Kesal new langsung memukul lengan gulf
"Hehehe tapi candu kan" Saut gulf dengan sombongnya
"Bodo amat gup gup" Ketus new
"Dah jangan debat untung aja udah selesai beres² kita" Ucap gun
"Yoi bestie" Saut win gulf new dan krist serentak
"Yang mau makan laper" Bisik mew lirih gulf menatap mew lalu menggenggam tangannya
"Guys kita makan dulu yok masakannya udah selesai" Ajak gulf lalu dia dan mew berjalan bergandeng tangan terlebih dahulu menuju ruang makan
"Bisa jalan ga?" Tanya win bright mengangguk dan tersenyum lalu dengan perlahan-lahan win membantu bright berdiri dan berjalan pelan menuju ruang makan diikuti off tay singto new krist dan gun
"Jadi buat jus mangga?" Tanya off
"Jadi dong itu udah jadi" Saut gulf menunjuk sebuah teko berisi jus mangga
"Loh kok cepet" Ucap off
"Iya cuma sebentar kok itu udah lah jangan di perpanjang ceritanya mending sekarang makan oke" Ucap gulf lalu mereka mengambil piring dan nasi serta lauk pauk yang sudah di masak oleh gulf tadi
"Sayang" Lirih mew menatap gulf, gulf menoleh seakan paham dia hanya mengangguk
Mengambilkan nasi beserta lauk pauk dan menyuapkan nya kepada mew para sahabatnya hanya menggelengkan kepala tak habis pikir dengan mew namun mau bagaimana lagi itu sudah kebiasaan mew pada gulf
"Seadanya aja ya guys" Ucap gulf sembari menyuapkan mew
"Ini udah lebih dari cukup gulf" Ucap tay
"Iya bener cuma kita agak iri aja sama mew yang dimanjain gitu" Saut off membuat gun menghentakkan sendok dan garpu nya secara kasar di atas piring
"Gue kulitin lu off" Ucap gun membuat off menggeleng takut
"Cih manja banget" Gumam new menatap malas mew yang memeluk pinggang gulf dengan tatapan intens hanya pada gulf dan sengaja mengunyah makanannya dengan perlahan agar bisa lebih lama menatap gulf
Cih
Sialan
"Udah lanjutin makannya abis ini terserah mau apa mau tidur kek nonton kek ngentod kek terserah deh pokok nya" Ucap win
"Anjir lagi makan cok malah bahas per kentotan" Saut krist
"Haha becanda oh iya lupa guys bukannya hari ini kita mau ke kantor ya?" Ucap win
"Astaghfirullah lupa dah lah besok aja" Saut gun mereka mengangguk lalu melanjutkan makan nya dengan nikmat
TBC BESTIE AHH AHH AHH AHH AHH