I Wanna Love You

By Yennicynthia

2.9K 105 5

Dibalik sikap dingin yang dimiliki Nila ada alasan tersendiri. Namun sikap dingin itu yang membuat Ferli sema... More

First Day
My New Friend
Meet him again ?
Modus
My Best Friend
Jogging
Jangan jangan.....
Pindahan
Dilema
Ternyata sahabatnya
Mungkin Cemburu
Beasiswa
Benarkah ?
Ternyata Aku.....
Jangan Seperti Ini
Uups
Seperti Ngedate

Kesalnya kebangetan

110 4 0
By Yennicynthia

" Nil, ngerjain tugasnya di rumah aku aja ya ", ucap Catherine.

" Iya udah. Tapi ntar dulu ya, aku mau ngomong sama teman aku dulu ", ucap Nila disertai anggukan dari Catherine. Kemudian Nila mencari Radit.

" Eh, ternyata lo di sini Dit ", ucap Nila mengatur napasnya yang tak beraturan karena berlari mencari Radit yang ternyata di perpustakaan.

" Kenapa ? ", tanya Radit.

" Gue mau ke rumah teman, ada tugas yang mau dikerjakan ", ucap Nila.

" Oh, yaudah, gak apa-apa. Ntar kalo udah siap, sms gue aja biar gue jemput. Oke ? ", ucap Radit mengacak pelan rambut Nila.

" Iya. Ya udah, gue cabut ya dulu ya ", ucap Nila meninggalkan Radit yang melanjutkan membaca bukunya.

" Ayo ", ajak Nila.

" Ayo ", sahut Catherine.

Mereka pun sampai di rumah Catherine kemudian masuk ke dalam rumahnya.

" Eh, kak Michele. Mau ngapain kak ? ", tanya Catherine.

" Cuma main-main aja ke sini. Bosen banget di rumah. Boleh 'kan ? ", ucap Michele.

" Boleh banget kak. Tapi Katty gak bisa nemenin kakak, soalnya kita berdua mau ngerjain tugas. Maaf ya kak ", ucap Catherine merasa bersalah.

" Iya gak apa-apa. Kakak ngerti kok ", ucap Michele.

" Lo yang kemarin bertabrakan dengan Ferli di depan toko buku itu ya ? ", tanya Michele ragu.

" Iya ", jawab Nila.

" Oh iya, gue lupa nama lo ", Michele kebingungan mengingat nama Nila.

" Nila "

" Michele "

Mereka pun berjabat tangan.

" Ya udah, kalo gitu kakak sama kak Ferli aja. Pasti dia di kamarnya ", ucap Catherine.

" Oke " sahut Michele berjalan menuju kamar Ferli.

" Ntar ya Nil, gue ambil buku-bukunya ", ucap Catherine beranjak ke kamarnya.

" Laptop gue error nih Nil. Lo mau gak ke kamar kak Ferli minjemin laptopnya ? Perut gue mules banget nih ", ucap Catherine memegangi perutnya yang sakit.

" Ya udah deh. Ntar ya ", ucap Nila seraya beranjak ke kamar Ferli.

" Pintu kamarnya yang ada gantungan hiasan motor ninja ya ", teriak Catherine yang berlari ke kamar mandi.

Kayaknya ini kamarnya deh, batin Nila masih ragu kemudian mengetuk dan membuka pintu kamar itu.

Ternyata di dalam Ferli sedang bermain lempar-lemparan bantal dengan Michele. Dan satu bantal melesat di wajah Nila.

" Ya ampun. Maafin gue ya Nil. Gue gak sengaja ", ucap Michele menghampiri Nila yang masih berdiri di ambang pintu.

" Iya, gak apa-apa kok ", ucap Nila menahan amarahnya.

" Loh, kok kamu bisa di sini Nil ? ", tanya Ferli heran.

" Aku sama Catherine mau ngerjain tugas. Kebetulan laptopnya lagi error, jadi kami mau minjem laptop kamu. Boleh gak ? ", tanya Nila.

Ferli mengambil laptopnya dari meja belajarnya dan memberikan pada Nila, " Ini Nil ".

" Makasih ya ", ucap Nila, kemudian kembali ke ruang tamu.

" Gimana Nil ? Dikasih gak sama kak Ferli ? ", tanya Catherine pada Nila yang masih di tangga.

" Iya, dikasih kok ", jawab Nila.

" Ajarin aku dong buat laporan kayak gini ", ucap Catherine.

Kemudian Nila pun mengajari Catherine membuat tugas laporan mereka.

" Masa' ada teman gak disuguhi minuman. Kamu ini gimana sih Katty ", ucap Ferli saat melihat Nila dan Catherine belajar di ruang tamu tanpa minuman.

" Oh iya, gue lupa. Maafin gue ya Nil. Ntar gue ambilin minuman ", ucap Catherine menepuk jidatnya.

" Udah, biar gue aja yang buatin ", ucap Ferli, berjalan menuju dapur.

" Gue ikut bantuin juga dong Fer ", ucap Michele berlari kecil ke arah Ferli.

Kok gue gak suka gitu ya lihat mereka berdua kaya' gitu ? Berasa ada api gitu di puncak kepala gue, batin Nila.

" Nil ", panggil Catherine sambil melambaikan tangannya di depan wajah Nila.

" Eh, ehm, iya ada apa ? Lo bilang apa tadi ? ", tanya Nila yang gelagapan.

" Lo kenapa sih ? ", tanya Catherine heran.

" Eh, gak kenapa-napa kok. Tadi lo nanya apa ? ", Nila yang gugup mengalihkan pembicaraannya.

Kemudian Ferli datang membawa minuman dan beberapa makanan ringan di atas nampan bersama Michele.

#flashback

" Cewek tadi itu siapa Fer ? ", tanya Michele sambil mencari-cari buku yang dicarinya.

" Ehm, bisa dibilang teman sih ", jawab Ferli yang senyum-senyum melihat-lihat buku di hadapannya.

" Kok gitu sih ? ", tanya Michele menatap Ferli bingung.

" Jadi gue itu kemarin gak sengaja ketemu dia di jalan. Itu juga karena si Miki, anjing gue ngejar-ngejar dia. Ya udah, akhirnya kita berdua kenalan deh ", jelas Ferli.

" Oh gitu ", sahut Michele mengangguk-angguk kepalanya dan kembali menatap ke salah satu buku yang dari tadi dicarinya.

" Dia orangnya cuek banget. Tapi entah kenapa gue suka lihat dia ", ucap Ferli yang buat Michele terkejut dan langsung menoleh ke Ferli.

#flashback end

" Ini Nil ", ucap Ferli saat memberikan minuman ke Nila.

Namun tangan Michele menyikut tangan Ferli. Minuman itu pun jatuh ke arah Nila dan membasahi bajunya.

" Astaga Fer, sorry sorry, gue gak sengaja. Tadi tangan gue tiba-tiba kesemutan, makanya gue gerak-gerakin. Eh tahunya udah nyenggol lo. Sorry Fer ", ucap Michele dengan wajah merasa bersalah.

" Nil, maafin gue. Sumpah gue gak sengaja ", ucap Ferli benar-benar merasa bersalah.

" Maafin gue juga ya Nil. Beneran deh, gue gak sengaja ", ucap Michele membersih-bersihkan baju Nila.

" Udah, gak apa-apa kok ", ucap Nila yang sebenarnya pengen teriak kesal.

" Lo pake baju gue aja dulu Nil. Masa' lo pulang kaya' gitu. Udah yuk ke kamar aku aja ganti bajunya ", tawar Catherine disetujui Nila.

" Makasih ya Katty. Besok gue balikin baju lo deh ", ucap Nila setelah mengganti pakaiannya.

" Gak usah berterima kasih Nil. Ini semua 'kan karena kakak gue. Lagian kalo gak dibalikin juga gak apa-apa kok ", ucap Catherine.

" Ya udah, kalo gitu gue langsung pulang aja ya. 'Kan tugasnya udah siap ", ucap Nila saat mereka sudah di ruang tamu sambil menyusun barang-barangnya.

" Gue antarin ya Nil ", tawar Ferli.

" Gak usah, aku bisa naik bis kok ", ucap Nila.

" Udahlah, anggap aja sebagai permintaan maaf aku ke kamu. Sebentar ya aku ambil kunci motor aku ", ucap Ferli berlari ke atas sementara Michele ke luar rumah.

"Sorry ya kelamaan, soalnya aku sempat lupa letakkin kuncinya di mana. Ya udah, yuk ", ucap Ferli menghampiri Nila.

" Gue pulang dulu ya Katty ", ucap Nila disertai anggukan dari Catherine.

" Ya ampun, ban motor gue kok bisa sampai bocor kaya' gini sih ? Gimana dong ini Nil ? ", Ferli mengacak-acak rambutnya frustasi.

" Ya udah, aku naik bis aja ", ucap Nila.

" Gue antarin sampai halte aja ya ", tawar Ferli.

" Gak usah Fer, aku sendiri aja. Gue pulang ya ", ucap Nila

" Hati-hati ya Nil. Sorry banget ", teriak Ferli yang merutuki diriya dalam hati.

" Aaaargh, Ferliiiiii, sumpah lo keterlaluan banget. Gue kesel banget sama lo ", omel Nila sendiri sambil menyentak-nyentak kakinya ke aspal.

---------------

Kasihan banget ya si Nila. Udah dibuat panas dari ujung kaki sampai kepala karena cemburu, eh malah dibuat tambah kesal.

Masih mau nambahin konflik lain lagi. Tapi jangan sampai nyampakkin ponselnya ya.

Itu cuma karangan bebas kok guys

Trima kasih.

Continue Reading

You'll Also Like

1.2K 174 4
Menceritakan tentang ferrel yang kembali merasakan apa itu jatuh cinta setelah dirinya di buat terluka oleh luka lama, namun hubungannya kali ini men...
30.2K 3.7K 55
Cinta dan luka lama membawa Farel dan Marsha dalam kisah yang tidak pernah mereka duga. Bersama sahabat-sahabat lama yang terasa seperti keluarga, me...
421 10 9
Persahabatan yang terjalin dari kecil perlahan tumbuh menjadi rasa cinta. Zikta sangat mencintai Ziani, ia rela memberikan segala hal untuk Ziani. Ta...
Wattpad App - Unlock exclusive features