Happy reading everyone 💞
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
🌼
Setelah perkenalan keduanya, lisa yang awalnya ragu pada gadis bernama jennie kini justru tengah asik bercengkrama dengannya. Meninggalkan taehyung dan hyunbin yang lebih memilih melanjutkan kegiatan berkebunnya
Jennie merupakan sepupu taehyung, ayah jennie adalah adik dari ayah taehyung. Kini jennie tengah berlibur di rumah taehyung setelah menyelesaikan studinya di Paris
Lisa yang awalnya mengira jennie adalah gadis yang menyeramkan dan sinis ternyata memiliki kepribadian yang hangat
Jennie banyak menceritakan mengenai taehyung yang selalu bertengkar dengannya dan mengenai kehidupannya selama di paris
Hal yang membuat jennie menyukai lisa adalah, lisa merupakan pendengar yang baik dan selalu memberinya respon membuat jennie semakin bersemangat untuk bercerita padanya
"Jadi unnie hanya selama seminggu disini?"
Karena jennie berbeda tiga tahun lebih tua dengannya, maka lisa memanggilnya unnie
"Hem ada yang harus kuurus disini"
"Apa itu?"
Jennie sejenak memikirkan apa ia harus memberi tau lisa saat ini? Namun ia lebih memilih untuk memberi tahunya nanti agar menjadi kejutan untuk gadis itu
"Rahasia"
"Ahh waee aku penasaran"
Jennie terkikik geli mendengar nada manja Lisa. Pantas saja sepupu menyebalkannya itu menyukai lisa, kepribadiannya yang hangat dan menggemaskan seperti ini pun membuat jennie betah dengannya
Tok Tok Tok
Suara ketukan pintu kamar mengalihkan atensi keduanya, terlihat taehyung masuk setelah selesai berkebun bersama sang ayah
Taehyung tersenyum manis menatap lisa dan mengubah wajahnya menjadi datar saat menatap jennie
"Baby ayo pulang eunwoo akan mencarimu sebentar lagi"
Ah karena asik berbincang dengan jennie, lisa jadi lupa waktu. Jika bukan karena keposesifan oppanya yang satu itu lisa akan memilih untuk menetap lebih lama disini, mendengar cerita jennie yang baginya sangat seru
Lisa tak pernah pergi ke luar negeri, mendengar keindahan negara-negara yang pernah dikunjungi oleh jennie membuat lisa dapat membayangkan masih banyak keindahan diluar sana, dan semoga suatu saat nanti lisa dapat melihatnya
"Siapa itu eunwoo?" tanya jennie pada taehyung yang kini menatapnya malas karena harus menjelaskannya padanya
"Oppaku" jawab lisa lebih dulu
"Jadi kau memiliki oppa?"
"Eung aku memiliki satu oppa yang berbeda 5 tahun denganku"
"Wah pasti oppamu itu tampan apa ada fotonya?"
Lisa mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan salah satu foto eunwoo yang pernah di potret olehnya
"DAEBAK!" teriak jennie kagum melihat ketampanan eunwoo yang menurutnya diatas rata-rata
"Hehe oppaku memang tampan" ucap lisa bangga dengan ketampanan oppanya
Tak salah jika sejak dulu eunwoo selalu menjadi perhatian orang-orang hingga kini. Sejak mereka masih berada di panti asuhan eunwoo banyak menerima pernyataan cinta dari anak-anak perempuan lainnya
Puncaknya adalah ketika eunwoo berada di bangku SMA, setiap pulang sekolah eunwoo akan membawa banyak hadiah seperti surat cinta, bunga, cokelat dan banyak makanan lainnya yang akan lisa habiskan
Dan kini eunwoo sudah menginjak usia dewasa, dengan ketampanan dan kemapanannya tentu membuat wanita lain semakin terpesona olehnya
"Orangtua kalian pasti sangat tampan dan cantik"
Ucapan jennie tadi sukses membuat lisa terdiam, melihat keterdiaman lisa membuat taehyung menariknya untuk segera pulang mengabaikan jennie yang masih kebingungan dengan situasi ini
"Unnie aku pulang dulu ya senang dapat bertemu dengan unnie sampai jumpa lagi unnie"
Setelah berpamitan keduanya pergi meninggalkan jennie yang masih kebingungan melihat keterdiaman lisa karena ucapannya tadi
"Apa aku salah bicara?"
Hyunbin yang berada di ruang tamu menghentikan kegiatannya membaca koran harian saat melihat kedatangan taehyung dan lisa
"Aigoo uri lisa apa akan pulang sekarang?" tanya hyunbin dengan wajah tak rela
Baru saja lisa akan menjawabnya namun taehyung lebih dulu memotong ucapannya
"Aku akan mengantar lisa pulang"
"Paman aku pulang dulu ya terimakasih sudah bertemu denganku sampai jumpa lagi paman"
Hyunbin akan membalas ucapan lisa namun taehyung lebih dulu menarik tangan lisa meninggalkan hyunbin sendirian di ruang tamu
"Aish anak itu padahal aku masih ingin berbicara dengan calon menantuku"
Selama di perjalanan pulang lisa hanya diam dan melihat pemandangan diluar jendela mobilnya dengan tatapan sendu. Melihat keterdiamannya taehyung mengerti lisa sangat sensitif menyangkut hal mengenai "orangtua"
Taehyung mengusap lembut tangan lisa yang berada di genggamannya, jika biasanya lisa akan menoleh padanya dan memberikan senyuman manisnya kini lisa hanya diam saja
Taehyung menghentikan mobilnya saat lampu rambu lalu lintas berganti warna menjadi merah. Terdengar suara musik dan teriakan meriah tak jauh dari tempatnya berhenti
Melihat banyaknya orang berkerumun melihat sesuatu yang sepertinya mengasyikkan membuat taehyung memutuskan untuk memarkirkan mobilnya
Lisa yang masih melamun tersentak saat pintu mobilnya dibuka oleh taehyung, lisa bahkan baru menyadari taehyung menghentikan mobilnya
Tanpa menunggu respon lisa, taehyung menariknya dan mengajaknya ke tempat dimana orang-orang berkerumun untuk melihat sesuatu
Suara musik semakin terdengar jelas saat keduanya mendekati kerumunan yang sedang menyaksikan busking atau yang lebih dikenal dengan pertunjukan musik yang digelar di tempat-tempat ramai
Setelah bersusah payah menerobos kerumunan akhirnya taehyung dapat membawa lisa kedepan agar dapat mendengar jelas musik yang dimainkan
Lisa tersenyum dapat berada disini karena sebelumnya ia tak pernah berada di posisi depan seperti ini. Banyaknya kerumunan orang sulit untuk lisa lalui karena tubuh mungilnya yang kesulitan untuk menerobosnya
Dua orang pria tengah memainkan gitar secara bersamaan diikuti nyanyian keduanya yang saling melengkapi membuat publik terkesima melihat penampilan keduanya
"Suka?" tanya taehyung pada lisa yang begitu fokus pada penampilan mereka
Lisa menganggukkan kepalanya dan menatap taehyung, melihat senyuman di wajah kekasihnya kembali tentu membuat taehyung senang
"Ingin berfoto dengan mereka?"
Pasalnya beberapa orang terlihat membawa ponselnya untuk berfoto dengan kedua pria tersebut. Wajah tampan keduanya membuat kerumunan terutama para gadis terpesona melihatnya dan ingin mengabadikan momen ini dari ponselnya masing-masing
Maka dari itu taehyung menawari lisa, mungkin kekasihnya itu juga berkeinginan seperti para gadis disini
"Tidak"
"Mengapa?"
"Karena aku tak mengenal mereka"
Taehyung tertawa mendengar jawaban tak terduga lisa, ah kekasihnya ini memang berbeda dengan gadis-gadis diluar sana
Taehyung kembali menikmati penampilan busking didepannya, dengan lengannya yang memeluk tubuh lisa berusaha menjaganya dari banyaknya orang yang berada disini
"Eomma appa aku ingin eskrim"
Lisa menoleh ke sumber suara dimana terdapat seorang anak perempuan yang tengah digendong ayahnya meminta eskrim pada kedua orangtuanya
"Tapi ini sudah malam sayang kau bisa batuk jika makan eskrim sekarang" sang ibu berusaha memberi pengertian pada putrinya yang berada di gendongan sang suami
"Tapi aku ingin eskrim eomma ayo kita beli aku janji akan menjadi anak baik"
Kedua orangtuanya tersenyum melihat tingkah menggemaskan putrinya, sang ayah membelai rambut sang putri dan memberinya pengertian jika memakan eskrim di malam hari tak baik
Melihat wajah putrinya yang kesal karena permintaannya tak dituruti membuat ayah dan ibunya berusaha menghiburnya
"Hara sayang bagaimana jika eomma membuatkan cokelat panas saat pulang nanti?"
"Benarkah eomma?"
"Tentu saja eomma akan membuatkan hara cokelat panas terenak di bumi ini dan appa akan mendongengkan cerita princess yang hara sukai"
Hal itu tak luput dari lisa yang sejak tadi melihat interaksi ketiganya yang membuat setetes air mata jatuh dari pelupuk matanya
Tentu saja taehyung pun ikut menyaksikan apa yang lisa lihat tadi dan ia menjadi panik saat melihat kekasihnya kini menangis tanpa suara
Lisa pergi meninggalkan kerumunan dan taehyung yang kini tengah mencari keberadaannya ditengah banyaknya orang yang berada disini
Selama hampir lima belas menit ia mencari, maniknya menemukan sosok yang dicarinya tengah berjongkok di bawah pohon besar
Dengan segera ia berlari dan memeluk tubuh mungil lisa kedalam dekapannya. Disana lisa menangis tanpa suara, taehyung mengerti penyebab kekasihnya menangis seperti ini
Semenjak mereka pergi meninggalkan kediaman taehyung, lisa terlihat berbeda ia kerap melamun dan tak mendengar ucapan taehyung
Setelah dirasa tangisannya mereda taehyung melepas pelukannya dan mengusap lembut pipi gembil yang kini basah karena air matanya
"Baby apa ada yang ingin diceritakan pada oppa?
Melihat lisa terdiam, taehyung mengerti lisa masih ragu untuk menceritakannya pada taehyung
"Oppa"
"Hem ada apa sayang?"
Taehyung merapikan poni lisa karena kekasihnya itu tak suka jika poni kesayangannya bergeser sedikit pun
"Bagaimana rasanya dicintai oleh kedua orangtuamu?"
Melihat tatapan lisa saat ini membuat hati taehyung terasa sakit. Lisa sama sekali tak pernah merasakan kasih sayang kedua orangtuanya bahkan ia tak mengetahui siapa orangtuanya
Orangtua yang mungkin tak pantas disebut sebagai orangtua karena meninggalkan bayi tak berdosa di tempat yang tentu sangat berbahaya terlebih kondisi saat itu tengah badai membuat taehyung tak habis pikir dengan kedua manusia bejat itu
"Oppa apa aku adalah kesalahan bagi orangtuaku?"
Taehyung terkejut mendengar pertanyaan yang tak seharusnya keluar dari bibir kekasihnya
"Hey baby listen to me kau sama sekali bukan kesalahan kau adalah anugerah terindah untukku kau sama sekali bukan kesalahan sayang"
"Ta-tapi mengapa ayah dan ibuku tak menginginkanku"
Taehyung kembali menarik tubuh lisa kedalam dekapannya, kini terdengar suara tangisannya berbeda dengan sebelumnya
"Jika aku bukanlah kesalahan lalu mengapa ayah dan ibuku membuangku?"
"Mengapa mereka tak menginginkan ku oppa?"
"Mengapa tuhan memberikanku pada mereka jika pada akhirnya aku dibuang seperti sampah"
"Apa mereka pernah memikirkan ku sekali saja?"
"Mengapa aku tak dilahirkan oleh seorang ibu yang menyayangiku oppa"
Tangisan seorang gadis berusia dua puluh tahun tersebut terdengar pilu, bagi yang mendengarnya akan merasakan kesedihan dan kesakitan yang dialami lisa termasuk taehyung
Meskipun dulu taehyung mengalami penghinaan dari orang-orang sekitarnya dan sang ibu yang meninggalkannya namun sepertinya itu tak seberapa dibanding yang lisa alami
Eunwoo dan taehyung termasuk sangat beruntung dapat merasakan kasih sayang kedua orangtuanya berbeda dengan lisa yang sejak dilahirkan ke dunia ini ia sama sekali tak merasakan kasih sayang kedua orangtuanya
"Sayang"
"Maafkan oppa yang baru hadir di kehidupanmu saat ini jika takdir berpihak pada kita sejak dulu oppa akan selalu menemanimu kemanapun kau pergi"
Taehyung mengusap lembut surai panjang lisa yang kini berangsur-angsur meredakan tangisannya
"Saat ini kau memiliki oppa, eunwoo, appa dan teman-temanmu, banyak yang menyangimu sayang"
"Oppa berjanji suatu saat nanti kita akan menjadi orangtua yang hebat untuk putra-putri kita kelak"
Lisa melepaskan pelukannya dan menatap taehyung dengan wajah sembabnya. Dengan telaten taehyung mengusap air mata yang membasahi wajah cantik kekasihnya
"Lisaku akan menjadi seorang ibu yang hebat dan taehyung akan menjadi seorang ayah yang menyayangi keluarga kecilnya"
Hati lisa berdesir mendengar ucapan taehyung, dibalik kesibukannya taehyung sudah memikirkan masa depan mereka yang bahkan lisa belum memikirkannya sejauh itu
"Berhenti menangis ya, air matamu terlalu berharga untuk orang-orang yang menyakitimu"
Lisa mengusap wajahnya kasar namun taehyung lebih dulu menghentikan tangannya dan lisa membiarkan taehyung mengusap sisa air mata di wajahnya dengan lembut
"Mulai saat nanti tangisan kesedihan ini akan berganti menjadi tangisan kebahagiaan"
Syukurlah saat ini tak ada seorang pun yang melihatnya, karena tempat keduanya berada saat ini cukup jauh dari jangkauan orang-orang yang masih menikmati pertunjukan busking
"Kita pulang ya"
Lisa menganggukkan kepalanya, keduanya menjauh dari tempat ini setelah berada didalam mobil suasana masih hening seperti sebelumnya, pikiran lisa masih berkecamuk dan taehyung mengerti untuk tak mengganggu saat ini
Setidaknya saat ini lisa jauh lebih baik dari sebelumnya
"Oppa aku akan pulang ke apartemen wuwu oppa saja"
Taehyung menatap lisa yang juga menatapnya dengan tatapan memohon, dan tentu saja taehyung tak bisa menolak keinginannya
"Baiklah kita pergi ke apartemen wuwu oppa"
Lisa tertawa mendengarnya, melihat lisa yang sudah bisa tertawa membuat taehyung merasa lega
Setidaknya jika berada di apartemen eunwoo, gadis itu tak akan berbuat hal-hal yang taehyung takuti dan tentu saja eunwoo akan menjaga lisa
Mobil Audi R8 itu memasuki kawasan apartemen yang terletak di Hannam, UN Village. Taehyung mengantar lisa ke unit apartemen eunwoo berada
Keduanya sampai di depan pintu apartemen dengan nomor 127 tanpa menunggu lama taehyung menekan belnya dan tak lama kemudian pria dengan perawakan tinggi muncul dari balik apartemen
"Apa yang kau lakukan disini?" tanya eunwoo pada taehyung sebelum maniknya menemukan gadis yang tak lain adalah adiknya sendiri ikut datang bersama taehyung
"Aku mengantar lisa pulang"
"Pulang?" tanya eunwoo yang masih tak mengerti
"Aku ingin menginap disini oppa"
"Wah tumben sekali adikku yang mandiri ini ingin menginap di apartemen oppanya?" tanya eunwoo sarkas
Pasalnya lisa selalu sulit untuk diajak pergi ke apartemennya jangankan menginap, berkunjung pun sangat jarang ia lakukan. Dengan alasan ingin mandiri yang selalu bosan eunwoo dengar
"Yak kekasihku ingin menginap disini jika tak boleh ya sudah lisa akan menginap di apartemenku"
Taehyung yang merasa kesal pada eunwoo langsung menarik lisa pergi namun tentu saja eunwoo menahannya
"Yak enak saja kau mengajak adikku menginap di apartemenmu tak boleh!"
Eunwoo menarik lisa dari genggaman taehyung dan memeluknya erat
"Kenapa tidak dari tadi saja" ketus taehyung kesal pada sikap eunwoo yang bertele-tele
"Oppa aku ingin eskrim" pinta lisa yang masih berada dalam pelukan eunwoo
"Huh?" eunwoo tak mengerti dengan sikap lisa yang saat ini begitu manja padanya. Tak seperti lisa yang biasanya
Melihat eunwoo yang masih tak mengerti juga membuat taehyung kesal kembali, ada apa sih dengan eunwoo hari ini?
"Kekasihku ingin eskrim jika kau tak mau membelikannya maka aku akan-"
"Yak siapa yang tak mau membelikannya?" tanya eunwoo tak terima dengan tuduhan taehyung yang secara tak langsung menyebutnya pelit
Lisa menghela nafasnya lelah mendengar perdebatan kedua pria ini, setiap bertemu mereka pasti akan selalu meributkan hal apapun
"Sekarang sudah malam lisa tak boleh makan eskrim" ucap eunwoo tegas tak menerima bantahhan apapun
"Tapi aku ingin eskrim" pinta lisa yang kini sudah mengeluarkan jurus puppy eyesnya agar dituruti
Namun karena eunwoo sudah kebal dengan tatapan itu tentu saja ia tak menuruti keinginannya
"Tidak kau bisa batuk nanti, oppa akan membuatkanmu chocouyu saja"
"Benarkah?" tanya lisa antusias dan diangguki eunwoo
"Hem oppa akan membuatkanmu chocouyu dan bagaimana jika kita menonton film bukankah kau ingin menonton Dora bersama monyetnya itu?"
"Namanya boots begitu saja tak tau" cibir taehyung
"Berisik sana pergi kau itu tak diajak" cibir eunwoo
Jika saja tidak ada lisa disini pasti eunwoo saat ini sudah tak berbentuk
"Aku memang akan pergi"
"Baby, oppa pulang ya sampai bertemu besok" taehyung mengusap kedua pipi gembil lisa
"Baby baby, kau pikir adikku bayi hah?" eunwoo tak terima dengan panggilan yang diberikan taehyung untuk lisa
"Hati-hati oppa kabari aku setelah sampai ya"
Setelah berpamitan taehyung pergi meninggalkan keduanya tanpa berpamitan dengan eunwoo yang menurutnya tidak perlu dan tentu saja eunwoo mendengus kesal padanya
"Ayo masuk"
Eunwoo menepati janjinya untuk membuatkan chocouyu kesukaan lisa dan mengajaknya menonton film Dora sesuai keinginan lisa
Setelah selesai menonton, eunwoo yang akan pergi kekamarnya menghentikan langkahnya mendengar permintaan lisa
"Oppa aku ingin dibacakan sebelum tidur"
Eunwoo menatap tak percaya pada adiknya yang sudah berusia dua puluh tahun memintanya dibacakan dongeng pengantar tidur?
Ada apa dengan lisa hari ini?
Meski begitu eunwoo menuruti permintaan lisa dan membacakan dongeng Cinderella, salah satu dongeng favoritnya
Entah apa yang telah terjadi pada lisa hari ini, namun eunwoo menyukai lisa yang manja padanya seperti ini
Setelah memastikan lisa telah terlelap, eunwoo meninggalkannya dan pergi ke kamarnya untuk ikut terlelap dan tak lupa ia meninggalkan kecupan hangat di dahi adiknya sebelum pergi meninggalkannya
"Selamat tidur peri kecilku"
🌼🌼
"Oppa yang benar saja ini terlalu panjang, tubuhku akan tenggelam nanti"
"Baiklah-baiklah oppa akan memotongnya"
Saat ini eunwoo tengah membuat sebuah dress yang akan lisa gunakan di pesta pertunangan sahabat taehyung
Seminggu sebelumnya taehyung mengabari lisa untuk mengajaknya pergi ke pesta pertunangan sahabatnya
Lisa menceritakan mengenai pesta tersebut pada eunwoo dan untuk dress code pestanya adalah glamour
Sepertinya sahabat taehyung itu menyukai kemewahan, awalnya lisa bingung akan menggunakan pakaian apa karena ia tak memiliki pakaian yang sesuai dengan dress codenya
Namun kini ia tak memusingkan hal itu lagi karena saat ini eunwoo tengah membuat dress yang akan ia gunakan nanti malam
Sejak dulu eunwoo hobi merajut entah itu syal, topi ataupun sweater yang akan lisa gunakan
Dan hari ini eunwoo membuat sebuah dress sesuai karakter adiknya yang menurutnya lisa akan terlihat cantik di pesta nanti
Selama beberapa jam dengan telaten eunwoo menarik benang-benang itu ke berbagai sisi, lisa senantiasa menemani sang oppa di sampingnya
Jika eunwoo membutuhkan sesuatu, dengan sigap lisa akan mengambilkannya seperti jika eunwoo haus lisa akan menyiapkan minuman dingin untuknya, jika eunwoo lapar lisa akan memesan makanan untuknya karena lisa tak bisa memasak
"Selesai"
Eunwoo mengangkat dress hasil karyanya dan menatapnya bangga
"Oppa itu cantik sekali" manik lisa berbinar menatap dress cantik dihadapannya
"Tunggu apalagi ayo bersiap sebentar lagi taehyung menjemputmu"
Lisa mengangguk dan mengambil dress yang telah oppanya buat khusus untuknya. Itulah eunwoo, ia akan selalu ada disaat adiknya membutuhkan bantuannya
Selama menunggu lisa yang tengah bersiap, eunwoo memilih membaca koran harian di ruang tamunya dan terdengar bunyi bel pintu apartemennya menandakan taehyung telah sampai untuk menjemput sang adik
Eunwoo membukakan pintu untuknya dan menyuruhnya untuk masuk
Taehyung duduk di samping eunwoo yang kini melanjutkan kegiatan membaca koran hariannya
"Kudengar kau yang membuatkan dress untuk lisa malam ini"
"Hem dan kudengar lisa menolak tawaran dress yang akan kau beli"
"Hem"
Setelahnya tak ada lagi perbintangan, sepertinya keduanya memang tak cocok jika disatukan seperti ini
"Sebaiknya kau menunggu di mobil saja"
"Tidak, aku akan menunggu lisa disini"
"Lingkungan apartemen saat ini sedang ramai, bahaya jika orang-orang melihat kalian bersama"
Perkataan eunwoo benar adanya, ia tak ingin lisa terkena masalah karenanya
Akhirnya taehyung kembali menuju mobilnya dan menunggu lisa disana. Namun ia tak menunggu di dalam mobil melainkan diluar agar lisa dapat melihatnya karena saat ini ia menggunakan mobil yang berbeda dari biasanya
"Oppa sudah"
Eunwoo menoleh ke asal suara dan terkagum melihat kecantikan adiknya malam ini
Sudah ia duga lisa akan terlihat cocok menggunakan dress buatannya
Dengan riasan tipis dan rambut yang ditata sedikit bergelombang serta dress mini dengan motif unicorn favorit lisa yang membalut tubuh rampingnya, serta heels yang membuat kakinya terlihat semakin jenjang dan kaus kaki hitam yang menyelimuti pergelangan kakinya mengingat saat ini musim dingin maka eunwoo menyuruhnya untuk mengenakannya
"NEOMU YEPPO" puji eunwoo dengan tepuk tangan yang heboh membuat lisa terkikik geli karenanya
"Ayo taehyung sudah menunggumu di bawah"
Eunwoo menemani lisa menuju basement tempat mobil taehyung terparkir. Melihat siluet seorang pria yang lisa sangat kenali ia segera menghampirinya
"Oppa"
Taehyung menoleh dan menatap kagum gadis cantik yang tak lain adalah kekasihnya sendiri tengah menghampirinya dengan eunwoo disampingnya
Maniknya hanya tertuju pada penampilan lisa yang terlihat sangat cantik malam ini, entah bagaimana caranya eunwoo bisa membuat dress secantik itu dan terlihat semakin cantik saat lisa memakainya
Lisa pun tak jauh berbeda dengan taehyung, melihat penampilan kekasihnya yang terlihat semakin tampan membuatnya terpesona
Dengan tuxedo hitam dan rambut yang ditata sedikit berantakan membuat taehyung terlihat semakin tampan
"Aku titip adikku" pinta eunwoo pada taehyung
"Aku akan menjaganya, terimakasih eunwoo"
"Jaga dirimu baik-baik" ucap eunwoo pada lisa yang diangguki oleh lisa
Taehyung membukakan pintu untuk lisa setelah memastikan lisa masuk dengan aman ia beralih pada pintu disisi lainnya dan segera memasukinya
Lisa melambaikan tangannya pada eunwoo dan mobil mulai melaju secara perlahan meninggalkan kawasan apartemen menuju tempat pesta pertunangan sahabat taehyung
"Oppa"
"Hem?"
Seperti biasa kemanapun keduanya pergi, taehyung akan senantiasa menggenggam tangan kekasihnya dimanapun mereka berada, kecuali di kantor karena lisa tak ingin melakukan skinship yang berlebihan
"Apa nanti sahabat-sahabat oppa akan ada disana?"
"Tentu sayang, dan oppa akan mengenalkanmu pada mereka"
Merasakan tangan mungil yang berada dalam genggamannya terasa dingin, taehyung semakin mengeratkan genggamannya sepertinya lisa merasa gugup saat ini
"Hey jangan gugup mereka tak akan menggigitmu"
"Aku malu oppa, rasanya aku tak pantas menemanimu disa-"
"Lisa, oppa tak suka kau berbicara seperti itu" ucap taehyung tajam
Mengapa lisa selalu berpikiran seperti ini sih, ia selalu menganggap dirinya rendah membuat taehyung tak suka dengan pemikirannya
Lisa terlalu berharga untuk taehyung, namun justru lisa selalu menganggap dirinya sendiri rendah
Kalaupun ada seseorang yang menganggap lisa seperti itu, tentu taehyung tak akan membiarkannya
"Kau cantik, tulus, pintar semua hal baik ada padamu berhentilah insecure"
Setelahnya tak ada yang berbicara kembali, perjalanan diisi dengan keheningan hingga sampai di tempat tujuan
Taehyung menghentikan mobilnya didepan hotel bintang 5 yang menjadi tempat dimana pesta pertunangan sahabatnya diadakan
Taehyung keluar lebih dulu dan memberikan kunci mobilnya pada petugas valet yang telah menunggunya, lalu membuka pintu untuk lisa dan menggandengnya memasuki hotel
Taehyung dan lisa tak khawatir dapat saling menggenggam tangan masing-masing, karena hanya orang-orang tertentu yang dapat memasuki tempat ini dan juga sahabatnya menjamin privasi para tamu undangan yang hadir
Semua pandangan mata tertuju pada keduanya saat memasuki ballroom, terdengar decak kagum di seluruh ruangan melihat kecantikan dan ketampanan keduanya
Terutama pada lisa yang kini menjadi sorotan para kaum adam dan hawa, karena kecantikan dan penampilannya yang berbeda diantara tamu undangan yang lain
"Apa dia orang korea?"
"Wah lihatlah dress-nya begitu cantik sepertinya"
"Wah wajahnya kecil sekali bahkan telapak tanganku pun lebih besar dari wajahnya"
"Apa benar dia kekasih Victory Kim jika memang benar pantas saja Victory menyukainya"
Seperti itulah reaksi orang-orang saat melihat penampilan lisa malam ini, mendengar ucapan kagum yang diberikan padanya membuat lisa tersenyum manis pada orang-orang yang juga ikut tersenyum padanya
Taehyung mengabaikan ucapan kekaguman yang diberikan orang-orang padanya dan lisa, ia lebih memilih bergabung dengan sahabat-sahabatnya yang kini tengah bercengkrama dengan sang pemilik pesta
Jimin yang melihat kedatangan keduanya melambaikan tangannya membuat para sahabatnya yang lain ikut menoleh kearahnya
Namun sebelum menyapa taehyung, keenam pemuda tersebut lebih dulu berdecak kagum melihat gadis disamping taehyung yang tak lain adalah kekasihnya
"Taehyung-ah bagaimana bisa kau mendapatkannya?" tanya namjoon selaku pemilik pesta
Taehyung yang mereka kenal adalah pria dingin dan sangat anti pada yang namanya wanita jadi bagaimana bisa ia mendapatkan gadis secantik ini?
"Hyung bukankah kita harus berkenalan dulu?" tanya salah seorang pria dengan wajah kelincinya
"Ah kau benar, halo namaku Kim Namjoon sahabat taehyung"
Namjoon mengulurkan tangannya yang langsung disambut baik oleh lisa
"Halo aku Kim Seokjin kau bisa memanggilku jin oppa"
"Halo namaku Hoseok tapi kau bisa memanggilku hobi oppa atau J-Hope"
"Ehem halo aku Jeon Jungkook tapi kau bisa memanggilku Jungkook oppa"
"Aku Suga"
Keempat pemuda tersebut mengulurkan tangannya dan kembali disambut baik oleh lisa, diantara keenam sahabat taehyung hanya jimin saja yang ia kenal
"Annyeonghaseyo namaku lalisa, oppadeul bisa memanggilku lisa"
"Aigoo kau manis sekali jadi bagaimana bisa gadis cantik sepertimu menaklukan pria menyebalkan ini?" tanya jin tak sabar
"Lisa salah satu pegawai V's company" jawab jimin lebih dulu
Sontak kelima pemuda tersebut terkejut mendengar jawaban jimin, kemudian mereka kembali melanjutkan perbincangan dengan topik lisa
Lisa menjawab setiap pertanyaan yang diajukan padanya dengan baik, dan sesekali taehyung akan menjawabnya. Tanpa lisa ketahui taehyung kini tengah waspada pada para sahabatnya yang terlihat menyukai keberadaan lisa
Meskipun mereka adalah sahabatnya, namun taehyung telah mengenal mereka selama tujuh tahun dan tentu saja mengenal karakter dari masing-masing sahabatnya
Ditengah perbincangan, tiba-tiba saja lisa merasa ingin ke toilet. Taehyung yang berada disampingnya bertanya padanya karena lisa terlihat tak nyaman
"Sayang ada apa?" tanyanya berbisik di telinga lisa karena suasana saat ini semakin ramai
"Oppa apa aku boleh ke toilet?"
"Tentu saja, oppa temani ya"
"Tidak usah oppa aku hanya sebentar"
"Baiklah kalau begitu hati-hati"
Setelah berpamitan dengan taehyung dan para sahabatnya, lisa segera menuju toilet sebelum itu ia sempat bertanya pada salah satu pegawai hotel yang berada disana
Saat akan pergi menuju toilet, maniknya melihat seorang gadis yang terlihat sangat familiar namun ia segera menepis pikirannya sepertinya ia salah lihat
Namun saat gadis tersebut berbalik dan menatap kearahnya, lisa membulatkan maniknya terkejut melihat keberadaan gadis itu disini, hal yang sama pun terjadi pada gadis tersebut yang juga tak menyangka melihat keberadaan lisa disini
"Lisa?"
"Jisoo unnie?"
"Apa yang unnie lakukan disini?"
"Aku menghadiri pesta pertunangan sahabatku, lalu bagaimana denganmu?"
Sejenak lisa berpikir haruskah ia memberi tau jisoo jika ia menemani taehyung disini?
Tapi bagaimana jika jisoo memberitahukan hal ini pada teman-temannya yang lain?
"Lisa?" tanya jisoo melihat keterdiaman lisa yang tak menjawab pertanyaannya
"A-ah aku menemani seseorang unnie"
Saat jisoo akan melontarkan pertanyaannya, buru-buru lisa pamit padanya dengan alasan ke toilet karena demi apapun saat ini ia tak bisa menahannya
Lisa meninggalkan jisoo yang masih penasaran dengan siapa lisa datang ke pesta ini?
"Taehyung-ah kudengar kau membatalkan kerjasama dengan urban company?"
"Hem"
"Yak bagaimana bisa kau membatalkannya, sangat sulit bekerjasama dengannya dan kau justru menyia-nyiakan kesempatan emas ini"
Kini mereka tengah duduk disalah satu meja selagi menunggu calon tunangan namjoon yang tengah bersiap-siap
"Aku saja bingung dengan sikapnya yang tiba-tiba membatalkan kerjasama dengan Mr. Gilbert" sambung jimin yang masih tak mengetahui alasan dibalik keputusan taehyung
Taehyung hanya diam tak menanggapi ucapan para sahabatnya, pembatalan kerjasamanya pun tak membuat taehyung jatuh miskin, masih banyak kekayaan dan aset yang ia miliki bahkan melebihi Gilbert
Taehyung menatap sekitar mencari keberadaan lisa yang sudah beberapa menit tak kunjung kembali dari toilet. Karena takut lisa tersesat taehyung akan pergi mencarinya namun seorang wanita tiba-tiba saja mendatangi meja mereka
"Namjoon-ah" panggil wanita tersebut pada namjoon
"Oh bibi!"
"Namjoon-ah bibi sudah melihat calon tunanganmu"
"N-ne?" tanya namjoon tak mengerti karena seingatnya calon tunangannya masih bersiap-siap
"Dia ternyata cantik sekali bibi baru pertama kali melihat gadis secantiknya kau hebat bisa mendapatkannya"
"Bibi sebenarnya siapa gadis yang bibi maksud?" namjoon semakin tak mengerti dengan ucapan bibinya
"Itu disana gadis yang memakai dress ungu"
Semua yang ada di meja sontak melihat kearah yang bibi namjoon tunjukkan dan seketika manik ketujuh pria tampan itu membulat terutama taehyung
Melihat lisa disana tengah dikerubungi oleh para tamu undangan yang mengiranya adalah calon tunangan namjoon
Taehyung beranjak dari duduknya dan segera menghampiri kekasihnya yang terlihat kurang nyaman menjawab banyaknya pertanyaan yang tak lisa mengerti
"Aigoo kau cantik sekali pantas saja namjoon menyukaimu"
"Jadi sudah berapa lama kalian berkencan?"
"Kudengar kalian akan menikah di korea dan berbulan madu di Paris?"
"Apa kalian sudah merencanakan berapa anak yang ingin kalian-"
"Permisi"
Semua yang ada disana sontak melihat kearah suara yang menginterupsi kegiatan mereka
Melihat pimpinan V's company datang membuat mereka menunduk hormat, terlihat taehyung tengah menahan kesalnya melihat wajah lisa yang terlihat ketakutan
Bagaimana tidak saat lisa akan kembali pada taehyung, tiba-tiba saja sekumpulan wanita menghampirinya dan menanyakan hal-hal yang lisa tak mengerti. Mereka bahkan tak membiarkan lisa menjelaskan jika ia bukan calon tunangan yang mereka kira
"Victory Kim bagaimana kabar-"
"Menjauhlah dari kekasihku"
Taehyung menarik lisa dan membawanya ke belakang tubuhnya, mendengar taehyung menyebut lisa kekasihnya membuat mereka melongo tak percaya
"Gunakanlah etika kalian terutama pada kekasihku"
Setelah mengatakannya taehyung pergi membawa lisa menjauh dari orang-orang yang masih tak percaya dengan fakta lisa adalah kekasih taehyung
Taehyung membawa lisa menuju salah satu meja kosong dan tertera nama Victory Kim disana
"Apa kau baik-baik saja?"
"Eung aku hanya tak terbiasa dengan suasana disini"
Taehyung mengusap puncak kepalanya dengan lembut, jika tak mengingat banyaknya orang disini taehyung pasti akan segera memeluk dan mendekap tubuh mungil kekasihnya
"Belajarlah berani kau mempunyai hak berpendapat pada siapapun"
Sudah berulang kali taehyung mengingatkan lisa untuk berani pada sekitarnya, namun karena sifat lisa yang terlalu lembut membuat taehyung kesulitan
"Maaf oppa"
"Arraseo tak perlu meminta maaf ini bukan kesalahanmu mulai saat ini jangan jauh-jauh dari oppa"
"Ne oppa"
"Gadis pintar"
Keduanya saling tersenyum hingga terdengar suara dari sang pembawa acara yang mengatakan acara pertunangan akan dimulai sebentar lagi
Seluruh tamu undangan segera duduk di tempat yang telah disediakan, terlihat namjoon tengah berdiri menunggu sang calon tunangannya hingga pintu ballroom terbuka lebar membuat seisi ruangan menatap kearahnya
Lisa membulatkan matanya saat melihat gadis yang sangat sangat ia kenali muncul dari balik pintu. Gadis yang baru dikenalnya seminggu yang lalu itu terlihat cantik dengan gaun berwarna hitam yang mencetak jelas bentuk tubuhnya membuat siapapun yang melihatnya akan terpesona
"Oppa?"
"Hem?" taehyung menatap lisa yang kini menuntut penjelasan darinya
"Kenapa oppa tak memberitahuku jika calon tunangan namjoon oppa adalah jennie unnie"
Oh ayolah jennie itu adalah sepupu taehyung dan juga lisa sudah mengenalnya jadi mengapa taehyung tak memberitahunya?
"Apa jennie tak memberitahumu?"
Seketika lisa ingat saat jennie mengatakan padanya akan mengurus sesuatu yang sangat penting baginya dan ternyata adalah pertunangannya
"Jennie unnie hanya bilang padaku akan mengurus sesuatu"
"Kalau begitu salahkan jennie"
Baiklah jika sudah begini lisa tak dapat membantahnya, ia lebih memilih melihat jalannya pesta pertunangan
Tepuk tangan yang meriah terdengar di seluruh ruangan saat kedua pasangan yang baru saja meresmikan pertunangannya tengah memakaikan cincin di jari pasangannya masing-masing
Setelah selesai dengan ritual pertukaran cincin, tamu undangan mendapat waktu bebas melakukan apa saja di pesta ini dan lisa lebih memilih menghampiri jennie yang kini tersenyum melihat kedatangannya
"Lisa-yaa unnie rindu padamu" sapanya kemudian memeluk tubuhnya
"Yak mengapa kau tak memberitahu lisa tentang pertunanganmu?"
Jennie melepaskan pelukannya dan menatap sebal pada taehyung, sepupunya ini selalu saja merusak suasananya
"Aku ingin memberinya surprise" jawab jennie dengan wajah tak bersalahnya
"Kau ini memang tak berubah"
"Jadi bagaimana lisa-ya apa kau terkejut?"
"Eung aku tak menyangka pasangan namjoon oppa ternyata adalah unnie"
Jennie tertawa senang mendengarnya itu artinya kejutannya untuk lisa berhasil, sementara namjoon yang sejak tadi berada di sampingnya hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah tunangannya tersebut
Setelahnya taehyung mengajak lisa untuk pulang karena malam semakin larut dan juga eunwoo pasti sudah menunggu kepulangannya
Setelah berpamitan dengan jennie dan berjanji akan segera bertemu dengannya lagi lisa dan taehyung pergi meninggalkan pesta pertunangan yang masih berlangsung
Sebenarnya alasan taehyung mengajak lisa pulang adalah saat ini para tamu undangan tengah saling menikmati alkohol dan minuman keras lainnya yang telah disediakan
Entah bagaimana cara berpikir jennie dan namjoon yang menyiapkan minuman alkohol di pesta pertunangannya membuat taehyung tak habis pikir
"Oppa tak ingin bertemu dengan sahabat-sahabat oppa?" tanya lisa setelah keduanya berada didalam mobil
"Oppa bisa bertemu mereka nanti"
Taehyung melajukan mobilnya meninggalkan hotel bintang lima tersebut dan menuju kawasan apartemen eunwoo
Selama seminggu ini lisa menginap di apartemen eunwoo, karena rose tengah melakukan penelitian di Busan bersama teman-temannya yang lain
Perjalanan menuju apartemen eunwoo memakan waktu selama satu jam dan selama itu lisa asik bercerita mengenai pesta pertunangan jennie dan namjoon tadi
Mobil taehyung mulai memasuki kawasan apartemen eunwoo, dan terlihat dari tempatnya saat ini eunwoo tengah menunggu kedatangannya
Setelah memarkirkan mobilnya, taehyung keluar lebih dulu dan membuka pintu untuk lisa. Eunwoo merentangkan tangannya saat melihat adik kesayangannya turun dari mobil
Lisa berlari dan memeluk eunwoo yang langsung disambut oleh eunwoo
"Jadi bagaimana pestanya?" tanya eunwoo sembari mengusap lembut surai panjang adiknya
"Seru oppa, aku bertemu banyak orang disana"
"Pasti lisa yang tercantik disana"
"Aniyo, jennie unnie yang paling cantik"
"Aniyo, bagi oppa lisa yang paling cantik"
Taehyung tersenyum melihat interaksi kedua kakak beradik yang masih berpelukan di depannya. Jika sebelumnya taehyung akan merasa kesal melihat eunwoo memeluk lisa, kini ia justru merasa senang melihatnya
Eunwoo melepaskan pelukannya dan menatap taehyung yang kini tersenyum padanya
"Terimakasih telah menjaga lisa disana"
"Tak usah berterimakasih, sudah tugasku untuk menjaga lisa"
Melihat kedua pria yang ia sayangi saling tersenyum membuat hati lisa menghangat
"Kalau begitu aku pamit pulang, oppa pulang ya"
"Hati-hati dijalan oppa kabari aku setelah sampai dirumah"
"Hati-hati"
Setelah berpamitan taehyung meninggalkan keduanya yang kini menatap mobil Ferrari tersebut hingga menghilang dari pandangannya
"Ayo kita masuk"
Lisa mengangguk menuruti perkataan oppanya, lagipula tubuhnya juga sudah kedinginan karena angin malam
Taehyung mengendarai mobilnya dengan kecepatan cukup tinggi, ia ingin segera sampai dirumah dan mengabari kekasihnya
Baru saja taehyung mengantar lisa pulang namun ia sudah rindu padanya
Ditengah perjalanan, ponsel miliknya berdering cukup keras namun taehyung abaikan karena ia tau itu bukan dari lisa
Namun dering ponselnya terus berbunyi disusul notifikasi yang terus datang pada ponselnya membuat taehyung tak punya pilihan untuk mengangkatnya
Setelah menepikan mobilnya di sudut jalan yang sepi, taehyung mengambil ponsel dari saku jasnya dan melihat nama si penelfon yang tak lain adalah jimin
"Ada ap-"
"Cek pesan yang kukirim segera!",
Taehyung mengernyitkan alisnya bingung dengan suara jimin yang terdengar seperti membentaknya
"Kau membentak ku?"
"Demi tuhan taehyung cepat cek pesan yang kukirim!" jimin terdengar sangat frustasi membuat taehyung akhirnya mengalah dan membuka pesan darinya
Terlihat jimin mengirimkannya banyak pesan hingga notif pesannya melebihi 99+ dan juga para sahabatnya yang lain ikut mengirimkannya pesan namun tak sebanyak jimin
Jimin:
TAEHYUNG LIHAT PESANKU SEKARANG JUGA!
TAEHYUNG KUMOHON BUKA PONSELMU
ANGKAT PANGGILANKU
KIM FUCKING TAEHYUNG BUKA PONSELMU
KAU DALAM BAHAYA!
Jimin mengirimkan sebuah foto
"PERUSAHAAN BESAR URBAN COMPANY MENGGUGAT CEO V's COMPANY DENGAN TUDUHAN PENYERANGAN"
"VICTORY KIM CEO PERUSAHAAN V's COMPANY DIRUMORKAN MELAKUKAN PENYERANGAN PADA CEO URBAN COMPANY"
"UNTUK PERTAMA KALINYA DALAM 20 TAHUN SAHAM V's COMPANY MENGALAMI PENURUNAN YANG SANGAT DRASTIS"
"PERSATUAN INDUSTRI AMERIKA MENGECAM INDUSTRI KOREA KARENA MASALAH PENYERANGAN YANG DILAKUKAN VICTORY KIM"
"SAHAM PERUSAHAAN INDUSTRI KOREA MENGALAMI PENURUNAN"
Taehyung membaca semua artikel yang jimin kirimkan padanya dan dari semua artikel yang ada hanya berisi menyudutkannya seolah dirinya lah yang bersalah disini
"Gilbert, kau benar-benar melakukan kesalahan fatal dalam hidupmu"
"Berani-beraninya kau berurusan dengan seorang Victory Kim"
🌼🌼
See u in next chapter✨