Beberapa hari berlalu, antara Zefha dan Jason tidak ada saling komunikasi. Karena Jason disibukkan oleh bisnisnya bersama kedua saudaranya soal mobil. Sedangkan Zefha disibukkan dengan aktifitasnya membuat konten juga video endorsement bersama teman-teman seprofesinya. Namun seringkali Jason ada melihat status whatsapp Zefha tanpa diketahui oleh pembuat statusnya. Jason terkadang terlihat senyum-senyum sendiri dan itu sempat ada tertangkap oleh kedua saudaranya. Kedua saudaranya memilih tak menegur Jason dan membiarkan Jason asik dengan bayangan dibenaknya.
Malam harinya, antara Zefha dan tiga bersaudara itu tak menyangka malah bertemu dan berkumpul bersama karena ajakan teman-teman mereka masing-masing. Mereka pun bergabung bersama. Zefha merasa senang karena kini Ia bisa ada melihat Jason lagi. Begitu juga dengan Jason. Diam-diam Jason seringkali mencuri pandang kearah Zefha. Evan dan Bryan saling bersenggolan lengan disaat keduanya sama-sama ada melihat Jason memperhatikam sesosok Zefha.
Evan dan Bryan nerinsiatif mengajak Jason dan Zefha membuat konten berempat. Awalnya Zefha menolak karena Ia takut kena serangan fans Jason dengan posisinya yang bisa saja menarik simpati negatif pada para fans Jason yang sensitif. Namun akhirnya Zefhapun menurut karena Jason yang memaksanya. Mereka berempat membuat konten bergantian pada ponsel masing-masing dan diupload langsung pada akun milik masing-masing. Mereka berempat juga saling membuat story instagram dan saling menandai akun mereka. Senang tak usah ditanya. Bahkan rasanya Zefha seperti sedang berhalu atau terbang didalam mimpi yang ternyata adalah kenyataan yang benar-benar terjadi dialam sadarnya. Zefha bisa sedekat itu dengan sang idolanya. Bahkan Zefha ada berfoto bersama mereka bertiga dan ada fotonya yang hanya berdua saja dengan Jason. Meski umur Zefha terpaut lima tahun lebih tua dari Jason, namun kedua wajah mereka tetap saja terlihat serasi dan bahkan masih sangat cocok menjadi sepasang kekasih. Mereka berempat saling berbagi, mengirim foto dari ponsel mereka masing-masing. Foto berduanya dengan Jason, hanya digunain Zefha untuk pribadi saja dan tidak diupload dimedsosnya. Beda halnya dengan Jason. Jason memilih mengupload foto berduanya dengan Zefha itu pada insta storynya disusul post foto mereka berempat. Tentu saja itu membuat para fans Jason langsung pada gempar. Apalagi berita soal putusnya Jason dengan Chaca sudah dipublish setelah Jason dan Chaca putus lewat live streaming instagram dari Jason sendiri.
Malam itu, setelah selesai mengepost video konten mereka juga foto kebersamaannya, Jason melakukan live, siaran langsung dengan akun miliknya dan ada Zefha disampingnya juga kedua saudaranya.
"Hai semuaaa!? Malam semua.." sapa Jason pada livenya itu. Zefha terlihat asik bermain ponsel disebelah Jason sambil mengunyah kentang goreng cemilan miliknya.
Hanya beberapa detik saja, pengunjung live Jason langsung mencapai ribuan. Karena post video konten dan story ig tiga bersaudara itu adanya Zefha disana, tentu saja para fans Jason langsung menyerbu. Zefha terus saja asik dengan ponsel miliknya. Namun, seketika Zefha tercekat dan memilih menggeser ponsel Jason agar Ia tak tersorot livenya lagi. Namun Jason kembali mengarahkan cameranya agar Zefha ikut tersorot. Zefha memilih akan bangkit dan memilih pindah dari sebelah Jason. Namun Jason menahannya.
"Mau kemana?"
"Udah Kamu live dulu sana"
"Sini aja temenin Gua"
"Gak ah"
"Kenapa!?"
Zefha tak menjawabnya lagi. Jason melirik kearah ponsel Zefha. Ternyata Zefha ada masuk kedalam livenya dan Ia faham, kenapa gerak gerik Zefha seperti itu.
"Lo baca komen?" tanya Jason lagi.
"Je, parah ah fans Lu Je" sahut Evan. Jason langsung menoleh kearah kearah Kokonya. Ternyata tak hanya Zefha, Evan, Bryan dan beberapa teman-temannya yang ada disekitarnya banyak yang masuk kelivenya dan membaca komen-komenan para fansnya. Zefha terpaksa kembali duduk dalam diam karena tangan Jason terus ada menahannya. Jason fokus melihat dan membaca komenan itu.
"Wih gilaa!!?? Go publish dong!"
"Aduh mama muda? Pleasse jangan deket-deket dong sama bubu kita!?" beberapa isi komentar para fans Jason itu.
Bubu adalah panggilan khas pacar sejuta umat yang tak lain adalah Jason dari para fansnya. Sebutan itu lebih dulu ada dipakai oleh Jason menyebut kata panggilan tersayang divideo-video kontennya.
"Wah gak beres nih mama muda, ingat suami woi!"
"Nah. Jangan-jangan putusnya si Jason sama pacarnya kapan lalu gara-gara ni cewek dah?"
"Iya, parah loh? pacaran entah sudah berapa lama, baru aja go publish eh malah udah putus aja!?"
"Nah iya, curiga Gue"
"Kan pas dibali Zefha ada juga tuh disana? Malahan ada berpasangan sama si Jason pas acara show kemaren itu!?"
"Halaah palingan Zefha cuma numpang tenar doang, kecentilan amat sih!?"
"Iya loh? Jauh-jauh sama Bubu kita hih!"
"Instagram suaminya apaan sih? Tag yok guys!?"
"Je, kalau mau pacaran sih oke-oke aja Je, tapi jangan sama istri orang juga dong Je!?"
"Ini ribuan yang ngantri ko Je, kenapa milih yang sudah bersuami sih, astaga!?"
Sebagian isi komentar dari para fans Jason didalam live tersebut dan masih banyak lagi yang terus menyerbu membicarakan Zefha. Tak lama kemudian, Zefha kembali dikejutkan dengan nama akun yang baru saja ada masuk bergabung di live Jason.
"Astaga, aduh.. Mas Revan ikut masuk juga malahan, Aku nyingkir aja kali ya" gerutu Zefha didalam hatinya. Namun jika Ia menyingkir lagi begitu saja, pasti Jason akan menahannya lagi. Zefha mencari akal untuk bisa menyampaikan sesuatu pada Jason tanpa bisa jelas tersorot camera. Zefha pura-pura menoleh kesamping bagian belakang Jason.
"Je, aku pindah ya, dilive Kamu, ada suamiku baru aja masuk" bisiknya pada Jason. Kemudian Zefha kembali duduk tegap dan akan berniat bangkit. Namun lagi dan lagi Jason menahannya. Zefha tercengang karena tangannya ditahan lagi oleh Jason. Jason langsung menjelaskan dilivenya itu.
"Kalian pada kenapa sih? Baper mulu bawannya? Tiap kali Gua ada deket atau ngonten sama cewek siapapun selalu saja sensi? Gua juga punya kehidupan sendiri woilah? Dan setiap Gua ada ngonten atau bareng cewek, itu gak pasti juga Gua pacarin Dia kan? Gila kalian ini!? Gua sama Zefha itu cuma temen heh!" penjelasan dari Jason.
"Semua berawal dari temen loh!?"
"Dari temen jadi demen"
"Dari temen, jadi nyaman terus jadian, mampus!!!"
"Tak kenal maka tak sayang, tak dekat maka tak akan terjerat rasa, udah mendingan jauh-jauh gak usah berteman deh ko!" sebagian komen para fans Jason.
"Ah kalian gak asih deh, mainnya suka bawa perasaan! Dahlah Aku off aja!" gerutu Jason.
Evan dan Bryan saling berbisik.
"Dih kayak dia enggak ya Ko?" bisik Bryan.
"Nah iya, gak fansnya gak idolanya sama aja" balas Evan pada Bryan dengan berbisik juga.
"Eh jangan dong! Jangan! Kita kangen sama Kamu Ko? Masak Kamu gak kangen juga sama Kita sih!?"
"Nah iya!?"
"Iya dong jangan ya? yang lama dong Ko livenya?"
"Itu yang gak suka ko Je deket sama siapa aja mendingan diem aja deh hih!"
"Yang gak suka sama suasana live ko Jason mending kalian keluar heh!"
"Iya lho, kan kita yang gak ikut-ikutan jadi kena!" sebagian komenan para fans Jason lagi. Jason memilih mematikan livenya tanpa ada berpamitan seperti biasa. Karena itu, sangkanya para fansnya, Jason marah pada mereka karena sudah ada menciptakan suasana tak enak telah menyerang Zefha. Padahal Jason spontan mematikan live itu karena melihat ponsel Zefha ada telepon dengan nama "My Husband" dan Zefha akan menyingkir dari sisinya karena akan mengangkat telepon itu. Jason kembali menahan Zefha.
"Angkat teleponnya disini aja, gak usah jauh-jauh. Livenya udah Gua matiin kok"
Zefha hanya mengangguk saja. Zefha mengangkat telepon itu disebelah Jason.
"Hallo Mas"
"Jam berapa ini? Panteskah Kamu gitu Zef? Masih ada keluyuran diluar sana? Tanpa Aku pula"
"Maaf Mas, bentar lagi pulang kok"
"Sekarang buruan pulang!"
"Iya Mas iya, lagi pula ini semarang kali Mas, bukan..."
"Terus kenapa kalau Semarang? Harus dan pantes gitu nongkrong sama mantan idolanya, terus sama tuh berondong dipamerin secara langsung gitu!?"
"Ya bukannya gitu Mas"
"Aku gak suka ya, Kamu terlalu dekat sama si Jason!"
"Ya Allah Mas, segitunya sih sekarang? Lagi pula kenapa juga? Mas cemburu? Dulu kemana aja sih hmm? Ini juga cemburunya gak lihat posisi amat sih!?"
"Posisi apa maksudmu Zef?!"
"Ya gak masuk akal aja kan? Masak Ia cemburunya sama yang gak mungkin!? dan mustahil gitu" Jason melirik kearah Zefha dan menaikkan satu alisnya tanda heran disaat ada mendengar kalimat itu.
"Gak mungkin gimana maksudmu Zef hmm?!"
"Ya itu, soal Jason kan? Gak pantes kali Mas dicemburuin, kan gak mungkin juga loh dilogika? Masak iya seorang Jason, umurnya masih muda dan dambaan banyak wanita bisa suka sama wanita umur lebih tua dan punya suami juga anak pula, kayak Aku, ya kan? Mustahil itu" ucapnya sambil melirik kearah Jason dan tersenyum. Jason mengalihkan pandangannya dan terus terdiam.
"Gak ada yang gak mungkin Zefha! Apalagi Kamu bisa sering ketemu sama Jason"
"Ya kalau memang Mas ada rasa was-was kayak gitu. Makanya usaha aja biar Aku gak oleng, ye kan? Hihi"
"Heh Zefha!?"
"Canda doang Mas"
"Gak lucu Bundaa, Hmm"
"Manggilnya gak enak dengernya ih? Berubah-rubah gitu? Lagi ngambek ini kayaknya, hehe"
*Zefha..!???"
"Iya iya, yaudah ini Aku mau balik Mas"
"Beneran loh, balik sekarang Bund"
"Iya Mas, hmm"
"Eh Bunda"
"Hmm"
"Nanti hari sabtu Aku kesemarang sama anak-anak ya, sama ibu juga"
"Oh..., iy Iya"
"Kan rencana kapan lalu tertunda? Kita ajak anak-anak main game di mall, pasti mereka seneng"
"Iya Mas, besok kabarin aja kalau jadi kesini"
"Siap Bunda"
Tak lama kemudian, telepon berakhir. Mereka semuapun mulai pada bubar begitu juga dengan Zefha dan tiga bersaudara itu. Sejak ucapan Zefha saat menelepon terdengar olehnya, Jason sering saja melamun dan mencerna ucapan Zefha itu.
***
Dua hari telah berlalu. Jason dan dua saudaranya ada pergi kekota jogja karena ada urusan mobil disana. Saat perjalanan pulang dari jogja ke kotanya, mereka bertiga memilih beristirahat sebentar lebih dulu pada rest area yang tersedia. Betapa terkejutnya Jason, disaat ada melihat Zefha ada berduaan dengan Azwar sedang menikmati cemilan dan minuman disebuah cafe yang ada disekitarnya.
"Sial! Kenapa Gua gak suka sih rasanya liat Dia ada dekat dengan laki-laki lain selain Gua!" gerutu Jason didalam hatinya sambil mengamati kearah Zefha dan Azwar yang masih asik ngobrol juga bercanda.
"Ngapain sih mereka? Dari jogja juga? Sejak kapan mereka bisa sedekat itu!? Tapi ucapan Zefha waktu itu..??" Jason kembali menggerutu didalam hatinya dan kini berfikir sejenak.
"Oh, mungkin ini yang dinamakan gak mungkin, dan mustahil itu? Zefha gak mungkin bisa tertarik sama brondong kayak Gua yang belum ada pikiran dewasanya gitu!? Buktinya Dia malah sama Azwar dan bisa senyaman itu, sampai udah ada mau diajak pergi keluar kota segala, cuma berdua pula" gerutu Jason didalam hatinya lagi dengan wajah kesalnya.
Azwar dan Zefha memang sedang bersama karena Azwar mengajak Zefha untuk menghadiri sebuah acara travelnya. Azwar berharap, Zefha bisa mulai beradaptasi dengan travelnya meski dengan cara perlahan.
Evan dan Bryan saling menyenggol satu sama lain disaat ada sama-sama mengamati kearah Jason yang terus saja ada memperhatikan kearah Zefha.
"Ehem.. Ehem" suara deheman Evan, membuyarkan titik arah pandangan Jason.
"Kenapa Bang Jonson? Kangen ya sama istri orang? Haha" ledek Bryan.
"Heh, dasar saudara kagak ada akhlak!? Hmm" gerutu Jason.
"Lo kenapa Je? Mulai ada rasa sama si Zefha?" tanya Evan santai.
"Gak Ko, eh gak tau Ko" balas Jason.
"Hah? Eh bentar-bentar.. Gimana-gimana tadi?" sahut Bryan dengan nada hebohnya.
"Nggak tau sama Nggak itu artinya beda lho" celoteh Bryan lagi.
"Je, serius? Lo..?" tanya Evan lagi dengan rasa penasarannya.
"Nggak tahu Gua Ko, nggak tahu, tapi gak lah, mungkin ini cuma rasa simpati aja karena Gua ada tau kehidupan sedihnya dia kayak gimana, gimana perjuangannya selama ini Ia lakukan sendirian, atau mungkin sempet ngerasa nyaman aja pas lagi ada sama Dia, hanya itu"
"Tapi Je, ingat? Tetap waspada dan hati-hati. Jangan sampai Lo jadi perusak hubungan Zefha dengan suaminya" nasehat Evan.
"Ya tapi, bukannya hubungan Zefha dengan suaminya udah gak sehat ya Ko? dan misalnya ada yang bisa bahagiain Zefha selain suaminya, bukankah malah itu bagus buat Zefhanya?"
"Bagus di Zefhanya menurut Lo Je, tapi enggak buat suami dan terutama anak-anaknya?"
"Ya tapi kalau misalnya orang itu juga bisa menerima anak-anaknya, gak masalah juga kan Ko?"
"Bentar deh Jas, ini maksud Lo, orang yang bisa bahagiain Zefha itu siapa!?" sahut Bryan dengan nada herannya.
"Nahhhh!" sahut Evan dengan gemas.
"Ya misalnya Gua ada simpati berlebihan sama si Zefha, mungkin itu cuma sesaat aja kan ya? Mana mungkin kan seorang Gua gitu, yang masih suka main, nongkrong, bisa mulai sebuah hubungan yang mengarah terlalu serius?"
"Maksud Lo apa Je? Belibet amat deh ni anak?! Gini deh... Kalau Lo ada rasa sama Zefha tapi gak ada niat baiknya, mending gak usah sekalian aja Lo ungkap itu rasa dan gak usah Lo turuti keinginan singgah sementara Lo itu pada Zefha, cari wanita lain yang masih single yang bisa sejalan dengan arah hubungan yang Lo mau"
"Ya kali aja, Gua bisa hadir dan mengisi hari-hari keterpurukannya dengan kebahagiaan meski sesaat Ko"
"Heh Je, udah deh.. Gak usah ngada-ngada Lu ye? Gak usah bermain api! Apalagi mainin perasaan istri orang! Kualat mampus Lu!"
"Iya nih si Jonson, ada-ada aja pemikirannya" sahut Bryan dengan rasa gemas pada Jason. Jason terdiam sambil terus melihat kearah Zefha.
"Udah deh, mending Lo jauh-jauh aja dari Zefha, sebelum sikap peduli juga simpati Lo lebih jauh ke Zefha dan Zefhanya menyadari itu"
"Iya, Ko Evan benar adanya, jadi mendingan Lo mulai batasi sikap dan rasa Lo itu, alangkah baiknya kali ini, keinginan berdampak gak baik itu gak usah Lo turuti" sahut Bryan.
"Iya deh Gua coba" gerutu Jason.
"Astagaa, si Jonson benar-benar hampir terjerat pesona mama muda ternyata" gerutu Evan.
"Terjerat cinta semalaman yang benar itu Ko, haha" balas Bryan.
"Hih apaan sih kalian? Hmm"
Zefha sendiri kini sedang sibuk membenahi diri agar tak terseret arus, karena kini isi Dm instagramnya begitu banyak hujatan dari fans Jason. Zefha sudah ingin rasanya memberitahukan itu pada Jason. Namun, Ia mengurungkan niatnya karena Ia tak ingin, pengaduannya pada Jason akan berdampak tidak baik nantinya untuk karier Jason sendiri, atau bahkan pada diri Jasonnya, karena ia hafal bagaimana sifat Jason yang begitu emosian. Zefha memilih hanya diam saja dan hanya sering membaca pesan pada instagramnya yang seringkali masuk secara bertubi-tubi. Hingga akhirnya, disaat mental Zefha hampir rapuh karena isi-isi dm instagram yang dibacanya. Zefha memilih mulai mengabaikan pesan-pesan masuk diinstagramnya itu.
***
VOTE JANGAN LUPA VOTE !!!!