THE ONE & ONLY [ON GOING]

By Ratnaduhita97

30 11 24

[FOLLOW AUTHOR DULU] Cerita ini mengandung adegan kekerasan dan 18+. Bagi yang dibawah umur bisa left ❤️. Ann... More

BAB 2
BAB 3

Bab 1

13 5 11
By Ratnaduhita97

Di sebuah kursi dekat jendela ,Seorang perempuan berkulit putih dan sedikit memerah serta rambut bergelombang yang di ikat ponytail,serta mata yang sedikit sayu karena bangun tidur  duduk melamun dibawah sinar matahari pagi membayangkan dirinya hidup mewah di istana yang kini tengah ia lihat.
“Tok..Tok..Tok..."

Sontak perempuan tersebut menoleh ke arah sumber suara,dan langsung mengetahui siapa yang berada dibalik pintu itu.

‘’Ya Paman...buka saja aku didalam’’
Sesosok lelaki tua membuka pintu kamar dengan membawa segelas susu hangat dan beberapa potong Roti, berjalan dengan kesusahan berusaha menghampiri perempuan yang ada didepannya.

Segera Perempuan tersebut berjalan mendekati dan membantu lelaki tua tersebut.

“Paman, kau tidak perlu repot repot setiap pagi seperti ini,aku sudah sering bilang padamu”ia mengambil susu dan roti yang dibawa.

‘’aku hanya ingin melayanimu seperti seorang anak,kau tau kan aku tidak punya siapa siapa selain dirimu Anne’’ucapnya sembari duduk diranjang.

Anne tersenyum tipis,karena dia merasa senang bahwa masih ada orang yang menyayanginya dengan tulus meskipun ia tau orang yang didepannya ini tidak memiliki hubungan darah dengannya.

“Paman Hadley ,Besok usia ku sudah menginjak 18 tahun,izinkan aku bekerja di kediaman kerajaan” Anne mengusap lembut tangan Pamanya.

“Tidak sayang,kau tidak boleh,kau tidak tau betapa kejamnnya hidup disana’’ Hadley mengusap rambut Anne dengan lembut.

Anne menghela nafas panjang,bagaimana tidak ini sudah ke ribuan kali ia meminta izin tapi selalu ditolak.

“aku tidak bisa jauh darimu Anne”  mata Hadley mulai berkaca kaca.

Anne mulai paham kenapa lelaki itu melarangnya untuk bekerja di istana.

“baiklah, bagaimana kalau kita tinggal di desa Bramshurt,aku ingin pindah kesana paman,aku ingin mengetahui bagaimana kehidupan di dekat kerajaan,kita juga bisa membuka usaha disana Paman,mungkin perekonomian kita sedikit terbantu."

“baiklah, Paman akan menyiapkan semuanya,sekarang siapkan barang barangmu,kita berangkat malam ini” Hadley keluar kamar Anne dengan sedikit lesu.
....
Malam hari pun tiba,Anne melihat 2 kuda yang sedang dituntun Hadley.

"malam ini kau mengendarai horace( kuda milik Anne)” ucap hadley dengan menyerahkan tali kudanya.

Anne merupakan pemacu kuda handal. ia sudah berkali kali memenangkan lomba memacu kuda dan memanah di desanya, ia belajar dari pamannya Hadley. Anne pun tidak tau bagaimana pamannya bisa mengendarai kuda dan juga mendapatkan kudanya. Horace merupakan kuda kualitas bagus dan sangat kuat dan tentunya mahal,jadi tidak mungkin Hadley membelinya.

Mereka melalui perjalanan yang cukup jauh namun tidak terlalu jauh, ditengah perjalanan, terdapat segerombolan Prajurit berkuda sedang keluar Barak,dan itu sangat menarik perhatian Anne,mereka berhenti sejenak untuk melihat.

"Ada apa itu paman?’’ Tanya Anne.

“mungkin mereka sedang latihan,tapi melihat banyaknya mereka sepertinya sedang ada sesuatu,Ayo Anne kita lanjut,Paman tidak mau terjadi sesuatu."

Mereka akhirnya melanjutkan perjalanan mereka. Namun sesampainya di gerbang desa Bramshurt mereka dihadang oleh beberapa prajurit.

“maaf Tuan dan nona silahkan turun dari kuda anda dan tunjukkan identitas anda’’ Hadley dan Anne turun dari kuda mereka dan menunjukkan identitas mereka.

“mohon maaf,untuk sementara ini orang luar tidak di izinkan masuk” ucap salah satu prajurit.

“tapi kita sudah mengurus surat kepindahan kami dengan pejabat desa ini,dan identitas baru akan keluar besok” ucap Hadley .

“maaf tuan ini kebijakan Kerajaan”
Hadley ingin menentang itu namun Anne mencegahnya.

“sudahlah paman,kita kembali esok saja” bisik Anne pada pamannya .

"tapi Anne Perjalanan kita sangat jauh.”

“Biar Anne yang berbicara.” Anne mengambil alih Posisi Pamannya untuk bernegosiasi dengan prajurit.

“tidak bisakah kita masuk,Saya menjamin,saya dan Ayah saya bukan seorang penyusup.”

“Apa Jaminan Anda Nona” Anne bingung harus menjawab apa karena dia memang tidak memiliki jaminan apa apa,dan juga dia belum memahami situasi disini. Tiba tiba beberapa orang datang dari belakang dengan topeng dan tudung, pelat yang ada di kuda yang mereka tumpangi,dan yang dibawa prajurit Sama,Anne tau jika mereka Prajurit Kerajaan Atharea.

“Ada apa ini’’ Ucap seseorang yang diketahui memimpin jalan
“mereka memaksa masuk Tuan” ucap Prajurit.

Mata laki laki bertudung itu bertatapan dengan mata Hijau Anne. Anne merasa bahwa dia orang yang dingin,Terlihat dari sorot Matanya. Laki laki bertudung itu Turun dari kudanya .

“boleh kalian tunjukkan identitas kalian” Ucapnya
Anne menyerahkan Pelat identitas mereka kepada laki laki tersebtut,Anne merasakan Tangannya begitu hangat meskipun tatapannya begitu dingin. Lelaki tersebut menyerahkan pelat itu kepada teman disampingnya. Ia mengambil jaket yang ia pakai di balik jubah hitamnya dan memberikannya kepada Anne.

"Pakailah ini,tangan mu sangat dingin” Anne mengambil jaket bulu yang disodorkan lelaki itu.

"Biarkan mereka Masuk’’ Ucap lelaki tersebut.

“Tetapi Kebijakan kerajaan malam in..’’ belum sempat prajurit itu melanjutkan ucapannya,lelaki tersebut sudah menyelannya.

“Apa kau tidak kasian membiarkan seorang wanita kembali pulang malam hari seperti ini,Aku yang akan menjamin mereka bukan penyusup,ini sebagai jaminanya” ia menunjuk pelat identitas Anna dan Hadley sebagai barang jaminan.

Setelah itu, lelaki itupun menaiki kudanya dan beranjak pergi
Anna dan Hadley memasuki desa dan mencari rumah yang sudah disiapkan Hadley.

"rumah siapa Ini paman?’’ tanya Anne.

“ini rumah teman paman yang sudah ditinggalkan,dia sudah meninggal, Ayo Anne kita Masuk,kau terlihat sangat kedinginan,Paman akan buatkan kamu cokelat hangat” ajak Hadley.

Setelah merapikan baranag barangnya Anne ingin tidur sebentar sebelum pagi Menyapa,ia tampak sangat lelah malam ini.
.....
Ke esokan hari Anne langsung bergegas Mandi agar tubuhnya Bisa segar kembali,Anne keluar Kamar dan mendapati Lemon cake yang sudah ada di Meja makan,bertuliskan Selamat Ulang Tahun, Anne Tau Siapa yang membuat kue ini,Tentu saja Pamannya, Hadley sangat Handal dalam membuat kue, itulah alasan Hadley ingin Pindah ke desa ini ia ingin membuka toko roti di Desa ini. Hadley sejak dahulu ingin membuat Toko Roti,karena itu merupakan keinginan Istrinya yang sudah meninggal lebih dulu sebelum mereka mempunyai anak. Anne tidak tau Kenapa Istri Hadley meninggal diusia yang begitu muda.

Anne penasaran dimana pamannya pagi ini,ia melihat keluar rumah dan ternyata pamannya sudah bersiap untuk Toko rotinya.

“Paman Kau terlalu bersemangat untuk ini,Aku senang kau sangat bersemangat.’’ Ucap Anne.

“hallo Anne,Selamat Ulang Tahun Sayang. Ya Anne kau tau bukan betapa inginnya aku memiliki toko kue ini” Hadley menghampiri Anne dan kening Anne.

“Apa Rencanamu Hari ini Anne?’’ Tanya Hadley .

“aku mungkin akan berkeliling desa ini paman” ucap Anne .

“sudahlah Anne pergi saja bersenang senang biar paman menata ini sendiri,kau terlihat begitu senang hari ini” Hadley mendorong Anne pergi dengan sedikit bercanda.

Anne mengelilingi desa dan melihat ada perpustakaan di ujung desa dekat dengan gerbang kerajaan.

‘wahh.. desa ini maju sekali,sampai ada perpustakaan disini’
Anne memasuki Perpustakaan tersebut karena dia senang sekali membaca buku.

Tetapi ketika Anne masuk,Ia tidak mendapati siapapun didalamnya,sangat sepi. Ada suara isak tangis kecil disudut ruangan,Anne mencari sumber suara itu, dan terlihat seorang Remaja Laki laki yang mungkin 2 tahun lebih muda darinya sedang duduk dilantai. Anne Mendekati laki laki tersebut.

“hai,Kau tak apa?” tanya Anne dam berjalan mendekat.
Laki laki itu Sedikit Kaget dengan Keberadaan Anne,dan lebih kaget setelah meliat Anne.

“kau Tidak apa apa?” Tanya Anne sekali lagi.

“Kau..k..Ka..Kauu siapa?” Tanyanya.

“Aku Anne,Marianne Lawton” Anne menjulurkan tangannya,laki laki tersebut sedikit ragu membalas uluran tangan Anne.

“aku Allen Thorndike."

“Ah...Maaf  Tuan,Maaf jika saya tidak sopan” Anne sadar dengan Nama itu,Itu Merupakan Nama keluarga Bangsawan,ya Anne tau karena ia sering membaca buku seputar Anggota Kerajaan.

“Tak Apa,Jangan Seperti itu panggil saja Namaku,Sepertinya Kau Lebih Tua dariku” Ungkap  Allen.

“Kenapa kau disini Sendirian?” tanya Anne.

“Aku Hanya sedikit Merasa Sedih,Aku kehilangan Ibuku bahkan sebelum aku dapat memanggilnya Ibu,Aku Merindukannya” Allen tertunduk Lesu .

“maaf ya,aku tidak bermaks..”

“tidak apa apa,sepertinya Kau orang yang baik,boleh aku memanggil mu kakak?’’ Tanya Allen.

“dengan senang Hati” jawab Anne.

Mereka bercerita banyak tentang kehidupan masing masing dan juga mereka memiliki kesamaan hobi yaitu membaca buku, hari sudah mulai sore Anne memutuskan untuk segera pulang.

“Hari sudah menjelang sore,lebih baik kita segera pulang sebelum petang.”

“oh iya aku tidak sadar karena terlalu asik ngobrol.”ucap Allen sambil sedikit tertawa.

Mereka keluar dari perpustakaan,dan sebelum berpisah, Allen menjabat tangan Anne.

“lain kali aku akan mengajakmu main kerumahku kak,Ayahku Pasti Menyukainya,Itu rumaahku, Genteng warna hijau.” Allen menujuk Bangunan dibalik gerbang tinggi dan yang hanya terlihat Gentengnya saja,Terlihat hanya Rumah Allen yang memiliki Genteng berbeda. Anne Penasaran dengan itu,namun ia tidak ingin menanyakannya lebih lanjut dan bergegas untuk pulang.
.
.
.
.
Maaf kalau penyusunan kalimatnya berantakan,ini cerita pertama ku
Bantu Revisi ya apabila ada salah penulisan atau Kata🙏
Jangan lupa komen dan vote guys❤️

Continue Reading

You'll Also Like

332K 16.4K 58
Pada kehidupan awalnya Liana merupakan gadis sebatang kara yang ditinggalkan oleh orang tuanya di depan panti asuhan. bukan kasih sayang yang sering...
73.4K 2.6K 34
[BEBERAPA PART DI HAPUS UNTUK KEPENTINGAN PENERBITAN] Untuk info terbit bisa cek di akun ig:@sastra.gaia Menceritakan seorang gadis yang tiba-tiba me...
27.4K 1.8K 49
London, 1851. Annabeth Archibald menikah tanpa cinta. Ia pikir ia bisa hidup dengan itu. Pernikahan mereka penuh jarak-seperti dua orang asing yang k...
23.6K 3.1K 42
CERITA 2 | ANSHA PROJECT | '''•••''' Percayakah kamu akan sebuah kerajaan-kerajaan semacam di negeri dongeng itu memang ada? Atau pernahkah terbayang...
Wattpad App - Unlock exclusive features