Horror Riddle [sub Indonesia]

By PDPPW28

6.2M 346K 43.1K

Cerita ini berisi cerita- cerita horror pendek yang memiliki arti tersendiri. Kalian tidak hanya sekedar memb... More

KAGOME KAGOME
Kacamata
Si Pembantu
Guru Magang
Kasus Yang Aneh
Tidur Siang
Setelah Pulang Ke Rumah
Gugup
Dasi
Dihantui
"APA KAU MELIHAT ANAKKU?"
PEMBUNUHAN
TINGGAL SENDIRI
KEMBANG API
UJI NYALI
PEMBUNUH DI DALAM RUMAHKU
Nurung Kakatua
Malam Yang Dingin
Flu
Daging?
Teman Sekamar
Rumah Hantu
Atap
Inggris [New York & London]
Keluar dari Penjara
Tentara
Video
Detektif Elliot Stabler & Detektif Olivia Benson
Rahasia Lily
Terowongan Hantu
Pengemis Yang Aneh
Gantung Diri
PEMBUNUHAN [2]
Setelah Pulang ke Rumah
Foto Rumah Anker
Pria Tua
Elevator
Kembar Identik
Bola Bearing
Emily
Sekertaris
Persalinan
Perasaan Buruk
PEMBUNUHAN [3]
PEMBUNUHAN [4]
PEMBUNUHAN [5]
PEMBUNUHAN [6]
PEMBUNUHAN [7]
PEMBUNUHAN [8]
PEMBUNUHAN [9]
PEMBUNUHAN [10]
Pencuri Ternak
PEMBUNUHAN [11]
PEMBUNUHAN [12]
Mobil Rusak
Memecahkan Kaca
PEMBUNUHAN [13]
Kisah Kakek
Web Site Masalalu
Terkejut
Merusak Bunga
Elevator [2]
Suami & Istri
Terkunci
Membunuh Perampok
Ice Cream
Gunung
Kopi
Lebih Gila dari Orang Gila
Thriller Night
Riddle Psikopat
Perpustakaan Tua
Basket Kepala
Ibu Penjual Minuman
Perta Ulang Tahun
SUP
Longsor
Kamar Mandi Berhantu
KISAH CINTA
Tas Bayi
Permohonan
HANTU ITU NYATA
Tabrak Lari
Kutukan
Ibu Yang Sabar
Kamar Berhantu
Sayembara
GadisTetanggaku
Saksi
Kereta
Elavator [3]
Kamera
Mati Listrik
Mobil
Bunuh Diri
Riddle Psikopat [2]
Mayat Dalam Sumur
Sahabat
Liburan
Madoka
Klub Horror
Toko Patung
Alkohol
Bunga
MalMing Suram
Monster Di Jendela
Hotel
Don't Tell Anyone My Name
Lampu
PEMBUNUHAN [14]
Pesta
Riddle Mathematics
Chemistry Riddle Part I
Mistery
PEMBUNUHAN [15]
PEMBUNUHAN [16]
Persawat
PEMBUNUHAN [17]
Mr. Thompson
PEMBUNUHAN [18]
PEMBUNUHAN [19]
PEMBUNUHAN [20]
PEMBUNUHAN [21]
PEMBUNUHAN [22]
PEMBUNUHAN [23]
PEMBUNUHAN [24]
PEMBUNUHAN [25]
PEMBUNUHAN [26]
PEMBUNUHAN [27]
PEMBUNUHAN [28]
PEMBUNUHAN [29]
PEMBUNUHAN [30]
PEMBUNUHAN [31]
PEMBUNUHAN [32]
PEMBUNUHAN [33]
PEMBUNUHAN [34]
PEMBUNUHAN [35]
PEMBUNUHAN [36]
TEKA-TEKI
KOPER SHERLOOK HOLMES
PEMBUNUHAN [37]
PEMBUNUHAN [38]
Apa Yang Dilakukan Ibu???
Jadul Tapi Susah
PEMBUNUHAN [39]
PEMBUNUHAN [40]
PENCURIAN
PEMBUNUHAN [41]
PEMBUNUHAN [42]
PEMBUNUHAN [43]
Teman Jail
Tamasya Menyedihkan
Psycho
Mommy
Broken Family
Nenek Yang Malang
Freddy
Pohon Pisang
Mercy dan Bram
Suara Misterius
Cermin
Pengendara Motor
Teman Baru
Seseorang
Rumah
Obat
Cahaya
Foto
Ibu Berbeda
Saudaraku
Gadis Di Kereta
Hobi Memancing
Restoran Ramen
Acar
Obat Bius
Mata Yang Menyeramkan
Pencuri Semangka
Tape Recorder
Liburan Ke Bulan
PEMBUNUHAN [44]
Sleep Therapist
Taman Bermain
Erica
Paramedis
Lampu Meja
Yang terakhir
PEMBUNUHAN[45]
Badut
Secret Santa
Pembunuhan[46]
Pembunuhan[47]
Pembunuhan[48]
Kebahagiaan Baru
Kyoto
Pindah Apartement
Kolong Kasur
Es
Katak
Elevator[3]
Diary
Korban
Cerita Menakutan
Stalker
Langkah Kaki
Pesta[2]
Air Dan Api
Tunggu, Ada Sesuatu Yang Salah!!
Pencuri
Toko Serba Ada
Masalah di Tengah gunung
Nenny
Selamat Malam
Diary Terakhir
My Sleep Tonight
Lukisan Unik
Penculikan
Drama
Pembunuhan[49]
Pulang Kampung
Adikku
Maling
Minimarket
Sahabat Yang Baik
Tersesat
Polisi Lalu Lintas
Hotel Angker
Lukisan Gadis Cantik
Putus
Jeritan Boneka

Pinjam Punyamu

26.1K 1.5K 194
By PDPPW28

Namanya Jupri, berlari tergopoh-gopoh menuju depan kos Trias.

Tok.. tok.. tok..

“Yas..!! hoy, yas..!! Lo di dalem kan? Yas.. Buka yas..,”

Jupri mengetok-ketok pintu dengan keras, tapi kemudian berhenti dan mematung. Pikirannya melayang pada mimpinya tadi malam.


“Ada apa sih jup teriak-teriak,” ucap seseorang dari balik pintu.

Tak lama setelahnya, pintu terbuka dan wajah Trias menyembul dari balik pintu. “Ganggu orang tidur aja,” tambahnya dengan nada lelah.

“Trias..!!” Tanpa diduga, tiba-tiba Jupri memeluk Trias dengan sekali gerakan. Cepat sekali.

“Syukurlah yas. Gue kira lo udah mati. Tadi malem gue mimpi elo dibacok di kebon timur sampe kepala lo tuh copot yas.. Copot.. Nggelinding..!!!” ucap Jupri nerocos.

“Ah, masa sih?”

“Iya! Dan yang lebih parah lagi apa coba? Gila. Yang nebas lo itu nggak punya kepala yas! Hantu!” potong Jupri dengan nada geregetan.

“Halah, percaya sama mimpi, kapan kau ini bisa realistis juk, juk,” ucap Trias.

“Heh, gue ini peduli sama lo. Harusnya lo berterimakasih dong,” kata Jupri kesal. “Eh, yaudah, ternyata ngga ada apa-apa. Rugi gue kesini. Hehe, gue duluan ya. Hampir telat nih, ada kuliah,” kata Jupri yang memang sudah terkenal suka nerocos ini.

“Lah, tapi lo kok jadi kurusan gini sih yas?” tambah Jupri.

“Ah, perasaanmu aja kalik jup,” jawab Trias sembari memakai sandal, mengantarkan Jupri sampai depan jalan. Mereka berpisah dengan lambaian tangan dari keduanya...


Besoknya, tersiar berita bahwa Trias koma di RSUD. Trias ditemukan di kebon timur dalam keadaan luka parah. Bagian lehernya seperti disilet memutar mengelilingi leher.


“Dit..!!! Keluar dit..!!! Hoy.. Adit..!! Lo di dalem kan??” teriak Jupri sambil menggedor-gedor pintu kosan Adit.

“Dih, apaan sih jup. Pagi-pagi buta gini. Berisik ah,” ucap Adit bersautan dengan suara pintu terbuka.

“Pokoknya gue mau nginep sini!,”

“Heh, ngga usah pake gagap gitu donk. Ada apa sih? Lu tumben amat,” jawab Adit bingung.

“Lo tau kan mimpi gue soal Trias seminggu kemarin? Kali ini gue mimpiin kayak gitu lagi dit. Dan kali ini lo dit! Sama persis! Gila, gue takut serius,” ucap Jupri nerocos seperti biasanya.

“Ah, masa sih?”

“Iya! Pokoknya gue mau jagain lo disini, sampe besok pagi!,” potong Jupri cepat. “Tapi ngomong-ngomong, tumben lo pake jam tangan dit? Eh, ini bukannya jam-nya Trias ya?” tanyanya.

“Iya, gue pinjem kemarin. Berhubung sekarang dia masih di RS, gue pake dulu nggapapa kan?” jawab Adit. “Lagian gue juga mau pinjem sesuatu sama lu.”

“Hah, pinjem apaan?”

“Udah gampang, entar sore ikut ke kebon timur aja sama gue. Gue mau liat-liat TKP-nya Trias,” kata Adit mengagetkan Jupri.


Maghrib menjelang, mereka memulai perjalanan mereka ke kebon timur. Kebon timur adalah kebun pisang milik haji Rasmin di sebelah timur kampung.

Kata tetua-tetua desa, kebon ini dulunya dipakai untuk membuang mayat-mayat korban penyiksaan 1965. Makanya, sampai sekarang belum ada developer yang berani membangun perumahan di kebon timur.


“Dit, i...ini sama persis kayak tempat di mimpi gue dit,” ucap Jupri memecah kesunyian malam.

“Iya, tadinya gue juga nggak percaya jup......”

“Tapi setelah lu dateng lagi, gue jadi percaya. Ternyata lu emang pemimpi yang hebat......” kata Adit membalikkan badan menatap Jupri.


Entah kenapa, tubuh Jupri kaku, tangan kakinya lemas, pikirannya terbawa di tempat yang telah dia pijak 2 kali dalam mimpi kemarin. Ya, di tempat dia berdiri sekarang.

Dukk..!!

Gerakan mengagetkan terjadi. Adit mengeluarkan kapak dari tanah yang dia injak. Tapi itu biasa saja, bukan itu gerakan yang mengagetkan.

Kepala Adit yang mulai berdiri tiba-tiba terjatuh ke samping. Bunyi “duk” yang menyakitkan terdengar. Yang tersisa kini tinggal tubuh tanpa kepala yang berdiri tegak menghempas-hempaskan bokong kapak ke tangannya.

“Jup..” kata Adit. Lebih tepatnya kepala Adit.

“Gue boleh minjem sesuatu kan????”

***

Kira-kira apa yang mau dipinjam?

Continue Reading

You'll Also Like

Jejak By nikarakasiwi

Mystery / Thriller

529 24 8
Ini adalah sebuah project cerita bersambung. Cerita ini akan ditulis oleh 2 orang berbeda. Saya, dan rekan blogger saya, Dwi Nanoki. nkrakasiwi.blo...
740 5 18
Kumpulan cerita horor pendek yang akan menyeret kamu masuk ke dalam kehampaan tanpa batas.
Riddle✔ By Rin🍃

Mystery / Thriller

494K 25.3K 72
Beberapa teka-teki untuk menemani dan melatih otak kalian. A/n: Riddle ini adalah kumpulan dari teka-teki yang ada di internet. Dalam kata lain, ridd...
Wattpad App - Unlock exclusive features