Italia 16:12 pm.
Bagaimana penyelidikanmu tentang Lucash Company?"
Aku sudah melacak apapun tentang kaitan LC,tapi kau tahu anak Jhonson itu sangat lah licik bahkan aku sudah berhari-hari melacaknya aku hanya mendapatkan sebuah kode express yang tak lain kerja sama kita sendiri"
Edwil mengangguk-anggukkan kepalanya" mungkin saja Erigo sudah curiga dengan kaitan kerja sama ini"
Jaya menolehkan kepalanya cepat ke arah Edwil" lalu bagaimana dengan Proxy entertainment kita tidak mungkin kan menyerah begitu saja bahkan akulah yang selama ini menjadi Hacker dibawah kendalimu!" Akunya dengan nafas memburu yang hampir tersulut emosi
Edwil terkekeh" Hey jong, bedaar ons missie sal vlot verloop " jawabnya mengunakan bahasa Afrika dengan santai dan sangat menyebalkan bagi Jaya
spero sia così " aku jaya dengan bahasa Italia
Tapi kita harus tetap berhati-hati,karena Erigo dan LC sangatlah berbahaya untuk misi kali ini" ujar Edwil yang mulai serius dengan situasi ini
Jaya mengangguk" bahkan yang kutakutkan jika teman dekat Erigo kembali maka itu adalah titik awal kehancuran kita.
Edwil tertawa renyah" kau takut? Tanyanya kepada jaya yang membuat jaya terdiam
Jaya menggeleng" aku tidak takut,bahkan aku rela mati jika takdirnya memang akulah yang hancur,tapi apa kau tahu kasus paman Mikey adalah kunci diantara LA dan Marko Two saat terjadi penyerangan,ku harap kau tidak lupa
Edwil terdiam saat Jaya berbicara tentang kejadian dimana penyerangan La terhadap MT yang membuat papahnya meninggal dengan satu senapan yang diarahkan Ketua Angel dari atas gedung lalu mengenai jantung papanya
Aku tidak akan salah dalam mengambil langkah" akunya dengan tatapan datarnya
Kuingat kan sekali lagi Edwil,ini permasalahan diantara MT dan LA,dan kau malah membawa Erigo dalam misi ini, ku harap mereka tidak akan tahu jika kerjasamamu ini menyangkut pautkan tentang kasus angeles dulu,karena Erigo hanyalah ikut andil dalam bisnis perdagangan dan pemasaran bukan andil dalam peperangan"
Apakah kau tidak lupa bahwa Erigo adalah Mafia terkuat diitalia?" Tanya Edwil ke Jaya dengan tatapan tajamnya
Jaya mengangguk" aku tahu,tapi jika sampai mereka tahu kuharap semuanya akan baik-baik saja
Edwil pergi kearah mejanya lalu mencari sesuatu disana setelah itu dia mengeluarkan sebuah koran kusam dan ditaruh di atas meja
Jaya terkejut saat melihat selembar kertas koran yang memperlihatkan sebuah foto pamannya Mikey serta seorang pria yang ada disampingnya yang dipastikan itu adalah wakil dari Los Angeles yang mendampingi Mikey disaat Mikey berada di New York
Kau masih mempunyainya?" Tanya jaya tidak percaya dengan apa yang ia lihat dimeja,bagaimana bisa,sebuah kasus penyelundupan dan pembunuhan diluar negara yang sama sekali tidak dipublish oleh publik namun kini ternyata sudah dijadikan berita yang akurat bahkan dibentuk koran
Edwil tersenyum miring" dengan ini aku sangat yakin bahwa Lucash Company akan mempercayai ku dan tetap menjalankan kerjasama setelah itu aku akan ambil alih perusahaan terbesar di italia
Tapi ini sama saja kau menghadapi 2 negara sekaligus 4 mangsa"
Edwil terkekeh" Aku tidak takut,oiya kuharap kau tetap konsisten dalam bekerjasama untuk membantuku" akunya lalu Edwil pergi dari ruangannya meninggalkan Jaya yang terdiam dikursinya dengan sebuah laptop didepannya
Pekerjaan ku sungguh menyebalkan" gumamnya lalu kembali mengotak-atikkan jarinya dikeyboard laptop untuk melanjutkan misinya
-----
Kamu harus makan biar kamu cepet sembuh ya" aku Tania sambil menyuapkan bubur dimulut Exel
Mi aku gasuka buburnya pahit"
Biar kamu sembuh ini tuh makanya dikasih obat Exel,udah ayok cepet makan"
Tap-" ucapan Exel terpotong saat pintu ruangannya terbuka
Zye tersenyum lalu menghampiri Exel dan Tania "Hai" sapanya kepada Exel
Exel diam dia terkejut saat melihat seorang wanita yang mungkin umurnya hampir sama dengan maminya dan laki-laki yang sangat tampan berdiri disebelahnya yang ia yakini Dua orang ini pasti ibu dan anak
Tania menyenggol lengan anaknya untuk menjawab sapaan orang asing ini ya karena Tania memang tidak tahu mereka siapa,bahkan Tania dari tadi tidak berhenti menatap Exio yang menurutnya sangat tampan sekali
E-eh iy-a tante " ucapnya sedikit gugup lalu mencium punggung tangan Zye,Zye mendekat lalu mengulurkan tangannya yang disalimi Exel
Kamu Exel ya?"
Exel mengangguk" Iya tante,kok tante bisa tahu?"
Iya solanya Exio yang ngasih tahu Tante kalau kamu sakit"
Exel mengerutkan keningnya,buat apa sikutub es ini memberitahu mamanya kalau dia sakit, jangan-jangan ah sudahlah pokonya Exel nga boleh baper sama om om yang ada didepannya ini namun sangat ganteng sekali batinnya
Eh iya Tante Exel kemarin jatuh" akunya yang sedikit gugup karena dari tadi Exio tidak berhenti memperhatikannya
Yasudah kalau begitu kamu istirahat yang cukup,ini Tante bawain kamu buah-buahan jangan lupa dimakan ya"
Makasih ya Tante malah ngrepotin"
Eh gapapa dong sayang,Oiyha jangan manggil Tante dong manggilnya mama aja ya oke?"
Maa-" ucap Exio memperingatkan karena mamanya ini terlalu gampang akrab sekali
Ish kamu diem deh atau kamu mama cubit"
Exio diam dan Exel menahan tawanya " eh iya tan eh maksutnya mama" akunya sambil tersenyum lebar.
Nah gitu dong" Zye menoleh kearah Tania yang juga senyum kearahnya
Eh jeng,mamanya Exel ya?" Tanya Zye yang membuat Tania mengangguk
Iya saya maminya Exel" jawabnya ramah dan tersenyum
Wah kalau gitu kita ngobrol-ngobrol yuk ditaman jeng" ajak Zye ke Tania lalu dianggukinya
Mami ketaman dulu ya sayang" pamit Tania lalu mengecup puncak kepala Exel
Mi tapi-" kan
Ga ada tapi-tapian udah deh mami mau ngobrol sama temen baru mami udah ya kamu disini sama anak yang ganteng ini"
Exel mengerucutkan bibirnya kesal saat maminya itu sudah keluar dari ruangan inapnya yang sekarang hanya tinggal mereka berdua
Gausah manyun-manyun bibirnya,minta dicium?" Tanya Exio santai yang membuat Exel melotot garang kearahnya
Apaan sih om jangan macem-macem ya awas aja aku bilangin mami nanti"
Terserah"
Ihh nyebelin banget sih, bodoamat ah tidur " aku Exel lalu membaringkan badannya dan membelakangi Exio lalu mencoba memejamkan matanya
Cantik" gumam Exio lalu terkekeh geli melihat tingkah Exel yang menurutnya sangat lucu jika marah-marah
Terdengar deru nafas yang teratur, lalu Exio mencoba berjalan kearah Exel yang sedar tadi membelakanginya,lalu ia membenarkan posisi tidur Exel dengan benar dan menaikan selimutnya sampai menutupi pundak Exel
Exio menatap wajah Exel lama" Sei così bella che anche io voglio attraversarti" ucapnya memuji kecantikan Exel dengan mengunakan bahasa Itali
Exel menggeliat kecil,lalu Exio cepat-cepat menepuk-nepuk kepalanya dengan sangat lembut untuk menenangkan tidur Exel yang kurang nyaman,setelah itu Exel kembali tertidur dengan memeluk tangan Exio ditaruh dibawah pipinya
Exio tersenyum lalu menggeser kursinya untuk lebih dekat dengan Exel setelah itu ia membaringkan kepalanya disamping perut Exel dan ia ikut tertidur
Tania dan Zye yang melihat mereka dari luar ikut tersenyum
Mereka terlihat sangat lucu" aku Tania yang membuat Zye terkekeh kecil
Iya bahkan Exel sepertinya sangat kesal dengan anakku"
Tapi itu sangat lucu,bahkan anakmu sangat tampan Zye"
Putrimu juga sangat cantik Tania,bahkan aku menyukainya"
Terimakasih telah menyayangi putriku seperti putrimu sendiri Zye"
Zye mengangguk" sama-sama,Tania kuharap kita akan menjadi lebih dekat seperti keluarga
Tania mengangguk lalu tersenyum, mereka kembali berbincang-bincang dengan santai
Happy reading 👋